![[ZEROLINE] ZERO DIMENSION](https://asset.asean.biz.id/-zeroline--zero-dimension.webp)
Sesampainya di dalam ruangan singgasana Raja Manusia, dan juga sudah menaruh Hans Seven didalam ruangan kesehatan yang berada didalam Kastil Kerajaan Manusia. Grup Pahlawan menghadap ke Singgasana Raja Manusia.
Akan tetapi yang mereka lihat bukanlah Raja Arcuft Junior, tetapi seorang yang tidak asing oleh mereka bertiga. Orang yang menduduki singgasana Sang Raja Manusia ialah Draking.
“Draking! Kenapa kamu berada diatas singgasana Raja Manusia?” -Celion Demonstra
Celion Demonstra yang sebelumnya terlihat biasa saja. Tiba-tiba dia sangat murka, karena Draking menduduki Singgasana seorang Raja Bangsa Manusia. Draking menjawab pertanyaan itu dengan sedikit bercandaan.
“Halo, semua. Apakah kalian baik-baik saja? Atau kalian terkejut dengan diriku yang berada di kursi megah ini?” -Draking
Draking mengatakan hal tersebut kepada Grup Pahlawan sambil tersenyum.
“Apa yang kamu lakukan dengan Sang Raja Arcuft?” -Celion Demonstra
Celion Demonstra bertanya tentang Raja Arcuft Joniur dengan perasaan marah. Draking tidak begitu tahu kenapa Celion Demonstra yang orangnya suka tersenyum, tiba-tiba menjadi seorang pemarah.
“Arcuft... Oh, dia sedang melakukan hal setelah seseorang pensiunan.” -Draking
Draking menjawab pertanyaan itu.
“Apa maksudmu,hah? Katakan, dimana Raja Arcuft berada secepatnya?” -Celion Demonstra
Celion Demonstra sekali lagi bertanya tentang Raja Arcuft. Recca Celestial yang berada disampingnya mencoba menenangkan sahabatnya itu.
“Celion tenangkan dirimu dahulu. Kita tidak tahu apa isi pikiran dari Draking.” -Recca Celestial
Usaha Recca Celestial menenangkan Celion Demonstra tidak berhasil.
“Bagaimana aku bisa tenang? Jika ada orang dekatku, tiba-tiba tidak ada. Lalu ada orang berada di tempatnya.” -Celion Demonstra
Celion Demonstra susah memenangkan dirinya sendiri, karena alasannya itu.
“Kita semua tahu, kalau kita tidak tahu isi pikiran Raja Arcuft dan juga Draking. Kenapa dia Ingin berada diatas singgasananya Raja Arcuft?” -Recca Celestial
Draking yang tidak ingin melihat perselisihan antara kedua sahabat itu. Dia turun dari singgasana dan kemudian menunjukkan ke sebuah jendela.
“Hah... Kalian, lihatlah di jendela itu. Apa yang akan kalian katakan setelah melihat keluar jendela itu?” -Draking
Semuanya agak ragu ingin melihat keluar jendela itu.
“Jika kami melihat keluar dari jendela itu, kamu pasti akan mendorong kami semua.” -Recca Celestial
Recca Celestial tidak terlalu mau menuruti perintah dari Draking, karena merasa gelisah dan ada sesuatu yang aneh.
“Aku berjanji tidak akan mendorong kalian dari jendela. Diluar jendela itu adalah jawaban kalian.” -Draking
Draking berjanji, dia tidak akan memakainya hal seperti itu kepada Grup Pahlawan.
Grup Pahlawan merasa percaya dengan janjinya itu. Grup Pahlawan melihat keluar dari jendela Ruangan Singgasana Raja Manusia. Mereka tidak percaya apa yang mereka lihat.
Di taman kerajaan, Sang Raja Manusia yaitu Raja Arcuft Joniur. Dia sedang melakukan aktivitas yang sangat diinginkan olehnya adalah menyirami seluruh tanaman disana, dan sambil tersenyum dan berdansa disekitar taman.
