[ZEROLINE] ZERO DIMENSION

[ZEROLINE] ZERO DIMENSION
Chapter 65


__ADS_3

Dibalik semak-semak yang besar dan bersembunyi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Walaupun pada saat tertentu mereka akan menggunakan kesempatan itu untuk menyerang bagian kelemahan orang yang telah menghipnotis mereka.


“Factor, apa yang kamu katakan itu benarkan?” -Raksa Rewel


Raksa Rewel bertanya kepada Factor Nightmare yang sedang memperhatikan pertempuran dengan kedua matanya yang tajam.


“Benar, ada dua orang diatas langit sedang memperhatikan teman-teman kalian berdua.” -Factor Nightmare


Dengan menggunakan kedua matanya yang terkenal penglihatan yang sangat tajam dan dapat melihat sangat jauh. Factor Nightmare dapat mengawasi perkembangan pertempuran tersebut.


“ Dua orang yang diatas langit sedang melakukan apa terhadap Sang Pahlawan?” -Raksa Rewel


Raksa Rewel bertanya tentang kedua orang tersebut yang katanya sedang saling menatap dengan kedua temannya.


“Mereka tidak sedang apa-apa. Tapi aku tidak tahu satunya lagi kemana?” -Factor Nightmare


Tiba-tiba di penglihatan Factor Nightmare tidak melihat satu orang tadi dan hanya meninggalkan satu orang diatas langit.


“Apa maksud kamu?” -Raksa Rewel


“Aku juga tidak tahu. Tapi sepertinya dia sudah.....” -Factor Nightmare


Tiba-tiba dibelakang mereka berempat ada seseorang yang berdiri dan memperlihatkan wajahnya yang sangat kesal.


“Tidak disangka ada penguntit yang suka menguntit dan mengintip orang lain. Apakah kalian sedang menunggu untuk menyerang pada saat kami lemah?” -Tirta Yayan


Ternyata Tirta Yayan telah menemukan lokasi persembunyian mereka. Padahal jarak antara lokasi awal Tirta Yayan berada dengan lokasi mereka berempat lumayan jauh. Apalagi mereka sudah menyembunyikan aura sihir dan aura keberadaan mereka.


Mereka berempat terkejut dengan Tirta Yayan yang sudah ada dibelakang mereka. Dan itu membuat mereka agak ketakutan, sebab mereka belum persiapan yang matang untuk melawan orang yang lebih kuat dari mereka, seperti Tirta Yayan.


“Bagaimana kamu bisa mengetahui keberadaan kami disini?” -Factor Nightmare


Factor Nightmare bertanya bagaimana cara dia dapat mengetahui keberadaan mereka, padahal mereka berempat telah menghilangkan keberadaan dan aura mana sihir mereka.


“Bagaimana? Jika kamu ingin mengamati seseorang dari jauh, kamu pasti akan menggunakan penglihatan yang tajam dan jauh. Apalagi aku mempunyai kekuatan deteksi yang cukup besar, jadi aku tahu ada seseorang yang sedang mengamati aku dari jarak jauh.” -Tirta Yayan


Tirta Yayan mempunyai sebuah kemampuan yang dapat mengetahui keberadaan orang lain yang mengamatinya dari jarak jauh, dan sensor deteksi Tirta Yayan langsung mengetahui dimana keberadaan orang tersebut dalam beberapa saat.


“Dan aku kasih tahu kepada kalian, jika kalian ingin mengamati aku dari jauh sebaiknya jaraknya harus lebih dari 80 km. Mungkin itu hal yang tidak wajar bagi kalian, karena jarak penglihatan hanya bisa melihat sampai jarak 1 km doang.” -Tirta Yayan

__ADS_1


Tirta Yayan juga sedikit memberitahu tentang kemampuan mendeteksi seseorang dan kelemahannya juga. Akan tetapi kelemahan yang diberitahu olehnya itu tidak masuk akal. Karena tidak satupun makhluk hidup di Planet tersebut dapat melihat sejauh 80 kilometer.


