Arsitek Cantik

Arsitek Cantik
Mirip


__ADS_3

Hari ini, Anna hanya akan di rumah saja, karena ia tidak punya waktu wajib masuk kantor. Keuntungan dari mendapatkan kontrak kerja dua perusahaan besar, Uang banyak dan waktu kerja yang fleksibel.


Anna menemani kakek di kebun belakang, menyirami dan memupuk tanaman, serta memberi makan dan minum hewan ternak.


Bi Yani berlari mendekati Anna.


" Maaf Non ada tamu "


" Siapa bik ?" tanya Anna


" Bibik tidak tahu Non, orangnya cari Non Anna "


" Ya udah, Anna cuci tangan dan ganti pakaian dulu "


" iya Non " bik Yani kembali ke dapur dan membuat minuman


" Silahkan Tuan, non Anna ganti pakaian dulu "


" terimakasih " jawab salah seorang pria yaitu manager dari showroom mobil.


Anna berjalan menuju ruang tamu. Kedua orang tamu berdiri menyambut kedatangan Anna.


" Selamat pagi Nona " manager memberi salam


" Selamat pagi, Silahkan duduk, ada yang bisa saya bantu ?" tanya Anna sopan dan tersenyum manis.


" Kami dari showroom mobil, mengantarkan mobil yang telah Tuan Hans pesan " jelas manager.


" Silahkan Nona tanda tangan berkas ini " seorang lagi memberikan Anna beberapa lembar kertas dan pena.


Anna membuka dan membaca dokumen yang telah diberikan, tertulis mobil dibeli secara tunai dengan harga fantastis.


" Maaf Pak, mobil ini tunai ?" Anna meyakinkan diri


" Iya Nona, showroom itu milik orang tua Tuan Hans, dan mobil ini adalah hadiah dari Tuan Hans " jelas Manager semangat.


" Maaf Pak, saya tidak bisa menerimanya " Anna mengembalikan berkas di tangannya.


" Tolong Nona, jika Anda tidak menandatangani berkas-berkas ini saya akan dipecat" manager menampakkan wajah sedih.


" Saya akan berbicara dengan Tuan Hans " tegas Anna


" Tolong Nona jangaen mempersulit pekerjaan kami " seorang lagi berbicara dengan memelas.


Anna segera menandatangani berkas-berkas, dan mengembalikan kepada manager.


" Terimakasih Nona, kami permisi " manager dan sang asisten mengalami Anna dan pergi meninggalkan rumah Anna dengan senyuman bahagia.


" Aku harus segera menghubungi Hans" Anna mengeluarkan ponsel dari saku celananya.


Ia mencari kontak dengan nama " Bosku" dan menekan tombol panggilan.


Secepat kilat panggilan di terima.

__ADS_1


" Halo pak, selamat pagi " Anna membuka panggilan


" Selamat pagi Anna" seorang berlagak cuek menjawab salam


" Pak, tolong kirimkan nomor rekening bapak, supaya saya bisa nyicil uang mobil" Hans terdiam


" Itu hadiah dari saya, jadi kamu tidak perlu bayar" Hans tersenyum


" Tapi Pak, hadiahnya terlalu mahal"


"Apa kamu tidak suka?"


" Lalu kenapa kamu menolak ? " Anna diam bingung harus Jawab apa, ia hanya berpikir akan bertanya kepada Juanda.


" Baiklah, terimakasih atas hadiah nya" Anna memutuskan panggilan. Hans menggerutu kesal. Ia masih belum selesai berbicara.


Anna berjalan keluar rumah, ia melihat mobil merah yang sangat mewah.


"Cantik sekali" Anna berbicara sendiri mengusap mobil dengan telapak tangannya.


Ia sangat menyukai mobil itu. Benar - benar model yang Anna suka.


Anna membuka pintu pengemudi dan duduk di dalam, ia menyentuh stir, kursi dan perlengkapan mewah yang ada di bagian depan.


" Aku tak percaya bisa memiliki mobil ini" Anna tersenyum bahagia. Ia mulai menghidupkan mesin dan menjalankan mobilnya keluar halaman rumah.


