![[ZEROLINE] ZERO DIMENSION](https://asset.asean.biz.id/-zeroline--zero-dimension.webp)
Pada tengah malam hari, Hampir seluruh penduduk yang masih terjaga sedang menunggu pidato dari Putri Violan Ocean yang sedikit terlambat. Mereka tidak perduli menunggu sampai pagi untuk mendengarkan pidato dari satu-satunya anak Ratu Shui Ocean.
Mereka juga akan membandingkan pidato yang akan disampaikan oleh Violan Ocean dengan pidato Ratu Shui Ocean dua puluh tahun yang lalu. Sebenarnya kebanyakan mereka akan mengkritik pidato yang akan disampaikan tersebut, agar Violan Ocean dapat memperbaiki pidatonya tersebut.
Akhirnya yang mereka tunggu-tunggu sudah datang, Putri Violan Ocean berdiri didepan teras kerajaan dan akan menyampaikan pidato yang dibawakan kepada seluruh penduduk yang masih terjaga dan masih kuat menunggunya.
Sang Pembawa acara langsung menyambut Putri Violan Ocean yang akan melakukan pidato kepada seluruh penduduk Kerajaan Ocean.
“Sambutlah, Satu-satunya Putri Kerajaan Ocean, ialah Violan Ocean!” -Pembawa Acara
Seluruh Penduduk yang masih terjaga, mereka semua bertepuk tangan sangat keras dan memanggilnya berapa kali dari bawah. Para Penduduk sangat senang karena akhirnya Putri Violan Ocean melakukan pidatonya.
Violan Ocean yang berdiri didepan teras kerajaan, dia tidak menyangka kalau ada orang yang sangat setia kepadanya dan tetap berada di tempatnya untuk menunggu pidatonya tersebut. Sepertinya dia langsung tidak enak kalau dia tidak menggunakan kata-kata yang menarik untuk orang-orang yang telah menunggunya.
Di taman Istana Ocean, Hydro Quenn sedang memperhatikan dan akan mendengar perkataan Violan Ocean yang dapat mempengaruhi seluruh penduduk Kerajaan Ocean.
“Kakak, aku tidak mengerti kenapa kamu mau mengadakan pidato kamu pada tengah malam hari, dan mereka juga masih setia kepada kamu dengan menunggu kamu sampai beberapa jam untuk menunggu kamu berdiri didepan hadapan mereka semua.” -Hydro Quenn
Hydro Quenn merasa kalau Violan Ocean memang sengaja menggunakan waktu tengah malam hari untuk mendapatkan sesuatu yang menarik dan mempengaruhi orang lain.
Di sebuah apartemen, Edward Demons, dan Rosalia Demons sedang menikmati minuman keras yang telah disiapkan oleh pelayan. Mereka minum minuman keras sambil menunggu pidatonya Violan Ocean tersebut. Rosalia Demons belum kembali ke wujud Celion Demonstra karena dia ingin berlama-lama dalam tubuh Celion Demonstra.
Sedangkan Xesa, dia masih sedang marah dan kesal karena dia sudah mendengar beberapa kebenaran tentang dirinya yang dikatakan oleh Rosalia Demons. Didalam kamarnya, dia mengacaukan tempat tidurnya dan tidak percaya apa yang dikatakan oleh Rosalia Demons.
“Tidak mungkin, aku adalah anak dari seorang nenek tua yang telah mati dari dua ratus tahun yang lalu dan aku tidak menyangka kalau dia adalah Celion, temanku.” -Xesa
Mendengar kegaduhan didalam kamar Xesa, Edward Demons sedikit khawatir apakah Xesa masih baik-baik saja ketika menerima kenyataan yang begitu mengejutkannya.
“Apakah kita membiarkan dia menerima kenyataan itu?” -Edward Demons
“Biarkan saja, namanya juga kebenaran dan kenyataan. Yang penting dia sudah tahu tentang siapa dia sebenarnya dan juga aku telah memberitahu kepadanya kalau aku dan Celion ada didalam satu tubuh ini.” -Rosalia Demons
“Tapikan....” -Edward Demons
“Diam, biarkan sajalah!” -Rosalia Demons
__ADS_1
Tiba-tiba mereka berdua merasakan aura yang tidak sangat asing diatas teras apartemen. Akhirnya mereka bertemu dengan orang hilang itu.
“Hai, Pria Aneh. Bukankah kamu sudah cukup menghilangkan diri lagi dan turunlah dari atas sana!” -Rosalia Demons
Sepertinya dia sudah ketahuan dan dia segera turun dari atas sana ke tempat mereka berdua berada. Dan Lalu mereka saling memberikan ucapan salam.
“Halo, gadis kecil yang telah berubah dan Pria yang sedikit keras kepala.” -End’e Draking
“Halo juga, Pria Aneh. Aku bertanya darimana saja kamu seharian ini?” -Edward Demons
“Seharian ini, aku tidak melakukan apapun selain mendapatkan sedikit harta karun yang berharga yang aku temukan di suatu tempat jauh dibawah tempat ini.” -End’e Draking
End’e Draking memberitahu apa yang dilakukannya seharian, dan juga mengatakan dia menemukan sebuah harta karun tersimpan dibawah tempat itu.
