Ajari Aku Selingkuh

Ajari Aku Selingkuh
Petuah bijak...


__ADS_3

Petuah bijak yang di lansir dari berbagai sumber...


πŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸ‘‡πŸ»πŸ‘‡πŸ»πŸ‘‡πŸ»πŸ‘‡πŸ»πŸ‘‡πŸ»πŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈ


WAHAI suami, perlu diketahui hakikatnya seorang wanita itu sangat ingin didengarkan, ketika sedih, ketika mempunyai masalah. Seorang suamilah yang menjadi tempat mereka untuk berkeluh kesah, maka jangan heran ketika istri mulai cerewet, di balik semua itu keinginannya sederhana yaitu hanya ingin didengarkan.


Memang tidak semua orang suka mendengarkan, apalagi hal yang dibicarakan sulit dimengerti dan dipahami. Namun ternyata justru dengan cara tersebut itulah yang menjadikan hubunganmu lebih harmonis dan erat. Banyak konflik rumah tangga yang bermula dari hal sepele, yaitu saat kedua pasangan hanya ingin bicara, tetapi tidak ada yang mau mendengar.


Oleh karena itu, duhai para suami, belajarlah untuk mendengar curhatan para istri. Karena jika hal ini dilakukan, maka akan bermanfaat bagi hubungan rumah tangga.


Sebuah survei mengatakan bahwa suami akan dikatakan baik di mata istrinya jika suami mau mendengarkan dengan baik. Cukup dengarkan apa yang istri katakan, maka kamu akan menambah kedekatan dan pemahaman terhadap pasangan.


Dicintai Istri


Dengan bercerita, tentunya dapat membuat seseorang menjadi lega. Begitu pula yang dirasakan istri saat bercerita pada suami. Jika saja suami mau duduk tenang sambil memandangi wajah istri dengan seksama dan mendengar semua keluh kesah yang dirasakan, maka percayalah bahwa kamu akan semakin dicintai istri. Tidak ada perempuan yang tak suka didengarkan dengan sungguh-sungguh oleh orang yang dicintainya.


Mengurangi Pertengkaran


Belajarlah mendengarkan, karena ketika suatu saat tengah terjadi pertengkaran, masalah akan menjadi cepat selesai. Mendengar dapat memangkas waktu bertengkar suatu pasangan dari tiga jam misalnya, menjadi hanya satu jam. Sebab tidak akan ada banyak argumen sia-sia yang diucapkan. Suami atau istri fokus mendengarkan argumen masing-masing dan mencari solusi serta mau mengakui kesalahan jika memang salah.


Maka dari itu walaupun istrimu adalah sosok yang cerewet tapi pahamilah sejatinya dia hanya ingin didengarkan, sesekali mengalah lebih baik, karena jika salah satu dari pasangan menjadi pendengar maka minim sekali perkonflikan dalan rumah tangga itu terjadi.


Sama seperti tentang kehamilan.


Tidak ada yang menyadari Keluh kesah seorang ibu hamil.


Jika semua wanita hebat yang sedang hamil pasti menginginkan di manja dan disayangi oleh suami.


Tapi kebanyakan dari suami tidak memperdulikan keinginan dari para istri.


Saat wanita yang bergelar isteri, hamil


Mungkin dia ga banyak bercerita.


Tapi bukan berarti dia selalu sedang baik-baik saja.


Ada kalanya dia cukup waras untuk tidak mengeluh karena tau percuma mengeluhkan rasa yg tidak bisa dibayangkan oleh pasangannya.


Tapi ada kalanya dia mungkin cukup lelah sehingga tanpa sadar keluhan-keluhan itu keluar begitu saja.


Rasa yg dialami dia yg sedang hamil tentu saja hanya bisa dirasakan oleh yg pernah hamil juga.


Karena rasa tersebut begitu spesial dan spesifik.


Mual saat sakit beda sekali dengan mual saat hamil.


Tapi kebanyakan suami mengganggap hal itu telah berlebihan. Bahkan tidak jarang para suami menghujat secara berlebihan ketika sang istri mengalami masa ini.


Kaki bengkak krn kecapean berolah raga beda sekali dengan kaki bengkak saat hamil.


