[ZEROLINE] ZERO DIMENSION

[ZEROLINE] ZERO DIMENSION
Chapter 41


__ADS_3

Pemindahan menggunakan teleportasi milik Draking berhasil, seluruh Pasukan Manusia telah berada tidak terlalu jauh dari pintu gerbang besar Kastil Kerajaan Raja Iblis.


Pintu gerbang besar Kastil Kerajaan Raja Iblis sangat begitu besar dan kokoh, sehingga kemungkinan tidak ada yang bisa menerobos masuk dengan pasak dari luar maupun dalam.


Para Pasukan Manusia sudah tidak tahan lagi untuk menyerang Kastil Kerajaan Raja Iblis, dan ingin mendapatkan kemenangan besar untuk Bangsa Manusia.


“Semuanya, kita telah berada di Kastil Kerajaan Raja Iblis, dihadapan kita tidak jauh ada pintu gerbang kastil istana Raja Iblis. Kita akan menerobos masuk.” -Kapten Kera.


Kapten Kera merupakan Kapten yang memimpin seluruh pasukan manusia, tetapi pangkatnya dibawah Grup Pahlawan. Jadi dia harus meminta ijin sebelum kepada salah satu dari Grup Pahlawan, untuk melakukan keputusan.


“Tuan Hanz, apakah perintah selanjutnya? Apakah kita harus menunggu Anggota Grup Pahlawan lain? Atau kita langsung menerobos masuk saja.” -Kapten Kera


Kapten Kera ingin Hans Seven memberikan keputusan untuk seluruh pasukan manusia. Apakah mereka akan menyerang sebelum Seluruh Anggota Grup Pahlawan atau sesudah seluruh anggota Grup Pahlawan telah tiba.


Hans Seven, dia bukanlah orang yang dapat memutuskan keputusannya. Dia tidak bisa menjadi seorang pemimpin, karena setiap Apa yang akan dilakukan olehnya pasti dia melakukan sendiri atas perintah Celion Demonstra.


“Kita akan....” -Hans Seven


Ketika ingin berbicara, Draking memotongnya.


“Sebelum kalian melakukan sesuatu yang pasti dan dapat menguntungkan kalian, kalian harus mengetahui apa yang ada didalam sana dan beberapa rintangan yang akan dilewati. Jika kalian tidak melakukannya, maka kalian akan cepat menyesal.” -Draking


Draking memberikan sebuah nasehat kepada mereka yang tidak sabar untuk melakukan penyerangan ke Kastil Kerajaan Raja Iblis, dan juga membantu Hans Seven dalam melakukan keputusan.


Hans Seven masih kebingungan untuk memberikan keputusan. Apakah Dia harus menunggu Delta Terra yang sedang mual.


Setelah selesai pemindahan, hanya Delta Terra yang mengalami efek samping dari pemindahan tersebut. Delta Terra merasa badannya tidak enak dan terus merasa mual.


“Kamu tau aku sedang tidak baik-baik saja, loh! Uegg..!” -Delta Terra


Delta Terra tidak dapat memberikan keputusannya apa yang dilakukan selanjutnya.


“Baiklah, kita akan menunggu mereka saja, dan selanjutnya kita akan menyerang ke Kastil Kerajaan Raja Iblis.” -Hans Seven


Hans Seven memberikan keputusan cukup baik kepada Para Pasukan Manusia.

__ADS_1


“Sesuai perintah, Tuan Hanz.” -Kapten Kera


Kapten Kera menerima keputusan tersebut, dia langsung menyampaikan keputusan tersebut kepada Seluruh Pasukan Manusia.


“Tuan Hanz menyampaikan keputusannya, kita harus menunggu Seluruh Anggota Grup Pahlawan ke tempat kita. Dan setibanya mereka sudah sampai di sini, kita akan lakukan penyerangan dengan kekuatan penuh. Jadi siapkan tempat peristirahatan tersembunyi di sini, agar kita tidak diketahui oleh pasukan musuh.” -Kapten Kera


Seluruh Pasukan Manusia menerima keputusan tersebut, dan lalu mereka akan membuat tempat peristirahatan tersembunyi diantara hutan-hutan yang berada didekat pintu gerbang besar tersebut.


Fungsi menyembunyikan tempat peristirahatan, supaya pasukan Iblis tidak akan mengetahui keberadaan dan lokasi Pasukan Manusia yang berada tidak jauh dari Pintu Gerbang besar Kastil Kerajaan Raja Iblis.


Sementara itu, Hans Seven, Delta Terra dan Draking akan melakukan pembicaraan yang begitu tenang dari keributan Pasukan Manusia.


