[ZEROLINE] ZERO DIMENSION

[ZEROLINE] ZERO DIMENSION
CHAPTER 73 [ UNDANGAN ]


__ADS_3

...CHAPTER 73...


...[UNDANGAN]...


Salah satu mata-mata yang dikirim oleh Juliana Juliet Ni untuk memata-matai pergerakan Bangsa Manusia, dia mendengar ada sebuah pergerakan pasukan manusia yang akan menuju ke tempat Pertempuran lima hari yang lalu.


Ketika mendengar hal yang penting tersebut, dia langsung menggunakan alat pemindah menuju ke tempat Juliana Juliet Ni berada. Dan lalu dia memberikan informasi penting tersebut kepada Juliana Juliet Ni.


“Kerja bagus, anak buahku.” -Juliana Juliet Ni


Juliana Juliet Ni sangat senang mendengar berita tersebut dan juga berita tentang baliknya Draking dari dimensi lain.


“Kalau begitu kita persiapan yang harus disiapkan sekarang.” -Juliana Juliet Ni


Juliana Juliet Ni menyuruh mereka untuk mempersiapkan sesuatu. Dan salah satu dari pasukan bawahannya bertanya mereka harus mempersiapkan apa.


“Kalian hanya harus mempersiapkan jamuan untuk mereka yang akan disini. Kita harus menjadi tuan rumah yang hormat.” -Juliana Juliet Ni


Juliana Juliet Ni ingin mereka menjadi tuan rumah untuk para tamu mereka tersebut. Dan Juliana Juliet Ni tidak ingin berperang dulu.


Setelah berada di wilayah iblis, Seluruh Pasukan tidak melihat satupun makhluk hidup ada disekitar sana, termasuk pepohonan dan hanya tanah yang tandus. Mereka sudah menyadari hal tersebut akan terjadi dibawah pimpinan orang asing.


“Mereka pasti menghancurkan seluruh kehidupan di sekitar sini.” -Hans Seven


Hans Seven berkata itu, setelah dia melihat pemandangan yang buruk.


“Ini hanya akibat dari pertempuran kemarin, dan belum diperbaiki oleh mereka saja. Dan kita juga yang ikut dalam perusakan ini.” -Delta Terra


Tempat yang mereka berada adalah tempat yang lumayan dekat dari tempat Pertempuran lima hari yang lalu.


“Benar juga, sih. Jika Sang Pahlawan melihat kerusakan ini, pasti dia akan meminta beberapa pasukan untuk menanam kembali.” -Delta Terra


“Jadi Celion menyukai lingkungan yang hidup, dan bersih. Dan apakah dia akan mengembalikan lingkungan di manapun itu?” -Draking


Draking bertanya apakah Celion Demonstra itu menyukai lingkungan dan mengembalikan di manapun itu.


“Benar, dia tidak perduli wilayah bangsa apa yang diperbaiki. Karena mungkin dia sudah hidup lebih tua daripada kita semua di dunia ini.” -Raksa Rewel


Setelah itu, mereka berlanjut berjalan menuju ke kerajaan iblis tetapi tidak akan berada didekat kerajaan Raja Iblis. Didekat kerajaan Raja Iblis ada sebuah hutan lebat dan kemungkinan Celion Demonstra dan Recca Celestial berada.


Setengah perjalanan menuju ke tempat hutan lebat tersebut. Mereka kedatangan tamu yang tidak diduga oleh mereka semua. Dan tamu tersebut adalah orang yang dikirim oleh Juliana Juliet Ni.


“Siapa kamu? Apakah kamu datang dari kerajaan Raja Iblis?” -Raksa Rewel


Raksa Rewel bertanya tentang siapa orang itu dan kenapa dia mendatangi mereka.


“Panggil saja aku adalah Prajurit V, aku datang untuk memberikan kalian sebuah surat dari penguasa kami.” -Prajurit V


Prajurit V memperlihatkan sebuah surat yang harus diberikan kepada mereka Para Pasukan Manusia.