Suami seringkali memarahi ketika melihat istrinya hanya duduk diam dan bersantai. Mereka tidak tahu jika istri hamil juga butuh waktu untuk bersantai.


Ngilu bagian punggung, pinggang, ************ dan lain lain yg bukan krn penyakit tapi mmg karena bagian bagian itu sedang berproses menyiapkan tempat bayi dan jalan lahir entahlah siapa yg bisa paham.


Walaupun istri sudah menjelaskan secara rinci namun beberapa jenis suami justru menganggap itu hanyalah alasan belakang.


Selera makan yg kadang ingin pedas, kemudian ingin manis, lalu ingin asem, lanjut merasa pahit bukan krn dia ingin menguji kesabaran pasangannya.


Tak heran berapa para suami justru marah ketika diminta istri membelikan sesuatu yang terlalu banyak macamnya.

__ADS_1


Membina rumah tangga tidaklah mudah. Ada banyak tanggung jawab besar yang harus dipikul. Masing-masing, suami dan istri punya kewajiban dan haknya. Jika salah satu saja dilanggar, hal itu dapat menggoyang biduk rumah tangga. Ada kalanya berbagai ujian dan cobaan datang menghadang. Seperti rasa lelah, bosan bertemu setiap hari, faktor ekonomi, perbedaan prinsip, dan masih banyak lagi lainnya.


Salah satu yang bisa digunakan untuk menambah keharmonisan dalam rumah tangga yakni dengan melakukan kegiatan bersama-sama dan menghadapi segala ujian keluarga dengan cinta. Rasa kasih sayang yang besar akan mampu membuat semuanya tetap indah. Tapi bagaimana jika sikap atau perilaku dari salah satu pasangan, perbuatan istri misalnya, berubah dan membuat kecewa?


Bagi kamu, pria yang jadi kepala keluarga, harus mampu sekuat tenaga menempuh cara lain untuk mempertahankan pernikahan. Jangan biarkan goyangan angin dan masalah membuat pernikahanmu hancur. Akan tetapi rasa kecewa yang teramat besar dan memuncak, tak jarang membuat hatimu seakan meletup kesakitan. Setidaknya katakan dan utarakan pada sang istri, apa yang sekiranya baik dan tepat demi keberlangsungan hubunganmu.


Perasaan kecewa lumrah dialami semua orang, termasuk suami. Istri yang tidak taat dan patuh, bisa jadi salah satu penyebab suami kecewa.


"Yang terbaik bukanlah yang datang dengan segala kelebihannya. Namun yang tidak pergi karena segala kekurangan kita.


"Komitmen, kesetiaan, nafsu, dan cinta adalah bagian dari pernikahan."


"Bukan karena kurangnya cinta, tapi kurangnya persahabatan yang membuat pernikahan tidak bahagia."


"Cinta tidak menciptakan pernikahan. Pernikahan yang sadar, terencana, menciptakan cinta. Hal yang sama terjadi dalam semua hubungan."


"Pernikahan bagaikan melihat daun yang jatuh di musim gugur: Selalu berubah dan semakin indah setiap hari."


"Kita jatuh cinta bukan karena menemukan orang yang sempurna, melainkan karena melihat kesempurnaan pada orang yang tidak sempurna.


"Dalam perhitungan cinta, satu tambah satu sama dengan tak terhingga. Sedangkan dua kurang satu sama dengan nol.


"Cinta yang sejati baru dimulai setelah pernikahan.


"Ada empat persyaratan dalam setiap pernikahan yang membahagiakan. Yang pertama adalah iman, dan sisanya adalah kepercayaan."


"Kopi pahit jika ditambahkan gula akan terasa manis. Akan tetapi, jika terlalu manis juga akan merusak cita rasa kopi


"Pernikahan itu bukan tentang aku atau kamu saja. Ini semua tentang kita.


"Kalau aku memperlakukanmu seperti caramu memperlakukanku. Kamu akan membenciku.


"Dan ketika kamu tidak bisa menghancurkan hatiku lagi, kamu mulai menghancurkan jiwaku."


"Aku ini sabar. Tapi lebih baik kamu jangan menguji kesabaranku."


Hubungan rumah tangga adalah hubungan yang terjalin selama membina rumah tangga dengan pasangan .


