![[ZEROLINE] ZERO DIMENSION](https://asset.asean.biz.id/-zeroline--zero-dimension.webp)
...CHAPTER 80...
...[ Kunjungan & Pembicaraan ]...
Akhirnya mereka telah masuk kedalam Istana Raja Manusia dan juga telah berada disebuah Ruangan tunggu untuk Para tamu Raja Manusia. Ruangan itu dipenuhi oleh hiasan yang indah dan memukau mata.
“Boleh juga, hiasan yang dipajang oleh mereka.” -Juliana Juliet Ni
Juliana Juliet Ni takjub dengan hiasan-hiasan yang dipajang di Ruangan tunggu tersebut.
“Ini berbeda dengan Ruangan di Istana Raja Iblis.” -Juliana Juliet Ni
Juliana Juliet Ni membandingkan hiasan yang dipajang di dinding Istana Raja Manusia sangat bagus daripada Istana Raja Iblis.
“Eh... Istana kami lebih bagus daripada Istana ini. Kami lebih megah daripada mereka.” -Necromantre
Necromantre tidak terima kalau Istana Raja Iblis dibandingkan dengan Istana Raja Manusia.
“Tapi kalian tidak terlalu pintar mengolah sumber daya alam di wilayah kalian. Dan di Istana Raja Iblis hanya ada sedikit hiasan yang mewah.” -Juliana Juliet Ni
Juliana Juliet Ni pernah melihat hampir seisi ruangan di Istana Raja Iblis dan dia sedikit menemukan benda-benda yang berkilauan dan sebagian besarnya adalah benda-benda tempur.
Pintu terbuka dan lalu Sang Raja Manusia masuk ke ruangan tamu dan menyambut mereka semua yang sudah menunggu lama kehadirannya.
“Wah, selamat datang! Aku tidak percaya kalau ada orang-orang penting datang ke sini.” -Arcuft Joniur
Arcuft Joniur sangat senang dengan kedatangan tamu-tamu penting itu, dia juga sudah tahu tentang kedatangan tamu-tamu tersebut.
“Kami juga telah senang dengan penyambutan ini.” -Juliana Juliet Ni
Juliana Juliet Ni membalas perkataan Arcuft Joniur dan dia juga merasa senang.
“Apakah kalian tidak membawa pasukan besar saja?” -Arcuft Joniur
Arcuft Joniur tidak melihat Pasukan yang besar dan dia hanya melihat mereka membawa pasukan sangat sedikit.
“Jika kami membawa pasukan besar, itu hanya membuat masalah lagi dan akan membawa sebuah pertempuran lagi. Kita semua tidak ingin bertarung lagi.” -Juliana Juliet Ni
“Sepertinya kamu memiliki pikiran yang sangat hebat, ya. Kamu tahu kalau membawa sejumlah pasukan yang besar akan membawa bencana terhadap kedua pihak.” -Arcuft Joniur
Arcuft Joniur sangat kagum dengan jawaban yang diberikan oleh perwakilan Bangsa Iblis.
“Dan juga kami datang pada Malam hari, dan kedatangan kami pada Malam hari tidak akan membuat kerusuhan pada masyarakat bangsa manusia.” -Juliana Juliet Ni
Dan lalu Arcuft Joniur bertanya siapa nama perwakilan dari Bangsa Iblis.
__ADS_1
“Jadi siapa nama kalian semua? Aku hanya tahu dua orang bodoh itu saja, Sang Pengguna Kegelapan Necromantre dan Sang Pemimpin Keras kepala Liones Wild.” -Arcuft Joniur
Arcuft Joniur sudah mengetahui nama kedua jenderal itu. Dikarenakan Liones Wild pernah bertemu dengannya saat dia masih muda. Dan saat itu mereka berdua masih menjadi prajurit
“Dia tahu pasti ada mata-mata Bangsa Manusia disekitar Wilayah Iblis. Jadi dia pasti mengetahuinya.” -Liones Wild
Menurut Liones Wild, dia mengetahui dari mata-mata bangsa manusia.
