[ZEROLINE] ZERO DIMENSION

[ZEROLINE] ZERO DIMENSION
Chapter 46


__ADS_3

Setelah mendengar panggilan kode tersebut, Hans Seven, Delta Terra dan Draking keluar dari tempat pembicaraan mereka dan berjanji merahasiakan pembicaraan tersebut.


Dan diantara mereka bertiga hanya Hans Seven berlari sangat kencang dan cepat, sepertinya dia merasa kalau panggilan tersebut membuatnya aneh.


Kapten Kera melihat Hans Seven berlari ke arahnya dengan sangat cepat, Kapten Kera langsung menyapanya.


“Tuan Hanz, tidak sangka kamu akan keluar.” -Kapten Kera


Hans Seven langsung menepuk pundak Kapten Kera dan mengatakan sesuatu kepadanya.


“Hai, dimana kamu mendapatkan panggilan tersebut?” -Hans Seven


Hans Seven tampak sangat marah kepada orang yang menyebutkan kode tersebut.


“Aku mendapatkannya dari Sang Pahlawan Manusia.” -Kapten Kera


Kapten Kera sangat ketakutan melihat wajah Hans Seven yang terlihat marah kepadanya.


“Aku ingin kamu melupakan hal tersebut, karena itu tidak baik untukmu. Dan jangan disuruh oleh Celion untuk menggunakan hal itu lagi.” -Hans Seven


Hans Seven sangat marah dan memperingatkan Kapten Kera untuk tidak menggunakan panggilan tersebut.


“Baik, Tuan. Tapi bagaimana saya akan bisa memanggil tuan selanjutnya?” -Kapten Kera


Kapten Kera bertanya jika dia tidak menggunakan panggilan tersebut, jadi dia harus menggunakan panggilan apa untuk kedepannya.


“Pakai kode yang biasanya kalian pakai, loh. “ -Hans Seven


Hans Seven menyuruh Kapten Kera untuk menggunakan kode yang biasanya dipakai oleh mereka Para Pasukan Manusia dan Grup Pahlawan.


“Bukankah setahu kami, kalian berdua tidak menghafal atau mengingat kode tersebut karena kalian masih baru.” -Kapten Kera


Kapten Kera agak bingung karena dia masih berpikir kalau mereka berdua tidak bisa menghafal kode yang susah tersebut.


“Itu dulu sekarang aku sudah menghafal kode tersebut, walaupun lidahku agak terlilit ketika mengucap kode tersebut.” -Hans Seven

__ADS_1


Hans Seven mengatakan kalau dia sudah menghafal walaupun setiap dia mengucapkan kode tersebut, lidahnya terlilit.


Draking yang hanya memperhatikan pembicaraan mereka, dan dia sangat penasaran. Maka dia mendekati mereka berdua.


“Hai, kalian sedang membicarakan apa? Bolehkah aku ikut juga?” -Draking


Draking berkata dengan ramahnya kepada mereka berdua.


Hans Seven melihat keramahan tersebut, dia mencurigai ada sesuatu yang pasti diinginkan oleh Draking terhadap mereka.


“Mau apa kau ke sini, Draking?!” -Hans Seven


Hans Seven terlihat kesal, ketika Draking menghampirinya.


“Wah-wah... Janganlah marah, aku hanya ingin bergabung dengan kalian saja.” -Draking


Draking agak terkejut dengan perkataan Hans Seven kepadanya, dia hanya ingin bergabung dalam pembicaraan mereka berdua saja.


“Aku tahu siasat kau, Draking. Pasti kau ingin mendapatkan sesuatu dari kami, benarkan.” -Hans Seven


“Jika iya, kenapa?” -Draking


Sepertinya Draking masih mengucap perkataan jujur.


Hans Seven mulai berbisik pada Kapten Kera dan berbisik kepadanya untuk tidak mengucap kode atau panggilan tersebut dan tidak boleh diketahui oleh Draking.


“Kapten, kau harus menjaga rahasia ini dari orang itu. Masalahnya, jika rahasia ini diketahui olehnya, maka dia bisa saja menggunakannya sebagai senjatanya.” -Hans Seven


Hans Seven meminta Kapten Kera untuk merahasiakan pembicaraan mereka berdua dan tidak boleh diketahui oleh Draking.


“Baiklah, Tuan. Aku tidak akan memberikan rahasia ini kepada orang yang hampir merusak kerajaan kita.” -Kapten Kera


Kapten Kera berjanji untuk merahasiakan pembicaraan mereka dari Draking.


“Janganlah berbisik-bisik seperti itu, aku tidak mendengar perkataan apa yang kalian bicarakan?” -Draking

__ADS_1


Draking sangat penasaran dan ingin mengetahui pembicaraan yang mereka lakukan itu.


“Draking, kamu itu tidak boleh memaksa orang lain.” -Delta Terra


Delta Terra menegur Draking yang ingin mengetahui rahasia seseorang.


“Sih... Baiklah, pasti rahasia itu tidak berguna dan tidak bermanfaat juga. Aku tidak akan menginginkan lagi.” -Draking


Draking cemburu, dan dia tidak mengingin rahasia itu. Tapi didalam pikirannya, dia akan selalu berusaha mendapatkan rahasia didalam pembicaraan antara Hans Seven dan Kapten Kera.


Delta Terra langsung bertanya kepada Kapten Kera untuk mengetahui kenapa mereka dipanggil.


“Kapten, kenapa kamu memanggil kami dari kejauhan? Apakah ada sesuatu yang penting?” -Delta Terra


Delta Terra ingin tahu kenapa mereka bertiga dipanggil oleh Kapten Kera. Kapten Kera menjawab pertanyaan tersebut dan dia berkata.


“Sang Pahlawan dan Tuan Raksa sudah kembali, dan mereka sudah berada di tempat peristirahatan Pasukan Manusia. Mereka meminta saya untuk memanggil kalian semua.” -Kapten Kera


Kapten Kera memberitahu mereka bahwa Celion Demonstra dan Raksa Rewel telah kembali dari tempat medan pertempuran.


“Recca sudah kembali. Ayo kita harus kembali secepatnya.” -Hans Seven


Hans Seven tidak terlihat marah lagi, dia terlihat senang. Walaupun dihatinya ada sesuatu yang harus dibalas.


“Kenapa kamu sangat senang begitu? Apakah kamu menyukai Celion?” -Delta Terra


Delta Terra menanyakan hal itu, sebab dia melihat wajah aneh Hans Seven.


“Tidak, aku tidak mencintainya, dan aku cuma mengaguminya, karena dia adalah Pahlawan Abadi.” -Hans Seven


Hans Seven tidak mengatakan kalau dia mencintai Celion Demonstra, walaupun sebelumnya dia pernah menggodanya setelah itu dia malah tersambar petir.


“Baik-baik, kalian nanti mengurusi tentang itu. Kita dipanggil untuk menghadapnya, jadi ayo cepatlah.” -Draking


Mereka berempat lanjut berjalan menuju ke tempat peristirahatan tersembunyi untuk menemui Celion Demonstra yang katanya sudah berada di sana.

__ADS_1


__ADS_2