[ZEROLINE] ZERO DIMENSION

[ZEROLINE] ZERO DIMENSION
CHAPTER 139


__ADS_3

Di Sebuah Kapal Angkasa yang sangat besar dan mempunyai banyak Kapal-kapal kecil didalamnya sedang menuju ke Planet Samudra untuk melakukan sesuatu misi rahasia. Kapal tersebut dipimpin oleh sesosok pemimpin yang sangat dihormati didalam Kapal Angkasa tersebut.


“Tuan Kimey, kita hampir sampai ke Planet Samudra. Apakah anda sudah memutuskan apa yang kita buat selanjutnya?” -Prajurit


Sesosok Tubuh yang seperti orang normal pada umumnya tidak memiliki tekstur otot besar atau aura pemimpin kuat, tetapi dia dihormati karena kecerdasan dan kemampuan unik miliknya yang sangat berbahaya. Dia bernama Kimey Whitern.


“Kita akan berhenti setelah kita melewati batu besar melayang didepan kita. Walau batu itu tidak sebesar Kapal Induk Alpha dan hanya sekecil kapal tempur pada umumnya, aku mau kalian menghancurkannya.” -Kimey Whitern


Sang Prajurit yang bernama Alpha Manualstar yang juga merupakan Pemilik Kapal Induk tersebut. Dia langsung memerintahkan nahkoda lima untuk menghancurkan batu besar yang menghalangi jalan.


“Nahkoda Lima, lepaskan tembakan kearah batu tersebut!” -Alpha Manualstar


“Baik, Tuan!” -Silly Manualstar


Silly Manualstar bertugas sebagai penggerak dan penembak senjata bagian depan Kapal Induk Alpha, dan dia masih satu keluarga atau suku dengan Alpha Manualstar.


Silly Manualstar langsung menembak batu besar tersebut dengan kekuatan dua persen dari seratus persen. Dua persen sudah sangat cukup untuk menghancurkan, dan melenyapkan batu besar tersebut menjadi abu yang berterbangan.


“Sepertinya tembakan tersebut terlalu silau, Tuan Kimey?” -Alpha Manualstar


“Tidak terlalu, mungkin kamu lupa memakai kacamata hitam kamu, Alpha.” -Kimey Whitern


“Iya juga.” -Alpha Manualstar


Pada saat penembakkan sinar laser kearah batu besar tersebut dan lalu meledak, ledakan tersebut menghasilkan cahaya yang sangat silau dilihat dari mata telanjang. Alpha Manualstar tidak memakai kacamata hitam miliknya, dan Kapal Induk Alpha tidak dipasang kaca hitam disebagian sisi lainnya.


“Perintah selanjutnya adalah kalian harus menunggu disini terlebih dahulu, dan juga perhatikan sekeliling disekitar sini, karena menurut Destra Draking Hambora ada beberapa penjahat sering melewati tempat ini.” -Kimey Whitern


“Jadi kita akan memakai sistem penyamaran dan sistem anti pendeteksi. Lalu selanjutnya apa yang Anda lakukan?” -Alpha Manualstar


“Aku akan pergi ke Planet itu dan memastikan bahwa Raja Bodoh dan Bijak itu masih ada. Jika aku menemuinya, aku akan mengobrol sebentar dengannya.” -Kimey Whitern


“Baiklah...” -Alpha Manualstar


Kimet Whitern menggunakan kemampuannya, yaitu Kemampuan Mytic ; Waktu [Ruang-Waktu]. Dengan kemampuan tersebut, dia bisa memindahkan dirinya saja ke suatu tempat yang diinginkannya tanpa harus kesana sebelumnya.


Sedangkan Alpha langsung menyuruh seluruh pasukan untuk memasuki Kapal Induk Alpha kedalam mode penyamaran dan mode anti pendeteksi sonar milik kapal lain atau alat-alat pendeteksi. Karena yang ditugaskan untuk memeriksa apakah ada Kapal Angkasa yang ilegal melewati Kapal Induk Alpha adalah tugas Nahkoda Utama, jadi prajurit menjadi menganggur, dan lalu bermain kartu.


Setelah sampai di suatu tempat, yaitu kawasan Kerajaan Ocean, dia mulai melakukan pencarian tersebut. Dia berpindah ke kawasan Kerajaan Ocean yang tepatnya di Ibukota Kerajaan,dikarenakan dia merasakan aura orang itu.