“Harta karun dibawah gedung ini. Kayaknya menarik, jika kita mengetahuinya juga.” -Rosalia Demons
“Sebaiknya kamu mengembalikan harta karun yang kamu dapatkan itu ke tempat asalnya.” -Edward Demons
Edward Demons berpikir lebih baik mengembalikan harta karun yang didapatkan oleh End’e Draking ke tempat asalnya. Mendengar perkataan tersebut, Rosalia Demons dan End’e Draking tidak setuju.
“Benar, dikatakan oleh gadis kecil ini. Aku yang memutuskan untuk mengembalikan harta karun yang aku dapatkan dan juga ada sedikit untuk kalian bertiga. Dan lalu dimana dia? Apakah dia sudah tidur?” -End’e Draking
Karena dia yang mendapatkan harta karun tersebut, dia yang harus memutuskan untuk mengembalikan harta karun tersebut. Akan tetapi pikirannya untuk tidak mengembalikan harta karun tersebut karena telah dibolehkan oleh Ortheos dan Ortheros. Dan sepertinya jarang End’e Draking menanyakan keadaan orang lain.
“Lalu ini untuk kamu, gadis kecil dan satu ini untuk kamu, Edward.” -End’e Draking
End’e Draking memberikan beberapa perhiasan yang berkilauan kepada Rosalia Demons dan juga memberikan hanya satu cincin berlian berwarna hitam kepada Edward Demons. End’e Draking juga berbisik-bisik kepada Edward Demons untuk menjaga cincin tersebut.
“Hai Edward, jagalah cincin itu!” -End’e Draking
“Baiklah, kenapa kamu baik....” -Edward Demons
“Jangan tanyakan hal itu!” -End’e Draking
Edward Demons agak heran dan penasaran, End’e Draking memberikan mereka perhiasan yang cukup indah dan menarik, dan juga dia menyuruhnya untuk menyimpan cincin berlian berwarna hitam itu dengan baik-baik.
__ADS_1
Setelah End’e Draking sedikit berbisik kepada Edward Demons, lalu dia akan pergi lagi dan meninggalkan mereka berdua lagi di sana.
“Baiklah, karena aku telah memberikan kalian perhiasan-perhiasan tersebut, aku akan pergi lagi ke suatu tempat dan janganlah kalian mengikuti aku!” -End’e Draking
Sebelum End’e Draking akan pergi dari sana, Rosalia Demons bertanya kepadanya.
“Tunggu, apakah kamu tidak memberikan kepada Xesa?” -Rosalia Demons
“Aku tidak memberikannya karena aku ingin kamu berbagi dengannya.” -End’e Draking
“Satu lagi. Apakah kamu sudah mengetahui apa yang terjadi di masa yang akan datang?” -Rosalia Demons
“Aku tidak akan mengetahui apa yang terjadi di masa yang akan datang. Kenapa kamu bertanya seperti itu?” -End’e Draking
“Aku baru sadar kenapa tubuh kamu menjadi lebih pendek dibandingkan sebelumnya yang sedikit lebih tinggi dariku?” -Rosalia Demons
Setelah diberitahu oleh Rosalia Demons jika badannya sedikit mengecil, End’e Draking baru menyadari kalau badannya mengecil walaupun tidak jauh beda dari sebelumnya.
“Benar, kata kamu, Rosalia. Aku baru menyadari kalau dia mengecil walaupun tidak berbeda jauh dari sebelumnya.” -Edward Demons
“Sepertinya aku baru menyadari juga. Aku tidak menyangka kalau kekuatan energi kehidupan aku itu mengecilkan tubuhku.” -End’e Draking
Sepertinya akibat dari penggunaan kekuatan energi kehidupan yang cukup besar untuk melakukan operasi pemisahan Anjing berkepala dua tersebut, mengakibatkan tubuhnya sedikit mengecil.
“Apa yang terjadi pada kamu sebelumnya?” -Rosalia Demons
Rosalia Demons penasaran apa yang dilakukan oleh End’e Draking sampai tubuhnya mengecil walaupun tidak jauh berbeda dari sebelumnya.
“Nanti aku jelaskan kepada kalian berempat!” -End’e Draking
End’e Draking langsung pergi dari sana dengan menjatuhkan dirinya dari atas teras yang berada di lantai 5 ke bawah tanah yang jaraknya hampir berapa puluh meter. Biasanya orang akan terluka parah jika terjatuh pada ketinggian tersebut, tetapi End’e Draking tanpa kekuatan, dia tahu bagaimana cara terjun dengan baik tanpa terluka.
Tiba-tiba Rosalia Demons hampir kelupaan untuk mengatakan sesuatu kepada End’e Draking, jika dia bertemu dengannya. Dan dua baru bertemu dengan End’e Draking. Beruntungnya, End’e Draking belum jauh darinya.
“Pria Aneh! Kamu dicari oleh Violan! Katanya ada urusan penting dengan kamu!” -Rosalia Demons
__ADS_1
Kayaknya End’e Draking tidak mendengar perkataannya karena sudah terlalu jauh untuk terdengar, tetapi setidaknya dia sudah memberitahu kepada End’e Draking kalau Violan ada urusan penting dengannya. End’e Draking mendengar perkataan yang keras tersebut, dia tidak mau menemui Violan Ocean sekarang.