[ZEROLINE] ZERO DIMENSION

[ZEROLINE] ZERO DIMENSION
CHAPTER 119


__ADS_3

Edward Demons telah menyelesaikan beberapa buku yang berisi tentang Kerajaan Ocean dan juga beberapa catatan yang diberikan oleh seseorang. Setelah membaca berbagai buku-buku, dia menyimpulkan kalau Kerajaan Ocean itu adalah tempat yang tidak aman.


“Setelah aku membaca beberapa buku yang dikasih olehnya, aku telah mengetahui kalau tempat ini adalah tempat yang tidak diperbolehkan dibangun oleh penduduk di dunia ini, dan juga dulunya tempat pertempuran yang sangat hebat. Akan tetapi kenapa Ratu Ocean pertama membangunkan Kerajaan Ocean disini? Apakah dia mengetahui peluang besar membangun kerajaan disini?” -Edward Demons


Edward Demons juga tidak ingin menyimpulkan terlalu cepat, tetapi dia ingin mengetahui alasan kenapa Sang Ratu Ocean pertama membangunkan Kerajaan Ocean di daratan bekas pertempuran besar.


Karena tidak ingin terlalu memikirkannya lagi, Edward Demons akan menuju ke kamarnya untuk beristirahat dan juga sudah malam hari. Dia tidak menyadari kalau malam sudah tiba begitu cepat, apakah karena dia terlalu membaca.


Ketika dia ingin masuk kedalam ruangan tamu dari tempat teras depan, dia melihat sesosok wanita berambut hitam panjang melewati pintu masuk kedalam. Sepertinya dia tidak asing dengan wujud wanita tersebut.


“Eh... Kenapa dia ada disini?” -Edward Demons


Edward Demons bergerak cepat mengikuti jejak Wanita berambut hitam panjang itu. Dia mengejar wanita itu karena dia yakin kalau dia pernah melihat wanita itu di suatu tempat.


Ternyata wanita itu masuk kedalam kamar miliknya, dia tidak tahu kenapa wanita itu masuk kedalam kamarnya tetapi dia merasakan sebuah firasat yang sangat buruk jika dia masuk kedalam, tetapi dia juga merasakan firasat lebih buruk jika dia tidak masuk kedalam kamarnya.


Jadi dia masuk kedalam kamarnya dengan membuka pintu kamarnya pelan-pelan agar tidak ketahuan. Dan tiba-tiba dia dikejutkan oleh wanita itu yang telah berada disampingnya.


“Rosalia, kenapa kamu berubah?” -Edward Demons


Edward Demons terkejut karena Celion Demonstra merubah wujud dan penampilannya menjadi Rosalia Demons. Rosalia Demons adalah Celion Demonstra di kehidupan pertamanya, dan wujudnya jauh berbeda dengan kehidupan sekarang.


“Halo sayangku, Edward. Apa kabar kamu?” -Rosalia Demons


Edward Demons masih terkejut dengan apa yang terjadi sebenarnya. Dia belum pernah melihat Celion Demonstra berubah menjadi Rosalia Demons.


“Aku ingin bertanya, kenapa kamu mengubah wujud kamu, Rosalia?” -Edward Demons


“Bukankah kamu yang ingin aku seperti dulu, Sayangku? Kamu minta untuk memaafkan kamu, jadi aku mengubah diriku agar bisa aku memaafkan kamu.” -Rosalia Demons


“Iya, aku ingat aku ingin kamu memaafkan aku tentang semuanya yang telah aku lakukan kepada kamu. Tapi janganlah membuat aku mengingat trauma aku sebenarnya!” -Edward Demons


“Trauma? Kenapa kamu trauma dengan wanita yang kamu sukai? Bukankah kamu sangat ingin bersetubuh dengan wanita kamu sukai ini?” -Rosalia Demons


Edward Demons tidak percaya kalau sifat Rosalia Demons dengan sifat Celion Demonstra sangat berbeda, dia lebih agresif daripada Celion Demonstra yang sangat polos itu.


“Bisakah kamu menghentikan lelucon ini? Aku tahu kamu melakukan ini untukku, tetapi kembalilah seperti semula!” -Edward Demons

__ADS_1


Edward Demons memohon kepada Rosalia Demons untuk kembali normal menjadi Celion Demonstra lagi. Walaupun dia telah memohon, Rosalia Demons tidak ingin menukar jiwanya.


