[ZEROLINE] ZERO DIMENSION

[ZEROLINE] ZERO DIMENSION
Chapter 21 [ Anggota ke-lima Grup Pahlawan ]


__ADS_3

Saat ini Grup Pahlawan sedang melakukan sebuah misi, yaitu Misi mencari salah satu anggota ke-lima Grup Pahlawan yang belum ditemukan. Supaya mereka dapat melakukan penyerangan ke wilayah Bangsa Iblis dengan kekuatan penuh untuk melakukan pembalasan dendam terhadap Pasukan Dogsle.


“Hah... Kenapa kita harus mencari guru bodoh itu? Tanpa dia kita sudah bisa mengalahkan pasukan monster itu hanya membutuhkan beberapa latihan lagi. Dan juga ini sudah sore hari.” -Recca Celestial.


Recca Celestial mengoceh tentang misinya yang dianggapnya tidak penting. Dia juga berkata kalau mereka bisa mengalahkan Pasukan Dogsle hanya membutuhkan beberapa latihan.


“Berhentilah mengoceh, Recca! Aku juga tidak menyukai orang itu, tetapi kita harus mendengarkan perintah Yang Mulia dan Pahlawan Celion.” -Raksa Rewel


Raksa Rewel juga sama halnya Celion Demonstra, dia tidak menyukai Anggota ke-lima dari Grup Pahlawan. Tapi Raksa Rewel harus melakukannya karena itu adalah perintah dari Raja Arcuft Joniur dan Celion Demonstra.


“Ayolah, Kalian ini tidak semangat. Kita disini akan dipertemukan lagi setelah beberapa hari. Harusnya kalian semangat dengan pencarian Hans.” -Celion Demonstra


Celion Demonstra menyemangati Recca Celestial dan Raksa Rewel yang tidak bersemangat dalam melakukan misi tersebut. Celion Demonstra mengatakan kalau ini bisa jadi pertemuan setelah beberapa hari.


“Saya hanya ingin melihat wajah aslinya, karena sebelumnya kata kalian dia sering berganti wujud fisik dan penampilannya. Oleh karena itu saya hanya ingin melihat wujud aslinya.” -Delta Terra


Untuk Delta Terra, dia mengerjakan misinya karena dia ingin melihat wujud asli dari orang itu. Selama ini dia hanya melihat penampilan dari anggota ke-lima dalam wujud berbeda-beda.


“Tapi sepertinya kita akan membutuhkan waktu yang tidak lama sekitar sebulan untuk menemukannya.” -Recca Celestial


Recca Celestial memperkirakan kalau mereka membutuhkan waktu paling lama sekitar sebulan untuk menemukan anggota ke-lima dari Grup Pahlawan.


“Tidak, itu salah. Selama kita memanggilnya dengan keras, dia pasti akan datang segera.” -Celion Demonstra


Menurut Celion Demonstra, dengan memanggil namanya dapat mendatangkan anggota ke-lima. Akan tetapi perkataan itu ditolak oleh Recca Celestial.


“Darimana kamu mengetahui itu, Celion. Kita tidak bisa memanggil namanya dengan sekeras apapun. Dikarenakan Hans itu orangnya tidak terlalu perduli dengan panggilan itu.” -Recca Celestial


Recca Celestial membantah itu, karena seseorang tidak akan bisa datang semudah itu seperti memanggil namanya dengan sekeras mungkin.


“Oh...” -Celion Demonstra


Sepertinya Celion Demonstra baru saja mengetahui hal itu. Jadi selama ini dia tidak tahu kalau memanggil orang tidak bisa mendatangkan orang tersebut.


Pada saat yang sama tidak jauh dari Grup Pahlawan, Hans Seven sudah dipindahkan oleh Draking. Sekarang Hans Seven sedang berjalan-jalan di sekitaran.


Dan tidak lama kemudian, Hans Seven tidak sengaja mendengar sebuah suara percakapan tidak jauh darinya yang ternyata itu adalah Grup Pahlawan.


