![[ZEROLINE] ZERO DIMENSION](https://asset.asean.biz.id/-zeroline--zero-dimension.webp)
...CHAPTER 81...
...[ Perpisahan ]...
Di Wilayah Iblis, Juliana Juliet Ni dan Tirta Yayan saling menatap satu sama lain. Mereka tahu kalau mereka akan berpisah, tetapi perpisahan tersebut hanya sementara saja. Tirta Yayan harus menyelesaikan misi selanjutnya yaitu membawa seluruh mayat-mayat Pasukan Dogsle yang telah meninggal dan harus dikuburkan di Planet mereka.
Sebenarnya mereka hampir melupakan mayat-mayat Pasukan Dogsle tersebut, karena Pasukan tersebut adalah pasukan yang sangat keras kepala terhadap pemimpinnya tersebut. Namun mereka juga harus diberikan kehormatan dengan cara dikuburkan di Planet Sahara.
Dan juga Tirta Yayan akan membawa kembali Putri Kerajaan Samudra yaitu Violan Ocean di Planet Samudra. Tirta Yayan sudah berjanji dengan Violan Ocean mengembalikannya ke tempat asalnya.
Sementara itu, Juliana Juliet Ni akan memerintah seluruh wilayah Iblis dan dia juga harus mengembalikan beberapa lingkungan yang telah dirusak.
“Jadi ini perpisahan sementara kita, Nyonya Tirta.” -Juliana Juliet Ni
“Aku tidak tahu kalau kamu akan sopan kepada aku ini. Dulu kamu tidak akan mendengar perintah yang aku berikan.” -Tirta Yayan
Tirta Yayan merasa ada sedikit perubahan dari sikap Juliana Juliet Ni.
“Diam, kau Wanita Tua!” -Juliana Juliet Ni
Sepertinya Juliana Juliet Ni tidak benar-benar berubah dan seperti sama dari dulu.
“Jika kamu masih menjadi bawahan aku, aku akan memukul kamu dan mendisiplinkan kamu untuk menjadi seorang yang sopan dan santun.” -Tirta Yayan
“Tapi selama aku menjadi bawahan kamu, kamu tidak pernah mendisplinkan diriku ini.” -Juliana Juliet Ni.
“Hahaha! Benarkah, kamu saja yang tidak ingin mendengar setiap perkataan aku.” -Tirta Yayan
Tirta Yayan tidak percaya kalau dia tidak mendisplinkan bawahannya, tetapi Juliana Juliet Ni sendiri yang tidak mendengar setiap perkataannya.
“Aku tidak ingin mendengar kamu karena aku masih mempunyai ego diriku ini. Jadi sebelum tujuan aku berhasil, aku akan melakukan yang ingin kulakukan.” -Juliana Juliet Ni
“Baiklah, itu yang kamu mau.” -Tirta Yayan
“Tapi itu kan dulu. Sekarang aku sudah berhasil menyelesaikan tujuan aku ini dan aku tidak lagi menggunakan kekuatan hipnotis untuk menghipnotis orang lain.” -Juliana Juliet Ni
Sebelumnya Juliana Juliet Ni menghipnotis orang lain dengan menggunakan kekuatan hipnotis miliknya, tetapi saat ini dia tidak menggunakan lagi, dan dia menggunakan kata-katanya saja.
“Kalian sudah selesai belum berbicaranya.” -Violan Ocean
__ADS_1
Violan Ocean berteriak dari Kapal Angkasa.
“Sepertinya dia telah memanggil aku.” -Tirta Yayan
“Baiklah, aku akan menunggu kamu di sini Nyonya.” -Juliana Juliet Ni
Dan lalu Tirta Yayan mendekati Juliana Juliet Ni dan memegang pundaknya. Dan lalu dia berkata kepada Juliana Juliet Ni.
“Tirta Yayan, Sang Kebijakan. Aku akan memberikan nama kehormatan aku kepada kamu, Juliana Juliet Ni. Dan lalu janganlah lupa apa yang ingin kita lakukan di sini!” -Tirta Yayan
Ketika itu hampir seluruh kekuatan miliknya disalurkan ke Juliana Juliet Ni. Dan Juliana Juliet Ni harus menuntaskan tugasnya.
“Walaupun aku sudah berdamai dengannya. Tapi suatu hari nanti, kita akan membalasnya.” -Juliana Juliet Ni
Walaupun kekuatannya sudah disegel oleh Draking, tetapi dia masih memberikan kekuatan miliknya ke Juliana Juliet Ni. Dan dia memberikan kekuatannya kepada Juliana Juliet Ni, supaya dapat menyelesaikan tugasnya.
Tirta Yayan berjalan menuju ke Kapal Angkasa yang telah siap berangkat dan menuju ke luar angkasa. Tapi Juliana Juliet Ni berteriak keras.
“Nyonya, nanti aku akan katakan kepada Draking untuk membuka segel kamu.” -Juliana Juliet Ni
Mereka saling melambaikan tangan mereka. Dan lalu Tirta Yayan belum sadar kalau kekuatan yang telah disegel oleh Draking sudah terbuka oleh kata-kata.
Tirta Yayan membawa seluruh bawahannya menuju ke luar angkasa dan lalu pergi ke Planet Sahara untuk mengubur mayat-mayat Pasukan Dogsle dan juga menuju ke Planet Samudra untuk mengembalikan Violan Ocean.
