[ZEROLINE] ZERO DIMENSION

[ZEROLINE] ZERO DIMENSION
Chapter 34


__ADS_3

Seluruh Pasukan Bangsa Manusia melihat Draking yang berada diatas pohon yang sambil melihat mereka dengan senyuman yang mengerikan tersebut.


“Hahaha... Kalian adalah orang-orang bodoh yang ingin menipuku dengan cara yang cukup tradisional dan kuno. Seharusnya kalian semua tidak harus membodohi ku. Tetapi aku akan memberikan kalian kesempatan.” -Draking


Walaupun mereka telah menipunya tetapi gagal, Draking masih memberikan mereka kesempatan untuk perbaiki kesalahan mereka tersebut.


“Terimakasih.” -Celion Demonstra


Celion Demonstra tanpa ragu menundukkan kepalanya dan mengucapkan terimakasih kepada Draking telah memberikan mereka kesempatan kedua untuk memperbaiki kesalahan mereka.


Semua pasukan juga ikut menundukkan kepala mereka, dan mengucapkan terimakasih sangat keras kepada Draking yang telah memberikan mereka kesempatan kedua. Mereka tahu apa yang akan dilakukan Draking jika mereka tidak berterimakasih atas memberikan mereka kesempatan kedua.


Maksud dari kesempatan kedua yaitu kesempatan mereka semua penduduk di Planet itu hidup dari amarah Draking yang disebabkan oleh kesalahan mereka sendiri.


Lalu Celion Demonstra membagi Pasukan Bangsa Manusia menjadi dua.


“Pasukan Alpha, kalian masih tetap dalam pasukan ini. Sedangkan Pasukan Iota, Kalian harus menyelamatkan Recca, dan Hans. Seperti mereka berdua pasti dalam masalah.” -Celion Demonstra


Pasukan Alpha akan tetap berada didalam pasukan utama,. Sedangkan Pasukan Iota akan pergi ke medan pertempuran untuk menyelamatkan Recca Celestial dan Hans Seven yang diduga masih berada didalam medan pertempuran tersebut.


Pasukan Iota dipimpin oleh Raksa Rewel. Raksa Rewel menjadi pemimpin Pasukan Iota karena dia bisa menggunakan kekuatan sihir teleportasi.


Dengan menggunakan kekuatan sihir teleportasi, Raksa Rewel dapat memindahkan seluruh pasukan Iota ke tempat medan pertempuran secara instan.


Grup Pahlawan yang tersisa memimpin pasukan utama hanya dua orang saja yaitu Celion Demonstra, dan Delta Terra. Sebenarnya Delta Terra ingin ikut membantu Pasukan Iota, tetapi Delta Terra khawatir jika Celion Demonstra memimpin pasukan sendirian.


“Kamu membagi Pasukan menjadi dua pasukan. Dengan membagi Pasukanmu tersebut, apakah kamu bisa mengerjakan rencanamu tersebut dengan baik atau mengalami kegagalan.” -Draking


Perkataan Draking yang ingin membuatnya merasa tidak berdaya, karena rencana dibikinnya bisa gagal.

__ADS_1


“Kami tidak akan gagal. Selama ada keadilan disisi kami, kami tidak akan kalah lagi untuk sekarang.” -Delta Terra


Mendengar ucapan tersebut, Draking tersenyum dan tertawa karena dia tidak cukup yakin mereka bisa mengalahkan sebuah kekuatan dan kekuasaan yang besar.


“Hahaha.... Kalian memang bodoh. Sudah hampir puluhan kali kalian kalah, tetapi kalian tidak pernah belajar dari kesalahan kalian sendiri. Dan lalu tidak ada namanya keadilan di dunia ini, loh...” -Draking


Mendengar perkataan yang merendahkan diri mereka, seluruh pasukan tidak terima hal itu. Tapi mereka juga tidak bisa berkata apa-apa, karena ucapan Draking ada benarnya juga.


Celion Demonstra juga tidak terima ucapan Draking yang meremehkan Seluruh Pasukan Manusia, tetapi Draking juga ingin mereka menyadari kalau mereka tidak mampu mengalahkan seluruh pasukan iblis dan pasukan Dogsle.


Kecuali Delta Terra yang menahan kata-katanya, tetapi dia ingin mengeluarkannya. Tapi dia memberanikan untuk mengeluarkan kata-kata untuk membalas ejekan dari Draking.


