Aak Preman Aku Padamu

Aak Preman Aku Padamu
Joker Paham


__ADS_3

Pak Hasan menatap bergantian keempat wajah yang ada di depannya. Terutama pada Joker, sepertinya Pak Hasan tahu dan yakin jika Joker sudah mengetahui separo rahasia Patrio Guran dan dirinya.


"Boleh aku bicara dengannya empat mata, apa kalian keberatan?" tanya Pak Hasan sambil menunjuk ke arah Joker.


"Tentu saja Bah, tak masalah lah silahkan saja!" jawab Deren. Tak lama mereka bertiga pun keluar meninggalkan Joker dan Pak Hasan sendirian.


"Aku tahu kau pasti sudah tahu kan kalau Aish putri Patrio," ucap Pak Hasan.


"Tahu Pak De," jawab Joker jujur.


"Apakah kau sudah kasih tahu teman temanmu?" tanya Pak Hasan lagi.


"Belum Pak De, Tuan Bos meminta saya untuk merahasiakan ini dulu. Takut Nyonya Ratu mengetahui ini dan menghabisi Aisyah. Boleh kah saya bertanya sesuatu Pak De, kenapa Pak De ingin bicara pada saya. Bukankah yang punya kepentingan adalah Deren?" tanya Joker curiga.


"Anak itu sudah termakan cinta, aku takut dia labil setelah mendengar ini. Jadi aku memilihmu untuk mejelaskan padanya nanti. Terlihat dia sangat patuh dan menghargaimu," ucap Pak Hasan memberitahu alasannya hanya mau berbicara empat mata pada Joker. Joker pun paham dengan alasan ini, penglihatan dan penilaian Pak Hasan patut diacungi jempol bukan.


"Baiklah aku kasih kau tahu rahasia besar dibalik benang kusut yang sedang kalian coba uraikan. Tadi kalian tanya siapa Handoyo bukan!" ucap Pak Hasan sambil menatap lekat kearah Joker.


"Nggih Pak De!" jawab Joker tegas.


"Handoyo dan Pemimpin King Kobra adalah saudara beda ayah," jawab Pak Hasan, tatapannya kosong tapi aura kemarahan terlihat jelas disana.


"Maksud Pak De, Pak Handoyo adalah sekutu King Kobra?" tanya Joker penasaran.


"Aku tak tahu sekutu atau bukan, yang jelas Handoyo sangat menyayangi kakak laknatnya itu. Setahuku mereka sudah lama tak bersua gara gara pembaagian harta yang tak sama. Handoyo yang notabene sebagai adik mendapatkan harta yang lebih banyak, sehingga memicu pertengkaran diantara mereka. Namun, bagaimanapun darah tetap lebih kental dibanding air bukan, meski mereka bertengkar namun ku rasa mereka tetap berusaha saling melindungi," jawab Pak Hasan apa adanya sesuai yang dia tahu. Prediksi Joker dan kawan kawan tadi tak meleset bukan. Handoyo tampak selalu berusaha mengulur waktu agar Deren dan kawan kawan tak segera bertemu Patrio Guran. Yang artinya semua tabir kebohongan ini akan terungkap.


"Apa yang harus kami lakukan Pak De, dilain pihak kami tak ingin melukai perasaan Pak Handoyo yang kabarnya adalah sahabat ayah Deren?" tanya Joker terus terang. Pak Hasan menatap tak percaya pada Joker, pertanyaan itu sungguh membuat Pak Hasan terlihat shock. Aneh bukan, Joker kembali menaruh curiga. Mungkinkah dia masih ada rahasia lagi batin Joker.


"Handoyo sahabat ayahnya Deren. Apa kau tahu siapa nama ayahnya?" tanya Pak Hasan.


"Maaf Pak De, saya tak tahu!" jawab Joker.


"Oh ...!" Semoga bukan dia, batin Pak Hasan.


"Jadi apa yang harus kami lakukan Pak De, haruskah kami tetap menyerang dan mengusut King Kobra. Sedangkan Pak De tahu hubungan baik antara Handoyo dan Deren?" tanya Joker meminta pendapat Pak Hasan.


