[ZEROLINE] ZERO DIMENSION

[ZEROLINE] ZERO DIMENSION
Chapter 57 [ Pertempuran Sang Pahlawan & Dua Jenderal Iblis Neraka ]


__ADS_3

Chapter 57


Celion Demonstra tampak sangat marah, dan meningkatkan kekuatan sihir miliknya sampai batasnya. Lalu dia bergerak sangat cepat menuju ke tempat kedua jenderal itu sambil mengarahkan Pedang Rosalia kearah mereka.


Disebabkan oleh amarahnya yang sangat besar, kekuatan sihir yang dimiliki oleh Celion Demonstra menjadi tidak kendali dan kehilangan bentuknya.


Serangan Pedang Rosalia ditahan oleh Cakaran besar milik Liones Wild dan kekuatan kedua senjata itu cukup kuat tapi tidak membuat sebuah hantaman.


Dan setelah itu, Celion Demonstra dan Liones Wild sedikit terhempas karena kekuatan mereka yang saling bertolak belakang.


“Kekuatan kau cukup membuatku terhempas dari tempatku, walaupun jaraknya tidak terlalu pendek dari tempatku berdiri.” -Liones Wild


Liones Wild kagum dengan kekuatan sihir yang dimiliki oleh Celion Demonstra yang dapat membuat terhempas sedikit dari jaraknya berdiri sebelumnya.


“Sekarang giliran kami akan menyerang kau, bersiaplah menghadapi kematian kau, Pahlawan!” -Liones Wild


Liones Wild dan Necromantre akan menggunakan serangan kombinasi mereka sekali lagi dan untuk terakhir kalinya mereka akan bersungguh-sungguh mengalahkan Sang Pahlawan Manusia itu.


Necromantre langsung membuat sebuah jebakan yang mengitari Celion Demonstra, jebakan tersebut seperti Sangkar burung. Jebakan tersebut dinamakannya adalah.....


“Kurungan jaring laba-laba hitam.” -Necromantre


Lalu Necromantre menambah sedikit tambahan di seluruh benangnya yang seperti cairan berbau aneh.


“Dan juga rasakan ini Sihir Racun Kutukan.” -Necromantre


Celion Demonstra sudah terjebak dalam kurungan atau jebakan tersebut. Jika dia berhasil keluar dari jebakan tersebut, dia akan berhadapan dengan Liones Wild yang akan menyerangnya dengan cakaran besarnya itu.


“Cuma ini yang kalian punya.” -Celion Demonstra


Sepertinya Celion Demonstra sedang meremehkan jebakan tersebut, tetapi dia sudah tahu kalau jebakan tersebut tidak seremeh yang dikatakannya.


Celion Demonstra menggunakan seluruh kekuatan sihir ke Pedang Rosalia, dan juga sambil berpikir bagaimana cara keluar dari jebakan tersebut tanpa menyentuh cairan kutukan tersebut.


Cairan kutukan tersebut adalah cairan dapat melelehkan apapun dan akan sangat terasa sakit. Jika terkena ke kulit, kulit akan terasa melepuh dan rasanya sangat sakit.


Dia berpikir jika saja dia belajar menggunakan sihir lain, seperti sihir angin, kemungkinan dia dapat mudah memutus benang-benang tersebut tanpa menyentuh secara langsung.


Celion Demonstra mendapatkan sedikit ide yang kemungkinan kecil lolos dari jebakan tersebut. Akan tetapi dia harus mengarah serangannya tepat ke tempat Necromantre.

__ADS_1


Akan tetapi Necromantre dilindungi oleh Liones Wild dan tidak mungkin jika menyerang didepan mata mereka. Jadi dia harus menyerang mereka secara tidak ketahuan oleh mereka berdua dan sekaligus insting Liones Wild.


Sementara itu, dibelakang Para Pasukan Manusia. Draking belum melakukan apapun, seperti membantu setiap prajurit atau melawan salah satu dari Pasukan Iblis. Draking tidak melakukan hal itu, sebab dia harus melakukan sesuatu yang penting.


Draking juga sambil melihat pemandangan jauh didepan matanya, yaitu Celion Demonstra terjebak dalam sebuah jebakan yang dikurung oleh benang-benang banyak.


Walaupun benang itu sangat tipis dan jauh dari pandangannya, Draking masih bisa merasakan kalau ada sebuah benang yang menjebak Celion Demonstra.


“Celion, dia benar-benar dalam terjebak. Apakah aku harus membantunya? Tapi aku sudah selesai dengan urusannya. Dan kenapa dia tidak mengeluarkan kekuatan sihir terlarangnya?” -Draking


Draking menunggu Celion Demonstra mengeluarkan kekuatan sihir terlarang, itulah hal penting yang dilakukan Draking dahulu, yaitu menunggu dan melihat.


Walaupun pernah melihat kekuatan sihir terlarang milik Grup Pahlawan saat mereka bertarung sebelumnya, tapi menurut Draking, Celion Demonstra adalah satu-satunya orang yang dapat berhasil tidak terkena dampak dari penggunaan tersebut.


Dan juga menurut Draking, ada beberapa orang yang di Planet Rosemary yang memiliki energi kehidupan yang berasal dari satu leluhur sama dengannya. Dan kemungkinan mereka bisa menggunakan kekuatan sihir terlarang seperti Celion Demonstra.


