[ZEROLINE] ZERO DIMENSION

[ZEROLINE] ZERO DIMENSION
CHAPTER 122


__ADS_3

Pada tengah malam, pukul satu malam sesuai dengan Waktu Kerajaan Ocean di Planet Samudra. Sepertinya pidato pemberitahuan yang diberikan oleh Violan Ocean telah selesai dan banyak orang-orang disekitarnya terkejut mendengar pidatonya tersebut.


Violan Ocean turun dari panggungnya karena dia telah memberitahu sesuai dengan kebenaran dan kejujurannya. Disampingnya, Hydro Quenn telah menunggunya dan ingin berbicara dengannya. Sepertinya Hydro Quenn tidak senang dengan pidato yang disampaikan oleh Violan Ocean.


“Kakak Violan, aku tidak tahu kamu akan mengatakan yang sangat mengejutkan mereka.” -Hydro Quenn


“Berhentilah memanggil aku sebagai kakak kamu, karena kamu telah menjadi bagian dari mereka.” -Violan Ocean


“Tenanglah, kakak aku sayang! Aku masuk kedalam anggota tersebut karena aku menyelamatkan planet kita ini dan lihatlah sekarang aku telah berhasil menyelamatkan planet ini.” -Hydro Quenn


“Menyelamatkan? Kamu tidak tahu apa yang kamu lakukan dengan Tirta Yayan, salah satu dari rekan kamu itu.” -Violan Ocean


“Nyonya Tirta, dia sudah kalah dan menyerahkan gelarnya Sang Kebajikan kepada Bawahannya yang keras kepala itu. Dan karena dia tidak mempunyai gelar lagi, aku anggap dia tidak berguna lagi bagi kami para tujuh kepribadian.” -Hydro Quenn


Pembicaraan tersebut sangat membuat Violan Ocean sedikit kesal dengan sikap Hydro Quenn tersebut. Violan Ocean juga sangat khawatir pada planet yang akan dikuasai oleh orang-orang yang termasuk dalam Tujuh Kepribadian tersebut. Akan tetapi Violan Ocean tidak tahu apa itu Tujuh Kepribadian tersebut.


“Dan satu lagi, aku dengar dari bawahan aku kalau seseorang yang bernama Draking mendatangi Planet kita ini dan juga dia mendarat di Kerajaan Ocean. Apakah kamu tahu siapa dia?” -Hydro Quenn


Hydro Quenn bertanya kepada Violan Ocean, apakah dia mengenal seseorang yang bernama Draking yang sudah ada di Planet Samudra itu. Hydro Quenn sangat penasaran karena melihat kakaknya terus berada di gedung apartemen tersebut.


“Iya, aku mempunyai hubungan dengan orang tersebut dan juga dia membawa teman-temannya dari Planet Rosemary atau Planet 45600⁰. Dan hanya tiga orang saja berada didalam gedung milikku, jadi kamu tidak akan bisa berbuat apa-apa.” -Violan Ocean


Violan Ocean mengatakan perkataannya dengan kejujuran, dia tahu kalau Hydro Quenn akan melakukan sesuatu jika dia tidak memberitahu dengan jujur.

__ADS_1


“Baiklah, kalau begitu aku sedikit senang, dan mungkin aku akan mempersiapkan kue pernikahan.” -Hydro Quenn


Violan Ocean meninggalkan Hydro Quenn, dan berjalan menuju ke kamarnya yang tidak terlalu jauh dari tempatnya berpidato. Sambil berjalan dia berpikir kenapa Hydro Quenn masuk kedalam Tujuh Kepribadian, sebab dia mengenalnya sebagai orang yang susah untuk bergabung dengan komunitas asing.


Tapi selama ini dia belum pernah tahu apa itu Tujuh Kepribadian sebenarnya dan apa hubungannya dengan seseorang yang bernama Draking. Makanya dia meminta Xesa untuk memanggil orang itu ke hadapannya. Akan tetapi sepertinya Xesa belum menemukan orang itu yang dipikirkan olehnya.


“Jika Xesa belum menemukan Pria Aneh yang bernama Draking, maka aku yang harus menemukan orang tersebut. Akan tetapi bagaimana cara aku menemukan orang tersebut? Dan juga Tirta Yayan pernah mengatakan kalau orang tersebut mempunyai kekuatan sangat kuat daripadanya.” -Violan Ocean


Ketika dia sudah sampai didepan pintu kamarnya, tiba-tiba dia diberitahu oleh Pelayannya kalau Ratu Ocean Ibunya itu memanggilnya. Pelayan itu tidak memberitahu alasan ibunya memanggilnya datang ke kamar ibunya. Akan tetapi dari kelihatannya ada sesuatu hal yang penting.


Sebenarnya dia tidak ingin menemui Ibunya itu karena sudah tengah malam, dan dia juga sudah kelelahan setelah berpidato cukup panjang. Dia juga mengetahui alasan dirinya dipanggil oleh ibunya karena pidatonya yang mengejutkan hampir seluruh Penduduk Kerajaan Ocean.