“Kenapa mereka ada disini? Apakah mereka sedang melakukan sesuatu disini? Aku harus segera kabur dan menyembunyikan diri.” -Hans Seven


Hans Seven mulai panik dan bingung. Dia bertanya-tanya kenapa seluruh anggota Grup Pahlawan ada di tempat sama dengannya. Dan lalu Hans Seven juga akan segera kabur dari tempat itu.


Ketika Hans Seven mulai pergi dari Grup Pahlawan. Dengan tidak sengaja, Celion Demonstra jatuh karena tersandung batu. Hans Seven langsung secepat mungkin ke Celion Demonstra dan lalu menyelamatkan Celion Demonstra yang akan terjatuh ke tanah.


“Dasar ceroboh!” -Hans Seven

__ADS_1


Hans Seven menyelamatkan Celion Demonstra. Dia tidak tahu kenapa dia harus menyelematkan Celion Demonstra.


“Benarkah, dia akan datang ketika aku sedang dalam keadaan bahaya. Walaupun pas itu, dia tidak ada.” -Celion Demonstra


Sepertinya Celion Demonstra tadi sengaja menjatuhkan dirinya sendiri dengan cara menyandung kakinya ke batu. Perilakunya supaya Hans Seven langsung keluar dari tempat persembunyiannya.


“Apa yang kau katakan, Celion?” -Hans Seven


Hans Seven bertanya kepada Celion Demonstra. Dia juga menjatuhkan Celion Demonstra dari pegangan tangannya.


“Jadi kamu katakan benar Celion, kalau Hans mencintaimu” -Recca Celestial


Recca Celestial mengatakan kalau Hans Seven, dia menyukai dan mencintai Celion Demonstra. Hans Seven mendengar hal itu, dia membantahnya.


“Tidak mungkin, aku mencintai seseorang yang ceroboh sepertinya. Dan penampilannya malah mirip seperti orang bodoh.” -Hans Seven


Hans Seven secara keras, dia membantah kalau dia menyukai Celion Demonstra. Hans Seven mengatakan kalau dia tidak menyukai perilaku dan sikap dari Celion Demonstra. Akan tetapi Recca Celestial mengatakan kalau tidak ada orang yang menyukai Sang Pahlawan Manusia.


“Jangan Bohong... Di dunia ini, semua orang menyukai Sang Pahlawan bodoh ini dan ada yang membuat kelompok penggemar dari kedua bangsa. Terlihat aneh, tetapi nyata.” -Recca Celestial


Recca Celestial mengungkapkan kebenaran bahwa seluruh dunia menyukai Celion Demonstra, dan diantara mereka membuat kelompok penggemar. Hans Seven pasti tidak berani berbohong kalau dia menyukai Celion Demonstra menurut pandangan Recca Celestial.


“Eh... Hans, tidak disangka kau menyukai Pahlawan kita dan benar-benar mencintainya. Sudah beberapa kali kau menebaknya? Hah..” -Raksa Rewel


Raksa Rewel menggoda Hans Seven, dia berkata Hans Seven suka Celion Demonstra. Hans Seven langsung marah karena diejek.


Hans Seven berkata kalau Celion Demonstra pasti menolak secara mentah-mentah pernyataan cintanya, jika dia menembak.


“Aduh... Hans, kamu manis sekali. Aku akan menerimanya, jika dia tidak marah.” -Celion Demonstra


Celion Demonstra berkata sebaliknya, dia pasti akan menerima Hans Seven tetapi ada orang yang tersinggung pastinya.


“Lihatkan, Celion ingin kamu menembaknya. Ayolah, dimana semangat menyatakan cintamu itu?” -Recca Celestial


Tiba-tiba Hans Seven wajahnya mulai memerah, setelah Recca Celestial mencandainya.


“Mana mungkin aku akan menembaknya.” -Hans Seven


Hans Seven membentak keras. Raksa Rewel juga ikutan menggoda Hans Seven.


