[ZEROLINE] ZERO DIMENSION

[ZEROLINE] ZERO DIMENSION
Chapter 54


__ADS_3

Pertempuran antara kedua bangsa tersebut tidak terlalu besar, karena pertempuran tersebut berada didalam Kastil Kerajaan Raja Iblis. Masing-masing terkuat dari mereka menghadapi satu sama lain. Celion Demonstra melawan Kedua jenderal yaitu Necromantre dan Liones Wild Hans Seven melawan Juliana Juliet Ni, Raksa Rewel dan Delta Terra melawan Violan Ocean, Factor Nightmare dan juga satu-satunya yang tidak diingin oleh mereka lawan yaitu Edward Demons.


Celion Demonstra melawan Kedua jenderal Iblis Neraka itu tidak terlalu mudah dan tidak terlalu susah, tetapi dia masih bisa mengalahkan mereka berdua.


“Seperti biasanya kalian cukup kuat untuk melawanku.” -Celion Demonstra


Celion Demonstra sangat bertenaga jika melawan orang yang lebih kuat darinya.


“Apa yang dikatakannya? Apa kau bilang kami lemah?” -Liones Wild


Liones Wild tidak terlalu bisa mendengar suara Celion Demonstra, sebab pertempuran tersebut sangatlah berisik. Jadi Liones Wild berkemungkinan kalau Celion Demonstra mengejeknya lemah.


“Kalau begitu, aku akan memperlihatkan betapa lemahnya kita sampai kau harus mencium tanah yang kau injak.” -Liones Wild


Lalu Liones Wild menyerang kearah Celion Demonstra menggunakan senjata yang seperti cakaran pisau yang lebih tajam, tipis dan kuat.


“Liones, ayo kita kalahkan dia bersama-sama!” -Necromantre


Necromantre juga ikut membantu dengan kekuatan sihirnya yaitu Kekuatan Sihir kutukan kegelapan [Jaring Laba-laba]. Sihir yang menghasilkan jaring yang luar dan sangat tipis, tetapi sangat tajam yang keluar dari jari-jarinya.


“ini sangat sulit dihindari.” -Celion Demonstra


Celion Demonstra terkejut karena dia akan melawan kombinasi yang mengerikan dari dua jenderal tersebut.


Jika Celion Demonstra cukup dapat bisa


menyeimbangkan kekuatannya setara dengan kedua jenderal itu, sedangkan Hans Seven tidak bisa melawan Juliana Juliet Ni yang bermain-main dengannya.


Hans Seven melawan seorang yang sangat kuat dilawannya. Hans Seven juga seperti dimainkan olehnya.

__ADS_1


Pada saat ini Juliana Juliet Ni masih menganggap Hans Seven seseorang pria yang tampan yang patut dijadikan mainan olehnya dan juga menggodanya didekat telinganya Hans Seven.


“Ayolah, Pria Tampan sepertimu itu seharusnya dapat mengalahkanku secepat kilat.” -Juliana Juliet Ni


Juliana Juliet Ni bermain-main dengan Hans Seven, dia tidak akan serius sebelum dia melawan Draking.


“Diam, kau. Bre****k.” -Hans Seven


Hans Seven tidak nyaman oleh perilaku musuhnya tersebut.


“Ayolah, kau adalah seorang pria yang cukup memiliki otot yang sangat kuat dan keras. Tapi kamu tidak bisa mengenaiku sama sekali.” -Juliana Juliet Ni


Setiap serangan Hans Seven yang begitu cepat seperti kilat, tetapi dia tidak bisa mengenai salah satu dari bagian tubuhnya Juliana Juliet Ni. Dan malahan Juliana Juliet Ni menyentuhnya terus-menerus dengan satu jarinya di setiap bagian tubuhnya.


Di sisi lain, Delta Terra dan Raksa Rewel sudah mulai menyerah karena diantara mereka berdua bukanlah seorang pertarung yang handal dan baik. Mereka adalah orang yang hanya melindungi dan merawat orang lain saja.


Tapi mereka malah melawan Kedua jenderal Iblis Neraka dan satu-satunya lawan yang tidak boleh mereka lawan yaitu Edward Demons.


Pandangan Raksa Rewel tidak bisa terhindar dari tubuh yang dimiliki oleh Violan Ocean.


“Janganlah bertingkah seperti orang aneh! Nanti jika kedengaran oleh Recca, kamu akan dipukul sampai mati.” -Delta Terra


Delta Terra tidak bisa melawan tiga orang yang cukup berbahaya.


“Tapi bagaimana cara kita melawan tiga orang yang cukup berbahaya? Satunya terbang di langit, satunya bertubuh sangat besar dan terlalu berbahaya dilawan, dan satunya tidak bisa kulawan sama sekali.” -Raksa Rewel


Mereka berdua telah dikepung oleh ketiga orang yang sangat berbahaya untuk merek lawan. Mereka tidak punya pilihan lain, selain kabur atau lawan.


Pada semua orang sedang bertempur didalam Kerajaan Raja Iblis, Draking sedang bersantai dan bernafas dengan baik.

__ADS_1


Dia sudah berjanji membantu Pasukan Manusia melawan Pasukan Iblis dan Juliana Juliet Ni, tapi setidaknya dia ingin melihat suasana pertempuran tersebut.


“Hah... Bosannya. Pertempuran yang mereka sajikan tidak terlalu menegangkan sekali. Menurutku pertempuran ini adalah salah satu dari sepuluh pertempuran terburuk yang pernah aku lihat selama hidupku.” -Draking


Dan lalu Draking menyadari ada sebuah sosok yang sangat tidak asing dikenalnya yang berada dibelakang pohon. Dialah orang itu, orang yang bertemunya beberapa hari yang lalu ialah Misy O.


“Hai, sudah kubilang jangan menggangguku dan semesta ini.” -Draking


Draking tampak sangat marah ketika dia mengetahui kalau ada Misy O yang sedang memperhatikannya dari balik pohon.


“Diriku yang lain, bukankah aku sudah katakan untuk mempercepatkan tugasmu yang diberikan olehnya. Dan ternyata kamu malah bersantai-santai saja.” -Misy O


Misy O mengingatkan Draking tentang misi dan tugasnya.


“Janganlah menjadi orang tuaku! Walaupun kita semua bernasib sama.” -Draking


Misy O memberikan Draking sebuah kalimat yang harus diingatkan oleh Draking sebelum dia pergi lagi.


“Sih... Mungkin yang kamu katakan itu benar tapi dunia fana ini adalah kemungkinan. Jadi janganlah memberitahu sesuatu yang tidak benar dan tidak salah juga.” -Draking


Draking tahu yang dimaksud dan dikatakan oleh Misy O sebenarnya, tetapi Draking tidak perduli seperti biasanya dan malah jengkel dengan keberadaan Misy O didekatnya.


“Misy O, kau itu bukanlah siapa-siapa selain orang disuruh oleh diriku. Tapi kamu adalah orang yang cukup bijak juga untuk menentukan kebenaran dalam realitas lain.” -Draking


Lalu Draking mulai meregangkab tubuhnya dan berolahraga sedikit. Dan sesudah itu, dia berkata kepada dirinya sendiri saja.


“Mengapa dia bisa menemukan jalan ke dunia fana ini lebih cepat lebih dari ekspektasiku?” -Draking


Draking memegang sebuah batu di tangannya dan lalu dia melemparkan batu itu kearah Utara. Tidak ada maksud lain dari dia lempar batu tersebut hanya saja dia bosan.

__ADS_1



__ADS_2