![[ZEROLINE] ZERO DIMENSION](https://asset.asean.biz.id/-zeroline--zero-dimension.webp)
Celion Demonstra masih mengingat kejadian paling buruk dalam kehidupannya, karena pada saat itu dia seperti tidak berguna.
“Makanya Celion, kamu tidak boleh mempercayai setiap perkataan Draking dan perbuatannya tersebut. Entah itu baik atau jahat, dia masih ada sebuah kelicikan yang tidak terduga.” -Raksa Rewel
Raksa Rewel menasehati Celion Demonstra sekali lagi.
Didalam pikirannya, Celion Demonstra juga berpikir kalau dia terlalu cepat memutuskan keputusannya tersebut, tapi dia harus secepatnya menemukan Recca Celestial sebelum Recca Celestial terkena efek samping.
Celion Demonstra tergesa-gesa karena dia tahu kalau Recca Celestial adalah orang keras kepala yang akan menggunakan kekuatan sihir terlarangnya sampai melebihi batasannya untuk mengalahkan musuhnya dengan sendirian.
“Maaf, tapi tidak ada cara lain lagi. Jadi aku hanya ingin kalian diam saja dan ikuti saja arus.” -Celion Demonstra
Celion Demonstra meminta mereka untuk diam saja dan harus menyetujui keputusannya tersebut.
“Baiklah, terserah kamu inginkan Celion, tapi aku tidak tahu yang akan dilakukan Draking dengan menggunakan kamu di masa akan datang. Ingatlah kami masih mempercayai kamu.” -Hans Seven
Mereka sudah mengingatkan betapa bahayanya Draking. Walaupun mereka tidak sepenuhnya setuju dengan keputusan tersebut, mereka masih percaya dengan Sang Pahlawan Manusia.
Setelah melakukan sedikit pembicaraan, Celion Demonstra langsung meminta Draking secepatnya menggunakan kekuatannya untuk mencari Recca Celestial.
__ADS_1
“Draking, apakah kamu bisa menggunakan kekuatanmu untuk mencari keberadaan Recca Celestial sekarang?” -Celion Demonstra
Celion Demonstra ingin tahu apakah Draking sudah bisa menggunakan kekuatannya untuk membantunya.
“Jika kamu bertanya tentang keberadaan Recca temanmu itu, sekarang dia sudah tidak ada di dunia ini.” -Draking
Draking sudah mengecek hampir seluruh penjuru dunia sampai lubang sekecil apapun. Dia tidak bisa menemukan Recca Celestial di manapun. Seharusnya dengan menggunakan Kekuatan Spirit [Deteksi Jiwa] Draking sudah pasti bisa menemukan keberadaan Recca Celestial dalam sekejap waktu.
Tapi Draking sedikit merasa aneh, karena Recca Celestial tidak ditemukan dimana-mana hanya saja ada suatu titik yang adalah jejak terakhir Recca Celestial berada.
Mendengar hal itu, Celion Demonstra tidak percaya apa yang didengarnya. Dan itu membuatnya hampir mengeluarkan air mata, termasuk yang lainnya.
Celion Demonstra tidak ingin mendengar jawaban yang buruk tersebut, dia hanya ingin mengetahui keberadaan sahabatnya saja.
“Mana mungkin, aku bohong kepada kalian.” -Draking
Draking mengatakan hal seperti itu dengan wajah yang tidak perduli. Dia itu memang sengaja melakukannya.
“Jika kamu tidak berbohong kepada kami, kenapa kamu menunjukkan wajah yang tidak perduli dan sombong seperti itu?” -Celion Demonstra
__ADS_1
Celion Demonstra sangat marah karena Draking sepertinya sedang mengejeknya dan sahabatnya dengan menunjukkan wajah yang sombong itu.
“Sampai saat ini aku tidak berbohong kepada kalian. Tapi kalianlah yang termasuk jebakanku dan kalianlah yang memulai terlebih dahulu.” -Draking
Draking mengatakan dengan jujur kalau bukanlah dia yang memulai kebohongan tetapi menurutnya merekam terlebih dahulu.
Mereka semua tidak percaya yang mereka dengarkan itu, karena menurut mereka, merekalah yang merupakan korbannya dan Draking yang terlebih dahulu.
“Hai, Penjilat! Kamulah yang membuat kita melakukan hal itu, dan kamulah yang membawa masalahmu ke sini.” -Hans Seven
Hans Seven menyalahkan Draking, sebabnya dialah yang membawa masalah besar ke dunia mereka.
Draking mendengar ejekan dari Hans Seven, dia malah tidak perduli dan membenarkan kalau julukan tersebut memang pantas untuknya.
“Terimakasih telah memberikan julukan itu kepadaku. Aku memang menyukai sebuah keuntungan yang berkali-kali lipat untuk diriku sendiri saja.” -Draking
Draking mengatakan hal seperti itu sambil tersenyum dengan sangat menyeramkan dan terlihat aneh.
__ADS_1