![[ZEROLINE] ZERO DIMENSION](https://asset.asean.biz.id/-zeroline--zero-dimension.webp)
Diluar kamar Edward Demons, Xesa tidak sengaja mendengar pembicaraan tersebut dan dia langsung penasaran apa yang dibicarakan mereka berdua, dan siapa itu Rosalia. Xesa belum pernah mendengar nama Rosalia selama dia hidup. Akan tetapi dia mendengar kalau dia adalah anak dari dua energi berbeda.
“Tidak mungkin, aku adalah makhluk yang diciptakan oleh dua energi yang sangat berbeda. Dan lalu mereka berdua, apakah mereka berdua saling mencintai dan juga siapa Rosalina itu?” -Xesa
Xesa masih sangat penasaran dengan pembicaraan tersebut dan dia ingin mengetahui siapa Rosalia itu sebenarnya, apakah dia adalah orang yang memiliki hubungan dengan Edward Demons.
Sebenarnya dia ingin masuk kedalam kamar Edward Demons dan ingin mengetahui apa yang terjadi sebenarnya. Akan tetapi dia tidak bisa masuk seberangan saja, dia harus mendengar beberapa kata, jika ada yang aneh, maka dia akan masuk.
Sementara itu didalam kamar Edward Demons, Rosalia Demons merasakan aura sihir dari luar kamar tersebut. Aura Sihir yang dipancarkan oleh seseorang tidak asing, dan sepertinya orang tersebut mendengar mereka berbicara.
“Edward, kamu tahu tidak kalau kamu itu hanyalah boneka yang aku kendalikan untuk menguasai dunia kita itu.” -Rosalia Demons
“Apa yang kamu maksud? Aku tidak mengerti sama sekali?” -Edward Demons
“Dasar Raja Iblis bodoh! Kamu hanyalah boneka yang aku gerakkan untuk mencapai keinginan terbesar aku dan semua prajurit yang mati di medan pertempuran tersebut hanyalah pijakan saja.” -Rosalia Demons
“Aku tidak tahu kenapa kamu langsung mengubah topik? Tapi jangan membawa kematian seluruh prajurit aku yang terhormat itu. Mereka melakukan hal tersebut untuk kedamaian dan kecapaian Bangsa Iblis.” -Edward Demons
Edward Demons tidak tahu apa yang dikatakan oleh Rosalia Demons sebenarnya, tetapi perkataannya tersebut sangat menyakitkan dan membuat dirinya marah dan kesal.
“Sepertinya kamu sudah kesal, ya. Aku ingin mengingatkan kamu saja, kalau kamu adalah seorang Raja Iblis tidak berguna, tidak bisa diandalkan oleh Para penduduk, tidak bisa membawa kemajuan peradaban untuk Bangsa Iblis, dan kamu hanyalah orang yang lemah dan tidak apa-apa selain nangis dipojokkan saja.” -Rosalia Demons
Mendengar perkataan tersebut dari Rosalia Demons itu sendiri, Edward Demons terkejut dan tidak menyangka kalau Rosalia Demons yang dikenalnya merendahkan dengan mengejek dan juga memprovokasi dirinya.
“Bisa-bisanya kamu mengatakan hal tersebut. Sekarang aku tahu kenapa aku takut kepada kamu dibandingkan dirimu lain itu yang polos, karena kamu mengutarakan isi hati kamu tanpa memperdulikan hati orang lain.” -Edward Demons
Edward Demons terlihat sangat kesal dan dia juga sedikit menetaskan air mata, karena perkataan yang sangat menyakiti dirinya. Dia tahu kalau dia lebih kuat daripada Celion Demonstra dan Rosalia Demons, tetapi dalam menyinggung perasaan seseorang Rosalia Demons lebih hebat darinya.
Diluar kamar Edward Demons, Xesa juga terlihat sangat kesal dan tidak bisa menahan dirinya lagi untuk masuk kedalam kamar Edward Demons. Dan lalu dia akan memarahi orang tersebut yang menghina dan merendahkan Edward Demons orang yang dihormatinya.