Peristiwa itu membuat seluruh Grup Pahlawan kaget dan tercengang dengan perilaku Raja Arcuft Joniur itu. Terutama Celion Demonstra yang lebih terkejut oleh perilaku Raja Arcuft Joniur.
__ADS_1
“Tidak diduga sama sekali. Seorang yang sudah sangat tua masih bisa berdansa di taman dengan anggun dan tidak menyadari kalau seseorang bisa melihatnya dari sini.” -Celion Demonstra
Celion Demonstra belum pernah tahu kalau Raja Arcuft Joniur mempunyai perilaku yang berbuatnya terkejut.
Selama ini, Celion Demonstra menganggapnya sebagai Raja tua yang tidak bisa apa-apa selain mengurus strategi pasukan.
“Hahaha... Raja Arcuft, dia melakukan sesuatu rahasia yang begitu mengejutkan kita.” -Raksa Rewel
Raksa Rewel juga agak terkejut dengan perilaku keterlaluan dari Rajanya itu.
Dia yang sangat mengagumi Sang Raja Manusia, tetapi setelah melihat hal itu. Raksa Rewel mendapatkan sebuah sisi lain dari seorang Raja Manusia.
“Wah-wah... Kalian semua di planet ini bisa membuatku terus tertawa, dan tidak pernah membuatku bosan sama sekali. Tidak seperti planet sebelumnya.” -Draking
Menurut Draking, planet itu membuatnya terus tersenyum dan tertawa karena kelucuan didalamnya yang tidak pernah hilang.
“Kalian semua sudah tahu jabatan aku sekarang di wilayah Bangsa Manusia ini, dan itu saja yang ingin kukatakan.” -Draking
Tiba-tiba Recca Celestial langsung menanyakan tentang hubungan antara Draking dengan pasukan Bangsa Dogsle yang sebelumnya belum dijawab oleh Draking.
“Apakah kamu mengingat sebelumnya tentang hubungan kamu dengan monster aneh itu, tetapi pas itu kamu tidak ingin menjawabnya. Dan sekarang waktu tepat untuk menjawabnya, karena kamu adalah pengganti raja kami.” -Recca Celestial
Draking agak ragu menjawab pertanyaan itu, karena ini juga adalah rahasianya yang tidak boleh diungkapkan ke orang tidak kenal. Akan tetapi jabatannya sekarang adalah pengganti raja mereka, jadi tidak ada pilihan lain.
“Baiklah, aku akan menjawab pertanyaan itu. Dengan syarat kalian semua harus tidak mempercayainya.” -Draking
Draking memberikan sebuah syarat yaitu mereka yang mendengarkan jawabannya itu harus tidak boleh mempercayai. Perkataan itu malah membuat mereka bingung, terutama Recca Celestial yang ingin sekali jawaban dari pertanyaannya.
Dari penjelasan tersebut, Draking masih agak meragukan karena senyuman manis itu. Akan tetapi Draking akan membuat cerita bohong saja.
“Begini, Dulu pada saat aku berada di planet mereka. Mereka langsung menyerangku dengan seluruh pasukan mereka, karena mereka menganggap aku adalah seorang penjahat. Dan aku membalasnya tidak begitu besar. Balasan dari aku malah membuat mereka merasa sangat dendam dan iri kepada aku. Itu saja, sih.” -Draking
Sepertinya cerita bohong yang dikatakan oleh Draking tentang permasalahan hubungan antara dirinya dengan Bangsa Dogsle yang langsung dipercayai Grup Pahlawan.
Tapi ada sedikit keraguan didalam cerita itu menurut Delta Terra, karena menurutnya dari sikapnya Draking yang dikenalnya selama ini dia bisa saja membuat masalah dan juga perkataannya tersebut bisa saja membuat mereka bingung.
“Aku tidak yakin dengan cerita kamu itu, karena harusnya dirimu yang berbuat seperti itu.” -Delta Terra
Perkataan Delta Terra itu membuat Draking sedikit gelisah.
“Hah... Apakah kamu tidak percaya dengan cerita itu? Aku tidak mungkin berbohong kepada kalian semua.” -Draking
Delta Terra merasa sedikit aneh dengan perkataannya Draking itu.
