![[ZEROLINE] ZERO DIMENSION](https://asset.asean.biz.id/-zeroline--zero-dimension.webp)
...CHAPTER 69...
Tirta Yayan dan Juliana Juliet Ni, mereka setuju akanmelawan Draking berdua dan mereka menyuruh seluruh pasukan bawahannya Tirta Yayan untuk membereskan pasukan serangga tersebut.
“Kalian semua, kami berdua akan melawan Draking. Kami telah lelah melihat serangan kalian dihindari dengan mudahnya oleh Draking. Maka kami memutuskan bahwa kami akan melawan Draking berdua saja.” -Tirta Yayan
Tirta Yayan menyuruh seluruh pasukan bawahannya untuk mundur dan membereskan seluruh pasukan yang mereka anggap sebagai pasukan serangga. Dan Tirta Yayan yakin kalau hanya mereka berdua saja yang dapat membereskan Draking dan lalu melenyapkannya.
Draking yang mendengar perkataan tersebut, dia berkata kepada mereka berdua untuk tidak keras kepala ketika melawannya.
“Jika kalian ingin melawan aku, aku sarankan kalian tidak boleh keras kepala dan tidak terlalu santai melawan aku. Walaupun aku sendirinya akan santai melawan kalian berdua.” -Draking
Tirta Yayan langsung mengeluarkan sebuah kekuatan aslinya yaitu Kekuatan Spirit [Rubah Pencuri]. Kekuatan ini dapat mencuri apapun, termasuk kekuatan milik lawan atau musuh mereka. Akan tetapi ada beberapa hal yang akan terjadi jika mereka menggunakan tidak sesuai dengan kemampuan mereka.
Draking sudah tahu kekuatan milik Tirta Yayan tersebut. Bahkan sebelum bertemu Tirta Yayan, Draking bertemu seseorang yang sama sepertinya, tetapi tidak bisa mencuri kekuatan orang lain.
“Juliana, kamu keluarkan!” -Tirta Yayan
Dari arah bawah tanah, Juliana Juliet Ni mengeluarkan tembakan laser miliknya. Juliana Juliet Ni dapat mengeluarkan serangan tersebut jika daerah itu tidak terlalu jauh darinya.
Tembakan laser tersebut mengarah kearah Draking dengan cepat, dan lumayan besar. Tembakan tersebut mengenai Draking dan membawanya keluar angkasa atau keluar dari Planet tersebut.
Draking memang sengaja tidak menahan ataupun menghindari serangan tersebut, karena dia tidak ingin kekuatannya dicuri oleh Tirta Yayan. Dia tahu apa yang mereka rencanakan.
Juliana Juliet Ni dan Tirta Yayan segera langsung keluar angkasa dan memakai masker pelindung. Sehingga mereka dapat bernafas dan bertahan lama di luar angkasa. Dan juga dapat berbicara di luar angkasa tanpa masalah.
Di luar angkasa, seseorang akan bisa menjadi batu karena seluruh organ tubuh akan berhenti. Untuk menghentikan bebatuan tersebut, Draking melakukan sesuatu yang pasti dapat memberhentikan pembatuan.
Ketika sudah sampai di luar angkasa, Tirta Yayan dan Juliana Juliet Ni sedikit terkejut karena Draking dapat bertahan di luar angkasa untuk sementara waktu saja.
“Apa yang aku lihat? Kamu bisa bertahan di luar angkasa yang sangat mengerikan ini.” -Juliana Juliet Ni
Juliana Juliet Ni sedikit memberi pujian kepada Draking yang bisa bertahan di luar angkasa.
__ADS_1
“Dia bisa melakukan hal itu, karena sebelumnya dia pernah berlatih dan pernah menghentikan waktu. Jadi hal seperti ini biasa menurutnya.” -Tirta Yayan
Menurut Tirta Yayan, Draking sudah terbiasa bertahan di manapun, seperti di luar angkasa itu, karena Draking pernah berlatih dan menghentikan waktu. Tirta Yayan pernah melihatnya berlatih.
“Cukup mengagumkan. Tapi bagaimana Nyonya bisa mengetahuinya? Apakah Nyonya pernah jatuh cinta kepadanya?” -Juliana Juliet Ni
“Siapa yang jatuh cinta kepadanya? Orang yang sudah menikah, sepertinya tidak dapat digoda dengan godaan murahan.” -Tirta Yayan
Lalu kemudian Tirta Yayan menyerang dengan kekuatannya yaitu Kekuatan Spirit [ Tembakan Energi]. Menggunakan teknik kekuatan tersebut adalah hal lumrah bagi mereka Para Penjelajah, karena mereka tidak akan Bisa menggunakan kekuatan elemen di luar angkasa.
Serangan itu mengenai Draking beberapa kali, Draking hanya bisa melindungi dengan tangannya saja tanpa kekuatan yang dimiliki olehnya. Dia sengaja melakukan hal tersebut, karena Dia tahu saat waktu yang sama Tirta Yayan akan mengambil atau mencuri kekuatannya tersebut.
“Jangan seperti itu, Draking! Aku tahu kamu mempunyai kekuatan yang akan berguna.” -Tirta Yayan
Sebenarnya Draking mengetahui kekuatan yang dapat menghentikan kekuatan mencuri kekuatan orang lain. Akan tetapi dia juga tidak ingin ada seseorang terbunuh oleh kekuatan yang dimilikinya.
“Nyonya, sepertinya dia tidak berani menggunakan kekuatannya itu, karena ada kamu di sini.” -Juliana Juliet Ni
Juliana Juliet Ni mengatakan kalau Draking itu ketakutan melihat Tirta Yayan, karena kekuatan miliknya dapat dicuri oleh Tirta Yayan.