“Ayolah, Edward! Kita akan melakukannya sekali saja dan juga tubuh kamu sepertinya sudah terlatih. Lihatlah betapa kuatnya tubuh kamu dan besarnya tubuh kamu itu!” -Rosalia Demons


“Walaupun kamu menggoda aku seperti itu, aku tidak akan terpengaruh oleh godaan seperti itu.” -Edward Demons


“Wah... Jadi Violan, wanita selingkuhan kamu itu melakukan godaan seperti ini.” -Rosalia Demons


“Ini tidak ada hubungannya dengan Violan. Walaupun dia sikapnya seperti wanita penggoda, tetapi dia adalah anak baik.” -Edward Demons


Rosalia Demons mengatakan kalau Violan Ocean itu adalah wanita penggoda, sebab penampilannya dan sikapnya tersebut. Akan tetapi Edward Demons mengatakan sebaliknya, walaupun Violan Ocean bersikap seperti itu, dia adalah wanita baik.


“Oh... Jadi apakah kamu sudah tertarik sama wanita penggoda tersebut atau kamu terkena hipnotis olehnya, Bocah Cengeng?” -Rosalia Demons


Tiba-tiba Edward Demons menjadi sedikit kesal dengan kata yang mengejeknya tersebut, dia tidak terima dikatakan Bocah Cengeng.


“Aku tidak tertarik atau hipnotis olehnya, dan juga hentikan memanggil aku sebagai Bocah Cengeng.” -Edward Demons


Mendengar perkataan Edward Demons yang marah itu, Rosalia Demons tertawa dengan gembira karena perkataannya tersebut membuat sisi Edward Demons keluar.


“Kamu lupa kalau kamu adalah bocah yang tidak bisa apa-apa dan kamu terus membutuhkan aku setiap saat sampai kita akan menikah saat itu. Tapi kamu meninggalkan aku dan membunuh aku dengan tangan kamu sendiri. Apakah itu balasan baik kamu?” -Rosalia Demons


Edward Demons, perasaan marahnya seketika turun dan dia tidak bisa marah lagi, setelah mendengar perkataan tersebut dari Rosalia Demons.


“Maaf... Itu memang kesalahan terbesar pada diriku dan aku harusnya berterimakasih kepada kamu selama itu. Tanpa kamu, aku bukanlah siapa-siapa selain Bocah Cengeng yang terus dibantu oleh kamu.” -Edward Demons


“Aku tahu kamu juga menyesal atas perilaku kamu yang sangat kejam dan memikirkan mendapatkan kedamaian dengan cara yang salah itu, cara dengan mengambil seluruh dunia dengan segala cara. Walaupun ada pasukan kamu membuat kekejaman, kamu tidak perduli. Betapa banyak ras yang telah kamu musnahkan!” -Rosalia Demons


“Maafkan, aku... Aku tidak tahu kalau aku tidak memperdulikan hal itu, dulu aku hanya memikirkan bagaimana cara mendapatkan kekuatan, dan kekuasaan saja, dan tidak memperdulikan piramida kehidupan itu sendiri.” -Edward Demons


Piramida kehidupan yang dikatakan oleh Edward Demons, adalah susunan yang membangun sebuah kehidupan yang sejahtera dan damai. Akan tetapi Edward Demons telah melakukan kesalahan yang mana, dia tidak mempedulikan tingkatan yang dibawah dan mengakibatkan kesengsaraan.


“Baiklah, aku akan memaafkan kamu dengan satu syarat. Kita harus berbicara dengan Pria Aneh itu untuk memulangkan kita ke planet asal kita, dan lalu kita akan langsung menikah dengan melakukan surat pertujuan kedamaian antara kedua pihak besar, bagaimana?” -Rosalia Demons


Rosalia Demons memberikan sebuah syarat supaya dia bisa menerima permintaan maaf dari Edward Demons. Sebenarnya syarat tersebut adalah keinginan besar bagi mereka berdua juga.


“Ok, kita akan menikah lagi. Akan tetapi masalah besarnya adalah Draking itu ada dimana sekarang? Tanpa dia kita tidak bisa kembali pulang, walaupun kita bisa saja pulang sendiri.” -Edward Demons

__ADS_1


Edward Demons sedikit menghafal jalan pulang menuju ke planet Rosemary, jika mengikuti jalan ketika mereka datang ke sini. Akan tetapi dia sedikit ragu, apakah ada kendaraan yang sama melewati jalan datang.


