[ZEROLINE] ZERO DIMENSION

[ZEROLINE] ZERO DIMENSION
Chapter 40


__ADS_3

Draking menggunakan kekuatan Mytic [Pembukaan Dunia Parallel] kepada Kapal Angkasa milik Tirta Yayan, dan Tirta Yayan juga.


Sebuah kekuatan yang membuka gerbang atau pintu ke dunia lain atau dimensi lain.


Tirta Yayan tidak sempat menghindar dari tarikan kuat dari gerbang dunia lain tersebut. Tarikan tersebut sangatlah kuat dan besar, sehingga Kapal Angkasa milik Tirta Yayan susah menghindari dari tarikan tersebut.


Tirta Yayan dan Kapal Angkasa miliknya masuk kembali ke dimensi dunia berbeda lagi. Sebelum masuk kedalam dimensi lain, dia mengatakan sesuatu kepada Draking.


Mendengar beberapa kata yang keluar dari Tirta Yayan, Draking terlihat tidak terlalu perduli. Sepertinya Draking tahu apa yang dikatakan oleh Tirta Yayan kepadanya.


“Kamu tidak tahu, Tirta. Bagaimana rasanya menjadi orang yang ingin mengubah sesuatu, dan ingin mengembalikan sesuatu tersebut.” -Draking


Setelah mengirim Kapal Angkasa milik Tirta Yayan ke dimensi dunia ini atau Dimensi Realita lain, Draking langsung turun ke permukaan dan menyapa orang-orang yang terlihat kebingungan.


“Hola! Kenapa kalian terlihat kebingungan begitu? Itu membuat wajah kalian semua aneh.” -Draking


Draking menyapa Seluruh Pasukan Manusia dan Grup Pahlawan yang dalam kebingungan.


Celion Demonstra yang tadi ingin pergi menuju ke medan pertempuran tidak jadi sebab ada Kapal Angkasa tersebut. Dan dia juga terlihat bingung dan terkejut setelah melihat kejadian diatas langit tersebut.


Karena Celion Demonstra bingung dan penasaran apa yang terjadi tadi, dia bertanya kepada Draking.


“Draking, benda besar apa itu? Lalu ceritakan apa yang terjadi?” -Celion Demonstra


Draking tidak ingin menjawab pertanyaan itu, dia akan berbohong sedikit.


“Oh! Mereka adalah penggemar sejatiku. Mereka datang menggunakan Kapal terbang untuk menemui diriku dan lalu meminta tanda tangan. Karena penggemar itu membuat aku jengkel, jadi aku memindahkan mereka ke tempat jauh.” -Draking


Sedikit ditambah perkataan kebohongan didalam jawabannya itu. Akan tetapi tidak semudah itu Draking dapat membohongi mereka semua, termasuk Grup Pahlawan. Para Anggota Grup Pahlawan sudah tahu perkataan Draking pasti ada sesuatu yang tidak pasti.


“Apakah perkataan kamu itu benar dan tidak salah, kan?” -Raksa Rewel


Raksa Rewel ingin memastikan perkataan Draking itu bukan kebohongan belaka.


“Ehm... Jika aku pikir juga perkataan tadi itu bukanlah kebohongan. Tapi kalian boleh menganggap itu adalah kebohongan saja.” -Draking


Tidak apa-apa jika mereka tidak percaya dengan perkataan Draking, Draking saja tidak perduli.


“Oke, kalau begitu kami tidak akan percaya dengan perkataan kamu tadi, dan kami akan terus...” -Raksa Rewel

__ADS_1


Mereka tidak akan mempercayai perkataan Draking tadi itu.


“Kapan kalian ingin menyelamatkan anggota kalian itu, jika kita masih berargumen?” -Draking


Draking mengingatkan mereka, terutama Celion Demonstra. Bukannya Celion Demonstra hampir kelupaan sahabatnya tersebut.


“Oh, iya. Recca, tunggu kami! Mudah-mudahan masih sempat. Ayo, Raksa!” -Celion Demonstra


Untung saja, Draking mengingatkannya tentang Recca Celestial yang masih berada di medan pertempuran sendirian.


Celion Demonstra memegang tangan Raksa Rewel dan menariknya. Celion Demonstra langsung membawa Raksa Rewel ke tempat yang dapat dilakukan Teleportasi mereka.


Celion Demonstra berlari sangat kencang dan meninggalkan Pasukan Manusia kepada Draking dan Delta Terra.


