[ZEROLINE] ZERO DIMENSION

[ZEROLINE] ZERO DIMENSION
CHAPTER 78 [ Pencarian & Pertemuan 2 ]


__ADS_3

...CHAPTER 78...


...[ PENCARIAN & PERTEMUAN 2 ]...


Beberapa lama kemudian, Para Pasukan yang dipimpin oleh Delta Terra sudah sangat kelelahan karena mereka telah berjalan sangat lama. Padahal kata Recca Celestial, tempatnya tidak terlalu jauh, tetapi dari tadi mereka tidak sampai.


“Recca, Semuanya sudah hampir kelelahan karena mengikuti kamu. Apakah belum sampai ke tempat itu?” -Delta Terra


Delta Terra ingin mereka semua beristirahat sebentar dulu dan Lala akan melanjutkan perjalanan lagi.


“Lihat aku, aku tidak kelelahan sedikitpun.” -Recca Celestial


Recca Celestial tidak terlihat sangat kelelahan sebab dia.


“Kamu itu digendong dan dibawa sama aku. Makanya kamu tidak terasa kelelahan maupun kecapean.” -Xesa


Recca Celestial tidak kelelahan karena dia dibawa oleh Xesa. Dan sedikit kesal, karena dia yang sangat kelelahan membawanya setiap saat.


“Baiklah, kita sudah sampai.” -Recca Celestial


Mereka melihat ujung gua dan melihat sebuah pandangan yang sangat indah dan memukau mata mereka. Mereka belum pernah melihat sebuah keindahan alam yang sangat indah.


Pemandangan yang mereka lihat adalah sebuah pandang rumput yang ditanam berbagai bunga yang sangat indah. Walaupun ada pemandangan yang sama seperti itu, tetapi ini pertama kalinya mereka benar-benar merasakan keindahan dan kenikmatan dari sebuah pemandangan tersebut.


“Jika mata kalian terus melihat, maka bola mata kalian akan keluar.” -Recca Celestial


Recca Celestial sedikit membuat sebuah lelucon yang agak menakutkan.


“Jangan membuat sebuah lelucon yang menakutkan!” -Xesa


Xesa memarahi Recca Celestial karena membuat sebuah lelucon yang agak menakutkan.


“Jadi selama ini kalian tinggal di tempat ini.” -Delta Terra


“Iya, dari lima hari yang lalu sampai sekarang kami tinggal di sini. Dan juga sepertinya kami akan tinggal selamanya di sini.” -Recca Celestial


“Kami akan tinggal di sini selamanya dan juga janganlah bertanya kenapa kami tidak ingin kembali ke sana.” -Xesa


Dari perkataan tersebut, mereka akan berada di tempat itu selamanya dan mereka tidak ingin keluar dari tempat itu. Dan Delta Terra tidak boleh bertanya apapun.


“Kalau begitu, bisameninggalkan mereka dan membiarkan mereka Para Pasukan Manusian antarkan kami ke tempat Sang Pahlawan?” -Delta Terra


Delta Terra ingin segera bertemu dengan Sang Pahlawan.


“Kalian tinggal jalan lurus saja dan jika kalian melihat sebuah rumah kecil, kalian sudah menemukan Celion.” -Recca Celestial


Recca Celestial menunjukkan jalan kearah tempat Celion Demonstra. Akan tetapi dia akan meninggalkan mereka.


“Dan lalu kamu tidak bersama kami?” -Delta Terra


“Kami ingin mencari kayu untuk membangun rumah lagi. Jadi kami akan tinggalkan kalian, dan kalian sendiri pergi menemui mereka.” -Xesa

__ADS_1


Xesa dan Recca Celestial meninggal dan membiarkan mereka Para Pasukan itu pergi ke tempat yang telah ditunjuk.


Para Pasukan yang dipimpin oleh Delta Terra. Mereka berjalan terus diatas tanah lapang yang hijau dan berbunga. Dan tidak jauh dari itu, mereka melihat sebuah rumah yang sederhana.


Para Pasukan langsung bergerak sangat cepat menuju rumah tersebut, dan mereka yakin kalau Sang Pahlawan ada di sini. Dan setelah sampai di sana, mereka akhirnya bertemu dengan Sang Pahlawan dan juga.


“Pahlawan, kami sudah lama mencari kamu di mana-mana.” -Delta Terra


Celion Demonstra sedikit terkejut dengan kedatangan tamu yang tidak terduga.


“Aduh, aku tidak kira kalian akan mendatangi aku secepat ini. Dan bagaimana kamu mengetahui tempat ini?” -Celion Demonstra


Celion Demonstra tidak menduga didatangi beberapa tamu yang tidak terduga, dan dia bertanya darimana mereka mengetahui tempatnya.


“Didalam gua itu, kami bertemu dengan Recca dan dia menunjukkan ke tempat kami, Celion.” -Delta Terra


Delta Terra mengatakan sejujurnya kalau dia bertemu dengan Recca Celestial dan memberitahu tempat Celion Demonstra. Mendengar hal itu, Celion Demonstra terlihat sangat aneh.


“Oh... Dek Recca yang mengatakan tempat ini kepada kalian. Jadi dimana dia sekarang, aku ingin tahu apa yang saja dia katakan kepada kalian?” -Celion Demonstra


Delta Terra yang melihat Celion Demonstra yang terlihat sangat menyeramkan. Dia berkata kalau Recca Celestial pergi.