“Salah besar!” -Arcuft Joniur
Jawaban dari Liones Wild itu salah dan yang sebenarnya yaitu.
“Aku masih ingat kalian berdua itu adalah kedua prajurit biasa saja. Dulu kamu adalah orang yang paling lemah, tetapi memiliki tekad untuk menjadi kuat dari yang lain. Sedangkan kamu ingin menjadi lebih hebat dan kuat, tetapi kamu menjadi seorang yang paling diandalkan untuk membuat rencana atau strategi.” -Arcuft Joniur
Mendengar perkataan tersebut, mereka berdua terkejut dan tidak ada satupun orang yang mengetahui tentang masa lalu mereka itu.
“Hi, bagaimana kamu mengetahui tentang itu? Padahal aku saja sendiri tidak pernah menceritakan tentang itu kepada orang lain.” -Liones Wild
Liones Wild bertanya bagaimana cara Arcuft Joniur mengetahui tentang masa lalunya, padahal dia belum pernah mengatakan atau menceritakan kepada siapapun.
“Itu hal yang cukup mudah dijawab. Dulu aku adalah orang yang memimpin di garis depan dan setiap pertempuran aku pasti melihat kalian berdua. Dan juga dulu hutan yang lebat di wilayah iblis itu adalah tempat aku berlatih, makanya aku mengetahui kamu berlatih di sana.” -Arcuft Joniur
Arcuft Joniur menceritakan tentang dirinya yang pernah menjadi seorang pemimpin di garis depan dan pernah melihat pelatihan yang dilakukan oleh Liones Wild didalam hutan.
“Baiklah, sudah cukup untuk membahas masa lalunya. Kami datang ke sini untuk melepaskan teman-teman kami dan juga mengambil kembali Kapal Angkasa kami.” -Juliana Juliet Ni
“Apa itu Kapal Angkasa? Apakah itu Kapal yang sangat besar dan megah?” -Arcuft Joniur
Semasa hidupnya dia belum mengetahui apa itu Kapal Angkasa dan dia juga belum diberitahu oleh bawahannya tentang Kapal Angkasa yang ada di Kerajaan Manusia.
“Benar, kapal itu besar dan megah dan juga Kapal yang aku maksud adalah kapal yang dibawa oleh salah satu dari Grup Pahlawan kamu itu.” -Juliana Juliet Ni
Karena tidak mengerti, Arcuft Joniur memanggil salah satu pelayan setianya untuk menjelaskan apa yang dikatakan oleh Juliana Juliet Ni.
Dan setelah berbisik-bisik dengan pelayan setianya itu, dia baru mengetahui kalau ada kendaraan terbang ada di Kerajaan Manusia dan sedang diperiksa oleh beberapa peneliti.
“Maaf, aku baru saja diberitahu. Dan aku akan membalikkan lagi kendaraan terbang itu.” -Arcuft Joniur
Arcuft Joniur sudah mengerti dan dia harus segera membalikkan kepada pemiliknya.
“Baiklah, aku harap Kapal Angkasa milik kami tidak merusak perkembangan peradaban kalian miliki. Masalahnya jika ada suatu dari luar dan masih jauh dari peradaban kalian, maka itu akan membuat kehancuran.” -Juliana Juliet Ni
Mendengar penjelasan yang dapat merusak peradaban di dunia itu. Alat pemindah yang didalam saku bajunya, dia segera mengeluarkannya dan memberikan kepada Juliana Juliet Ni.
“Terima ini. Terimakasih telah menyadarkan aku.” -Arcuft Joniur
__ADS_1
Arcuft Joniur baru sadar kalau alat sekecil itu saja dapat bisa menghancurkan peradabannya yang masih berkembang.
“Dan semuanya tolong keluarkan teman-teman mereka yang ada didalam surat ini.” -Arcuft Joniur.
