[ZEROLINE] ZERO DIMENSION

[ZEROLINE] ZERO DIMENSION
Chapter 39


__ADS_3

Didalam pendalaman hutan, Seluruh Pasukan Manusia sedang dalam perjalanan menuju ke kerajaan Raja Iblis yang tinggal beberapa langkah lagi. Mereka juga telah melihat Kastil Kerajaan Raja Iblis dari tempat mereka.


Akan tetapi perjalanan mereka diberhentikan oleh kabar buruk yang dibawa oleh Raksa Rewel kepada mereka semua. Kabar tersebut tentang Recca Celestial yang ditinggalkan mereka, dan lalu Recca Celestial menggunakan kekuatan sihir terlarangnya untuk mengalahkan musuhnya.


Mendengar berita buruk tersebut, Celion Demonstra sangat marah kepada Raksa Rewel yang meninggalkan sahabatnya.


“Baik... Aku ingin akan kembali ke medan pertempuran sendirian untuk menyelamatkan Recca.” -Celion Demonstra


Celion Demonstra akan meninggalkan pasukan manusia dan akan menuju ke medan pertempuran untuk menyelamatkan sahabatnya tersebut.


“Celion, kamu tidak usah melakukan seperti itu. Biarkan aku yang akan pergi ke sana, dan kamu tetap di sini untuk menjadi pemimpin.” -Raksa Rewel


Raksa Rewel mencegatnya, dan dia yang akan menyelematkan Recca Celestial, karena itu adalah kesalahan dari hasil keputusan sebelumnya.


“Tidak, ini masalah besar daripada memimpin suatu pasukan besar. Apakah kamu bisa menenangkan seseorang yang telah lepas kendali akibat dari kekuatan sihir mereka yang susah dikontrol? Hah!” -Celion Demonstra


Perkataan Celion Demonstra ada benarnya, karena diantara mereka semua, selain Draking tidak ada yang bisa menenangkan seseorang yang terkendali oleh kekuatannya sendiri.


“Memang ada benar yang dikatakan oleh gadis kecil itu. Tidak ada satupun dari kalian yang bisa menenangkan orang yang terkendalikan oleh kekuatan mereka sendiri. Jadi biarkan saja dia pergi ke sana sendirian atau ditemenin. Jika ditemenin, orang yang menemani dia tidak boleh menjadi beban.” -Draking


Sebuah perkataan yang agak panjang dikeluarkan oleh Draking kepada mereka. Draking hanya mengingatkan saja kepada mereka untuk tidak menjadi beban bagi Celion Demonstra.


“Kalau begitu, kamu saja pergi dengan Nyonya Celion Bukannya kamu mempunyai kekuatan yang dapat menenangkan orang yang terkendali oleh kekuatan sihir mereka sendiri.” -Raksa Rewel


Draking menolak permintaan tersebut, karena dia tidak menginginkan hal yang merugikannya.


sebut“Aku tidak mau, karena hal seperti itu dapat merugikan diriku.” -Draking


Mendengar jawaban tersebut, Raksa Rewel membalas perkataan Draking tersebut.


“Hah! Bukannya kamu mempunyai sebuah kekuatan lebih besar dan lebih hebat daripada kami semuanya? Atau apakah kamu ini sebenarnya lemah?” -Raksa Rewel

__ADS_1


Raksa Rewel sedikit mengejek Draking dengan menyebutnya lemah. Mendengar hal tersebut, Draking memberi alasan cukup masuk akal.


“Sebesar apapun kekuatan yang aku miliki, besar pula dampak yang diterima dari penggunaan kekuatan besar tersebut. Oleh sebab itulah, aku tidak ingin menggunakan kekuatanku untuk hal-hal yang tidak diuntungkan bagiku dan masa depanku.” -Draking


Seperti biasanya, Draking akan melakukan atau membantu seseorang jika ada keuntungan untuknya. Jika tidak ada, maka dia tidak akan membantu orang tersebut.


“Sih... Biarkan aku pergi dan menyelamatkan Recca Celestial.” -Celion Demonstra


Celion Demonstra tetap ingin menolong Recca Celestial yang masih berada di medan pertempuran.


Raksa Rewel sudah tidak tahan lagi, dia susah untuk menolak perintah dari Sang Pahlawan Manusia. Oleh karena itu, Raksa Rewel akan membiarkannya, tetapi dia akan membantu.