"Aku tak bisa memberi keputusan apapun, semua terserah kalian. Yang penting kini kau tahu siapa sebenarnya ketua King Kobra. Sebenarnya aku sendiri pun geram, dia teramat serakah. Andai dia tak seperti itu, mungkin persahabatan mereka tidak akan serunyam ini," jawab Pak Hasan. Ternyata dia sendiri juga bingung mengambil keputusan.

__ADS_1


"Boleh diperjelas Pak De, kira kira siapa yang bersahabat dan pecah di sini?" tanya Joker, mumpung ada masternya kenapa nggak diusut tuntas ya kan.


"Handoyo, Hariyanto, Suyanto dan ayahnya Fatimah dulu sahabatan. Bahkan boleh dikatakan mereka tak terpisahkan. Karena suatu hal aku tak tahu pasti. Sesuai kabar yang ku dengar sepertinya awalnya juga karena rebutan cewek, ahirnya ya gitu mereka pecah," jawab Hasan sesuai yang dia tahu.


"Keserakahan Hariyanto bangkit mana kala calon istrinya lebih memilih ayahnya Fatimah dan Suyanto kakek Patrio mendukungnya. Maka bangkitlah jiwa setan yang ada didalam raga Hariyanto pemimpin King Kobra itu. Niatnya untuk menghancurkan keluarga Suryanto dan Ayah Fatimah terlaksana kan. Dia berhasil mengobrak abrik semuanya. Bahkan nyawa dan harta Suyanto pun dilahapnya. Cucu satu satunya diperbudaknya sampai sekarang. Bodohnya lagi Ayah Fatimah pun tak berkutik. Mata mereka sudah tertutup harta dan tahta semua," jawab Pak Hasan geram. Kini Joker mengerti pokok dari masalah yang sedang mereka hadapi.


"Tanya satu lagi boleh Pak De?"


"Tentu saja,"


"Patrio Guran ini anaknya Suyanto atau cucunya?" tanya Joker, tentu saja Joker bingung.


"Cucunya, usia Suyanto dan Ayanya Fatimah terpaut jauh. Tapi bisnis dan persahabatan tak mengenal usia bukan. Patrio sudah tak memiliki orang tua saat kecil, makanya di asuh oleh kakeknya," jawab Pak Hasan.


"Ooo, kalau gitu kan enak Pak De, jadi saya bisa membayangkan perbedaan usia mereka," jawab Joker.


"Ayah Fatimah paling muda diantara mereka. Karena dia terbiasa mandiri, jadi gaulnya dengan pengusaha pengusaha yang usianya terpaut jauh dengannya," jawab Pak Hasan.


"Pantesan ibunya Fatimah milih Ayahnya Fatimah la wong masih muda," jawab Joker asal.


"Sepertinya saya tetap harus mengusut King Kobra Pak De, setidaknya dia harus minta maaf pada Tuan Bos. Atas semua kejahatan dan manipulasi kejam yang dia lakukan pada Tuan Bos dan saya akan memaksa King Kobra untuk mengembalikan aset yang dia curi dari almarhum Pak Suyanto," ucap Joker yakin.


"Kenapa kau begitu membela sahabat laknatku itu, apakah kau mempunyai hubungan rahasia dengannya?" tanya Pak Hasan.


"Tuan Bos pernah menolong saya waktu saya remaja Pak De. Waktu bapak saya lagi gila gilanya. Terjebak hutang kawanan Obor Merah," jawab Joker jujur. Pak Hasan mengerutkan dahinya, sepertinya dia tak percaya dengan apa yang dikatakan Joker.


"Obor Mereh, meminjamkan uang?" tanya Pak Hasan.


"Sepertinya begitu Pak De, tapi setelah saya bertemu dengan pimpinannya langsung ternyata ada oknum yang menjual nama itu untuk bisnis haram itu," ucap Joker memperjelas semuanya.


"Aku sudah curigasoal itu, kau tahu istrinya kan. Sepertinya dia yang menjalankan bisnis itu!" jawab Pak Hasan mengutarakan kecurigaanya.