__ADS_1


“Surat? Siapakah Sang Penguasa kamu itu?” -Draking


Draking bertanya siapa yang menguasai kerajaan Raja Iblis.


“Draking, orang yang menguasai dan menjadi Sang Penguasa di wilayah Iblis adalah orang yang sama. Dialah Juliana.” -Raksa Rewel


Raksa Rewel memberitahu siapa yang menguasai kerajaan Raja Iblis dan masih sama yang menguasainya.


“Dan jadi mereka masih dalam keadaan hipnotis, kalau begitu aku akan membangun kalian semua dari pengaruh hipnotis.” -Draking


Draking yang tahu permasalahan yang terkait, dia akan menggunakan kekuatan untuk membangun orang-orang di wilayah iblis dari pengaruhnya Juliana Juliet Ni. Tapi ketika dia mencoba, dia tidak berhasil.


“”Wah-wah! Sepertinya tidak berhasil.” -Draking


Draking merasa kalau di wilayah Iblis orang-orang tidak terpengaruh oleh hipnotis ataupun sejenisnya.


“Kami ini tidak terpengaruh oleh hipnotis, dan kami menyukainya karena kata-katanya yang memotivasi kami semua.” -Prajurit V


Prajurit V yang merupakan salah satu dari Bangsa Iblis mengatakan kalau mereka tidak terpengaruh, tetapi mereka dipengaruhi oleh kata-kata yang begitu semangat dan memotivasi mereka.


“Tapi bagaimana dengan orang-orang yang keluar dari wilayah kalian tersebut?” -Delta Terra


Delta Terra memberitahu tentang beberapa orang-orang dari wilayah Iblis keluar dan pergi meminta bantuan kepada pasukan manusia.


“Mereka itu tidak terlalu setuju dengan penggantian Sang Penguasa. Dan juga kami sebelumnya sudah sadar, dan Raja Iblis sebelumnya belum diketahui dimana keberadaannya?” -Prajurit V


Menurutnya orang-orang yang keluar dari wilayah Iblis, mereka tidak setuju dengan Sang Penguasa baru dan masih menginginkan Raja Iblis sebelumnya.


Sepertinya Draking sudah mengerti apa yang terjadi di wilayah Iblis, dan dia meminta orang itu memindahkan mereka ke tempat Juliana Juliet Ni.


Pada saat dalam pemindahan menuju ke tempat Juliana Juliet Ni, Draking harus siap untuk melawan rencana Juliana Juliet Ni yang pasti akan mengejutkannya.


“Rencana apa yang kamu buat lagi?” -Draking


Sesampainya di tempat Singgasana Raja Iblis, Juliana Juliet Ni yang sedang duduk dan dia sedang merasa sedikit bosan. Ketika orang-orang yang telah datang ke tempatnya , Juliana Juliet Ni langsung menyambut mereka semua.


“Halo, Para Pasukan Manusia dan juga Draking. Terimakasih telah datang ke Kerajaan baru ini.” -Juliana Juliet Ni


Juliana Juliet Ni menyambut mereka sangat baik dan hormat. Dan lalu Hans Seven bertanya kenapa mereka dipanggil olehnya.


“Hai, Wanita Mesum! Kenapa kamu memanggil kami ke tempat ini? Dan juga apakah kamu mempunyai rencana buruk?” -Hans Seven


Hans Seven dan lainnya terlihat sangat marah dan kesal, karena Juliana Juliet Ni juga termasuk dari orang yang hampir menghancurkan mereka di pertempuran sebelumnya.


Juliana Juliet Ni dengan senang hati menjawab pertanyaan tersebut.


“Rencana buruk. Sepertinya aku tidak akan membuat rencana buruk seperti itu, ketika aku sudah dekat dengan target utama aku. Tapi aku hanya kalian menyetujui sebuah peradaban baru di kerajaan ini saja.” -Juliana Juliet Ni


Juliana Juliet Ni tidak membuat sebuah rencana buruk, karena dia memanggil mereka hanya untuk menyetujui dan menandatangani sebuah surat saja.