Xesa sudah masuk kedalam kamar tersebut, dan dia langsung menghampiri Edward Demons dan siap melindunginya. Edward Demons terkejut dan kaget melihat Xesa tiba-tiba masuk kedalam kamarnya.
“Edward, aku akan melindungi kamu dari orang bodoh itu. Aku tidak senang jika ada orang yang menghina sesosok yang dihormati dan penting bagiku.” -Xesa
Rosalia Demons sedikit tersenyum karena perkataannya tersebut dapat membuat Xesa masuk kedalam jebakannya. Dia sudah tahu kalau Xesa menguping pembicaraan mereka berdua. Makanya dia menghina dan merendahkan Edward Demons agar Xesa segera masuk ke kamar.
“Wah, wah, wah.... lihatlah anak kita akan melindungi ayahnya yang cengeng itu!” -Rosalia Demons
__ADS_1
“Anak! Mana mungkin aku adalah anak kamu yang telah menghina Edward, dan juga dia adalah orang yang telah membesarkan aku. Walaupun begitu aku tidak akan pernah ingin jadikan ayahku, karena dia lebih daripada itu.” -Xesa
“Aku tidak kira kamu akan berkata kasar pada ibu kamu ini. Karena kami yang sudah menciptakan kamu kedalam dunia yang penuh sengsara dan kejahatan.” -Rosalia Demons
“Aku tidak tahu siapa dirimu itu? Tapi aku peringatkan kepada kamu untuk tidak mengatakan kalau kamu adalah ibuku, dan aku senang berada di dalam dunia ini karena aku belajar arti kehidupan.” -Xesa
Edward Demons ingin memberhentikan pertengkaran tersebut, dia sudah tahu kenapa Rosalia Demons mengatakan hal begitu kejam kepadamu tadi, supaya Xesa keluar dari tempat persembunyiannya.
“Sudahlah, dia hanya bercanda tadi!” -Edward Demons
“Bercanda! Tidak mungkin, dia telah merendahkan kamu dengan perkataan begitu hina dan merendahkan diri kamu, Edward.” -Xesa
Xesa tidak menganggap perkataan tersebut adalah candaan, karena perkataan tersebut mengandung banyak penghinaan terhadap Edward Demons.
“Sudahlah! Aku lebih mengenalnya daripada kamu, aku tahu perkataannya sedikit menyakitkan tetapi dia hanya bercanda saja.” -Edward Demons
Walaupun sudah ditenangkan olehnya, dia masih belum bisa menenangkan Xesa yang telah hilang kendali, tetapi Xesa tidak menyerang Rosalia Demons.
“Diam! Aku akan memaafkannya jika dia harus meminta maaf kepada kamu atas perkataannya tersebut.” -Xesa
“Walah... Xesa, aku tahu kamu...” -Rosalia Demons
“Bagaimana kamu tahu namaku? Padahal aku tidak memberitahu namaku pada kamu!” -Xesa
Xesa heran dan penasaran, bagaimana orang itu mengetahui namanya. Makanya dia bertanya kepada orang itu, walaupun dengan cara yang kasar.
“Sudah aku bilang, kami berdua adalah orang tua kamu, kami yang menciptakan kamu ada di dunia ini. Makanya kamu tidak harus heran jika aku mengetahui nama kamu dan juga nama kamu berasal dari nama yang sama seperti aku.” -Rosalia Demons
Rosalia Demons menjelaskan bagaimana dia mengetahui nama Xesa, walaupun itu semuanya adalah kebohongan. Saat menjadi Celion Demonstra, dia bertemu terus dengan Xesa dalam pertarungan maupun bukan pertarungan.
“Apa? Namaku dan namamu sama? Tidak, nama Xesa hanya aku seorang saja yang punya di dunia aku itu.” -Xesa
Setahunya, namanya tersebut tidak ada satupun orang menggunakan nama sama dengan namanya dan itu juga pemberian dari Edward Demons.