Karena mereka sudah merasakan bahaya didepan matanya, mereka berempat langsung saja menyerang Tirta Yayan bersamaan. Walaupun jumlah mereka ada berempat, tetapi kekuatan mereka masih terlihat sangat jauh dibanding dengan Tirta Yayan.


Pertarungan antara mereka berempat melawan Tirta Yayan sungguh menegangkan, karena Untuk pertama kalinya empat orang dari duanl bangsa berbeda saling bekerjasama dan mengeluarkan kekuatan asli mereka.


Di pertarungan tersebut, Violan Ocean menggunakan kekuatan sihir pelindungnya untuk melindungi seluruh tubuhnya yang dinamainya Secret Deep. Kekuatan sihir itu juga dapat menambahkan kekuatannya sebesar lima kali lipat dari kekuatan aslinya dan juga menambah sebuah efek khusus ketika menyerang.


“Seorang putri kerajaan dari Planet Samudra kabur dan tinggal di dunia lemah seperti ini. Padahal sebagai seorang putri seharusnya menolong dan tetap tinggal di kerajaannya saja.” -Tirta Yayan


Tirta Yayan mengucapkan sebuah kalimat yang tidak dimengerti oleh mereka, masalahnya bahasa yang diucapkan olehnya bukan berasal dari bahasa Planet Rosemary. Akan tetapi Violan Ocean terlihat sangat bersungguh-sungguh dalam pertarungan tersebut dibandingkan yang lainnya.


“Tidak seperti kamu saja, Wanita Tua. Bukankah kamu selalu tidak ingin bertarung dengan sungguh-sungguh. Tapi saat ini kamu...” -Factor Nightmare


“Diamlah, burung Aneh!” -Violan Ocean


Violan Ocean tampak sangat marah dan kesal. Padahal Factor Nightmare hanya memujinya saja, karena Violan Ocean jarang sekali serius dalam pertarungan.


“Baiklah, aku juga akan bersungguh-sungguh.” -Factor Nightmare


Factor Nightmare menggunakan sebuah kekuatan sihir terlarangnya. Sama seperti Liones Wild, dia tidak akan terkena efek samping dari penggunaan kekuatan sihir terlarang tersebut. Tubuh dan sayapnya Factor Nightmare membesar dua kali lipat, dan juga kekuatan sihir didalam mengalir cepat dan bertambah besar.


Didalam pertarungan tersebut, Tirta Yayan hanya memperhatikan setiap gerakan yang akan menyerangnya. Setiap gerakan dari musuhnya akan ditangkis atau dihindarinya dengan mudah. Sampai saat ini dia belum akan menyerang mereka.


Didalam pikirannya, Raksa Rewel juga ikut bersemangat dalam bertarung sehingga dia ingin sekali menggunakan kekuatan sihir terlarangnya, akan tetapi dia tidak cukup yakin untuk menggunakannya karena efek samping yang sangat luar biasa tersebut.


Semakin lama mereka bertarung, semakin mereka kesusahan untuk mengalahkan musuhnya. Penyebab utamanya adalah kekuatan, dan selanjutnya ada dua orang yang tidak mengeluarkan kekuatan besar mereka karena ketakutan apa yang terjadi kepada mereka.


“Kalian sudah mulai kelelahan. Padahal barusan aku hanya bermain-main saja dan tidak terlalu serius melawan kalian. Aku berbeda dengan Juliana, aku tidak akan membunuh kalian semua tanpa alasan tertentu.” -Tirta Yayan


Factor Nightmare, dan Violan Ocean, mereka berdua yang menyerang terus menerus. Sedangkan Delta Terra hanya sebagai pelindung mereka dengan kekuatan sihir pelindungnya. Dan Raksa Rewel juga ikut bertarung akan tetapi tidak terlalu banyak karena dia hanya mengeluarkan kekuatan sihir dan menyembuhkan teman-temannya yang terluka.


Factor Nightmare memalingkan wajahnya ke Raksa Rewel dan Delta Terra, dan mengatakan sesuatu kepada mereka berdua.


“Bukankah, kalian memiliki sebuah kekuatan yang harusnya kalian keluarkan!” -Factor Nightmare


Factor Nightmare sudah tahu kalau Para Grup Pahlawan mempunyai kekuatan yang hampir sam seperti mereka.