“Baiklah. Tapi bisakah aku menawarkan kepada kamu, aku akan memindahkan kamu ke medan pertempuran dengan sihir Teleportasi milikku dengan cepat.” -Raksa Rewel


Dia tidak ingin menjadi beban bagi Celion Demonstra, tetapi dia ingin juga membantu. Jadi Raksa Rewel menawarkan agar dia akan memindahkan Celion Demonstra ke lokasi Recca Celestial dengan cepat dan praktis.


Ditawarkan dengan itu, Celion Demonstra menerima tawarannya tersebut.


Ketika persiapan tersebut hampir selesai, tiba-tiba ada sesuatu yang dari atas langit terbang diatas mereka semua.


Sesuatu tersebut adalah Kapal Angkasa. Bagi orang-orang seperti Celion Demonstra, dan lainnya, Kapal Angkasa tersebut cukup mengejutkan dan masih terlihat asing untuk mereka semua. Draking berbeda dengan lain, tetapi dia harus ikut terkejut dan kaget.


Tapi Draking terlihat kaget benaran, karena Kapal Angkasa tersebut seharusnya keluar dari dimensi realita itu menurut perkiraannya satu tahun lebih.


Tetapi tidak disangka, Draking tersenyum dan terlihat kagum oleh Tirta Yayan yang bisa keluar dari Dimensi Realita sehari setelah mereka masuk.


“Wah-wah, mereka lebih baik daripada sebelumnya, ya.” -Draking


Dan lalu ada seseorang dari dalam Kapal Angkasa tersebut keluar dan memperlihatkan dirinya kepada Seluruh Pasukan Manusia yang berada dibawahnya.


“Dari data yang dianalisa, kekuatan Makhluk di Planet Rosemary terlihat sangat lemah. Dari fisik sampai metal mereka bisa terlihat sangat-sangat lemah.” -Tirta Yayan.

__ADS_1


Tirta Yayan keluar dari Kapal Angkasa, tetapi dia belum turun kepermukaan. Dia juga memperhatikan mereka dibawah, termasuk Draking.


Melihat Tirta Yayan yang telah berada dihadapannya, Draking langsung berpindah tempat ke hadapan Tirta Yayan dan Kapal Angkasa.


“Hai, Sobat lama. Bukannya kalian semua masih berada didalam penjara yang kubuat untuk kalian.” -Draking


Tirta Yayan wajahnya langsung terlihat kesal ketika Draking berada tepat didepannya.


“Sialan kau, Draking! Butuh waktu lama untuk lepas dari Dimensi itu.” -Tirta Yayan


Tirta Yayan sangat kesal, karena Draking membuat satu pasukannya termasuk dirinya kebingungan.


Dan jika kalau mereka tidak menemukan jalan keluar dari Dimensi Realita tersebut, maka mereka akan semakin pusing, bingung dan diakhiri kegilaan.


“Tenanglah, kalian semua masih bisa hidup, tetapi itu belum seberapa.” -Draking


Tirta Yayan tidak mengerti maksud Draking tersebut, tetapi dia langsung mengerti.


“Draking, jangan lakukan itu lagi! Kalau tidak kau akan benar-benar kami lenyapkan.” -Tirta Yayan


Draking tidak perduli dengan perkataan Tirta Yayan, karena dia dan Tirta Yayan adalah musuh sekarang. Maka dia harus melakukan seperti seorang penjahat.


Draking menggunakan kekuatan Mytic [Pembukaan Dunia Parallel], dia akan memasukkan Tirta Yayan beserta pasukannya ke Dimensi tersebut.


Kekuatan Mytic [Pembukaan Dunia Parallel] merupakan sebuah kekuatan yang membukakan pintu menuju ke tempat lain.


Kapal Angkasa tersebut memiliki penampilan yang besar, jadi tarikan pintu tersebut tidak bisa dihindarkan mereka. Kapal Angkasa tersebut masuk kedalam Dimensi lain, dan sebelum itu Tirta Yayan mengatakan sesuatu kepada Draking.


Perkataan Tirta Yayan tidak didengar oleh Draking, dan Draking terlihat sangat tidak perdulikan perkataan dari Tirta Yayan.


Pasukan manusia yang dibawah permukaan masih terlihat bingung dan terkejut, mereka tidak tahu yang terjadi di atas langit. Tapi mereka menyimpulkan kalau Draking terlihat benci kepada Kapal Angkasa tersebut.

__ADS_1


__ADS_2