Mereka bertiga akan melakukan pembicaraan apapun itu yang penting menambah keakraban mereka. Tempat pembicaraan mereka juga jauh dari tempat peristirahatan tersembunyi untuk menghindari dari keributan dan pengupingan.


Pembicaraan itu agak canggung, karena Delta Terra dan Hans Seven tidak tahu apa yang mereka bicarakan, dan mereka tahu kalau perkataan Draking tidak selalu benar dan salah. Jadi mereka agak canggung untuk melakukan pembicaraan.


Mulailah pembicaraan tersebut yang dimulaikan oleh Draking.


“Ayolah, kita ke sini untuk melakukan beberapa pembicara tentang apapun itu. Apakah kalian ragu untuk berbicara denganku karena aku membodohi kalian. Kalau begitu aku berjanji tidak akan membohongi kalian.” -Draking


“Hah! Apakah yang kamu katakan itu, benar? Kami agak meragukan perkataanmu itu. Bisakah kamu berjanji kepada kami kalau kamu tidak akan berbohong kepada kami dan berkata jujur.” -Hans Seven


Hans Seven meminta Draking berjanji kepada mereka tidak berbohong kepada mereka.


“Baiklah, aku berjani kepada kalian untuk tidak membodohi kalian dan tidak berbohong kepada kalian berdua. Walaupun perjanjian ini tidak terlalu menguntungkan, tapi aku akan berkata jujur untuk saat ini.” -Draking


Draking berjanji kepada mereka untuk tidak berbohong lagi dan tidak membodohi mereka.


“Benarkah?” -Hans Seven


Hans Seven masih tidak percaya kalau Draking berjanji tidak berbohong kepadanya.


“Draking, aku akan bertanya untuk melihat apakah janjimu itu bukanlah kebohonganmu.” -Delta Terra


Delta Terra akan menguji sebuah pertanyaan kepada Draking apakah dia benar-benar berjanji untuk tidak berbohong.

__ADS_1


“Oke, aku siap menjawab dengan jujur.” -Draking


Draking sangat tenang untuk menjawab pertanyaan yang akan dipertanyakan kepadanya dan dijawab dengan jujur.


“Apa yang nama benda besar itu tadi? Siapakah mereka yang berbicara kepada kamu? Mengapa kamu menendang mereka ke suatu tempat?” -Delta Terra


Delta Terra memulai dengan bertanya tentang hal kejadian tadi sebelum mereka berpindah tempat.


“Benda besar yang melayang di angkasa, kami menyebutnya Kapal Angkasa atau Pesawat Terbang. Dan lalu mereka itu adalah orang-orang yang sama sepertiku dan berasal dari satu akademi yang sama. Karena ada sebuah masalah besar yang diakibatkan olehku, maka mereka mengejar terus sejak beberapa waktu lalu. Untuk tidak membuat masalah ke sini, aku mengirim mereka ke dimensi realita lain.” -Draking


Draking sangat tenang memberikan jawabannya dari pertanyaan yang diajukan oleh Delta Terra.


“Jawaban kamu ini agak berbeda dengan jawaban sebelumnya. Jadi apakah sebelumnya kamu berbohong kepada kami, atau yang ini kamu juga berbohong?” -Delta Terra


Delta Terra masih agak ragu dengan jawaban tersebut. Dia juga berpikir kalau Draking masih ingin membohonginya.


“Jadi Delta, Draking masih berbohong atau tidak dari jawabannya tersebut.” -Hans Seven


Hans Seven juga masih meragukan jawaban tersebut dan dia ingin Delta Terra memastikan jawaban Draking tersebut.


“Aku tidak tahu, tapi kita tunggu saja jawabannya.” -Delta Terra


Delta Terra akan menunggu jawaban dari Draking.


“Walah, kalian itu masih tidak percaya dengan jawabanku tadi. Padahal aku sudah berjanji dengan nama bangsaku, loh.” -Draking


Draking berpikir kenapa dia juga harus berkata jujur, tapi dia harus berkata jujur kalau dia sudah melibatkan nama bangsanya.


“Tadi kamu tidak melibatkan nama bangsamu, atau kamu masih berbohong.” -Delta Terra


Delta Terra tidak mengingat kalau Draking melibatkan nama bangsanya.


“Aku mengatakan dengan berbayang, dan tidak langsung. Jika mengatakan hal tersebut secara terbuka, maka aku melanggar aturan bangsaku sendiri.” -Draking


Draking mengatakan kalau dia berbicara secara terbuka, maka dia melanggar sumpah atau aturan bangsanya sendiri.

__ADS_1


__ADS_2