“Katanya, mereka pergi ke tempat yang ada pepohonan untuk mendapatkan kayu dan kayu tersebut digunakan untuk membangun rumah.” -Delta Terra


“Bukannya mereka berdua sudah memiliki rumah mereka masing-masing di sini. Kenapa mereka ingin buat rumah lagi?” -Edward Demons


Edward Demons tepat disampingnya Celion Demonstra. Dia heran, karena mereka sudah mempunyai rumah, tetapi kenapa mereka ingin buat rumah lagi.


“Raja Iblis!”


“Raja Iblis. Janganlah kalian panggil aku seperti itu! Bukannya sudah ada Raja Iblis baru yaitu Juliana Juliet Ni.” -Edward Demons


Sepertinya Edward Demons tidak ingin dipanggil sebagai Raja Iblis lagi, karena dia sudah tidak ingin menjadi Raja Iblis lagi, dan hanya menginginkan kehidupan indah.


“Bagaimana kamu tahu kalau Juliana yang menjadi Penguasa baru di Wilayah Iblis? Dan juga kamu mengetahui nama lengkapnya?” -Delta Terra


Delta Terra terkejut kalau Edward Demons mengetahui siapa yang menjadi Penguasa baru di Wilayah Iblis. Dan Edward Demons sepertinya tidak memperdulikan Wilayah Iblis itu.


“Aku yang memberi tahunya tentang semuanya dari awal sampai akhir permasalahan ini.” -Draking


Draking keluar dari rumah itu dan menyapa mereka semua.


“Hai, kalian semua lama sekali sampai ke sini. Aku sudah menikmati kue yang sangat enak.” -Draking


Dan juga ada Hans Seven keluar dari rumah itu.


“Kalian lama sekali. Tadi kami sudah menghabisi kue yang enak dan lezat, dan apalagi kue itu dibuat oleh Celion.” -Hans Seven


Mereka terkejut karena dua orang itu sudah ada di tempatnya Celion Demonstra lebih dulu daripada mereka. Padahal setahunya, mereka berdua sedang berada di kerajaan Raja Iblis.


“Bagaimana kalian cepat sampai ke sini? Bukankah kalian itu ada urusan penting.” -Delta Terra

__ADS_1


Delta Terra penasaran bagaimana dua orang itu lebih dulu sampai daripada mereka.


“Oh... Berkat Draking, Aku bisa datang ke sini lebih dulu daripada kalian dan juga Draking sudah tahu dari awal dimana Celion berada.” -Hans Seven


Dan lalu Celion Demonstra meminta kepada mereka untuk segera masuk ke rumah yang sederhana itu, dan dia masih mempunyai beberapa kue.


“Kalian semua, silahkan masuk kedalam rumah aku. Dan kami masih mempunyai beberapa kue yang belum sempat di makan.” -Celion Demonstra


Tiba-tiba Delta Terra didekati oleh Draking dan Hans Seven, dan mereka berdua berbisik-bisik padanya.


“Kamu harus menerima kue itu. Tapi ketika kamu akan memakannya, janganlah berkata sejujurnya bagaimana rasa kue tersebut!” -Hans Seven


Delta Terra merasa bingung dan heran kenapa Hans Seven berbicara tentang kue yang dibuat oleh Celion Demonstra.


“Bukankah kalian berkata kue itu enak dan lezat?” -Delta Terra


“Itu Cuma karangan kami saja. Kami tidak ingin melukai hatinya dan dia juga sudah bersusah payah untuk membuatnya.” -Hans Seven


Perkataan sebelumnya adalah sebuah karangan yang dibuat untuk menyenangkan hati Celion Demonstra tentang lezatnya kue yang dibuatnya.


“Benar, sekali gigitan kamu akan terasa kenikmatan di dunia lain.” -Draking


Dan lalu Celion Demonstra melihat mereka sedang berbisik, dia berpikir kalau mereka sedang berbisik-bisik tentang hal aneh.


“Apa yang kalian bisikan? Coba katakan pada aku Apa yang kalian bicarakan?” -Celion Demonstra


Celion Demonstra ingin tahu apa yang sedang dibisikkan oleh tiga lelaki itu didepan matanya persis.


“Kami hanya memberikan saran untuknya, dan juga dia harus mengetahui Beta nikmatnya kue buatan kamu dengan memberikan perumpamaan.” -Hans Seven


Hans Seven berbohong kepada Celion Demonstra, dan dia sedikit gemetaran.


“Benarkah, itu?” -Celion Demonstra


Celion Demonstra curiga dengan gerak-gerik mereka itu, karena ada suatu yang salah. Tapi Celion Demonstra menghiraukan.


“Baiklah, kalau begitu. Kalian semua hari ini kita akan pesta! Draking, bisakah Teleportasi langsung orang-orang yang masih mencari aku.” -Celion Demonstra


Celion Demonstra meminta Draking untuk Teleportasi orang-orang yang belum berada di sana.


“Ok, tetapi seperti biasa. Kamu harus membayarnya.” -Draking


Celion Demonstra setuju, dia akan membayar biaya Teleportasi yang dilakukan oleh Draking. Dan Draking langsung Teleportasi orang-orang dari segala arah ke tempat rumahnya Celion Demonstra.


Semua orang telah di Teleportasi dan termasuk Raksa Rewel. Sepertinya Pasukan Raksa Rewel tubuh mereka dipenuhi oleh lumpur dan kotoran. Semua orang melihatnya jijik.


“Sepertinya ada beberapa orang yang harus membersihkan badannya.” -Celion Demonstra.


...____________________________________________________...


...!JANGANLAH LUPA LIKE DAN **KOMENTAR!...

__ADS_1


...TERIMAKASIH BANYAK**...


...____________________________________________________...


__ADS_2