__ADS_1


“Tapi aku tahu ketika kami tidak akan menyetujui surat tersebut, maka dari arah yang tidak terduga kamu akan menyerang kami. Benarkan?” -Draking


Dengan menggunakan kekuatan, Draking mendeteksi ada beberapa orang yang telah berjaga-jaga yang jaraknya tidak terlalu dekat dari ruangan tersebut.


“Sih... Aku sudah tahu kamu akan mengetahuinya.” -Juliana Juliet Ni


Juliana Juliet Ni sangat kecewa karena Draking sudah tahu sebagian rencananya.


“Kalau begitu, biarkan kami semua pergi saja dari sini.” -Raksa Rewel


Raksa Rewel langsung memerintahkan seluruh pasukan untuk keluar dari tempat tersebut dan lalu melanjutkan tugas mereka. Akan tetapi Juliana Juliet Ni memberhentikan mereka dan juga membicarakan sesuatu dengan Draking.


“Berhenti sebentar. Aku hanya ingin kalian mendengar sebuah kebenaran dari peninggalan yang aku temukan didalam kerajaan ini. Dan hanya Draking saja yang bisa membacanya.” -Juliana Juliet Ni


Juliana Juliet Ni menunjukkan sebuah kertas yang terlihat sudah rusak, tetapi ada bagian yang masih bisa dibaca.


“Kebenaran? Kami tidak akan percaya lagi dengan perkataan kamu, Wanita Mesum!” -Hans Seven


Hans Seven menolak dan dia ingin segera pergi dari sana.


Delta Terra yang bertanya kepada Juliana Juliet Ni dimana dia menemukan kerta tersebut, dan apa hubungannya dengan Draking.


“Namamu siapa, ya?” -Delta Terra


“Panggil saja, aku Juliana.” -Juliana Juliet Ni


“Juliana, Dimana kamu menemukan kerta tersebut di kerajaan Raja Iblis? Dan apa hubungannya dengan Draking yang hanya dapat membacanya? Apakah kami semua termasuk kamu tidak bisa membacanya?” -Delta Terra


Delta Terra hanya menanyakan sedikit pertanyaan kepada Juliana Juliet Ni, dan Hans Seven agak marah dengan perilaku temannya itu.


“Kenapa kamu bertanya?” -Hans Seven


“Aku bertanya kepada dia, karena aku dan kalian disini dianggap diremehkan olehnya. Cuma tidak bisa membaca tulisan di kertas tersebut.” -Delta Terra


Perkataan dari Delta Terra sedikit menyinggungnya dan Hans Seven langsung mengambil kertas tersebut secara paksa.


“Mana kertas itu.” -Hans Seven


Setelah mengambil kertas tersebut, Hans Seven langsung membacanya. Akan tetapi dia tidak dapat membacanya dengan lancar dan juga tidak tahu apa yang dikatakan di kertas tersebut.


“Dasar. Draking, coba kamu saja yang baca.” -Raksa Rewel


Raksa Rewel mengambil kertas tersebut dari tangannya Hans Seven dan lalu memberikannya kepada Draking untuk dibacakan secara keras.


Draking yang membaca kertas tersebut didalam hatinya, dia mulai tersenyum dan sedikit tertawa.


“Hahaha... Aku tidak tahu kalau tulisan ini masih berhubungan dengan kejadian 500 tahun lalu.” -Draking


Draking membaca kertas tersebut sambil ketawa dan mengeluarkan air matanya. Semua orang langsung sangat penasaran dengan apa yang dibaca oleh Draking.

__ADS_1


“Senior, Bolehkah kamu membacanya secara keras! Dan kenapa kamu tertawa sampai air mata kamu keluar.” -Juliana Juliet Ni


Juliana Juliet Ni tidak sengaja memanggil Draking dengan panggilan senior. Dan lalu Draking langsung membaca kerta tersebut dengan keras sampai seluruh ruangan kedengaran.


__ADS_2