"Nyonya Ratu ada main dibelakang Tuan Bos Pak De. Saya melihat dengan mata kepala saya sendiri mereka sedang wik wik Pak De," ucap Joker. Kembali Pak Hasan mengerutkan keningnya, tentu saja dia tak mudah percaya dengan kabar burung ini.


"Wik wik apaan?" tanya Pak Hasan lugu. Joker tersenyum malu, bagaimana caranya dia menjelaskan ini pada pria tua, rasanya kurang sopan bukan. Padahal Joker sudah menggunakan bahasa yang sudah ia samarkan.


"Wik wik itu anu lo Pak De, hubungan suami istri," jawab Joker malu malu.

__ADS_1


"Ooo ... hubungan suami istri( Pak Hasan diam sesaat, sepertinya otaknya masih belum konek)," jawab Pak Hasan.


"Iya Pak De wik wik itu bahasa gaul anak muda sekarang yang artinya hubungan suami istri," tambah Joker.


" Ya ya ya, wik wik itu hubungan suami istri. Apaaaaaa!!!" teriak Pak Hasan diakhir kalimatnya. Membuat Joker terkejut dan menutup telinganya.


"Aikk...sakit telinga saya Pak De,"ucap Joker spontan.


"Si ratu kunti iu selingkuh maksudmu. Dengan asisten pribadi Patrio?" tanya Pak Hasan tak percaya.


"Nggih Pak De, kira kira ngoten (begitu)," jawab Joker takut.


"Dasar kurang ajar. Tembak mati saja kedua manusia laknat itu," ucap Pak Hasan geram.


"Mau ku Pak De. Tapi Tuan Bos bilang biarkan dulu. Tinggu semua bukti terkumpul maka dia sendiri yang akan menghukum mereka," jawab Joker sesuai apa yang diucapkan Patrio.


"Dasar wanita biadap nggak tahu aturan. Dia dengan ibunya tak ada bedanya, makanya Hariyanto jadi bringas begitu. Wanita memang ajaib, mereka biaa merubah segalanya," ucap Pak Hasan.


"Maksud Pak De!"


"Kau tahu istri pertamaku kan, dia juga ular. Setelah aku bertemu dengan Ratih cintaku jiwaku jadi adem sayangnya kami tak dikarunia anak karena Ratih mandul. Tapi aku mencintainya. Dia adalah wanita terbaik dan terlembut yang pernah aku temui, aku menyesal kenapa harus ketemu Titin duluan. Andai aku ketemu Ratih duluan, aku pastikan dia lah wanita satu satunya dalam hidupku, " ucap Pak Hasan sambil bernostalgia mengingat pujaan hatinya. Cie cie si suhu preman, bisa aja bicara cinta.


Joker hanya tersenyum mendengar curahan hati sang master.


"Lalu, apakah Pak De akan berterus terang pada Deren hubungan yang sebenarnya terjalin antara Aish dan Tuan Bos, Pak De?" tanya Joker memastikan.


"Untuk urusan itu biarlah Aisyah atau Patrio sendiri yang katakan. Aisyah bukan tanggung jawabku lagi. Dia sudah ku kembalikan pada yang punya, jadi keputusan mutlak ada ditangan mereka. Aku sudah tak ada hak," jawab Pak Hasan sesuai isi hatinya.


"Baiklah Pak De, aku pun ikut Pak De lah. Semiga setelah semua masalah ini selesai mereka bisa bersatu dalam ikatan pernikahan. Kasihan Pak De belum apa apa udah diuji begini," balas Joker.


"Heeemmm, begitulah," ucap Pak Hasan.


Joker dan Pak Hasan tetap sepakat menjaga rahasia besar Aisyah dan Patrio Guran. Mereka merasa tak memiliki hak untuk ikut campur urusan ini. Joker berharap bahwa masalah ini segera berahir dan Aisyah bisa hidup bersama selamanya bersama sahabatnya, Si Deren.


Bersambung...


Like dan Komennya tetap hadiah terbaik buat Emak🦂🤩.

__ADS_1


__ADS_2