“Saudaraku, ini kesempatan sekali saja.” -Raksa Rewel


Raksa Rewel menggoda Hans Seven untuk menyatakan perasaan Hans Seven terhadap Celion Demonstra. Akan tetapi Delta Terra malah tidak menyetujui perbuatan mereka itu.


“Kalian, janganlah mengganggu kehidupan orang lain! Biarkan saja, dia menyimpan rasa cintanya kepada Celion.” -Delta Terra

__ADS_1


Delta Terra tidak ingin ikut campur dalam masalah tersebut, tetapi dia ingin teman-temannya itu tidak menggangu perasaan orang lain.


“Berisik!” -Recca Celestial


Delta Terra, sepertinya mengganggu mereka.


“Baiklah, kalian mau aku melakukan itu.” -Hans Seven


Karena terus diganggu dan tidak tahu cara melepaskan diri dari Grup Pahlawan, Hans Seven setuju melakukan hal itu untuk sekali saja.


“Celion, maukah kamu menjadi....” -Hans Seven


Ketika Hans Seven ingin mengungkapkan perasaannya kepada Celion Demonstra. Tiba-tiba sebuah petir hitam datang dari atas langit menyambar Hans Seven berkali-kali.


“Kamu tidak apa-apa, kan...” -Celion Demonstra


Celion Demonstra tersenyum setelah melihat kejadian itu. Untuknya kejadian itu selalu terjadi ketika ada seseorang akan menyatakan perasaannya kepada Celion Demonstra.


“Bagaimana bisa petir hitam ada disini? Aku tidak mendeteksi sihir Kegelapan disekitar sini, loh..” -Recca Celestial


Recca Celestial dibingungkan oleh kejadian itu. Petir hitam merupakan Sihir campuran elemen petir dan kegelapan dan sangatlah kuat jika terkena musuhnya, dan hampir bisa membunuh orang dalam sekali serang.


Tetapi Recca Celestial tidak bisa menemukan asal munculnya Sihir Kegelapan itu disekitar mereka.


Sementara itu Edward Demons malah tertawa terbahak-bahak, karena melihat kejadian tidak terduga.


“Hahahaha... Aku harus mengingat momen lucu ini.” -Raksa Rewel


Raksa Rewel tertawa terbahak-bahak, dan tertawanya dihentikan oleh Delta Terra.


“Mana ada seorang teman mentertawakan temannya yang terkena sesuatu musibah tidak terduga. Ayo cepat bantu dia.” -Delta Terra


Delta Terra menasehati Raksa Rewel untuk tidak mentertawakan temannya yang sedang kesusahan.


“Apakah kamu mau juga ditimpa hal sama?” -Delta Terra


Dan Delta Terra juga memperingatkan Raksa Rewel akan juga pasti ditimpa hal sama seperti Hans Seven.


“Ciuh... Delta, itu tidak akan terjadi padaku.” -Raksa Rewel


Raksa Rewel bersikap sombong, dan berkata dia tidak akan terjadi hal sial.


Grup Pahlawan diputuskan membawa Hans Seven yang setengah sadar ke Kerajaan Manusia. Hans Seven juga masih dalam keadaan tidak baik, dan tidak sadar diri setelah terkena sambaran petir hitam tadi.


Cara membawanya juga terlihat agak keterlaluan. Hans Seven tidak digendong oleh salah satu dari mereka, tetapi dia diseret diatas tanah oleh kedua temannya yakni Raksa Rewel dan Celion Demonstra.

__ADS_1


Mereka berdua menyeret Hans Seven diatas tanah. Mereka mengganggapnya sebagai balas dendam dan juga lelucon kasar.


Diseret keatas tanah, bukanlah lelucon bagus bagi Delta Terra. Tetapi Delta Terra tidak ingin membawa Hans Seven. Makanya dia membiarkan saja hal itu terjadi.


__ADS_2