“Memang kami belum tahu kalau kamu membohongi kami, tetapi kamu selalu kabur ketika kami menginginkan jawaban dari kamu setiap pertanyaan kami.” -Delta Terra
Delta Terra sedikit mengungkapkan fakta tentang Draking yang diketahuinya.
“Benar juga, Kamu selalu kabur dari setiap pertanyaan kami ajukan kepada kamu.” -Recca Celestial
Recca Celestial juga membenarkan perkataan Delta Terra tentang kebenaran Draking yang diketahui oleh Grup Pahlawan.
“Jadi itu yang kalian masalahkan.” -Draking
__ADS_1
Draking bersikap biasa saja dan juga melirik kearah Celion Demonstra.
“Bukan itu, tapi itu salah satunya.” -Delta Terra
Sepertinya bukan hanya masalah itu saja yang membuat Delta Terra tidak percaya.
“Baiklah, kenapa aku tidak menjawab pertanyaan kalian sebelumnya karena aku tidak ingin menjawab saja, dan akan menjawabnya pada waktu yang tepat saja.” -Draking
Dari jawabannya itu, Draking akan menjawab pertanyaan mereka pada saat itu.
“Jadi, kapan saat itu?” -Recca Celestial
Recca Celestial bertanya kapan pertanyaan itu dijawab.
“Sebentar lagi...” -Draking
Tiba-tiba Draking yang merilik kearah pedangnya Celion Demonstra, dan ingin mengambilnya. Akan tetapi Draking tidak bisa mengambil pedang itu dengan menggunakan kekuatan Mytic [Pencuri]. Pastinya Pedang Rosalia itu memiliki sebuah kesadaran, sehingga Draking tidak bisa mengambil pedang itu secara paksa.
“Celion, pedang yang kamu memiliki itu sangat spesial, dan hanya satu di galaksimu.” -Draking
Celion tidak tahu maksud dengan galaksi yang disebutkan oleh Draking, tetapi dia menghargai pujian tersebut.
“Terimakasih.... Tapi kenapa kamu hanya memuji Pedang Rosalia bukannya aku?” -Celion Demonstra
Celion Demonstra bertanya kenapa Draking memuji Pedang Rosalia.
“Karena pedang itu cukup istimewa daripada pedang lain, benarkan.” -Draking
Alasan itu, Draking memuji Pedang Rosalia dikarenakan keistimewaannya.
Pembicaraan itu diganti oleh Recca Celestial. Dia ingin mengetahui maksud sebenarnya Draking menjadi seorang Raja Manusia walaupun itu sementara.
“Draking, sekarang aku ingin mengetahui maksud sebenarnya kau menjadi seorang Raja Manusia untuk sementara waktu ini?” -Recca Celestial
Recca Celestial ingin mengetahui maksud sebenarnya dari Draking, karena dia belum mengetahuinya dan masih agk curiga. Draking menjawab pertanyaan itu maksud sebenarnya darinya.
“Aku menggantinya karena ada sesuatu yang akan aku katakan kepada kalian tentang masa depan di planet.” -Draking
Semua tidak mengerti maksud dari Draking.
“Apa yang kamu maksudkan tentang masa depan dunia ini?” -Recca Celestial
Recca Celestial tidak mengerti dengan hubungannya dengan masa depan.
“Masa depan? Apa yang kamu katakan, sih? Aku tidak terlalu mengerti.” -Celion Demonstra
Celion Demonstra juga tidak terlalu mengerti dengan perkataan Draking.
“Baiklah, jika kamu tidak terlalu mengerti dengan perkataan tadi. Aku akan memberikan seluruh aku ketahui.” -Draking
Draking akan memberitahu semua yang diketahui di masa depan planet mereka. Cara mengungkapkannya dengan menggunakan sebuah cara yang sangat efektif yaitu [Penglihatan Waktu].
Dengan menggunakan kekuatan itu, Draking dapat memberikan detail tentang masa depan yang akan terjadi oleh planet Grup Pahlawan ini.
__ADS_1