Arcuft Joniur meminta salah satu pelayan setianya untuk memberikan surat itu kepada penjaga penjara agar membebaskan teman-temannya Juliana Juliet Ni.
Setelah mendapatkan surat itu, Para Penjaga langsung membawa tahanan yang dikalahkan di pertempuran lima hari yang lalu dan hanya tahanan yang ada didalam surat itu saja yang harus dibawa.
Jumlah tahanan yang dibawa itu hanya pasukan Tirta Yayan, Tirta Yayan dan Kedua Jenderal Iblis Neraka tersebut saja. Dan sisanya tidak akan dilepaskan.
Tirta Yayan yang melihat Juliana Juliet Ni, dia langsung berlari menujunya dan kemudian menamparnya dengan keras.
“Kenapa Nyonya Tirta? Bukankah aku sudah lepaskan kamu dan kenapa kamu menampar pipi aku?” -Juliana Juliet Ni
Hal sama dilakukan oleh Violan Ocean, dia tidak menampar kedua temannya, tetapi dia memukul dr keras bagian perut mereka.
“Darimana kamu saja selama ini? Kalian tidak pernah membantu kami di pertempuran itu!” -Violan Ocean
Violan Ocean sangat marah karena temannya itu tidak bertempur di pertempuran lima hari yang lalu.
“Aku tidak tahu kalau kamu mempunyai kekuatan sebesar ini.” -Liones Wild
Liones Wild terkejut dan tidak tahu kalau pukulan dari Violan Ocean dapat membuatnya jatuh dan merasa sangat kesakitan.
“Diam!” -Violan Ocean
Sekali lagi, Violan Ocean menendang kepalanya Liones Wild dengan keras sampai Liones Wild terjatuh ke lantai.
Dan lalu Juliana Juliet Ni dan Tirta Yayan diantarkan ke tempat Kapal Angkasa Tirta Yayan ditempatkan. Tempatnya berada dibawah Istana Raja Manusia, dan itu ternyata ada disamping Penjara.
Setelah sampai di tempat tersebut, Juliana Juliet Ni meminta Arcuft Joniur untuk menghentikan penelitian Kapal Angkasa Tirta Yayan.
“Sekarang aku mau kamu menghentikan penelitian ini dan juga sesuai dengan janji kamu kembalikan Kapal Angkasa kami.” -Juliana Juliet Ni
“Tenang!” -Arcuft Joniur
Arcuft Joniur pergi dan memanggil seluruh peneliti yang sedang meneliti Kapal Angkasa tersebut. Dan lalu dia menyuruh untuk menghentikan penelitian tersebut. Akan tetapi banyak yang menentang perintahnya. Dikarenakan penelitian tersebut dianggap menjadi perubahan besar di dunia itu.
Para Peneliti itu tidak ingin mengembalikan Kapal Angkasa tersebut, sebelum mereka selesai melakukan penelitian. Dan mereka ingin mendapatkan sesuatu yang dapat merubah peradaban dunia mereka.
Akan tetapi Arcuft Joniur sebagai Raja Manusia, dia harus keras dan memberikan alasan sesungguhnya. Dan juga dia tidak lupa mengatakan kepada mereka betapa bahayanya sebuah pengetahuan yang tidak ketahui.
Dan lalu Para Peneliti setuju dan mereka memberikan kepada Tirta Yayan. Tirta Yayan sangat terimakasih banyak dan juga dia ingin membawa salah satu peneliti yang ikut dengannya.
Pagi pun tiba. Seluruh Pasukan Iblis tersebut telah kembali kedalam Wilayah Iblis dan juga mereka telah membawa dua orang jenderal Iblis Neraka yang sebelumnya ditahan di Kerajaan Manusia.
__ADS_1
Dan Kedatangan mereka disambut oleh Necromantre dan Pasukan lain di Wilayah Iblis. Dan disana juga Violan Ocean memukul temannya itu sekeras mungkin.