![[ZEROLINE] ZERO DIMENSION](https://asset.asean.biz.id/-zeroline--zero-dimension.webp)
Celion Demonstra dan Raksa Rewel akan bersiap-siap kembali ke tempat Pasukan Manusia dengan menggunakan kekuatan sihir [Pelacak Mana] untuk melacak aura sihir salah satu dari Grup Pahlawan. Tetapi Raksa Rewel tiba-tiba berpikiran.
Tiba-tiba Raksa Rewel berpikir bagaimana kalau mereka menggunakan kekuatan sihir [Pelacak Mana] untuk menemukan Recca Celestial.
“Celion, apakah kita bisa melacak aura sihir milik Recca dengan begitu kita dapat mudah mencarinya?” -Raksa Rewel
Raksa Rewel tidak berpikir mengenai hal tersebut, tetapi jawaban dari Celion Demonstra membuatnya tidak terlalu senang lagi.
“Melacak aura sihir orang yang telah rusak akibat dari sihir terlarang itu tidaklah mudah. Kita harus mengetahui apa yang mengendalikan kekuatan tersebut, apakah dia adalah Recca atau orang lain. Dan juga jika orang itu pingsan atau dalam keadaan tidak sadar, selain tidur mereka tidak dapat dilacak dengan menggunakan sihir pelacak.” -Celion Demonstra
Penjelasan Celion Demonstra kenapa mereka tidak bisa melacak Recca Celestial karena hal yang berhubungan dengan kesadaran orang tersebut.
“Kalau begitu apakah kita bisa menggunakan sihir pelacak yang lain, kemungkinan kita bisa menemukan Recca dengan cara sama, tetapi dalam bentuk lain?” -Raksa Rewel
Raksa Rewel mengatakan bahwa apakah dia bisa menggunakan kekuatan sihir Pelacak yang lain untuk menemukan Recca Celestial, tetapi jawaban Celion Demonstra masih tetap sama.
“Kamu tahu ada beberapa jenis sihir pelacak, dan diantara sihir pelacak tersebut ada yang harus mengetahui sifat dari aura mana sihir seseorang atau target, dan mana sihir itu akan lemah jika target tersebut dalam keadaan lemah juga. Tapi ada yang bersifat berbeda, tetapi cara penggunaannya berbeda, yaitu sihir pelacak area dan sihir pelacak penghubung.” -Celion Demonstra
Celion Demonstra menjelaskan tentang kekuatan sihir Pelacak dan penggunaannya juga.
“Mungkin kita bisa menggunakan sihir pelacak area untuk menemukan Recca.” -Raksa Rewel.
Raksa Rewel menyarankan menggunakan kekuatan sihir pelacak yang bersifat area, karena menurutnya dengan cara itu mereka bisa menemukan Recca Celestial dengan sangat cepat.
“Sihir Pelacak Area itu sama saja dengan mengeluarkan insting kita, tetapi sihir pelacak itu lumayan bagus. Akan tetapi, bukankah setiap saat aku menggunakan sihir pelacak area atau instingku dan aku malah di sekitar sini aku tidak merasa ada kehadiran aura sihir milik Recca Celestial atau keberadaannya sama sekali.” -Celion Demonstra
Celion Demonstra mengatakan kalau dia sudah setiap saat menggunakan kekuatan sihir tersebut, tetapi pada saat ini dia tidak merasakan apapun.
Celion Demonstra yang tidak ingin berlama-lama lagi ditempat seperti itu, dia ingin Raksa Rewel cepat menggunakan kekuatan sihir Teleportasi untuk berpindah tempat.
“Sudah cukup untuk masalah ini, kita akan meminta tolong kepada Draking saja. Jadi bisakah kamu mengaktifkan sihir Teleportasi milikmu secepatnya.” -Celion Demonstra
__ADS_1
Raksa Rewel langsung mengaktifkan kekuatan sihir [Teleportasi] miliknya, tetapi dia bingung kenapa harus meminta tolong kepada Draking, orang yang telah membuat mereka kesusahan.
“Celion, kenapa kita meminta tolong kepada Draking? Bukankah dia sudah mempermainkan kita?” -Raksa Rewel
Raksa Rewel bingung kenapa harus meminta tolong kepada Draking.
“Nanti kamu tahu, lah.” -Celion Demonstra
Dengan merapal mantra sihir Teleportasi, Raksa Rewel langsung memindahkan mereka berdua langsung ke tuju tempat Delta Terra berada. Tidak ada kegagalan dalam pemindahan tersebut.