Tirta Yayan tidak berpikir kalau Draking takut karenanya, tetapi ada sesuatu hal yang lain yang sedang dipikirkan oleh Draking.
“Benar juga, kata kamu.” -Juliana Juliet Ni
Setelah mendengar penjelasan dari Tirta Yayan, dia berpikir hal sama. Tapi Juliana Juliet Ni ingin mencoba apakah Draking sedang memikirkan hal sesuatu. Jadi Juliana Juliet Ni menyerang Draking dengan tembakan sinar laser miliknya yang sangat besar.
Draking yang menyadari, Juliana Juliet Ni akan menyerangnya. Dia tidak bisa menghindari lagi, terutama serangan tersebut. Jadi dia menggunakan kekuatan yang tidak dapat diambil paksa oleh Tirta Yayan.
“Rasakan itu, Pengkhianat!” -Juliana Juliet Ni
Serangan tembakan laser tersebut tidak mempan terhadap Draking, dan Tirta Yayan cukup terkejut karena kekuatan miliknya tidak mengambil satupun kekuatan yang digunakan oleh Draking.
“Apakah kamu menggunakan kekuatan yang tidak bisa dicuri oleh kekuatan milikku?” -Tirta Yayan
__ADS_1
Tirta Yayan mengajukan pertanyaan kepada Draking, dan Draking hanya mengangguk kepalanya saja yang berarti iya.
“Oh....! Kalau begitu, sudah berapa lama kamu akan menahan dirimu di luar angkasa ini?” -Tirta Yayan
Tirta Yayan menanyakan berapa lama lagi Draking dapat menahan dirinya di luar angkasa tanpa alat apapun. Draking tidak menjawab pertanyaan itu dan hanya diam saja dan tidak memikirkan apapun dahulu.
Tirta Yayan kembali mengeluarkan kekuatan miliknya untuk menyerang Draking, dengan kekuatan Spirit [Tembakan Energi], Tirta Yayan mengeluarkan tembakan yang berjumlah sangat banyak.
Pada saat ini Draking menggunakan kekuatan miliknya yang tidak bisa dicuri atau diambil secara paksa oleh kekuatan milik Tirta Yayan. Kekuatan tersebut adalah Kekuatan Ragen [Pembalik], kekuatan ini adalah bukan miliknya tetapi milik orang terdekatnya, dia hanya menyalin saja.
Pada saat serangan tembakan energi itu akan mengenai dirinya, kekuatan yang milikinya mengambil serangan tembakan tersebut. Dan lalu serangan tersebut menjadi sebuah energi baru yang berada didalam tubuh.
“Sih... Kenapa bisa menghilang terus? Dan juga kenapa aku tidak bisa mengambil ataupun mencuri kekuatannya yang aktif tersebut?” -Tirta Yayan
Kekuatan Ragen berbeda dengan kekuatan lainnya, kekuatan ini tidak bisa diambil oleh siapapun hanya bisa diberikan ke siapapun itu yang berhak mendapatkannya. Oleh karena itu, Tirta Yayan tidak akan mungkin mengambil kekuatan miliknya, tapi bisa saja jika dia memiliki kekuatan yang diatasnya.
Dan lalu kemudian energi yang berasal dari serangan tersebut disatukan dan akan dikeluarkan menjadi sebuah serangan yang sama tetapi memiliki kerusakan yang lebih besar dari sebelumnya. Walaupun sebelumnya serangan itu berjumlah banyak, dan serangan yang akan dikeluarkan Draking akan jadi satu.
Draking meluruskan kedua tangannya dan kemudian mengeluarkan sebuah serangan yang sama dari serangan yang diterimanya. Dan lalu meluncurkan kearah mereka berdua. Draking menamai serangan tersebut didalam pikirannya yaitu Tembakan Kerasukan.
“Sial! Dia menggunakan serangan yang sama dengan anda, Nyonya.” -Juliana Juliet Ni
“Kita harus menghindari serangan tersebut, Juliana!” -Tirta Yayan
Mereka akan menghindari serangan tersebut dengan gerakan mereka yang cepat itu. Akan tetapi serangan tembakan tersebut lebih cepat dari mereka dan akan terus mengarah kearah mereka sampai tembakan tersebut mengenai targetnya.
Untuk menghindari serangan tersebut, mereka juga mengeluarkan beberapa serangan yang lebih banyak untuk menghancurkan serangan tersebut. Tapi serangan tersebut tidak mudah dan hancur, dan lalu mengenai mereka berdua.
Mereka berdua terkena serangan tersebut dan mereka terjatuh kedalam Planet Rosemary. Mereka tidak bisa memberhentikan diri mereka, akibat dari tekanan gravitasi yang sangat kuat dan juga serangan tersebut merusak hampir syaraf-syaraf mereka.
Dan berakhir mereka terjatuh keatas tanah dan membuat sebuah retakan tanah yang cukup besar dan dalam. Lalu Draking langsung Teleportasi ke tempat mereka berdua dan berkata.
“Sepertinya kubus aku buat tadi bagian atasnya sudah rusak akibat Kalian yang menembak aku keatas luar angkasa.” -Draking
__ADS_1
Draking tidak tahu kepikiran kalau kubus pelindung miliknya dapat dihancurkan oleh tembakan yang cukup besar tersebut.
Dan kemudian Draking memalingkan wajahnya sebentar untuk melihat pertempuran mereka dengan raksasa itu.