![[ZEROLINE] ZERO DIMENSION](https://asset.asean.biz.id/-zeroline--zero-dimension.webp)
Xesa dan Recca Celestial segera menuju ke tempat Pertempuran yang terjadi sekarang. Tapi pada saat mereka sampai di tempat pertempuran, mereka tidak sengaja ikut terkurung dalam kurungan kubus tersebut.
Dan mereka berdua juga ikut dikejutkan oleh jumlah pasukan musuh yang berasal dari luar dunia dan juga Xesa yang sangat dikejutkan oleh Rajanya yang telah menjadi raksasa yang sangat besar.
Dari gua kecil itu sampai di pertempuran. Recca Celestial digendong oleh Xesa, sebab kemampuan fisiknya Recca Celestial tidak bisa berjalan maupun berdiri. Padahal dia sudah meminum obat-obatan yang sangat manjur.
“Xesa, apakah kamu tidak merasa keberatan menggendong aku ini?” -Recca Celestial
Recca Celestial khawatir kalau Xesa tidak kuat membawanya di punggungnya. Tapi Xesa tidak masalah karena berat badannya Recca Celestial cukup ringan.
“Tidak usah khawatir, berat badan kamu sangat ringan dan mudah dibawa kemana-mana.” -Xesa
Mereka dalam menuju ke tempatnya Celion Demonstra, mereka sedikit melihat perjuangan Kedua Bangsa tersebut maju untuk melawan sekumpulan pasukan tersebut.
Melihat kejadian itu membuat mereka heran, sebab Kedua Pasukan yang saling bermusuhan dan tidak akan pernah memaafkan. Sekarang sedang bertarung bersama. Recca Celestial dan Xesa juga hal sama,
seperti Kedua Pasukan tersebut.
“Recca, siapa yang memberikan motivasi kepada mereka untuk bertarung bersama? Tidak mungkin, Raja Edward atau Jenderal Iblis lainnya. Sebab ada tiga Jenderal Iblis yang tidak ingin melakukan persahabatan sampai mereka dapat menguasai dunia.” -Xesa
“Mungkin, hanya satu orang saja yang melakukan hal tersebut adalah Draking.” -Recca Celestial
Menurutnya, Draking adalah menyemangati Kedua Pasukan tersebut, karena Draking memiliki cara berbicara yang sangat ampuh dan mudah dimengerti oleh mereka.
“Draking? Oh, iya. Dialah yang dicari oleh mereka selama ini.” -Xesa
“Maksud kamu apa?” -Recca Celestial
Xesa menjelaskan apa yang terjadi ketika sebelum seluruh pasukan berada di perintah Juliana Juliet Ni. Dan Lalu Menjelaskan apa yang didengar olehnya didalam penjara dimensi tersebut. Setelah mendengar penjelasan tersebut, Recca Celestial sedikit paham apa yang terjadi dan menghubungkannya.
“Pertama-tama kita harus menyatukan kekuatan kita untuk mengalahkan raksasa itu, dan lalu membantu Draking. Setelah itu, kita ingin penjelasannya.” -Xesa
“Aku setuju untuk mengalahkan raksasa itu, tetapi aku tidak terlalu setuju untuk membantu seseorang yang telah membawa masalah ke sini.” -Recca Celestial
Recca Celestial hanya tidak setuju untuk membantu Draking dalam pertempuran tersebut, dan dia tidak yakin kalau Draking akan menceritakan sejujurnya.
Sesampainya di sana, Mereka berdua melihat Celion Demonstra yang telah ditangkap oleh Raksasa besar itu. Dan Celion Demonstra tidak bisa melepaskan diri, dan dia juga masih berusaha melepaskan dirinya dari genggaman.
Xesa dari bawah menyerang bagian tangan Raksasa besar itu yang menyandera Celion Demonstra. Xesa menggunakan kekuatan sihir api neraka miliknya menyerang raksasa besar itu.
Celion Demonstra yang melihat serangan tersebut mengarah kearahnya, dia langsung panik dan terkejut karena sasaran tersebut dekat darinya. Dan serangan tersebut hanya mengenai pergelangan tangan Raksasa itu dan tidak mengenai Celion Demonstra.
__ADS_1
Akan tetapi api neraka itu tidak terasa panas oleh raksasa besar itu, karena raksasa itu mempunyai pertahanan yang sangat kuat dan keras, seperti baja.
“Woi! Apa yang kalian lakukan? Untung saja, itu tidak mengenai aku.” -Celion Demonstra
Celion Demonstra sangat marah terhadap dua orang itu karena serangan itu hampir mengenainya.
“Maaf.” -Xesa
Xesa meminta maaf kepada Celion Demonstra, atas serangannya yang hampir saja mengenai Celion Demonstra.
“Woi! Edward, lepaskan aku!” -Celion Demonstra
Celion Demonstra menduga Si Raksasa itu adalah Edward Demons, karena memiliki persamaan yang sama dari penampilan fisiknya. Si Raksasa tersebut tidak menjawab atau membalas balik perkataan Celion Demonstra.
“Hai, Apa kamu yakin itu adalah Raja Iblis Edward Demons?” -Recca Celestial
Recca Celestial berteriak keras kepada Celion Demonstra dan memastikan apakah Raksasa besar itu adalah Raja Iblis Edward Demons.
“Memang benar, dia adalah Raja Iblis Edward Demons, orang yang menyelamatkan aku saat kecil.” -Xesa
Xesa juga berpikir sama seperti Celion Demonstra, yang menganggap Raksasa besar itu adalah Raja Iblis Edward Demons.