Sesampainya di tempat yang dituju, mereka tidak berada didekat Delta Terra, tetapi mereka berada didekat luar gerbang besar Kastil Kerajaan Raja Iblis.
“Woi, Raksa, Bukankah kamu memindahkan kita ke tempatnya Delta Terra. Tapi sepertinya kamu salah koordinasi.” -Celion Demonstra
Celion Demonstra kecewa karena Raksa Rewel memindahkan mereka berdua tidak sangat tepat.
“Tunggu, ini bukan salahku. Aku hanya mendeteksi Aura Sihir Delta saja, tetapi aku tidak sengaja memindahkan kita ke tempatnya terakhir. Jadi ini bukanlah kesalahan.” -Raksa Rewel
“Baiklah, tidak apa-apa. Sekarang kita sudah hampir sampai di gerbang Kastil Kerajaan Raja Iblis, tetapi sebelumnya kita harus mencari keberadaan Pasukan Manusia dahulu, dan meminta bantuan kepada Draking.” -Celion Demonstra
Celion Demonstra memaafkan hal tersebut, dan dia ingin cepat mencari keberadaan Pasukan Manusia.
“Jika kita ingin mengetahui keberadaan Pasukan kita, biasanya mereka akan membuat sebuah peristirahatan yang tersembunyi untuk menunggu kita. Jadi seperti biasanya kita harus memberikan kode kepada mereka.” -Raksa Rewel
Raksa Rewel tidak terlalu memikirkan dan tidak ingin mencari Pasukan Manusia, karena mereka harus menggunakan kode kepada Pasukan.
“Raksa, apakah kode yang harus diberikan itu seperti biasanya?” -Celion Demonstra
Celion Demonstra agak bingung sebab dia harus menggunakan kode apa untuk memberikan posisi mereka kepada Pasukan Manusia.
“Memang ada apa? Apakah kode itu diubah lagi?”-Raksa Rewel
__ADS_1
Raksa Rewel juga tidak tahu kalau kode yang harus diberikan itu sudah diubah.
“Ehm... Mungkin mereka mengubah kode tersebut, tetapi kode yang kita berikan kepada mereka sepertinya sama seperti dulu.” -Celion Demonstra
Celion Demonstra juga berpikir kalau kode untuk mereka Para Grup Pahlawan tidak akan diubah-ubah dan tetap sama.
“Kalau begitu kita coba saja terlebih dahulu. Jika tidak berhasil, maka kita akan mundur beberapa langkah dan berteriak.” -Raksa Rewel
Raksa Rewel tidak terlalu yakin tapi dia harus mencobanya.
Mereka langsung mencoba menggunakan kode lama yang digunakan untuk memberitahukan keberadaan mereka kepada Pasukan Manusia. Butuh waktu lama untuk menyelesaikan kode tersebut, dan akhirnya selesai.
Kode tersebut sepertinya tidak bisa digunakan lagi, sebab tidak ada satupun orang yang mendatangi mereka berdua. Jadi pilihan lain, Raksa Rewel akan berteriak keras.
Ketika ingin menggunakan cara yang beresiko tinggi tersebut, tiba-tiba ada seseorang yang keluar dari semak-semak. Dan ternyata orang tersebut adalah termasuk prajurit dari Pasukan Manusia.
Dia mendatangi Celion Demonstra dan Raksa Rewel, setelah dia mendengar kode tersebut. Setelah mendengar kode tersebut, dia langsung berlari dan dia mengetahui kalau itu adalah Celion Demonstra dan Raksa Rewel.
“Nyonya Pahlawan, dan Tuan Raksa. Mohon maafkan, saya terlambat untuk menjawab panggilan tersebut.” -Prajurit Rae.
Prajurit Tae meminta maaf kepada Celion Demonstra dan Raksa Rewel karena terlambat mendatangi dan menjawab kode tersebut.
“Tidak apa-apa, terpenting kalian beristirahat dimana?” -Raksa Rewel
Raksa Rewel bertanya dimana mereka semua beristirahat.
“Saya akan tunjukkan jalannya, Tuan.” -Prajurit Rae
Prajurit Tae menunjukkan jalan menuju kedalam tempat peristirahatan tersembunyi Pasukan Manusia yang tidak terlalu dekat dari gerbang masuk Kastil Kerajaan Raja Iblis.
Celion Demonstra merasa lega karena ada orang yang menjawab kode tersebut, dia pikir kalau kode tersebut sudah terlalu tua dan tidak dipakai lagi. Ternyata masih bisa dipakai.
__ADS_1