[ZEROLINE] ZERO DIMENSION

[ZEROLINE] ZERO DIMENSION
Chapter 60 [ Benua Utara ]


__ADS_3

Di benua Utara, di pegunungan tertinggi dan terdingin disana. Ada tiga benua dan satu kepulauan besar di Planet Rosemary. Tempat pertempuran dan tempat kedua istana berdiri tersebut berada di benua barat.


Dan Bangsa Manusia hanya mendapatkan sepertiga dari benua barat dan hanya itu mereka dapat. Sedangkan Bangsa Iblis mendapatkan seluruh tempat, kecuali benua Utara dan wilayah netral.


Wilayah netral adalah wilayah yang tidak boleh menjadi tempat pertempuran maupun tempat menjadi perselisihkan antara kedua bangsa. Tempat tersebut berada diatas benua barat. Dan benua Utara adalah benua terdingin dan hanya beberapa kecil orang dari Bangsa Iblis dan beberapa kecil orang dari Bangsa Manusia yang bisa bertahan di suhu terdingin.


Ada sebuah restoran kecil yang sangat ramai dikunjungi oleh beberapa penduduk dan wisatawan berkunjung ke sana. Dan salah satu dari mereka adalah Sang Raja Manusia yaitu Arcuft Joniur yang sedang minum-minum disana.


“Untung ada dia, kalau tidak aku tidak bisa dapat liburan paling nikmat di usia tuaku.” -Arcuft Joniur


Arcuft Joniur sangat senang mendapatkan sebuah liburan panjang dari tugasnya menghadapi perselisihan yang tidak kunjung berhenti.


“Biasanya aku harus mengurus sejumlah dokumen yang berisi tentang hal-hal yang tidak terlalu berguna dan tidak perlu dipikirkan. Tapi karena itu untuk Bangsa Manusia, aku harus melakukannya.“ -Arcuft Joniur


Arcuft Joniur masih dalam keadaan yang tidak begitu baik, dia juga menceritakan kisahnya menjadi seorang Raja.


“Dan Para Grup Pahlawan juga ikut membuat aku bertambah susah dan membuat aku sedikit tertekan akibat dari persoalan mereka. Terutama Celion Demonstra, kenapa dia tidak sendiri saja mengurus masalahnya dengan Raja Iblis.” -Arcuft Joniur


Arcuft Joniur masih bercerita tentang dirinya yang penuh tertekan yang diakibatkan oleh Para Grup Pahlawan.


Tiba-tiba ada seseorang dari balik kegelapan melihatnya dan berbicara kepadanya.


“Kamu tidak boleh berbicara tentang keburukan yang kamu alami di sini.”


Arcuft Joniur menengok kearah orang tersebut yang masih berada tempat yang sangat gelap. Orang yang dilihatnya memakai jubah warna hitam dan tidak asing dari nada bicaranya.


“Kau, Draking. Kenapa kamu ada disini? Apakah persoalanmu sudah selesai?” -Arcuft Joniur


Arcuft Joniur mengira orang yang didalam tempat yang sangat gelap itu adalah Draking, dikarenakan nada bicaranya tersebut dan pakaian yang dipakainya.


“Aku bukanlah orang seperti dia, yang hanya menginginkan keuntungan semata. Walaupun wajah kami berdua sama, tetapi kami sangatlah beda dari sikap kami.”


Orang tersebut berkata kalau dia bukan orang yang mirip yang dikatakan Arcuft Joniur. Walaupun dikatakannya, dia memiliki kemiripan yang sangat sama, kecuali sikap.


“Jadi nama kamu adalah...” -Arcuft Joniur

__ADS_1


“Dia menyebut diriku adalah suatu kesalahan akibat dirinya, dan dia menamai diriku ialah Misy O. Salah satu dari beberapa kesalahan di seluruh alam semesta.”. -Misy O


Misy O memberitahu siapa namanya dan dia juga sedikit membocorkan siapa yang menamainya.


Pembicaraan antara mereka tersebut tidak terdengar oleh siapapun di sana, dan Misy O merasa lega karena tidak satupun orang yang dapat mendengar perkataannya tadi.


“Namamu itu cukup aneh dan lucu. Mungkin orang yang menamai dirimu adalah orang yang tidak ingin repot dan tidak terlalu mementingkan arti dari nama tersebut.” -Arcuft Joniur


Arcuft Joniur merasa kasihan kepada Misy O yang diberi nama yang sangat aneh dan orang yang menamainya begitu malas.


Didalam pikiran Misy O, dia menyesali dirinya dinamai oleh orang tersebut dan juga dia selalu tidak enak kalau ada orang memanggilnya seperti itu.


“Walaupun orang tersebut yang memberikan namaku ini sangatlah aneh, tapi ini adalah nama yang diberikan oleh orang itu dan bukanlah nama asliku sebenarnya.” -Arcuft Joniur


Arcuft Joniur mengatakan kalau nama yang diberitahu olehnya bukanlah nama aslinya, tetapi nama pemberian dari orang tersebut.


