![[ZEROLINE] ZERO DIMENSION](https://asset.asean.biz.id/-zeroline--zero-dimension.webp)
Draking telah memindahkan Seluruh Grup Pahlawan beserta dirinya ke sebuah tempat pelatihan bagi Pasukan Bangsa Manusia. Tempat latihan itu sangat berguna untuk melatih kekuatan pasukan yang dimiliki oleh Bangsa Manusia. Tempat itu juga merupakan salah satu markas yang dipunyai oleh Pasukan Bangsa Manusia.
“Daripada bertengkar terus-menerus, bagaimana kalian membuktikan kalau kalian bisa mengalahkan aku?” -Draking
Para Grup Pahlawan langsung sadar, mereka tidak menyadari kalau mereka sudah ada di tempat pelatihan Pasukan Bangsa Manusia.
“Heh... Kenapa kita bisa ada disini? Bukankah kita ada di Ruangan Singgasana.” -Recca Celestial
Recca Celestial terkejut karena dalam sekejap mereka tiba-tiba dipindahkan ke tempat pelatihan dari Ruangan Singgasana.
“Aku baru saja memindahkan kalian.” -Draking
Draking menjawab kegelisahan itu.
“Sebentar, bagaimana cara kamu memindahkan kami dalam sekejap? Padahal aku dan Raksa saja harus membutuhkan waktu paling lama lima detik dan juga memerlukan mana sihir banyak untuk menggunakan kekuatan teleportasi.” -Recca Celestial
Recca Celestial agak terkejut dan dia juga tidak yakin bisa memindahkan apapun itu dalam sekejap waktu.
“Ketika aku menggunakan kekuatan teleportasi ini, aku tidak perlu kekuatanku, karena kekuatan itu adalah salah satu dari kekuatan leluhurku. Jadi aku tidak perlu menggunakan kekuatanku. Walaupun hanya sedikit dari kami yang bisa menggunakannya.” -Draking
Sebenarnya dalam pikirannya,. Draking bisa saja menggunakan kekuatan Mytic dari Energi kehidupannya. Akan tetapi dia tidak ingin membuang-buang Energi kehidupannya. Jadi dia menggunakan sebuah konsep Teleportasi dari leluhurnya.
Setelah dijelaskan oleh Draking tentang teleportasi miliknya itu. Semuanya langsung iri karena mereka hanya mengerti kalau itu adalah kekuatan turun-temurun. Jadi tidak perlu pengeluaran besar yang akan dilakukan.
“Baik, sekarang apakah bisa kita melakukan pertempuran antara aku dengan kalian berlima?” -Draking
Draking ingin melakukan sebuah pertarungan antara dia dengan Grup Pahlawan. Pertarungan itu akan menjadi sebuah latihan tempur untuk melihat kualitas tempur yang dimiliki oleh Grup Pahlawan.
“Jika kami menang, apa yang kami dapatkan?” -Recca Celestial
Recca Celestial ingin memastikan. Pertarungan tanpa mendapatkan apapun, dia akan tidak semangat.
“Ehm... Setelah kalian.” -Draking
Draking tidak ingin repot-repot. Jadi dia akan mengabulkan apapun untuk mereka yang bisa mengalahkannya.
“Kamu yakin, Draking.” -Recca Celestial
Recca Celestial ingin memastikan.
“Benar, Setelah kalian mau apa saja. Terpenting kalian bisakah mengalahkan aku.” -Draking
Perkataan Draking itu tidak main-main, dia serius.
“Kalau begitu, aku mau ratusan daging panggang, tidak daging panggang selamanya.” -Celion Demonstra
__ADS_1
Karena dia tiba-tiba berpikiran tentang makanan dan juga sedang kelaparan, Celion Demonstra ingin daging untuk seumur hidupnya.
“Celion, bisakah kamu tiba-tiba memikirkan sebuah makanan.” -Recca Celestial
Recca Celestial memarahi Celion Demonstra yang hanya memikirkan makanan saja.
Grup Pahlawan mulai bersiap-siap untuk melakukan pertarungan dengan Draking. Persiapan mereka harus matang, karena mereka sebelumnya pernah melihat kekuatan dari Draking.
