
Usai acara makan siang bersama Daddy Kenneth dan anak-anaknya pulang ke mansion. Mereka ingin bersih-bersih dan juga beristirahat.
Namun baru saja mereka memasuki mansion terlihat Ronal putra Uncle Reagan tengah duduk menunggu kedatangan mereka.
"Dad, kami ke kamar dulu!"ujar Earth pada Daddy Kenneth.
"Pergilah!"jawab Daddy Kenneth.
Ke empat singa itu pun melangkah ke lift tanpa melihat ke arah Ronal. Hal itu membuat hati Ronal sakit tidak diacuhkan oleh adik-adiknya.
"Ada apa?"tanya Daddy Kenneth to the point pada Ronal.
"Uncle, aku datang ke sini untuk minta bantuan. Perusahaan Opa dan juga Daddy sedang dilanda krisis dan mengalami penurunan saham. Tolong bantulah kami Uncle!"kata Ronal dengan wajah memelas.
"Maaf Ronal, keputusan itu tidak ada di tanganku. Semuanya berada di tangan Jo. Sebab semua perusahaan itu sekarang adalah miliknya. Aku hanya membantu di sana hingga dia siap memimpin kelak!"tutur Daddy Kenneth.
"Aku mohon Uncle, tolong bicaralah pada Jo untuk membantu perusahaan Daddy dan juga Opa!"kata Ronal lagi.
"Akan kucoba tapi aku tidak bisa berjanji mengingat apa yang telah Opamu rencanakan untuk putriku tanpa memberi tau kami."kata Daddy Kenneth lalu berlalu dari ruangan itu.
"Terima kasih Uncle!"sahut Ronal sambil menatap punggung Daddy Kenneth yang menghilang di balik lift.
"Seandainya saja Opa jujur sedari dulu pasti semuanya tidak akan seperti ini!"gumam Ronal sambil melangkah gontai keluar meninggalkan mansion Daddy Kenneth.
Makan malam........
Semua telah berkumpul di meja makan.
"Dad, ada apa parasit itu datang ke sini?"tanya Dazian pada Daddy Kenneth.
"Dia meminta bantuan perusahaan kita untuk membantu perusahaan mereka yang kini sedang kolaps!"jawab Daddy Kenneth.
__ADS_1
"Apa Daddy akan membantu mereka?"tanya Earth.
"Menurut kalian?"tanya Daddy Kenneth.
"Kita bisa membantu mereka dengan jalan membeli 70 persen saham pada kedua perusahaan itu dan jika mereka macam-macam dengan kita maka kita akan mengakuisisi semua perusahaannya."kata Jo pada sang Daddy.
"Apa kau setuju, Dad?"tanya Fabian.
"Daddy malah tidak ingin membantu mereka, guys!"jawab Daddy Kenneth.
"Dad, bantuan yang kita tawarkan tidak gratis jika sekali saja saja membuat kesalahan maka mereka harus bersiap untuk kehilangan perusahaan masing-masing!"sahut Jo.
"Tapi Daddy masih ragu!"jawab Daddy Kenneth.
"Tenang saja Dad, semua dananya tidak kita ambil dari perusahaan utama!"ujar Jo yang sepertinya paham dengan kecemasan sang Daddy.
"Maksudmu Girl?"tanya Daddy Kenneth.
"Jadi selama ini kau telah melakukan itu Baby?"tanya Daddy Kenneth tidak percaya.
"Hu um, untuk berjaga-jaga dan ternyata sekarang kita memerlukannya!"sahut Jo.
"Kau benar-benar maniak bisnis, Baby!"puji Daddy Kenneth.
"Kan Daddy yang mengajarkan!"kata Jo mengangkat kedua alisnya.
Ke tiga Kakak Jo hanya bisa geleng-geleng kepala mendengar semua ide yang keluar dari otak sang adik. Sadis memang tapi kita harus berjaga toh jika suatu saat mereka berbalik menyerang balik.
Paginya........
Ronal kembali menemui Daddy Kenneth untuk menanyakan keputusan Jo mengenai permohonannya kemarin.
__ADS_1
Para singa itu kaget melihat Ronal yang telah menunggu Daddy Kenneth pagi-pagi buta di ruang tamu.
"Kau datang sepagi ini?"tanya Daddy Kenneth tidak percaya.
"Maaf Uncle semua masalah ini membuatku tidak bisa tidur, aku tidak tau lagi akan minta tolong pada siapa. Banyak investor yang telah mencabut sahamnya dari perusahaan kami!"kata Ronal terlihat lesu.
"Baik, Baby jelaskan padanya!"titah Daddy Kenneth pada sang putri.
Tanpa basa basi Jo memaparkan semuanya secara detail seperti yang ia bahas semalam dengan sang Daddy.
"Kalau kalian setuju hari ini juga kami bisa langsung melakukan hal itu!"kata Jo pada Ronal.
Sejenak Ronal berpikir, sebenarnya tidak masalah jika Unclenya ini membeli seluruh saham pada perusahaan mereka masing-masing toh Daddy Kenneth masih keluarga mereka juga.
"Baiklah, aku setuju tapi entah dengan Daddy dan Opa Uncle!"kata Ronal.
"Kau tanyakan saja pada mereka dan suruh mereka memikirkannya dengan baik dan satu lagi ingatkan untuk tidak berbuat curang karena putriku tidak menyukai hal itu!"kata Daddy Kenneth pada Ronal.
"Baik Uncle terima kasih, aku pamit dulu!"kata Ronal lalu segera pergi meninggalkan mansion Daddy Kenneth.
"Jo yakin Tuan Reagan tidak akan menyetujuinya, Dad!"kata Jo pada Daddy Kenneth.
"Dari mana Adek tau?"tanya Dazian pada Jo.
"Dari track record nya yang Jo baca dia adalah tipe manusia yang egois dan jaga images, lihat saja nanti dia akan memarahi Ronal habis-habisan karena telah meminta tolong pada Daddy!"kata Jo.
"Biarkan saja, kita tidak usah ambil pusing yang terpenting kita telah menawarkan jalan keluar, terserah mereka akan menerimanya atau tidak!"kata Earth.
"Kakak kalian benar, sudah ayo sarapan nanti kalian telat ke sekolah!"kata Daddy Kenneth pada empat singa muda itu.
Mereka sarapan dengan tenang lalu berangkat ke tujuan masing-masing.
__ADS_1