“Jika kami adalah kalian, maka kami akan mengeluarkan seluruh tenaga dan kekuatan kami sampai habis. Tapi ini berbeda sekali! Dikarenakan kami ini adalah Bangsa Manusia, kami mempunyai efek samping saat menggunakan kekuatan tersebut.” -Raksa Rewel

__ADS_1


Raksa Rewel menjelaskan kepada mereka mengapa Raksa Rewel dan Delta Terra tidak bisa menggunakan kekuatan sihir terlarang mereka, karena ada sebuah efek samping yang dikhawatirkan oleh mereka berdua.


“Efek samping, itu hanyalah kerugian kecil yang kalian alami. Yang penting kita semua harus mengalahkan dia!” -Violan Ocean


Violan Ocean mengatakan hal tersebut, supaya Raksa Rewel dan Delta Terra tidak mengkhawatirkan efek samping yang terjadi kepada mereka.


*Ehm... Baiklah.” -Delta Terra


Delta Terra sudah berpikir untuk menggunakan kekuatan sihir terlarangnya tersebut, tapi dia juga tidak yakin dengan kekuatannya tersebut. Akan tetapi ketika diberi ucapan yang cukup enak, Delta Terra sedikit yakin.


“Apa kamu serius, Delta? Jika kamu menggunakan


kekuatan itu, kamu akan...” -Raksa Rewel


Raksa Rewel sedikit terkejut dengan keputusan yang diambil temannya itu.


“Untuk melindungi dunia ini, aku harus mengorbankan nyawa aku.” -Delta Terra


Keyakinan dan keputusan Delta Terra sudah bulat dan susah digoyahkan oleh Raksa Rewel. Raksa Rewel malah berpikir kalau sifat Delta Terra itu seperti seseorang yang dikenalnya.


“Kalian sudah selesai berbicara. Ayo, mulailah keseriusan kalian melawan aku.” -Tirta Yayan


Tirta Yayan sudah mulai bosan mendengarkan pembicaraan ditengah-tengah pertarungan yang sangat menyenangkan tersebut.


Raksa Rewel dan Delta Terra langsung menggunakan kekuatan sihir terlarang tersebut dan mereka juga meminta Makhluk Pra-Astral meminjamkan mereka sebuah kekuatan besar.


Makhluk Pra-Astral yang dimiliki oleh mereka berdua berbeda. Delta Terra memiliki Makhluk Pra-Astral seperti hewan yang mempunyai pelindung di sekujur tubuhnya. Sedangkan Raksa Rewel memiliki Makhluk Pra-Astral seperti Iblis seukurannya.


Permintaan mereka tersebut diizinkan oleh Makhluk Pra-Astral tersebut. Akan tetapi sebelum mereka akan menggunakan kekuatan sihir terlarang tersebut, mereka diperingati batas waktu pemakaian dan efek samping akan ditimbulkan.


Sedikit khawatir dihatinya Raksa Rewel untuk menggunakan kekuatan sihir terlarang, tapi dia harus menggunakannya untuk sekali. Dan lalu dia berkata kepada Makhluk Pra-Astral miliknya untuk menjaga jiwanya.


“Bisakah kamu menjaga jiwaku selama aku terkena efek samping tersebut.” -Raksa Rewel


Makhluk Pra-Astral itu setuju akan menjaga jiwanya Raksa Rewel ketika dia terkena efek samping. Itu sudah menjadi tugas Makhluk Pra-Astral untuk menjaga jiwa dan tubuh peminjam kekuatan mereka.


Sebaliknya Delta Terra tidak berbicara dengan Makhluk Pra-Astral miliknya, dan dia langsung pergi dan menuju ke tempat pertarungan dengan tatapannya yang sangat serius.


Tirta Yayan sedikit merasakan sebuah kekuatan yang besar yang berasal dari kedua orang tersebut, dia tersenyum dan berkata kepada mereka.

__ADS_1


“Jadi kalian sudah mulai serius, kalau begitu tunjukan kepada aku kekuatan kalian itu.” -Tirta Yayan


__ADS_2