__ADS_1


“Kota yang sungguh membuatku nostalgia dengan kampung halamanku. Sepertinya aku berpindah ketika tempat ini sedang malam hari. Jadi aku bisa melakukan pencarian tanpa diganggu dari penduduk sekitar.” -Kimey Whitern


Kimey Whitern sangat beruntung berpindah ke tempat tersebut pada malam hari, karena dia tidak perlu mengganggu kegiatan penduduk disekitarnya. Akan tetapi kekurangannya dia akan susah mendapatkan informasi, karena tidak ada orang pada malam hari, kecuali di tempat-tempat tertentu.


Selama berjalan di area perkotoan tersebut sambil menggunakan kemampuan penglihatan yaitu Kemampuan Mytic : Waktu [Jejak Terakhir] dan Kemampuan Mytic : Waktu [Aura Tertinggal], Dia mulai mengikuti jejak dan aura yang tertinggal. Akan tetapi dia tidak menemukan jejak dan aura orang itu di sepanjang jalan.


Tiba-tiba dari arah lain, dia melihat ada seorang gadis remaja yang sedang berjalan menuju kearahnya. Karena tidak punya pilihan lain, dia mendekati gadis remaja tersebut.


“Permisi, apakah Anda ada waktu sebentar?” -Kimey Whitern


“Iya, apakah Anda butuh bantuan?” -Xesa


Gadis tersebut adalah Xesa. Dia baru saja pulang dari tempat pelatihannya di Perusahan Electro, dan dia membawa dua kantong yang terlihat sangat berat dan kedua kantong tersebut berwarna hitam pekat.


“Apakah Anda pernah melihat orang ini?” -Kimey Whitern


Kimey Whitern menanyakan seseorang yang sedang dicarinya dengan menunjukkan foto orang tersebut. Xesa yang melihat foto tersebut, dia terliha tidak mengenali orang yang ada didalam foto tersebut.


Pada saat ini, Xesa sudah dikenali dengan berbagai macam-macam barang yang belum diketahui atau tidak adda di Planet Rosemary. Jadi dia tidak kebingungan ketika mendengar kata foto atau benda-benda lainnya.


“Tidak..... aku tidak mengenali orang itu. Tapi kenapa kamu ingin mencari orang itu?” -Xesa


“Jadi orang itu penting banget. Tapi maaf, aku tidak bisa membantu.” -Xesa


“Tidak apa-apa.” -Kimey Whitern


Kimey Whitern berjalan lagi, dan melanjutkan pencarian. Dia sudah menyadari sejak awal kalau gadis remaja tersebut sudah membohonginya, dan sebenarnya gadis ramaja tersebut sangat mengenal orang itu.


Ketika Xesa sudah jauh dari Kimey Whitern, dia melepas seluruh ketakutannya setelah melihat betapa berbahaya orang tersebut. Xesa masih bisa menggunakan kemampuan untuk menganalisis betapa berbahaya orang lain, dan ternyata orang tersebut lebih berbahaya dibandingkan End’e Draking.


“Dia sangat berbahaya.... Seharusnya aku tidak pilih jalan ini.... akan tetapi karena aku tergoda dengan barang-barang di toko tersebut... aku harus memilih jalan ini sebagai jalan pulang....” -Xesa


Xesa berjalan pulang menuju ke apartemen dengan perasaan ketakutan dan dia tidak bisa menghilangkan perasaan tersebut. Oleh karena itu, dia berjalan dengan sekujur tubuhnya bergetaran.


Di tempat lain, Kimey Whitern sedang berada diatap bangunan yang tinggi untuk mengamati dan mengawasi Xesa dari kejuahan. Dia memiliki firasat sangat baik dan beruntung, dia yakin kalau gadis remaja tersebut akan bertemu dengan orang tersebut.


Dia mengamati terus gadis remaja tersebut dari jarak sangat jauh dan dari atas bangunan yang tinggi. Lalu dia melihat gadis tersebut bertemu dengan dua orang wanita dewasa, dan menundukkan kepalannya kepada kedua wanita dewasa tersebut.


