Ajari Aku Selingkuh

Ajari Aku Selingkuh
Extra Part : Selalu gagal...


__ADS_3

Beberapa hari berlalu...


Aini terpaksa meminta Mama untuk menginap di rumahnya dan membantu menjaga Aisyah Humaira Arshad. Karena Daffa merasakan seluruh tubuhnya sakit dan menolak untuk pergi ke dokter.


" Kamu itu gak gentle banget sih. Masak gara-gara harus berpuasa 40 hari udah sakit." Ketus papa saat melihat Daffa berbaring di tempat tidur.


" Jika papa datang hanya untuk menceramahi aku lebih baik papa pulang."


" Anak kodok, berani kamu mengusir papa?"


" Hais papa, anak sakit bukannya di elus elus malah di caci maki." Ketus Daffa.


" Ya sudah lah lebih baik kamu beristirahat dan selamat menikmati puasa 40 hari wakakak..."


" Untung orang tua." Lirih Daffa sambil melihat kepergian papa nya.


Tak lama kemudian Aini masuk dengan membawa nampan berisi makanan dan minuman hangat.


" Maaf sudah merepotkan kamu karena selain mengurus Aisyah, kamu juga harus mengurusku." Ucap Daffa.


" Jika kamu tahu bahwa aku sudah sibuk pengurus Aisyah seharusnya kamu mau saat mama dan papa berniat membawa kamu ke dokter." Ucap Aini.


"Kamu itu bagaikan obat, setiap aku sakit kamu yang aku butuhkan karena hanya kamu yang dapat menyembuhkan ku." Ucap Daffa untuk membuat Aini tersipu.


"Sayangku tadi pagi aku gak bisa makan karena merindukanmu. Siangnya juga nggak makan karena mikirin kamu. Dan malamnya aku juga nggak bisa tidur karena kelaparan."


" Karena itu sekarang aku membawakan makanan dan harus di habiskan." Ucap Aini sang tersenyum dan mulai menyuapi Daffa.


”Rasa sayang aku ke kamu layaknya Power Rangers kalau lagi nggak ada monster. Nggak berubah."


” Yakin gak akan berubah, sudah ada Aisyah lo ditengah tengah kita." Ucap Aini.


" Aisyah adalah buah hati kita yang wajib untuk di sayangi dan di kasihi. Sedangkan kamu adalah seluruh hidup dimana aku ingin menghabiskan sisa waktu ku di dunia ini hanya bersama mu."


" Benarkah?" tanya Aini.


" Tentu saja dan tidak peduli seberapa sederhanya dan ketidakjelasan kamu. Tapi bagi aku, kamu adalah kesempurnaan yang memiliki kejelasan."


" Mau buah?" tanya Aini saat Daffa sudah menghabiskan makanan nya.


" Boleh.."


" Aini meletakkan nampan kemudian mengambil buah anggur yang ada di meja dekat tempat tidur.

__ADS_1


"Aku sukanya sih apel dibandingkan anggur, makanya aku suka ngapelin kamu ketimbang nganggurin kamu." Ucap Daffa.


" Sayangnya kamu harus nganggurin aku dulu.," Ucap Aini.


" Haa....." Pekik Daffa.


"Saat seorang pria mengatakan 'saya terima' dalam sebuah akad pernikahan, maka itu berarti ia mengatakan 'bahwa saya menerima tanggung jawab untuk melayani, mencintai, dan melindunginya'. Terima kasih karena sudah menjadikan aku istri seutuhnya dan memberikan aku kesempatan untuk merasakan bahagia nya menjadi seorang ibu." Ucap Aini.


"Ketika suami istri saling memandang satu sama lain dengan penuh cinta dan kasih sayang, maka Allah memandang keduanya dengan tatapan kasih sayang. " Ucap Daffa sambil memegang pipi Aini.


Aini tersenyum dan memejamkan mata karena dia tahu bahwa Daffa akan mencium nya.


Tok


Tok


Tok


" Aini, apa kamu sudah selesai dengan Daffa Mama rasa Aisyah ingin minum ASI." Suara Mama dari balik pintu yang membuat Daffa tidak bisa mencium bibir Aini padahal jarak mereka tinggal satu inci lagi.


" Istirahatlah, aku akan kembali lagi nanti setelah selesai memberi ASI pada Aisyah."


Daffa hanya mengangguk lemah kemudian memilih memejamkan mata saat Aini berjalan keluar kamar.


