Ajari Aku Selingkuh

Ajari Aku Selingkuh
Bab 43 : Ganti hukuman.


__ADS_3

Aini belanja untuk oleh oleh bersama dengan mama saat Kakak nya Yuli menghubungi nya.


" Assalamualaikum kakak" Ucap Aini.


" Walaikumsalam, Aini...."


Raut muka Aini yang tadinya bahagia tiba tiba berubah menjadi raut wajah kekecewaan. Dan hal itu membuat mama menjadi kepo tentang apa yang membuat Aini berubah.


" Nak apa kamu baik-baik saja?" Tanya Mama.


" Ma, bolehkah aku ikut pulang bersama dengan mama?"


" Loh kenapa tiba-tiba?"


" Ada sesuatu yang terjadi di rumah."


" Mama sih oke aja. Tapi gak tahu Daffa." Pekik Mama.


Benar. Aini harus meminta ijin pada Daffa.


Setelah berbelanja Aini memutuskan untuk mendatangi kantor Daffa, dia tidak sabar lagi jika harus menunggu Daffa pulang.


Yang terjadi di ruangan Daffa saat ini adalah dia sedang berdansa dengan Kenzo.


" Tuan, kenapa anda mengajak saya berdansa." Tanya Kenzo.


" Diam lah, aku sedang menganggap bahwa kamu adalah Aini. Aku akan mengajaknya berdansa nanti malam." Pekik Daffa sambil memeluk Kenzo.


" Iya tapi tidak harus seperti ini juga kan?" Ketus Kenzo sambil berusaha melepaskan diri.


" Diamlah, aku harus membiasakan diri seperti ini agar aku terbiasa melakukannya pada Aini. Dan saat bersama dengan Aini nanti aku akan sedikit membayangkan jika dia adalah kamu sehingga aku tidak akan merasa sungkan untuk memeluk dan mungkin sedikit menyentuhnya." Pekik Daffa sambil tangannya berjalan menelusuri tubuh Kenzo.


Kenzo merasa dirinya seakan-akan sedang dilecehkan oleh tuannya.


" Tuan bisakah anda berhenti menelusuri tubuh saya karena saya merasa bahwa kesucian saya mulai luntur satu persatu."


" Kamu jangan khawatir Karena setelah ini aku akan mensucikan kamu kembali dengan air mata bidadari."


" Tapi..."


" Ken..."


" Iya Tu..an ?"


" Kamu tau gak kenapa aku mau masuk jurusan elektro? Karena aku ingin membuat Pembangkit Listrik Tenaga Cinta. Pasti nanti rumah kita yang paling terang."


" Tuan seharusnya Anda menyimpan kata-kata itu saat bersama dengan istri anda."


" Tidak ada salahnya jika Aku latihan sekarang jadi ketika aku bersama dengan Aini lidahku sudah sangat mahir mengucapkannya."

__ADS_1


" Emmm Tuan..." Kenzo mencoba melepaskan diri dan memberi kode kepada Dafa untuk menyudahi apa yang sedang mereka lakukan karena Kenzo melihat Aini sudah ada di depan pintu dan mungkin saja Aini sudah mendengar kata-kata gombal yang baru saja dikatakan oleh Daffa.


" Aku janji tidak akan nakal lagi, kecuali nakal sama kamu." Ucap Daffa yang masih dalam posisi menahan Kenzo agar tidak pergi, sementara Aini berjalan pelan agar tidak menimbulkan suara dan duduk dengan santai.


" Tu...an..." Kenzo mencoba memaksakan diri untuk lepas dari Daffa, tapi aa ini mengkode agar Kenzo tetap melanjutkannya.


"Jika kamu menjadi bumi, maka akau akan menjadi atmosfirnya. Dengan begitu aku bisa melindungi kamu dari serangan komet dan meteor yang jatuh."


" Jika aku menjadi bumi aku harap aku tidak akan pernah melihat manusia seperti anda tuan.." Ketus Kenzo sambil terus memberikan kode agar Daffa melihat ke belakang.


" Haha jangan seperti itu akui saja bahwa di dalam hatimu ada namaku dan kamu akan selalu ingin melihat ku." Ucap Daffa.


" Ken.."


" Iy...ya tuan?"


" Kamu tahu gak?"


" Enggak tuan."


" Iiih kamu gemesin banget sih, aku jadi pengen makan.


" Ja..jangan makan saya tuan."


" Ada suatu anjuran yang mengatakan kalau makan sehat itu adalah empat sehat lima sempurna. Namun, aku tidak merasakan kesempurnaan itu sebelum aku merasakan kasih sayangmu."