“Aku bukan mengatakan kalau nama kita itu sama, tetapi dalam artian nama kita berdua itu memiliki arti yang sangat sama dan tidak terlalu jauh beda.” -Rosalia Demons
Rosalia Demons memberitahu kalau bukan nama mereka yang sama tetapi arti nama mereka tersebut yang sama.
__ADS_1
“Jadi nama kamu siapa?” -Xesa
Xesa bertanya siapa nama orang itu dan ingin menemukan apakah nama mereka memiliki arti yang sama, walaupun nama mereka berbeda.
“Aku tidak akan menjawab pertanyaan kamu tersebut, kamu harusnya bertanya kepada ayah kamu itu, karena dialah yang memberikan nama kamu.” -Rosalia Demons
Edward Demons sedikit panik dan kesal karena perkataan Rosalia Demons tersebut. Dia tahu itu semua sudah direncanakan oleh Rosalia Demons agar dia terjebak sekali lagi dalam jebakannya. Makanya dia harus berpikir keras untuk tidak terjebak.
“Baiklah, nama dia adalah Si Bodoh entah berantah yaitu Frosla. Dan nama kalian sama yang berarti penyendiri tetapi kamu memiliki berarti Anak pembawa kegembiraan.” -Edward Demons
Edward Demons sengaja tidak menyebutkan nama asil Rosalia Demons sebenarnya, dan mengejeknya dengan nama tersebut. Setelah mengatakan hal tersebut, dia memberikan senyuman kepada Rosalia Demons.
“Hahaha... Kamu berbohong, nama kamu itu seaneh dirimu itu.” -Xesa
Mendengar namanya menjadi nama orang lain, Rosalia Demons tidak kesal dan marah tetapi dia tersenyum dengan manis walaupun dalam tersenyum tersebut ada sebuah intimidasi yang menakutkan.
“Wah... Aku pikir kamu hanya memiliki otak seperti orang cerdas saja, dan kamu bisa membalas dengan perkataan yang kamu itu.” -Rosalia Demons
Tiba-tiba mereka berdua merasa mereka terintimidasi oleh Rosalia Demons dengan tatapan dan senyuman tersebut. Edward Demons langsung mengingat masa lalunya, dia pernah merasakan intimidasi tersebut dan berakhir dirinya masuk kedalam pengobatan.
“Maafkan aku, Rosalia. Aku hanya ingin membalas perkataan kamu yang sedikit menjengkelkan itu.” -Edward Demons
Edward Demons meminta maaf atas perkataannya tadi yang sedikit menyinggung Rosalia Demons. Xesa yang melihat hal tersebut, dia tidak percaya kalau Raja Iblis yang dikaguminya sangat takut oleh wanita itu.
“Edward! Kenapa kamu takut dengan wanita busuk itu?” -Xesa
Xesa sangat kesal melihat Edward Demons meminta maaf kepada wanita itu didepan hadapannya. Dan Rosalia Demons memaafkan Edward Demons atas perkataannya tersebut.
“Aku maafkan, Edward. Dan kamu, aku tidak tahu apa yang harus aku katakan lagi. Jangan panggil aku wanita busuk, wanita tua, atau wanita tidak berbudi baik, kamu punya, dan namaku adalah Rosalia Demons.” -Rosalia Demons
Karena tidak ingin dipanggil dengan panggilan yang menjelekkan dirinya, Rosalia Demons memberitahu nama aslinya kepada Xesa, dan juga memberitahu sedikit kebenaran.
“Rosalia? Kayaknya aku pernah mendengar nama tersebut?” -Xesa
“Jika kamu pernah mendengar nama tersebut, maka kamu pernah mendengar sebuah cerita tentang Dewi Kedamaian untuk seluruh Kaum Bangsa Iblis di seluruh dunia.” -Rosalia Demons
Rosalia Demons memberikan kejutan kalau namanya tersebut adalah nama yang sama seperti di cerita tentang Dewi Kedamaian yang sering diceritakan oleh orang-orang tua dan juga di sebagaikan pelindung Para Bangsa Iblis.
__ADS_1