Hubungan ini tampaknya sepele namun tidak semua orang mampu menjalani hubungan berumah tangga yang harmonis. Banyak kendala yang bisa muncul di dalam rumah tangga bila komunikasi tidak dijaga dengan baik.


Secara naluri memang terdapat perbedaan antara laki-laki dengan perempuan, yakni pada kaum laki-laki mereka akan cenderung lebih cuek sedangkan pada wanita mereka akan lebih senang bercerita dan ingin didengarkan. Hal inilah yang sering menimbulkan percekcokan karena laki-laki dianggap tidak peka dan tidak perhatian.


Hidup boleh keras, tapi selama ada seseorang yang mau mendengar keluh kesah kita, maka semuanya terasa baik adanya. Begitu halnya suami, kelebihan suami yang menjadi keinginan isri adalah dengan mendengarkan curhatan sang istri.


Hidup boleh keras, tapi selama ada seseorang yang mau mendengar keluh kesah kita, maka semuanya terasa baik adanya. Begitu halnya suami, kelebihan suami yang menjadi keinginan isri adalah dengan mendengarkan curhatan sang istri.


Kalau harus jujur, porsi bicara istri biasanya lebih banyak dari suami. Namanya juga perempuan, wajar kalau suka bicara atau cerewet. Sudah seperti takdir, ya. Hehe. Makanya, sebab istri lebih banyak bicara, bagusnya sih suami suka mendengar. Sebab suami yang mau mendengar itu bisa memahami istri lebih baik dari yang tak suka mendengar. Serius lho.


Tidak semua orang suka mendengarkan. Bahkan, ada orang yang maunya bicara terus. Ya, mau mendengar itu sebuah kemampuan yang tidak dimiliki semua orang. Mendengar menjadikan hubungan lebih harmonis dan erat. Banyak konflik rumah tangga bermula dari hal sepele, yaitu saat kedua pasangan maunya bicara terus, tapi tidak ada yang mau mendengar.


Jangan pernah lelah mendengar ceritanya sebab itulah tujuan Anda hidup bersama. Saling berbagi cerita dan keluh kesah agar keduanya kuat menghadapi hidup yang kian keras ini.


Hidup boleh keras, tapi selama ada seseorang yang mau mendengar keluh kesah kita, maka semuanya terasa baik adanya.


Jika saja, suami mau duduk tenang sambil memandangi wajah istri dengan seksama, mendengar semua keluh kesah yang dirasakannya, percayalah, Anda akan semakin dicintai istri.


Tidak ada satu perempuan yang tak suka didengarkan dengan sungguh-sungguh oleh orang yang dicintainya.


Β 

__ADS_1


Hidup boleh keras, tapi selama ada seseorang yang mau mendengar keluh kesah kita, maka semuanya terasa baik adanya. Begitu halnya suami, kelebihan suami yang menjadi keinginan isri adalah dengan mendengarkan curhatan sang istri.


Kalau harus jujur, porsi bicara istri biasanya lebih banyak dari suami. Namanya juga perempuan, wajar kalau suka bicara atau cerewet. Sudah seperti takdir, ya. Hehe. Makanya, sebab istri lebih banyak bicara, bagusnya sih suami suka mendengar. Sebab suami yang mau mendengar itu bisa memahami istri lebih baik dari yang tak suka mendengar. Serius lho.


Tidak semua orang suka mendengarkan. Bahkan, ada orang yang maunya bicara terus. Ya, mau mendengar itu sebuah kemampuan yang tidak dimiliki semua orang. Mendengar menjadikan hubungan lebih harmonis dan erat. Banyak konflik rumah tangga bermula dari hal sepele, yaitu saat kedua pasangan maunya bicara terus, tapi tidak ada yang mau mendengar.


Mau mendengar curhatan istri itu sangat penting. Istri juga harus mau lho mendengarkan cerita suami. Cuma karena suami lebih pendiam dari istri yang cerewet, maka suami memang sebaiknya belajar mendengar lebih banyak curhatan istri, ya.


Sebab banyak sekali kelebihan yang akan dimiliki suami jika rela mendengar curhatan istri selama berjam-jam.