" Ehem...."


" Kenzo sejak kapan kamu bisa bersuara seperti wanita?"


" Bukan suara saya tuan tapi memang ada suara wanita dan wanita itu sekarang sedang duduk di sebelah sana." Ucap Kenzo sambil menunjuk Aini dengan dagunya.


" Haa...." Daffa terkejut dan langsung mendorong Kenzo hingga Kenzo terjungkal-jungkal ke lantai.


" Awww...., sakitnya tuh di bokong pas kena pisangku.." Pekik Kenzo.


" Kenapa kamu tidak memberitahu jika Aini ada di sini?" Bisik Daffa yang duduk dan berbisik di telinga Kenzo.


" Saya sudah berusaha untuk memberikan kode kepada Anda tapi Anda justru terus melanjutkan kata-kata anda."


" Sejak kapan dia ada disini?"


" Sejak anda pertama merayu saya." Ucap Kenzo, Daffa memejamkan mata lalu menoleh ke arah Aini dengan senyum Pepsodent.


" Istriku, Jangan salah paham semua kata-kata rayuan yang kamu dengar tadi sebenarnya bukan ditujukan untuk Kenzo melainkan untuk dirinya."


" Ah benarkah?"


" Ya.." Ucap Daffa sambil berjalan mendekati Aini, namun Aini mengkode agar dapat tetap berdiri di sana.

__ADS_1


" Jerman buat pesawat, Jepang buat robot, sedangkan kamu itu bikin kesel aku." Ucap Aini.


" Ada pepatah mengatakan selama janur kuning belum melengkung, akan tetap berusaha mendapatkan kesempatan. Tapi jika janurnya sudah melengkung, maka sebaiknya di setrika biar lurus." Ucap Aini yang membuat Daffa dan Kenzo saling berpandangan.


"Banyak membaca bisa bikin bingung. Banyak bingung jadi banyak tanya. Banyak tanya jadi bikin ngeselin orang. Kesimpulannya, banyak membaca bisa bikin ngeselin orang. Termasuk kamu yang bikin aku kesel." Ketus Aini


" Tuan sepertinya nyonya dalam mode singa, sebaiknya saya pergi." Ucap Kenzo sambil berjalan pergi.


" Tidak ada yang boleh keluar dari sini atau denda gendong aku keliling dunia."


SRETTT !!!!


Kenzo yang sudah melangkah beberapa langkah menjadi kembali mundur dan berada di posisi semula.


" Apapun yang dikatakan indomoe ternyata seleramu tetap dia. Bagaimanapun tokopedia mencari peluang, tenyata kamu masih mencari peluang mendapatkan dia." Ucap Aini.


" Kenzo pergi lah cari lem yang bisa merekatkan cinta yang putus dan bisa merekatkan hati yang patah. Sepertinya ada ada yang harus di lem."


" Nyonya saya harus keluar untuk mencari lem seperti yang Tuan Daffa katakan." Ucap Kenzo sambil menangkup kedua tangan di dada dan sedikit membungkuk seperti layaknya seorang prajurit yang meminta izin dari sang ratu.


" Aku ijinkan kamu pergi dan jangan pernah kembali sebelum mendapatkan apa yang kamu cari."


Glek !!!


" Baik Nyonya.."


Sepeninggalan Kenzo, Daffa langsung berlutut di hadapan Aini.


" Aku bersumpah demi apapun, yang kamu lihat tidak seperti yang kamu pikirkan."


" Memangnya kamu tahu apa yang aku pikirkan?" Tanya Aini.


" Kamu pasti mengira bahwa aku ber CLBK dengan Kenzo."


" Aku tidak tau kalau kamu itu siapa dan bagaimana. Yang aku tau hanya satu yaitu kamu itu hanya seorang yang bisa membuatku jatuh cinta." Ucap Aini yang membuat Daffa yang tadinya menunduk jadi menatap Aini.


" Telinga ku pasti rusak karena mendengar kamu mengatakan bahwa kamu mencintai ku."


" Kenapa kamu gantung aku dalam hubungan ini?. Kamu mengatakan bahwa kamu akan mencoba untuk mengembalikan keperjakaan mu kembali sehingga bisa menunaikan tugasmu sebagai seorang suami. Tapi kenapa kamu masih merayu nya?" Ketus Aini.


" Aku tidak.. aku tidak.."


"Hukuman gantung udah diganti hukuman tembak aja. Kenapa kamu masih gantung aku? Tembak dong!"


" Ha?"


...----------------...


...----------------...

__ADS_1


...----------------...


...----------------...


__ADS_2