...----------------...


Daffa masuk ke dalam kamar Aisyah dan melihat Aisyah tidur bersama dengan Mama.


" Di mana Aini?"


Daffa berjalan menuruni tangga dan dia menemukan Aini berada di dapur.


" Sedang apa?" Tanya Daffa sambil memeluk Aini dari belakang.


" Kamu belum tidur?"


" Bagaimana aku bisa tidur jika istriku belum mengucapkan selamat malam dan mencium kening ini." Ucap Daffa yang membuat Aini berbalik badan.


" Aku sedang makan roti, apa kamu mau?"


" Tentu saja."


Aini dan dapat kemudian makan beberapa roti yang sudah dibuat Aini.

__ADS_1


"Seorang suami berkata kepada istrinya 'Jika surga itu setangkai bunga, aku akan memetiknya untukmu. Jika surga itu seekor burung, aku akan menangkapnya untukmu. Jika surga itu sebuah rumah, aku akan membangunnya untukmu. Tapi, karena surga adalah tempat yang belum pernah dilihat oleh siapa pun, maka aku akan berdoa kepada Allah supaya menyiapkan surga itu untukmu'."


" Sudah malam, sebaiknya kita beristirahat." Ucap Aini.


"Seorang istri yang salihah akan memperlakukan suaminya layaknya seorang raja, mencintainya seperti seorang pangeran, namun ia juga tidak lupa untuk terus mengingatkan suaminya bahwa dia hanyalah hamba Allah." Ucap Aini sambil mencium kening Daffa.


" Aku mencintaimu istri ku..." Ucap Daffa.


" Aku juga mencintaimu..."


Oek....


Oek....


Oeek....


Lagi dan lagi...


Saat mereka hampir berciuman suara tangisan dari Aisyah selalu terdengar.


" Hmm, sepertinya Aisyah tahu jika aku sedang bermesraan dengan ibunya."


" Atau Aisyah tidak ingin ayahnya terlalu dekat dengan ibunya karena dia juga menginginkan dekat dengan sang ayah."


Daffa tersenyum kemudian mencium kening Aini.


" Pergilah, jangan lupa untuk segera beristirahat setelah selesai memberi ASI kepada Aisyah."


"Seorang laki-laki tak hanya bertanggung jawab untuk menghidupi keluarganya di dunia. Sebagai suami, seorang laki-laki harus bisa mempertanggung jawabkan masa depan keluarganya di akhirat nanti." Lirih Daffa sambil melihat kepergian Aini.


...Istri yang paling beruntung adalah dia yang dikaruniai Allah seorang suami yang penyabar dan penyayang, penuh kehangatan dan kelembutan, suka menolong, dan berhati tulus. Jika dia pergi, istri merindukan. Jika dia ada, istri ingin terus berdekatan...


...Suami yang paling beruntung adalah dia yang memiliki istri yang baik, menyenangkan dan perhatian, iman memenuhi hatinya, kelembutan menghiasi tutur katanya, dan berbuat kebaikan menjadi motto hidupnya. Apabila suami datang dia segera menyambutnya. Dan apabila suami bepergian, dia senantiasa menjaga rumah tangganya....


......Hargai istrimu sebagaimana engkau menghargai ibumu. Sebab, istrimu juga seorang ibu dari anak-anakmu."......


...Jantung rumah adalah seorang istri. Jika hati istrimu tidak bahagia, maka seisi rumah akan tampak seperti neraka (tidak ada canda tawa, manja, perhatian). Maka, sayangi istrimu agar dia bahagia dan kau akan merasa seperti di surga....


...Istri salihah adalah istri yang taat kepada suaminya dan melaksanakan perintah Allah dan Rasul-Nya....


...Suami saleh adalah suami yang dapat membimbing istrinya ke jalan yang diridhai Allah dan Rasul-Nya....


...Pernikahan yang sukses bukanlah saat kamu bisa menjalani hidup dengan damai bersama istrimu, melainkan saat kamu tidak dapat menjalani hidup dengan damai tanpanya....

__ADS_1


***Membina hubungan berumah tangga haruslah dilandasi dengan rasa saling. Baik itu saling mencintai, saling menjaga, saling melindungi, saling menenangkan, dan saling membantu. Dengan begitu, hubungan pun akan tetap terjaga keharmonisannya


💙💙💙End💜💜💜***.


__ADS_2