Anna mengendarai mobil tanpa tujuan ia hanya mau mencoba mobil barunya.


Anna menghentikan mobilnya, Ia melihat sebuah tempat tongkrongan pikir jalan, sebuah kafe terbuka.


Anna berjalan memilih sebuah meja yang tak jauh dari mobilnya.


" Selamat pagi Nona, Selamat Datang di kafe kami, silahkan" seorang pramusaji wanita dengan ramah memberikan buku menu.


" Terimakasih " Anna menerima buku menu dengan senyuman. Ia membaca daftar menu, dengan harga yang sangat terjangkau.


Suasana yang nyaman, dekat dengan taman, banyak pohon sehingga udara terasa sejuk.


Anna sedang memilih menu dan menulis pada buku pesanan .


" Selamat pagi Nona Anna, boleh saya duduk di sini " Anna mengangkat wajahnya dan melihat seorang pria tinggi dengan Stelan jas sangat rapi, Anna berusaha mengingat wajah pria yang ada di depannya.


Pria itu melambaikan tangannya ke wajah Anna.


" Hallo apa saya boleh Duduk?" tanyanya lagi


" Ah iya ,maaf, aku berusaha mengingat wajah anda," Anna tidak begitu memperhatikan wajah Harry ketika makan malam.


" Perkenalkan Harry, kakak Hengky" Harry mengulurkan tangannya kepada Anna


" Ah, maafkan saya tidak memperhatikan anda malam itu, silahkan duduk" Anna berdiri dan menerima uluran tangan Harry.


Mereka duduk berhadapan, memesan minuman dan Cemilan ringan.

__ADS_1


" Bagaimana kabar kamu ? " Harry memulai percakapan


"Baik Tuan " jawab Anna


" kamu cukup memanggil nama atau Kakak, Usia kamu pasti sangat muda " Harry tersenyum dan di balas senyuman oleh Anna


" apakah kamu tidak bekerja?" tanya Harry


" Aku seorang Arsitek, aku punya waktu yang fleksibel untuk bekerja" jelas Anna merasa tidak nyaman mendapatkan tatapan mematikan dari Harry.


" Oh , iya kamu kuliah dengan kampus dan jurusan yang sama dengan Hengky" Harry selalu tersenyum setelah berbicara.


Harry jauh lebih tampan dari Hengk, walau ada kemiripan sedikit. Wajah tampan, mata tajam dan rahang yang tegas, menampilkan sosok pria dewasa yang sempurna, Jika diperhatikan wajah mereka berdua ada kemiripan.


Seorang pelayan mendekat dan meletakkan pesanan di atas meja.


"Silahkan Tuan dan Nona, Selamat menikmati "


" Terimakasih" Anna tersenyum


" Apakah kalian bersaudara ? wajah kalian sangat mirip " pelayan tersenyum meninggalkan Anna dan Harry yang Kini saling pandang heran.


" Sepertinya kita harus foto berdua, supaya bisa melihat kemiripan kita " Harry bercanda dan Anna hanya tersenyum.


Sebenarnya ia telah mendengar pengunjung di belakangnya berbisik-bisik mengatakan mereka mirip, Ingin rasanya Anna benar-benar berfoto bersama dengan Harry tapi tidak mungkin ia lakukan.


Mereka berdua menikmati makanan di atas meja.


" kenapa kakak bisa kemari?" tanya Anna


" Dulu sebelum keluar negeri aku suka nongkrong di sini " jelas Harry


" Sendirian atau bersama teman ?"


" Aku sendirian, karena teman-teman ku tidak suka makan di tempat terbuka " jelas Harry


" Bagaimana dengan kamu ?" tanya Harry


" Aku bisa makan dimana saja " Anna tertawa.


Anna adalah tipe cewek yang mudah bergaul dengan siapa saja, kecuali dengan orang yang sombong dan angkuh.


*


*


*


♥️ **Thanks for Reading 😊


Author selalu menunggu komentar, like n Vote kamu sebagai penyemangat Author untuk update setiap hari ❤️


Terimakasih

__ADS_1


♥️ Love you Readers 💓**


__ADS_2