Jangan pernah lelah mendengar ceritanya sebab itulah tujuan Anda hidup bersama. Saling berbagi cerita dan keluh kesah agar keduanya kuat menghadapi hidup yang kian keras ini.


Hidup boleh keras, tapi selama ada seseorang yang mau mendengar keluh kesah kita, maka semuanya terasa baik adanya.


Suami yang mau mendengarkan lebih dicintai istri


Setiap hari ada kegiatan yang dikerjakan istri. Terkadang menyenangkan, tak jarang pula bikin kesel dan marah. Setiap aktivitas meninggalkan kesan dan perasaan dalam hati istri.


Di sanalah peran peran penting suami yang mau mendengarkan. Membiarkan istri bicara sepanjang ia mau sambil menceritakan perasaan yang tersimpan di hatinya. Bercerita membuat seseorang lega begitu pula yang dirasakan istri saat bercerita pada suami.


Jika saja, suami mau duduk tenang sambil memandangi wajah istri dengan seksama, mendengar semua keluh kesah yang dirasakannya, percayalah, Anda akan semakin dicintai istri.


Tidak ada satu perempuan yang tak suka didengarkan dengan sungguh-sungguh oleh orang yang dicintainya.


Mau mendengar dapat mengurangi terjadinya pertengkaran


Seperti sudah ditulis di atas, banyak pertengkaran dalam rumah tangga terjadi hanya karena kesalahan sepele, tidak ada yang mau mendengar. Suami mau ngomong terus, apalagi istri, ngotot. Dan meledaklah pertengkaran yang sia-sia.


Itu sebabnya mendengar sangat penting bagi pasangan suami istri. Belajarlah mendengar, sebab ketika tengah terjadi pertengkaran, masalah akan cepat selesai. Mau mendengar bisa memangkas waktu bertengkar dari 3 jam misalnya, menjadi hanya satu jam.


Sebab tidak akan ada banyak argumen sia-sia yang diucapkan. Suami atau istri fokus mendengarkan argumen masing-masing dan mencari solusi serta mau mengakui kesalahan jika memang salah.


Tanyakan lagi pada diri sendiri, kenapa Anda suka mendengarkan cerita pasangan? Rela duduk berjam-jam mendengarkan ceritanya sambil manggut-manggut tanpa berkata. Tentu saja, semua itu karena kasih sayang dan cinta Anda pada istri.


Ingat saat Anda masih kecil, Anda belajar makan, matematika, ngaji, dan lain sebagainya dengan cara mendengar. Mendengar pak guru, orangtua, dan ustad. Bukan begitu?


Membaca buku juga mendengar tuturan penulis dalam teks buku. Paling tidak, Anda tidak bicara melainkan menyimak orang lain. Begitu pula kini saat Anda sudah menikah.


Mendengarkan itu cara menambah ilmu dan kapasitas Anda sebagai seorang manusia. Semakin mau mendengar semakin baiklah Anda. Ada istilah bilang, bicara itu mengulangi apa yang kita tahu, tetapi mendengar itu membuat kita tahu hal baru.


Β 


Membangun rumah tangga tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Berbagai macam hal harus dipersiapkan. Mulai dari kesiapan mental, fisik, finansial, dan lain sebagainya. Sebab, jika tidak akan muncul berbagai pertengkaran yang bisa saja berujung pada perpisahan.


Dalam kondisi demikian, kadang muncul lah perasaan sedih dan kecewa. Istri biasanya adalah sosok yang lebih dulu menyadari adanya suatu masalah. Kadang istri juga ingin mengeluhkan perasaannya pada sang suami. Namun mencari kata-kata yang tepat untuk mewakili perasaannya sangatlah sulit.


Sudah menjadi kewajiban bagi suami untuk menafkahi keluarganya. Namun kadang suami terlalu sibuk dengan pekerjaannya hingga mengabaikan istrinya yang kesepian.


Ya kesepian.


Mungkin itu adalah kata yang pas untuk menggambarkan beberapa hubungan dalam rumah tangganya.


Walaupun tinggal seatap, tapi merasa sendirian saat suami tidak bersikap seperti yang diharapkan...


Terima kasih kepada pembaca yang sudah mengikuti cerita ini hingga cerita ini akan sampai pada akhir...


...----------------...


...----------------...

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2