Violan Ocean berjalan menuju ke tempat kamar ibunya dan ingin mengetahui apakah dia akan dimarahi dan dinasehati, atau apakah dia akan dikeluarkan lagi dari bagian keluarga kerajaan. Biasanya dia akan dimarahi dengan alasan kesalahannya sendiri sebagai Putri Kerajaan Ocean.


Setelah tiba didepan pintu kamar ibunya, dia harus menyiapkan metalnya. Dia membukakan pintu kamar ibunya dengan perasaan gugup, dia melihat tatapan ibunya yang kearahnya dari tempat tidur. Tatapan mata tersebut terlihat sangat kesal dan marah.


“Ibu, apakah ibu belum tidur? Jika ibu tidak bisa tidur, besok ibu tidak akan bisa fokus dan menyelesaikan pekerjaan ibu sebagai seorang ratu.” -Violan Ocean


“Seharusnya aku sudah tidur, jika bukan kamu saja. Aku harus mendengarkan pidato yang cukup panjang tersebut dan sangat mengejutkan di tengah malam hari. Dan kenapa kamu ingin sekali berpidato pada malam hari? Apakah kamu ini adalah anak aku?” -Shui Ocean


Mendengar amarah ibunya yang kecewa terhadap dirinya, dia tidak bisa mengalihkan pandangan dari ibunya. Dia harus menjelaskan kenapa dia harus berpidato pada malam hari.


“Maafkan aku, Ibu. Aku tahu kalau pada saat tengah malam hanya sedikit orang yang akan keluar dari rumahnya dan itu juga untuk mengantisipasi hal-hal buruk. Jika aku berpidato pada pagi atau sore hari, aku pasti akan menerima beberapa kritik dari orang yang menentang aku menjadi Ratu Kerajaan Ocean selanjutnya. Maka aku memutuskan untuk berpidato pada malam hari dan orang-orang yang mendengar pidato tersebut adalah orang-orang yang sangat setia pada aku.” -Violan Ocean

__ADS_1


Mendengar penjelasan dari Violan Ocean yang cukup panjang, Shui Ocean sedikit mulai mengerti dengan permasalahan perebutan tersebut. Dia tahu kalau Violan Ocean bukanlah satu-satunya calon kandidat Ratu Kerajaan Ocean selanjutnya, tetapi dia adalah salah satu dari mereka.


“Baiklah, karena kamu mempunyai kekhawatiran terhadap orang-orang yang suka memprovokasi orang lain untuk saling membenci, jadi aku akan memaafkan kamu saat ini.” -Shui Ocean


“Terimakasih....” -Violan Ocean


“Akan tetapi, sepertinya kamu harus mendengarkan kebencian mereka juga karena tanpa adanya sebuah kebencian dari orang lain yang membenci kamu atau sesuatu yang lain, maka tidak ada perdamaian yang abadi.” -Shui Ocean


Shui Ocean menasehati Violan Ocean untuk menerima kebencian orang yang membencinya karena suatu hari dia akan mendapatkan sesuatu dari kebencian tersebut, seperti kelemahan dan kekurangan yang harus diperhatikan lebar lagi.


“Baik, Ibu. Sekarang aku bisa kembali ke kamar tidur aku.” -Violan Ocean


“Pergilah! Tapi sebelum itu, kamu harus memanggil Hydro kemari karena aku punya urusan lain dengannya.” -Shui Ocean


“Baiklah, aku akan memanggilnya.” -Violan Ocean


Violan Ocean keluar dari kamar Ibunya itu dan menutup pintu kamar ibunya dengan pelan. Setelah keluar dari kamar Ibunya, dia tidak yakin dia bisa menyampaikan perkataan ibunya untuk memanggil Hydro ke hadapan ibunya, karena dia dan Hydro Quenn tidak terlalu bersahabat seperti sebelumnya.


“Aku tidak tahu apa yang menyebabkan ibu menyukai Hydro sekarang, padahal dulu dia hanya menganggap Hydro sebagai anaknya yang tidak akan mendapatkan tahta kerajaan. Apakah karena Hydro telah melepaskan kerajaan dan Planet ini dari mereka?” -Violan Ocean


Violan Ocean berjalan menuju ke setiap ruangan untuk mencari keberadaan Hydro Quenn, dia tahu kalau Hydro Quenn tidak pernah berada didalam kamarnya pada malam hari karena dia pasti akan berjalan-jalan disekitar Istana.


Setelah beberapa lama dia terus mencari Hydro Quenn di setiap ruangan yang ada didalam istana kerajaan Ocean, akhirnya dia menduga kalau Hydro Quenn berada didalam ruangan tersebut. Violan Ocean tidak ingin masuk kedalam ruangan tersebut karena dia tahu kalau ruangan tersebut hanya digunakan untuk militer saja.

__ADS_1


Karena dia tidak ingin dimarahi lagi oleh ibunya karena dia tidak memanggil Hydro Quenn ke hadapan ibunya, dia harus masuk kedalam ruangan tersebut dan lalu memanggil Hydro Quenn untuk memberitahu kepadanya.



__ADS_2