“Kenapa dia menundukkan kepalanya kepada wanita dewasa itu? Apakah salah satu dari wanita dewasa itu adalah orang tersebut? Tidak mungkinlah, dia sudah berjanji dengan dua istrinya untuk tidak berubah menjadi perempuan.” -Kimey Whitern

__ADS_1


Setelah gadis remaja tersebut menundukkan kepalanya, dia langsung menendang keras kearah kedua wanita dewasa tersebut. Melihat hal aneh tersebut, Kimey Whitern terasa terkejut dan heran kenapa gadis remaja tersebut tidak bersikap sopan kepada orang yang lebih tua darinya.


“Dasar anak-anak zaman sekarang. Dimana pun aku berada aku pasti melihat anak-anak zaman sekarang yang sangat tidak sopan terhadap orang lain, apakah mereka tidak diajarkan tata karma?” -Kimey Whitern


Setelah itu dia melihat gadis remaja tersebut langsung kabur dari sana, dan lalu masuk ke sebuah bangunan. Melihat gadis remaja tersebut masuk kedalam sebuah bangunan tersebut, dia langsung berpindah tempat ke suatu tempat yang jaraknya dekat dari bangunan tersebut dan bisa mengamati dari tempat itu.


Akan tetapi ketika ingin melanjutkan pengamatannya, dia ditelepon oleh Alpha Manualstar. Dia tidak tahu maksud kenapa Alpha Manualstar menelponnya. Jadi dia mengangkat telepon tersebut.


“Ada apa, bocah?” -Kimey Whitern


“Maafkan saya, Tuan Kimey.” -Alpha Manualstar


“Iya, lalu kenapa kamu menelpon aku?” -Kimey Whitern


“sepertinya kami menemukan Kapal Angkasa tidak terlalu besar dengan jumlahnya sekitar lima sedang bergerak menuju ke Planet Samudra, dan juga Kapal Angkasa tersebut membawa Mesin Penghancuran seperti cacing.” -Alpha Manualstar


Alpha Manualstar tidak akan berbohong kepada atasannya, karena dia melihat secara langsung Kapal-kapal tersebut dan juga Mesin Penghancuran yang seperti cacing yang sedang menuju ke Planet Samudra.


“Jadi kenapa kalian tidak menghancurkan Kapal-kapal tersebut?” -Kimey Whitern


“Kami bisa, tapi kami melihat dibelakang Kapal-kapal tersebut ada Kapal Angkasa Penumpang yang dijadikan tahanan mereka. Jadi jika kami menghancurkan Kapal Angkasa tersebut, maka ledakannya bisa sampai ke Kapal Angkasa Penumpang tersebut.” -Alpha Manualstar


“Kamu pikir kalian semua ada didalam Planet. Di sana tidak ada gravitasi dan kemungkinan Kapal Angkasa yang hancur hanya mengeluarkan gelombang ledakan saja, dan tidak mengeluarkan ledakan tersebut, karena api tidak bisa menyala diluar angkasa, bodoh!” -Kimey Whitern


“Maaf.....” -Alpha Manualstar


“Kalau begitu, aku akan menyelematkan seluruh tahanan yang ditahan para Penjahat tersebut. Tapi apakah kamu katakan itu benar kalau mereka adalah penjahat bukanlah polisi atau penjaga?” -Kimey Whitern


“Iya, kemungkinan besar meraka adalah penjahat, karena mereka menjadikan Kapal Angkasa Penumpang menjadi tahanan, dan dibawa menggunakan rantai besi sudah berkarat.” -Alpha Manualstar


“Baiklah... Aku akan kesana.” -Kimey Whitern


Kimey Whitern menutup telepon, dan lalu dia terganggu dengan keadaan tersebut. Seharusnya dia bisa menemukan orang tersebut, tetapi karena ada masalah diatas, dia harus mengundur terlebih dahulu.


“Tapi sebelum itu, aku akan menciptakan makhluk pencari.” -Kimey Whitern


Kimey Whitern menciptakan seekor burung berwarna hitam yang hidup dari seekor burung cokleat yang tepat disampingnya dengan menggunakan Kemampuan pengulang waktu kehidupannya, yaitu Kemampuan Mytic : Waktu [Ulang Waktu].


Setelah itu, dia langsung berpindah tempat ke suatu tempat. Tempat tersebut adalah Kapal Para Penjahat tersebut, dan dia berpindah tepat sebelum para penjahat melakukan kekerasan pada tahanannya.

__ADS_1


“Wah... Baru saja datang, aku melihat kenikmatan yang kalian akan rasakan.” -Kimey Whitern


__ADS_2