“Kalau begitu, aku tidak akan ragu-ragu lagi dan akan membalas pendahuluku.” -Recca Celestial
“Recca, kamu benar akan mengalahkan dia. Lihatlah dirimu terlebih dahulu, kamu itu sedang digendong oleh aku. Dan juga kamu tidak tidak bisa melakukan apa-apa, selain berbicara saja.” -Xesa
Recca Celestial baru sadar kalau dirinya sedang tidak baik-baik saja. Jadi meminta kepada Xesa untuk mengalahkan dan lalu melenyapkan Raja Iblis tersebut.
“Oh, iya. Xesa, aku meminta kamu untuk melawan dan mengalahkan Raja Iblis bodoh itu, dan lalu melenyapkan di dunia ini.” -Recca Celestial
Xesa tidak setuju apa yang dikatakan oleh Recca Celestial yang itu melenyapkan Raja Iblis yang telah menolongnya.
“Dia telah menolong aku, dan mana mungkin aku akan melenyapkan orang yang telah menolong aku. Dan dia ingin menyatukan...” -Xesa
“Blaa..Blaa..Blaa.. Aku tidak ingin dengar apapun dari masa lalu kalian itu. Kalau begitu kamu boleh melakukan apa yang kamu, tetapi kamu harus segera mengakhirinya.” -Recca Celestial
Recca Celestial tidak ingin mendengar perkataan dari Xesa. Tapi dia memperbolehkan Xesa melakukan apapun, tetapi dia harus mengalahkan atau mengakhiri semuanya.
“Boleh juga. Tapi bolehkah aku meminjam kekuatan sihir terlarang kamu itu.” -Xesa
Recca Celestial agak terkejut karena Xesa meminta kepadanya untuk meminjam kekuatan sihir terlarang miliknya.
__ADS_1
“Maksud kamu apa? Sihir terlarang milikku tidak bekerja lagi, walaupun aku sudah memohon beberapa kali kepadanya.” -Recca Celestial
Sebelumnya di gua itu secara diam-diam, Recca Celestial memasuki kedalam kesadarannya dan lalu memanggil Deam untuk membantunya untuk mengeluarkan kekuatan sihir. Akan tetapi setelah berbincang agak lama dan sedikit pertengkaran diantara mereka, Recca Celestial tidak bisa menggunakan kekuatan sihir terlarang tersebut selamanya.
“Itu tidak bekerja terhadap kamu, tetapi bagaimana itu akan bekerja padaku?” -Xesa
“Hahaha! Bagaimana caranya kita dapat melakukan hal tersebut? Bukankah kamu harus membuat sebuah kontrak untuk mendapatkan kekuatan sihir seperti ini.” -Recca Celestial
Recca Celestial tidak yakin apakah dia dapat memberikan kekuatan sihir terlarang tersebut kepada orang lain, sebab kekuatan sihir terlarang hanya dapat digunakan oleh orang yang telah mengontraknya.
“Janganlah khawatir! Aku punya sebuah ide yang paling bagus yang pasti kamu tidak akan setuju.” -Xesa
Xesa akan memberitahu sebuah ide yang paling bagus, tetapi menurutnya Recca Celestial tidak akan setuju atau tidak akan mau. Recca Celestial penasaran ide rencana apa itu.
“Jadi ide gila apa yang kamu akan lakukan?” -Recca Celestial
Celion Demonstra yang masih sedang digenggam kuat oleh tangannya Edward Demons dan melihat kedua orang yang masih berbicara yang tidak tahu apa yang mereka bicarakan. Dia mulai sangat kesal karena tidak satupun dari mereka menolongnya dan juga Edward Demons tidak mendengarnya sama sekali.
“Woy! Edward, lepaskan aku sekarang juga atau tidak kamu tidak dapat makan Red Buff atau apapun itu! Aku tahu kamu masih menyukai makanan aku, kan.” -Celion Demonstra
Celion Demonstra masih meminta Edward Demons melepaskan dirinya dan juga mengancamnya. Akan tetapi Edward Demons masih tidak mendengar satupun kata-kata yang dikeluarkan oleh Celion Demonstra.
“Apa kamu tidak punya telinga, hah?! Telinga besar!” -Celion Demonstra
Celion Demonstra mengejek Edward Demons dengan sebutan telinga besar. Dan lalu Celion Demonstra dilempar keatas langit oleh Edward Demons sangat tinggi.
Draking yang masih berjuang dalam pertempurannya menghindari setiap serangan yang mengarah kearahnya. Dia melihat Celion Demonstra dilempar oleh Raksasa besar itu , dan Draking mengatakan.
“Wow! Sang Pahlawan sudah bisa terbang.” -Draking
Celion Demonstra melihat kesempatan tersebut, dia mulai melafal mantra sihir terbang diatas langit tinggi. Kekuatan sihir terbang [ Sihir Angin : Sayap Badai ], sihir terbang ini memungkinkan dia dapat terbang diatas langit dan juga dapat bergerak cepat.
Dan akhirnya dia masih tidak bisa terlepas dari tangkapan itu. Padahal dia sudah mengeluarkan sayapnya, tetapi dia mengeluarkan pada saat mendekati Edward Demons. Jadi dia tertangkap sekali lagi dan lalu digenggam sangat kuat oleh Edward Demons.
...---------------------------------------------...
...JANGANLAH LUPA LIKE DAN KOMENTAR DI BAWAH INI...
...TERIMAKASIH...
...----------------------------------------------
__ADS_1
...