Oleh karena itu, Persiapan yang mereka lakukan sebelum pertarungan mereka dengan Draking harus benar-benar matang dan sempurna.
Sementara itu, Draking sudah menyiapkan ribuan rencana di kepalanya. Karena dia yang membawa pertarungan itu, jadi dia harus sudah mendapatkan sebuah rencana mengalahkan Grup Pahlawan. Walaupun dengan sombongnya, Draking bisa mengalahkan mereka tanpa rencana apapun.
Dan sepertinya secara tidak sengaja, semua prajurit yang berada di sana ingin melihat pertarungan tersebut. Mereka semua menyemangati Mereka Para Grup Pahlawan.
Grup Pahlawan sudah selesai diskusi, dan rencana mengalahkan Draking akan sesuai rencana yang telah disusun.
Mereka bersiap-siap. Celion Demonstra mengeluarkan Pedang Rosalia dan menggunakan Sihir Cahaya yang digunakan untuk menyelimuti dirinya dan Pedang Rosalia.
Delta Terra langsung mempersiapkan dua perisainya, yaitu Perisai Suci dan Perisai Lempeng.
Hans Seven mengeluarkan semua kemampuannya untuk mengalahkan Draking dan sekaligus membalas dendam atas kejadian sebelumnya.
Raksa Rewel akan meningkatkan statistik kemampuan mereka sampai tingkat maksimal.
Dan terakhir Recca Celestial akan bersiap menyerang dengan menggunakan kekuatan sihir penuhnya.
“Mana ada orang yang ingin mengalahkanku dengan setengah kekuatan mereka. Biarkan aku melihat kekuatan jati diri kalian yang berasal dari emosi kalian.” -Draking
Ucapan Draking tidak dimengerti oleh Grup Pahlawan, dan mereka juga membalas kalau mereka sudah mengeluarkan kekuatan penuh mereka.
“Apa yang kamu katakan, Draking? Kami ini sudah mengeluarkan seluruh kekuatan kami dan tidak ada tersisa dari kami lagi.” -Recca Celestial
Recca Celestial membalas ucapan Draking itu. Dia berkata kalau Grup Pahlawan sudah mengeluarkan seluruh kekuatan sihir mereka sampai tidak tersisa.
“Apakah kekuatan kami ini belum cukup untuk mengalahkan kamu? Kalau begitu, lihatlah sendiri.” -Hans Seven
Hans Seven juga membalas ucapan Draking itu. Dan dia akan memperlihatkan kekuatannya kepada Draking.
“Jika kalian berkata seperti itu, maka aku akan memperlihatkan namanya kekuatan sepenuhnya. Hahaha...!” -Draking
Tiba-tiba Draking langsung mengeluarkan kekuatannya sepenuhnya. Seluruh kekuatan yang dikeluarkan oleh Draking langsung membuat langit yang cerah menjadi langit buruk yang ditutupi oleh awan gelap. Tidak hanya langit menjadi gelap, ada gempa besar yang terjadi di seluruh dunia.
Dampak perubahan Draking langsung terjadi di seluruh dunia sampai Juliana Juliet Ni yang berada di Wilayah Bangsa Iblis dapat merasakan dan dia merasa kalau Draking sudah serius.
Akan tetapi Draking hanya mengeluarkan seluruh kekuatannya untuk sementara saja atau beberapa detik.
__ADS_1
Dia mengeluarkan seluruh kekuatannya sampai Planet Rosemary bergetar, karena dia ingin memperlihatkan apa arti kekuatan sebenarnya. Walaupun itu belum sepenuhnya dipikirkannya.
“Jadi kalian sudah tahu apa arti kekuatan sebenarnya yang sudah aku lihatlah barusan.” -Draking
Semua orang yang di sekitar Draking, mereka tidak dapat menjawab maupun berbicara satu katapun. Dikarenakan mereka telah melihat sebuah kekuatan yang seharusnya mereka tidak harus lihat. Terutama Para Grup Pahlawan yang langsung menyerah, ketika sudah melihat kekuatan besar yang dimiliki oleh Draking.