“Sampai Jumpa lagi, Celion! Dadada...” -Draking


Draking melambaikan tangannya kepada Celion Demonstra dan Raksa Rewel.


Sepertinya sikap Draking sedikit berubah dari perilakunya itu, atau Draking sengaja berperilaku seperti itu.


“Tidak biasanya, kamu melambaikan tangan, Draking.” -Delta Terra


“Memang melambaikan tangan untuk mengucapkan selamat tinggal itu tidak boleh” -Draking


Draking berkata kalau dia melakukan hal itu karena untuk mengucapkan selamat tinggal atau sampai jumpa.


“Boleh, sih... Tapi kami masih mencurigai dirimu, ya.” -Delta Terra


Delta Terra menginginkan kepada Draking, kalau mereka semua masih akan tetap waspada dan mencurigai setiap tindakan dan perilaku Draking.


“Kalian itu boleh juga, ya.” -Draking


Mereka melanjutkan perjalanan menuju ke kerajaan Raja Iblis dengan berjalan kaki. Perjalanan menuju ke kastil kerajaan Raja Iblis masih jauh dan kemungkinan sampai pada sore hari.


Berbeda dengan lain, Draking tidak berjalan kaki di tanah. Draking menggunakan kekuatan terbangnya, supaya dia tidak merasa kelelahan. Jarak antara dia terbang dengan tanah hanya berjarak ukuran kelingking jari.


Melihat hal itu, Delta Terra meminta Draking untuk memindahkan mereka Para Pasukan Manusia ke kerajaan Raja Iblis.


“Draking, bisakah kamu menggunakan teleportasi untuk memindahkan kami semua langsung ke tempat kerajaan Raja Iblis. Dengan cara begitu kami tidak akan kelelahan dan masih berenergi untuk melawan pasukan Iblis yang disana.” -Delta Terra

__ADS_1


Delta Terra memintanya hal itu, supaya mereka tetap ada energi dan semangat untuk bertempur dan mengalahkan seluruh pasukan Iblis yang pasti menjaga kastil kerajaan Raja Iblis.


Permintaan itu ditolak mentah-mentah oleh Draking. Menurut Draking tidak ada gunanya menggunakan hal itu kepada orang lain, selain dirinya sendiri. Dan itu tidak menguntungkan baginya.


“Hah...! Apakah aku akan mendapatkan keuntungan besar jika aku melakukan hal itu?” -Draking


Seperti biasanya, Draking hanya memikirkan keuntungan besar bagi dirinya sendiri.


“Tidak ada. Tapi setidaknya kamu membantu kami semua.” -Delta Terra


Delta Terra sangat ingin Draking membantu mereka.


“Kalau begitu, berikan rahasia besar yang dimiliki oleh Xesa Sang Penasehat Raja Iblis.” -Draking


Draking ingin Delta Terra memberikan sebuah rahasia yang dimiliki oleh Xesa.


Delta Terra merupakan anggota yang masih cukup baru, dan dia belum sampai jauh mengenal salah satu musuhnya dari pasukan Iblis itu.


“Maaf, aku tidak mengetahui rahasia yang dimiliki oleh Xesa karena aku belum mengenal jauh atau dalam tentang Xesa Sang Penasehat Raja Iblis tersebut.” -Delta Terra


Draking agak kecewa mendengar perkataan itu, tetapi....


“Tapi aku mempunyai sesuatu yang penting bagi laki-laki seperti kita.” -Delta Terra


Mendengar hal itu, Draking sedikit semangat dan tidak kecewa lagi.


Delta Terra mendekati Draking dan membisikkan kata-kata di telinganya Draking. Para Prajurit yang disekitar mereka tidak mendengar bisikan tersebut.


“Baiklah itu cukup oke. Tapi jangan lupa, ya!” -Draking


Bisikan tersebut membuat Draking semangat, dan dia menyetujui permintaan tersebut.


Draking langsung membuat sebuah area besar yang akan digunakan untuk melakukan sebuah pemindahan untuk seluruh pasukan manusia dan dirinya.


Teleportasi atau Pemindahan tersebut sangat mudah dilakukan oleh Draking untuk memindahkan mereka Para Pasukan Manusia ke tempat Kastil Kerajaan Raja Iblis dengan sekejap mata.


“Bersiaplah!” -Draking


Pemindahan Seluruh Pasukan Manusia ke kerajaan Raja Iblis dilakukan. Cukup dalam sekejap mata mereka sudah sampai berada tidak jauh dari gerbang masuk Kastil Kerajaan Raja Iblis yang begitu besar.

__ADS_1


__ADS_2