[ZEROLINE] ZERO DIMENSION

[ZEROLINE] ZERO DIMENSION
CHAPTER 85


__ADS_3

Baru pertama kali, Para Grup Pahlawan melihat Para Makhluk Astral mereka bersujud kepada orang asing dan juga ditampar keheranan siapa sebenarnya Draking tersebut yang dapat menaklukkan Para Makhluk Astral mereka.


“Kami Para Makhluk Astral Tipe dari Pra sampai Normal hanya bisa bersujud kepada leluhur kami semua Para Makhluk Astral. Dan kami semua sangat terkejut dan bertanya apa yang dilakukan oleh Leluhur Para Makhluk Astral di sini?” -Deam


Deam sebagai perwakilan mereka berbicara kepada Draking. Para Grup Pahlawan melihat Para Makhluk Astral mereka bersujud kepada Draking dan mengatakan sesuatu yang tidak mengerti oleh mereka.


“Deam, kenapa kamu bersujud kepada di? Lihatlah kamu lebih tinggi dan lebih besar daripadanya.” -Recca Celestial


Recca Celestial terheran melihat Deam bersujud kepada Draking dan mengingat kalau Deam lebih besar daripada orang itu.


“Recca, bisakah kamu tidak berbicara itu di sini! Walaupun wujudnya kecil, tetapi kami bisa merasakan kehadiran keluhan Para Makhluk Astral didalam tubuhnya.” -Deam


Deam meminta Recca Celestial untuk tidak berbicara sementara waktu. Recca Celestial tampak kesal mendengar hal itu.


“Aku ke sini hanya untuk membatalkan kontrak kalian dengan mereka semua. Karena aku ingin mereka mendapatkan hidup yang sangat nikmat dan nyaman.” -Draking


“Apa maksudnya kamu?” -Recca Celestial


Draking menjelaskan kenapa dia harus membatalkan kontrak Para Grup Pahlawan dengan Makhluk Astral mereka.


“Kalian sudah tahu yang bayaran dari melakukan kontrak dengan makhluk seperti mereka.” -Draking


“Bayarannya adalah Jiwa dan Tubuh kami. Lalu kenapa?” -Recca Celestial


“Jika aku membatalkan kontrak kalian dengan mereka, maka kalian akan mendapatkan keuntungan besar. Dan juga tentang masalah kamu, Recca. Jika kamu melepaskan kontrak kamu itu, maka tubuh tidak akan cacat lagi dan kembali ke semula.” -Draking


Mendengar hal itu, Celion Demonstra sangat senang karena ada solusi memulihkan kondisi tubuh Recca Celestial yang cacat total.


“Dengar itu. Kamu bisa mengembalikan kondisi tubuh kamu dari cacat ke normal lagi dengan melepaskan kontrak kamu itu.” -Celion Demonstra


Recca Celestial malah ragu untuk melepaskan kontraknya.


“Celion, aku tahu kamu senang jika aku bisa kembali lagi ke kondisi normal. Tapi semakin lama hubungan aku dengan Deam susah dilepaskan.” -Recca Celestial


Deam juga mengerti yang dikatakan oleh Recca Celestial, akan tetapi dia ingin melihat kondisi Recca Celestial kembali normal.


“Recca, ini semua untuk mengembalikan kamu ke kondisi normal. Dan sepertinya cara itu memang benar adanya. Dengan melepaskan kekuatan kami secara tidak dipaksakan, segala sesuatu dari awal kontrak akan terulang.” -Deam


“Tapi...” -Recca Celestial


Terlihat dari wajahnya saja, Recca Celestial tidak ingin melepaskan kontrak tersebut karena suatu hal yang berharga bagi dirinya.


“Aku tahu apa yang kamu inginkan, tetapi ini untuk kamu.” -Celion Demonstra


Tiba-tiba Raksa Rewel dan Hans Seven mulai bertanya kenapa Draking ingin sekali melepaskan kontrak mereka dengan Para Makhluk Astral.


“Draking, kenapa kamu ingin kami melepaskan kontrak kami dengan mereka? Apakah ini ada hubungan Untuk kamu?” -Raksa Rewel

__ADS_1


“Iya, kami semua malah susah melepaskan atau menyambut kontak kami ini. Dan kamu mengatakan kalau kamu bisa melepaskan kontrak kami ini?” -Delta Terra


“Bagaimana, ya? Susah menjelaskan kepada kalian.” -Draking


Draking susah menjelaskan kenapa dia ingin melepaskan kontrak tersebut.


“Ayolah!” -Raksa Rewel


“Untuk Recca Celestial, dia bisa saja terlepas dari penyakit kecacatannya saja. Tapi kalian tidak akan bisa menggunakan kekuatan kalian lagi, dan juga jiwa dan tubuh kalian tidak akan menjadi jaminan dari kontrak tersebut.” -Draking


“Dan lalu, kenapa mereka Para Makhluk Astral menyebut kamu sebagai Leluhur Para Makhluk Astral? Kamu harus menjawabnya.” -Raksa Rewel


Raksa Rewel bertanya kenapa Para Makhluk Astral mereka bersujud dan menyebut Draking sebagai Leluhur Para Makhluk Astral. Dan pertanyaan tersebut dijawab oleh Destra.


“Raksa, kamu tidak boleh menanyakan tentang itu. Kami tidak apa-apa menyebutnya sebagai Leluhur Para Makhluk Astral, dan kalian Para Makhluk Fana tidak boleh menanyakan seperti itu lagi.” -Destra


Destra meminta kepada mereka Para Grup Pahlawan untuk tidak menanyakan hal yang terjadi tadi dan tidak boleh ditanyakan hal-hal seperti itu.