“Hah... Menyedihkan sekali. Bukannya kalian tadi sangat semangat untuk mengalahkan aku, dan kita sudah membuat kesepakatan kecil itu.” -Draking
Tanpa melihat sekelilingnya, Draking sudah mengetahui kalau dia tidak boleh mengeluarkan kekuatan penuhnya. Walaupun itu hanya kekuatan dari wujudnya Sekar pikirnya.
“Baiklah, aku akan membantu kalian menjadi lebih kuat seperti aku tadi. Walaupun tidak sekuat aku. Jadi apakah kalian mau? Jika tidak, tidak apa-apa, sih... Tapi kalian akan menyesal dan rugi, loh...” -Draking
Draking mengulurkan tangannya dengan maksud menolong Para Grup Pahlawan dan membantu mereka menjadi seorang lebih kuat daripada sebelumnya.
“Aku tidak yakin kalau aku sekuat dirimu, Pria Aneh. Akan tetapi, aku juga ingin menambah kekuatan sihir aku miliki.” -Celion Demonstra
Celion Demonstra tidak percaya diri kalau dia bisa mengatasi batas kekuatan sihir dimilikinya sekarang, tetapi dia ingin menjadi kekuatan sihir lebih kuat.
“Jadi kamu akan menyerah saja dan kamu membiarkan dirimu tertindas oleh tanah Planet ini.” -Draking
Perkataan Draking itu tidak bisa membuat mereka sadar, karena perkataan Draking itu sama sekali tidak dimengerti oleh mereka.
“Sepertinya kamu ingin merendahkan kami, ya... Walaupun perkataan kamu itu tidak sama sekali dimengerti, tetapi aku tahu kamu ingin kami bangkit. Benarkah, Draking” -Recca Celestial
Recca Celestial tahu maksud dari perkataan itu, walaupun dia tidak mengerti perkataan barusan.
“Oh... Sekarang aku mulai mengerti. Terimakasih... Akan tetapi, sekarang Hans Seven...” -Raksa Rewel
Tiba-tiba dari belakang Hans Seven muncul dan akan mulai menyerang Draking dengan senjatanya itu yaitu sebuah senjata kecil tapi runcing disebut Cakram Tiga.
Akan tetapi serangan dari belakang itu tidak akan pernah terpengaruh oleh Draking. Draking sudah sadar dari tadi, dan tidak menghindari serangan itu.
Draking tidak menghindari serangan itu, tetapi dia membuat pergerakan Hans Seven berhenti dengan menggunakan kekuatan Mytic [Pengendali Waktu]. Sebuah kekuatan yang dapat menghentikan waktu seseorang ataupun benda-benda disekitarnya.
“Hah...Hah... Kalian membuat aku mengantuk.” -Draking
Pertarungan itu tidak membawa Draking merasa semangat lagi, dan malah membuatnya merasa ngantuk dan ingin tidur. Lalu Draking membuat sebuah kesepakatan lagi.
“Ini adalah kesepakatan baru. Jika kalian membuat aku semangat, aku tidak akan menghancurkan dunia ini dengan kekuatan yang sudah diperlihatkan tadi. Tetapi sebaliknya, Jika kalian membuat aku sangat ngantuk dan ingin tertidur, maka dunia ini akan...” -Draking
“Hancur....” -Celion Demonstra
Kesepakatan itu membuat Para Grup Pahlawan merinding karena mereka teringat dengan kekuatan yang dikeluarkan oleh Draking sebelumnya.
Akan tetapi mereka juga harus semangat untuk menyelamatkan planet mereka, karena planet ini adalah planet mereka.
__ADS_1
Sambil menunggu, Draking melepas kekuatan Mytic [Pengendali Waktu] yang menahan Hans Seven. Akhirnya Hans Seven terlepas dan terjatuh ke tanah, karena dia tadi ada di atas langit.
Setelah melepas kekuatannya itu, Draking memindahkan beberapa buah-buahan yang terdekat darinya untuk dia makan sambil menunggu. Dan lalu Draking memakan satu persatu buah-buahan segar di atas langit.