“Tapi kenapa kamu tidak memakai nama asli kamu? Bukankah kamu tidak mau dipanggil dengan nama itu.” -Arcuft Joniur


Arcuft Joniur menanyakan kepada Misy O kenapa dia tidak menggunakan nama aslinya daripada nama panggilan diberikan oleh orang lain. Bukankah itu akan memburuk jati dirinya, itu yang dipikirkan oleh Arcuft Joniur.


Panggilan yang diberikan oleh orang tersebut, disebabkan oleh rasa terimakasih atas pertolongannya dan tidak tahu cara membalas atas pertolongan tersebut. Penjelasannya tersebut dimengerti oleh Arcuft Joniur sangat paham.


“Baiklah. Sekarang aku tidak akan bertanya atau ingin mengetahui nama asli kamu, dan bolehkah kita melanjutkan pembicaraan kita di sini.” -Arcuft Joniur


Arcuft Joniur menyuruh Misy O untuk duduk didekatnya daripada berdiri terus di tempat yang sangat gelap. Misy O menolak tawaran tersebut.


“Maafkan aku, aku harus menolak tawaran tersebut. Aku sudah menyukai tempat-tempat yang kurang atau jauh dari cahaya apapun itu.” -Misy O


Ada sebuah alasan cukup logis kenapa dia tidak ingin ke tempat cahaya, dan itu tidak akan dikatakan olehnya.


“Baiklah. Tidak apa-apa, sih. Bagaimana jika kita berbicara tentang orang yang memberikan aku alat Teleportasi yang praktis ini.” -Arcuft Joniur


Arcuft Joniur menunjukkan sebuah benda yang sangat kecil seukuran lebih kecil daripada ukuran telapak tangannya. Benda itu dikatakan sebagai Alat Teleportasi yang praktis dan sangat mudah. Dan ditunjukkan ke Misy O.


Melihat benda itu, Misy O langsung berubah pikiran dan mendekati Arcuft Joniur. Ketika Misy O berjalan kearah sana tanpa disadari oleh beberapa orang disekitarnya tersebut.

__ADS_1


“Kamu membuat diriku mudah berubah pikiran ketika kamu menunjukkan benda yang tidak terlalu asing.” -Misy O


Misy O tersenyum sedikit sambil melihat Arcuft Joniur yang berhasil membujuknya untuk duduk didekatnya, dan Arcuft Joniur juga tersenyum juga dia tidak tahu kalau dia bisa menggunakan benda itu untuk menarik perhatian.


“Wah, aku tidak sangka kamu dapat tertarik dengan benda sekecil ini.” -Arcuft Joniur


“Aku tidak terlalu tertarik dengan benda kecil itu, aku hanya tertarik dengan konsep yang digunakan pada benda itu.” -Misy O


Misy O hanya tertarik pada konsep yang ada didalam benda kecil itu dan dia tidak terlalu tertarik soal pemindahan instan.


“Oh.... Maksud kamu cara kerja benda kecil ini. Aku juga tidak mengerti cara kerja benda kecil ini yang dapat membuat diriku berpindah tempat ketika aku menekan tombolnya. Dan dia hanya memberikan benda ini saja, dan cara penggunaan yang tepat dan baik “ -Arcuft Joniur


Seingatnya, Draking memberikan Alat Teleportasi tersebut kepadanya dan tidak diberitahu tentang cara kerja benda tersebut dan hanya memberitahu cara penggunaan yang tepat. Untuk menggunakan Alat Teleportasi kecil itu, pertama tekanlah tombol merah lama, dan lalu pikirkan dan bayangkan tempat ingin pergi, tempat yang akan kamu tuju sudah pernah dituju sebelumnya.


“Jadi kamu tidak tahu kerja pada benda itu dan hanya mengetahui cara menggunakannya saja.” -Misy O


Arcuft Joniur sedikit kecewa oleh Arcuft Joniur, yang tidak menanyakan cara kerja benda kecil itu.


“Memang kenapa ada masalah?” -Arcuft Joniur


“Jika kamu hanya mengetahui cara menggunakannya dan tidak tahu cara kerjanya, suatu hari nanti ketika kamu terjebak, kamu tidak tahu apa yang harus dilakukan.” -Misy O


Misy O sedikit mengatakan kalau orang yang tidak tahu cara kerja suatu benda tersebut, maka orang tersebut tidak tahu cara memperbaikinya sendiri.


“Masuk akal juga. Kenapa dia tidak memberitahu aku cara kerja pada benda ini? Apakah dia ingin aku sendiri mengetahui kerja benda kecil ini?” -Arcuft Joniur


Arcuft Joniur juga tidak tahu kenapa dia tidak diberitahu oleh Draking tentang kerja benda itu.


 


Jangan lupa like dan komen, ya!


Supaya Author dapat melanjutkan kisah perjalanan ini.


 

__ADS_1


__ADS_2