“Aku tidak bertanya kepada kamu, iblis! Aku bertanya kenapa Pria Aneh itu, bukan kamu.” -Raksa Rewel


Raksa Rewel marah ketika pertanyaannya dijawab oleh Destra bukan Draking.


“Benar, yang dikatakan oleh Destra. Mohon maafkan, ya. Kalian Para Makhluk Fana dari kecil sampai setinggi apapun, kalian tidak boleh bertanya hal yang berkaitan tadi dan sejenisnya. Ini untuk kedamaian di seluruh dunia.” -Beroo


Beroo juga meminta kepada mereka tidak boleh bertanya kepada Draking tentang hal-hal apapun yang berkaitan dengan kejadian tadi.


“Jika kamu berkata seperti itu Beroo, maka aku akan percaya. Tapi kami tidak akan bisa melepaskan kontrak kami dan kami juga tidak ingin kami dipisahkan.” -Delta Terra


“Draking, kami tidak akan melepaskan kontrak kami semudah yang kamu katakan atau lakukan, karena kami memiliki ikatan hubungan yang sangat kuat. Dan tidak mudah bagi kami memiliki mereka dan juga membuat kontrak dengan mereka.” -Delta Terra


“Itu benar. Kami harus mengorbankan semua yang kami punya untuk memperoleh kekuatan ini. Dan lalu kamu datang ke sini dan ingin melepaskan kontrak kami begitu saja.” -Raksa Rewel


Mereka tidak ingin kontrak mereka dengan Para Makhluk Astral mereka dilepaskan karena pengorbanan yang mereka lakukan untuk memperoleh, dan ikatan yang telah dibuat sangat lama.


“Baiklah untuk kalian, kalian boleh bersama mereka untuk selamanya. Akan tetapi untuknya, Recca harus melepaskan kontrak ini.” -Draking


Lalu Draking langsung mengeluarkan tiga orang tersebut dari satu kesadaran, dan hanya meninggalkan Draking, Recca dan Deam saja didalam satu kesadaran.


Tiga orang itu sadar. Edward Demons dan Xesa yang dari tadi mereka menunggu mereka bertiga sadarkan diri.


“Kalian berempat kenapa?” -Xesa


Xesa sedikit mengkhawatirkan mereka yang tiba-tiba saja tidak sadarkan diri tadi.


“Kami baru saja masuk kedalam sebuah kesadaran yang bisa menempatkan kami dalam satu kesadaran.” -Raksa Rewel


Lalu mereka menceritakan apa yang terjadi didalam satu kesadaran tersebut dan Edward Demons dan Xesa hanya bisa menyimpulkan dari cerita tersebut.

__ADS_1


“Sebenarnya maksud Draking itu baik untuknya. Tapi aku tidak berpikiran kalau Draking dapat menyembuhkan penyakit cacat Recca.” -Xesa


“Dia pasti punya tujuan lain.” -Celion Demonstra


Dan lalu Celion Demonstra bertanya dimana Hans Seven, karena dia tidak melihatnya disekitar.


“Xesa, dimana Hans? Dia tidak ikut pingsan juga, jadi dimana dia sekarang?” -Celion Demonstra


“Dia sedang merenungkan diri, setelah dikalahkan oleh Draking dalam beberapa detik.” -Xesa


“Aku tidak menyangka kalau Hans akan dipermalukan semudah itu. Setahuku, seorang mata-mata tidak mudah dipermalukan orang lain.” -Edward Demons


Hans Seven sedang merenungkan dirinya dipojokkan setelah dikalahkan oleh Draking dalam beberapa detik. Dia harusnya tidak menawarkan pertempuran tersebut.


“Bagaimana bisa Draking bertarung dengan Hans? Padahal dia juga ada didalam kesadaran.” -Delta Terra


Sedikit dibingungkan, karena Draking itu ada didalam kesadaran dan tidak mungkin Draking bisa melakukan pertarungan dengan Hans Seven.


“Jangan terlalu banyak berpikir! Draking, dia ingin kita bingung dan berpikir terus.” -Edward Demons


Tiba-tiba Edward Demons terkapar diatas tanah dan tidak tersadarkan diri. Edward Demons terbawa masuk kedalam satu kesadaran dan dia dipertemukan dengan Draking dan Recca Celestial yang sedang menangis.


“Halo, Edward!” -Draking


Draking menyapa Edward Demons, tetapi Edward Demons membalas dengan perkataan yang keras dan amarahnya. Dan lalu dia langsung menghampiri Recca Celestial.


“Apa yang kamu lakukan kepada Recca sampai dia nangis?” -Edward Demons


Edward Demons tidak tahu apa-apa yang terjadi. Tapi dia yakin Draking melakukan sesuatu kepada Recca Celestial.


“Aku hanya mengatakan kebenaran saja kepadanya.” -Draking


“Mengatakan kebenaran apa?” -Edward Demons


Draking hanya mengatakan sebuah kebenaran yang bisa membuat Recca Celestial menangis.


“Itu tidak terlalu penting. Baiklah, Recca. Kita akan melanjutkan pemindahan kontrak.” -Draking


“Baik.” -Recca Celestial


Recca Celestial berhenti menangis dan lalu berdiri.


“Sebentar dulu, apa yang kamu inginkan?” -Edward Demons


Edward Demons ingin mengetahui apa yang terjadi sebenarnya.


“Sudah kamu lakukan seperti kami lakukan, agar pemindahan kontrak ini berjalan lancar.” -Draking

__ADS_1


Sebuah kejadian, Draking memindahkan sesuatu yang ada didalam diri Recca Celestial berpindah kedalam tubuh Edward Demons. Edward Demons langsung merasakan kepanasan dan dia juga merasa kekuatan meningkat terus.


“Apa yang terjadi?” -Edward Demons


__ADS_2