“Memang Kenapa? Apakah kami tidak boleh kalah terus? Kami juga pernah menang walaupun itu hanya bisa dihitung. Jadi kami selalu belajar dari kekalahan dan hasil dari kemenangan kami. Oleh karena itu, kamu tidak berhak mengatakan kalau kami ini orang-orang bodoh.” -Delta Terra


Tidak biasanya Delta Terra sangat marah dan kesal terhadap seseorang. Dia marah hanya ingin mengatakan kalau perkataan Draking sudah sampai batasnya dan dia harus melawan balik ucapan tersebut.


“Jika kamu sudah belajar dari masa lalu busuk tersebut, kenapa kamu tidak memperlihatkan hasilnya sekarang. Dan lalu aku akan turut serta membantu kalian mengalahkan mereka.” -Draking


“Draking, apakah kamu benar-benar ingin membantu kami?” -Celion Demonstra


Celion Demonstra agak ragu, jadi Celion Demonstra menanyakan hal tersebut.


“Tidak, aku akan hanya melawan pasukan Dogsle dan seorang junior yang tersesat saja.” -Draking


Draking mengatakan dia yang akan melawan Seluruh Pasukan Dogsle dan Juliana Juliet Ni. Dia sudah memikirkan kalau mereka pasukan manusia tidak bisa mengalahkan Pasukan Dogsle.


“Baiklah, Ayo Kita langsung menuju ke kastil istana Raja Iblis.” -Celion Demonstra


Celion Demonstra langsung memerintah seluruh pasukan Alpha menuju ke kastil istana Raja Iblis. Tempat itu adalah tujuan utama Pasukan Manusia

__ADS_1


Draking turun dari atas pohon. Lalu dia mendekati Celion Demonstra dan berbisik kepadanya.


“Aku ingin kamu putuskan Siapa dari kalian bertiga yang akan terbunuh dari perang ini.” -Draking


Draking sepertinya memberitahu sesuatu yang tidak dipahami oleh Celion Demonstra sendiri.


“Maksudmu apa?” -Celion Demonstra


Celion Demonstra tidak memahami maksud perkataan Draking itu.


“Kamu tidak paham. Biarkan takdir yang memahami dirimu.” -Draking


Draking mengatakan kalau takdir Celion Demonstra akan memahaminya. Celion Demonstra masih tidak terlalu mengerti.


Disisi lain, Juliana Juliet Ni dari jauh melihat perkembangan Pasukan Iblis dan Pasukan Dogsle di medan pertempuran yang sedang melawan Pasukan Manusia.


Juliana Juliet Ni sadar kalau Seluruh Pasukan Manusia adalah pasukan buatan yang lemah yang dibuat oleh kedua orang.


Juliana Juliet Ni menyadari hal tersebut, ketika dia melihat sebagian pasukan manusia yang telah dikalahkan tiba-tiba bisa terbangun. Dan lalu sumber kekuatan seluruh pasukan manusia tersebut setelah diselidiki oleh Juliana Juliet Ni sendiri, seluruh pasukan manusia digerakkan dan diberi kekuatan oleh dua orang.


Juliana Juliet Ni mengenal dua orang tersebut dari Empat Iblis Neraka, mereka berdua adalah Sang Penyihir Genius Recca Celestial, dan Sang Pemburu bayaran Hans Seven.


“Kenapa hanya mereka berdua saja berada di sana?” -Juliana Juliet Ni


Juliana Juliet Ni merasa heran, kenapa hanya dua orang saja yang berada di Medan pertempuran.


Dan tiba-tiba Juliana Juliet Ni dikejutkan oleh sihir teleportasi dibelakang Pasukan Manusia buatan tersebut. Juliana Juliet Ni merasa senang karena pasukan manusia asli sudah datang ke Medan pertempuran.


“Hahahaha.... Inilah yang kutunggu-tunggu.” -Juliana Juliet Ni

__ADS_1


Dari kastil istana Raja Iblis Juliana Juliet Ni melempar sebuah bola tenaga yang dihasilkan dari kekuatan laser miliknya kearah medan pertempuran. Jarak antara Kastil Istana Kerajaan Raja Iblis dengan medan pertempuran lebih dari 60.000 kaki.


Di Medan pertempuran, Raksa Rewel sudah sampai dengan membawa Seluruh Pasukan Iota. Akan tetapi, mereka semua yang berada di medan pertempuran tidak menyadari ada sesuatu yang mengarah mereka dengan cepat.


__ADS_2