Didalam Kastil Kerajaan Raja Iblis, didalam ruangan pertemuan. Para Iblis Jendral berjumlah tiga orang, karena Violan Ocean akan kembali ke tempat tinggalnya.
“Aku tidak tahu kalau dia adalah orang asing.” -Necromantre
“Memang dari kita di sini tidak pernah mengetahui masa lalunya.” -Factor Nightmare
Mereka tidak ikut mengantar Violan Ocean, karena kata mereka ada harus dikerjakan. Tapi sebenarnya mereka berbohong dan mereka tidak sedang mengerjakan apa-apa.
“Factor, apa yang kamu lakukan setelah ini? Raja Iblis telah diganti dan Violan Ocean kembali ke rumah aslinya.” -Necromantre
Necromantre bertanya Factor Nightmare, apa yang akan dilakukan olehnya.
“Sepertinya aku akan keluar dari tempat ini juga dan akan melanjutkan hidup aku. Aku berpikiran untuk mempunyai sebuah keluarga.” -Factor Nightmare
Orang seperti Factor Nightmare tidak pernah memikirkan sebuah keluarga dan dia hanya memikirkan kekuasaan saja. Tapi sekarang dia sudah ingin mempunyai sebuah keluarga.
__ADS_1
“Hahaha! Aku tidak yakin kamu dapat menemukan istri yang cantik dan teman perempuan kita sudah pergi. Seharusnya kamu melamarnya dulu.” -Liones Wild
“Disini perempuan masih banyak dan masih lebih cantik daripada wanita tua itu.” -Factor Nightmare
Masih ada banyak kesempatan untuk mendapatkan pasangan hidup. Dan menurut Factor Nightmare masih ada perempuan atau wanita cantik yang bisa menjadi pasangan hidupnya.
“Ada-ada saja kamu, Factor. Dan juga Aku akan menjadi Kepala Perpustakaan di Perpustakaan Kerajaan. Jadi aku tidak akan menjadi lagi Ketua Strategi ataupun Jenderal Iblis Neraka.” -Necromantre
Sepertinya Necromantre juga akan keluar dari pekerjaannya tersebut dan menjadi seorang Kepala Perpustakaan di Perpustakaan Kerajaan Raja Iblis. Karena menurutnya pekerjaan itu adalah jati dirinya sebenarnya.
“Kalian akan meninggalkan pekerjaan yang telah menaikkan kehormatan kalian. Aku tidak akan mendebat apa yang kalian inginkan selanjutnya. Tapi aku akan tetap di sini sampai hidup aku selesai.” -Liones Wild
Liones Wild akan tetap di pekerjaan menjadi Jenderal Iblis Neraka, karena pekerjaan itulah yang menjadi dirinya lebih hormat daripada yang lain dan diakui.
“Kita punya keinginan sendiri. Dan kita tidak bisa memaksa orang lain. Jadi sampai sini kita akan berpisah.” -Necromantre
“Aku tidak akan melupakan kalian semua.” -Liones Wild
Dan akhirnya mereka bertiga berpisah dan meninggalkan Liones Wild sendirian didalam Ruangan pertemuan tersebut. Dia tidak menyangka kalau dia adalah orang yang terakhir di masa akhir jabatan Raja Iblis pertama.
“Hah... Sungguh damai sekali. Akhirnya Era Raja Iblis Edward Demons benar-benar berakhir dan tidak ada pertempuran antara kedua bangsa lagi. Dan aku tidak menyangka kalau aku sendiri yang menjadi orang terakhir di sini.” -Liones Wild
Walaupun Liones Wild merupakan orang terakhir dari era tersebut, tetapi masih ada beberapa prajurit yang masih setia. Prajurit yang masih setia dan akan melanjutkan era baru hanya berjumlah sedikit.
Liones Wild berjalan menuju ke ruangan Singgasana Raja Iblis dan lalu dia membuka pintu tersebut. Dia memperhatikan Sang Penguasa barunya.
“HI, Dimana teman-teman kamu?” -Juliana Juliet Ni
Juliana Juliet Ni tidak tahu tentang perpisahan mereka, karena dia habis dari perpisahannya dengan Tirta Yayan.
“Mereka sudah meninggalkan jabatan dan pekerjaan mereka sebagai Jenderal Iblis Neraka. Dan lalu mereka ingin melakukan sesuatu sesuai keinginan mereka masing-masing.” -Liones Wild
Liones Wild sedikit bercerita tentang teman-temannya yang telah meninggalkan dirinya dan pergi untuk melakukan sesuatu sesuai keinginan teman-temannya itu.
“Jadi hanya kita berdua menjadi orang penting didalam Kerajaan ini, dan juga Para Prajurit yang masih setia.” -Juliana Juliet Ni
“Benar, Hanya kita berdua saja yang ada disini.” -Liones Wild
Liones Wild tidak mempunyai keinginan, karena impiannya sudah ada didepannya. Impiannya tersebut ialah menjadi seorang Jenderal yang dapat memimpin Seluruh Pasukan Iblis dan dapat meraih kemenangan.
__ADS_1
Dan Liones Wild yang berdiri disampingnya Sang Penguasa barunya, dia harus selalu mengawasi karena dia tidak ingin ada kesalahan di era baru tersebut.