Draking melihat ke sisi lain, dan dia sangat terkejut dan sedikit tertawa. Dia tertawa karena dia melihat Hans Seven sedang melawan Juliana Juliet Ni dan dalam pertarungan mereka, Hans Seven selalu dipermainkan terus oleh Juliana Juliet Ni.


“Junior itu masih bersifat sama seperti terakhir kali aku bertemunya.” -Draking


Draking senang dan tertawa melihat Juliana Juliet Ni sedang menggoda Hans Seven. Dan melihat hal itu, dia juga mengingat tingkah laku Juliana Juliet Ni dulu yang sama persis.


“Bukannya mereka itu adalah orang yang hebat, tetapi tanpa ada orang lebih kuat dari mereka melindungi mereka. Mereka jadi santapan lezat bagi musuh-musuh mereka yang lebih kuat dan hebat dari mereka berdua.” -Draking


Draking sedikit merasa kasihan kepada kedua orang tersebut, tapi Draking adalah Draking, dia hanya memperhatikan saja dari jauh.


“Burung besar itu bergerak sangat cepat, tetapi kecepatannya belum bisa mengalahkan kecepatan dua orang penakut itu yang berlari sangat cepat untuk hindari dari penangkapan.” -Draking


Lalu Draking mengambil tiga batu kecil yang berada dibawah kakinya. Dan dia gunakan untuk melempar kearah berbeda-beda.


Batu pertama dilempar kearah Utara, batu kedua dilempar kearah barat, dan batu terakhir dilempar kearah atas langit. Tidak tahu yang dilakukan Draking, kenapa dia sengaja melempar batu kecil itu kearah berbeda-beda.


“Semoga kalian akan cepat keluar dari masalah kalian.” -Draking


Draking melambaikan tangannya kearah atas langit. Dan lalu berjalan dengan santai menuju ke pertempuran tersebut yang berada didepan matanya.


Dan ternyata Celion Demonstra sudah keluar dari jebakan yang seperti kurungan yang mengelilinginya. Tampaknya tubuh Celion Demonstra juga terkena bekas dari sesuatu.


Seluruh tubuhnya terkena cairan kutukan tersebut dan pakaian yang digunakannya juga ikut terkena mengakibatkan pakaiannya rusak sedikit.

__ADS_1


Padahal Pakaian yang digunakannya cukup kuat dan tahan terhadap Elemen Sihir yang bersifat kegelapan. Tapi cairan kutukan tersebut sangatlah kuat, jadi pakaiannya ikut rusak sedikit saja.


“Ah.... Sepertinya aku menggunakan rencana yang sangat salah, tapi setidaknya aku bisa keluar dari jebakan yang menjengkelkan tersebut.” -Celion Demonstra


Sebelumnya Celion Demonstra sudah mendapatkan sebuah rencana atau ide yang sangat bagus untuk dilakukan. Akan tetapi setelah itu dia baru menyadari kalau rencananya tersebut memanglah berbahaya dan tidak berhasil.


Liones Wild yang melihat keteguhan Celion Demonstra melewati jebakan tersebut, dia sangat sanjung dan memujinya.


“Kau tidak pernah merasa ragu ketika melewati jebakan yang amat sulit tersebut, dan kau kuberikan sebuah pujian yang bagus atas keteguhanmu tersebut.” -Liones Wild


Liones Wild memberikan pujian kepada Celion Demonstra dan menganggap Celion Demonstra memang pantas menjadi lawan kedua terkuat.


Setelah itu, Liones Wild meminta Necromantre agar mundur dari pertarungan anak mereka berdua. Necromantre juga dalam keadaan tidak memungkinkan untuk bertarung lagi.


“Empat Mata, aku ingin kau mundur dari pertarungan ini.” -Liones Wild


Necromantre menolak untuk mundur, sebab dia juga mempertaruhkan harga dirinya.


“Bisa saja kau mengatakan seperti itu, aku sebagai pemain terbaik di kerajaan....” -Necromantre


Tiba-tiba ketika Necromantre sedang berbicara tentang dirinya, dia dipukul oleh Liones Wild sampai dia pingsan.


“Nanti saja berkata seperti itu, yang penting kamu harus beristirahat terlebih dahulu dan menunggu kemenanganku saja.” -Liones Wild


Liones Wild sengaja membuat Necromantre pingsan atau tidak sadarkan diri. Liones Wild melakukan hal itu, dia ingin membantu Necromantre dan tidak ingin melibatkan orang yang lemah dalam pertarungannya.


Celion Demonstra agak kasihan melihat Necromantre di pingsankan oleh temannya atau rekannya sendiri.


“Kamu terlalu kasar kepada temanmu sendiri. Padahal temanmu itu ingin membantumu di pertarungan ini, tapi kamu menolaknya dan lalu membuatnya pingsan.” -Celion Demonstra


Mendengar perkataan itu dari musuhnya sendiri, Liones Wild berkata kepada musuhnya tersebut.


“Aku tidak memerlukan orang yang sedang dalam terluka dan lemah dalam pertarungan yang menunjukkan kekuatan asli dan besar.” -Liones Wild


Lalu Liones Wild tanpa berpikir lagi, dia langsung menyerang Celion Demonstra dengan cakarannya yang begitu besar dan tajam.


Celion Demonstra langsung melindungi dirinya dengan Pedang Rosalia dan menahan serangan tersebut yang begitu kuat.


{ Tolong di-like dan komentar }

__ADS_1


__ADS_2