“Pulang sendiri, bukankah itu berbahaya bagi kita berdua? Apalagi kita berdua belum mengenal seluruh tempat kita kunjungi sebelumnya. Makanya setelah ini kita mencari keberadaannya sekarang.” -Rosalia Demons


Rosalia Demons tidak ingin mereka dalam keadaan berbahaya pada saat mereka akan pulang berduaan ke Planet Rosemary. Makanya dia ingin Draking yang membawa mereka.


“Setelah ini? Apa maksud kamu, setelah ini?” -Edward Demons


“Seharusnya kamu tahu apa yang aku katakan?” -Rosalia Demons


“Hahahaha.... Bukankah kita sudah bersepakat?” -Edward Demons


“Memang kamu ini masih bodoh, Bocah Cengeng! Maksud aku, kita berdua harus memberitahu kepada anak kita itu tentang kita akan kembali pulang ke rumah.” -Rosalia Demons


Rosalia Demons sedikit kesal karena Edward Demons tidak paham dengan perkataannya tadi. Sedangkan Edward Demons terkejut dan kaget mendengar kata anak.


“Anak! Kita ini belum melakukan hal sejauh itu!” -Edward Demons


Edward Demons belum pernah melakukan hal itu kepada Rosalia atau wanita lain, dan dia tidak mengingat kalau mereka membawa seorang anak.


“Dasar orang tua tidak berguna! Maksud aku Xesa, dia adalah anak kita.” -Rosalia Demons


Rosalia Demons menganggap Xesa adalah anak mereka berdua. Edward Demons terkejut karena Rosalia menganggap Xesa adalah anak mereka dan dia tahu kalau Rosalia berkata seperti itu.


“Tunggu sebentar... Kamu tahu kalau Xesa itu hanya anak yang aku pungut didalam hutan dan aku telah mencari kedua orang tuanya. Dan sampai sekarang aku tidak menemukan orang tuanya. Apakah kamu terpengaruh oleh perkataan Draking?” -Edward Demons


Edward Demons menerangkan bahwa Xesa itu hanyalah anak yang dipungutnya saja dan bukanlah siapa-siapa. Walaupun didalam hatinya itu, dia tidak ingin mengatakan hal buruk tentang itu. Dan juga dia menganggap kalau Rosalia Demons telah terpengaruh oleh perkataan End’e Draking.


“Aku bukan terpengaruh olehnya. Tapi memang benar, perkataannya tersebut. Xesa itu tercipta dari dua energi kehidupan yang berbeda tetapi saling menyatu. Kamu ingat kalau saat itu aku punya sihir reinkarnasi. Dengan sihir tersebut, kemungkinan besar aku memiliki jiwa terlepas dari kehidupan sebelumnya. Dan lalu kamu mempunyai jumlah kehidupan yang sangat besar, dan energi kehidupan kamu terlepas saat aku mati didekat kamu.” -Rosalia Demons


Rosalia Demons memberikan penjelasan tentang penciptaan Xesa yang berasal dari dua energi mereka masing-masing yang saling bertolakbelakang tetapi selalu terhubung.


“Bagaimana bisa dua kekuatan berbeda itu bisa terhubung apalagi dua kekuatan kita saat itu adalah kegelapan dan cahaya yang adalah kekuatan bertolakbelakang?” -Edward Demons


Edward Demons masih kebingungan dan heran bagaimana bisa dua energi yang sangat berbeda dapat menciptakan sebuah kehidupan baru.


“Hahahaha.... Sudah aku duga, kamu tidak pernah mengungkapkan perasaan kamu itu sebenarnya. Dua energi berbeda tersebut bersatu dan lalu menciptakan sebuah kehidupan baru, akibat dari sebuah kekuatan yang tidak masuk akal yaitu cinta sejati.” -Rosalia Demons

__ADS_1


Edward Demons sangat terkejut karena mendengar kalau kekuatan tersebut yang bisa menciptakan sebuah kehidupan baru dari dua energi yang sangat jauh berbeda dan bertolakbelakang.


Dan pada saat mereka sedang berbicara didalam kamar Edward Demons, mereka berdua tidak menyadari kalau pembicaraan mereka didengar oleh Xesa sendiri. Setelah pulang dan puas dari tempat perusahaan Electro, dia tidak sengaja mendengar pembicaraan tersebut.


__ADS_2