
Jo tiba-tiba melangkah keluar dari ruang keluarga Leonhart dan tak lama kemudian kembali membawa laptop di tangannya.
"Ok, jadi apa sudah Anda putuskan Tuan dan Nyonya Leonhart?? Saya atau kalian yang akan bercerita??"tanya Jo kali ini jari kecilnya memainkan keyboard laptopnya dengan lincah. Ketiga kakak Jo duduk di samping adik mereka penasaran dengan arah dari perkataan sang adik.
"Baik, saya saja yang bercerita. Jadi Tuan Alex yang terhormat ini bukanlah saudara sepupu jauhmu Dad. Tapi dia adalah orang lain yang dibawa masuk ke dalam keluarga ini karena sebuah kecelakaan yang tidak disengaja oleh Tuan Steven. Ibunya secara tidak sengaja ditabrak oleh Tuan Steven ketika akan membawamu ke rumah sakit. Hingga ibunya "mungkin" meninggal."kata Jo mengawali penjelasannya.
"Lalu ibu Tuan Alex yang katanya sudah meninggal itu menitipkan Tuan Alex pada tuan Steven sebagai bentuk pertanggung jawaban Tuan Steven pada Ibu Tuan Alex. Tuan Steven bingung saat itu, akan memberikan alasan apa pada kalian karena membawa Tuan Alex ke dalam keluarga ini, sebab kalian bukanlah tipe orang yang gampang menerima orang baru di dalam keluarga kalian. Jadilah alasan satu-satunya yang ia pikirkan hanya itu. Bahwa Tuan Alex adalah sepupu jauh kalian yang orang tuanya telah meninggal. Dan Dad kau dianggap sebagai pembawa sial karena harus mengantarmu ke rumah sakit Tuan Steven harus mengalami hali ini. Dan sejak itu pula tuan Tuan Steven melampiaskan amarahnya padamu apalagi ditambah bumbu fitnah dari Tuan Alex. Hebatnya lagi Tuan Alex berhasil membuat ketiga kakakmu untuk membenci dirimu dengan segala bujuk rayu dan sifat polos-polos beracunnya itu. Hingga berakhirlah kau mengalami segala bentuk kekerasan fisik dan mental di mansion ini. Lalu kau melarikan diri dari mansion ini dan berjuang sendirian di luar sana."kata Jo mengakhiri penjelasannya.
Air mata ketiga kakak Jo tidak terbendung lagi dan segera memeluk sang Daddy. Ketiganya tidak menyangka jika sang Daddy memiliki masa lalu yang amat sangat mengerikan seperti itu. Sedangkan ketiga kakak Daddy Kenneth tidak mempercayai penjelasan Jo.
"Aku tidak mempercayaimu bocah, kau hanya ingin agar Ken tidak mendapat hukuman dari kami."kata Reagan kembali bersuara.
"Aku tidak peduli kau percaya atau tidak tapi satu hal yang harus kau percaya, sehelai rambut Daddyku terluka maka aku JONATHAN AURELIA ketua BLUE BLOOD bersumpah akan memusnahkan mu beserta semua keturunanmu. Camkan itu!!"peringat Jo dengan tatapan mematikan ke arah Uncle Reagan dan membuat semua yang di ruangan itu bergidik ngeri. Apalagi saat mereka mengetahui Jo adalah ketua BLUE BLOOD klan mafia yang tidak bisa disentuh sama sekali.
"Kau coba saja menyentuh Daddy atau ketiga saudaraku maka aku EARTH VOULTURY ANDERSON akan menghabisi semua keturunan Leonhart, dan mulai hari ini aku dan ketiga saudaraku melepas marga LEONHART dari nama kami!!"ujar Earth dengan lantang dan langsung mengganti marga Leonhart dengan marga Voultury Anderson milik sang Mommy.
Dazian dan Fabian mendampingi Daddy mereka yang saat ini terlihat sedang tidak baik. Dan membiarkan kedua saudaranya meluapkan segala unek-unek di hati mereka.
__ADS_1
"Dan untukmu Tuan Alex kau orang pertama yang menyebabkan penderitaan untuk Daddyku, dan tikus kesayanganmu juga menjadi penyebab aku dan ketiga kakakku menderita. Maka bersiaplah untuk hukuman kalian dari kami. Mantan fans SARAH VOULTURY ANDERSON."kata Jo semakin membuat bingung semua yang ada di ruangan itu. Uncle Alex sendiri saat ini bingung dan takut harus berbuat apa, karena semua rencananya bisa gagal untuk merebut semua milik Daddy Kenneth karena posisi Daddy Kenneth sebagai pengusaha no 1 di Asia dan sudah memasuki kawasan Eropa serta Amerika.
Ucapan Jo membuat Daddy Kenneth meradang karena Jo menyebut Uncle Alex mantan fans sang istri.
"Apa maksudmu Baby??"tanya Daddy Kenneth.
"Tuan Alex adalah orang yang sangat tergila-gila dengan Mommy Dad, dan dia semakin membencimu karena Mommy tidak mengacuhkannya sama sekali dan malah lebih memilih dirimu. Sejak saat itu kebenciannya terhadapmu semakin menjadi lalu melakukan segala cara termasuk salah satunya dengan rencana pembunuhan terhadap ku yang malah menewaskan Mommy karena tikus kesayangan nya sangat membenci Mommy karena merasa Mommy telah merebut mu darinya."jelas Jo.
Daddy Kenneth semakin meradang mendengar penjelasan Jo, dan menatap nyalang pada Uncle Alex.
"Ayo, kita pulang!!"kata Daddy Kenneth berlalu membawa ke empat anaknya.
"Dan satu lagi silahkan tonton video yang telah kukirim ke email kalian masing-masing. Tapi setelah itu jangan menampakkan batang hidung kalian lagi pada keluargaku. Tanpa adanya kalian kami sangat bahagia. Jadi menjauhlah sebisa kalian dari kami. Jika kalian mendekat apalagi melakukan hal yang merugikan kami maka dapat aku pastikan itu adalah detik terakhir kalian menghirup udara."kata Jo.
"Dan untukmu Tuan dan Nyonya Leonhart cobalah lebih teliti, pastikan orang yang telah kau tabrak secara tidak sengaja dulu benar-benar sudah meninggal atau belum, bodoh!!"ujar Jo lalu menyusul kakak dan Daddy nya.
Semua yang ada di dalam ruang keluarga Leonhart melihat video yang telah dikirimkan oleh Jo tadi. Mereka rasanya tidak percaya dengan apa yang mereka lihat. Video yang berisi rencana Tuan Alex dan ibunya untuk menguasai keluarga Leonhart lalu rencananya untuk menguasai perusahaan yang telah dibangun oleh Daddy Kenneth dan Mommy Sarah secara susah payah. Dan juga rencana pelenyapan Jo. Namun lagi karena kebodohan mereka yang sibuk melihat video yang dikirim oleh Jo tadi mereka tidak menyadari jika Uncle Alex diam-diam telah melarikan diri dari mansion itu.
__ADS_1
"Alex kau......."belum sempat menyelesaikan ucapannya Opa Steven dibuat terkejut karena Uncle Alex sudah tidak ada di tempatnya.
"Sial, cepat cari bedebah itu!!"titah Opa Steven pada anak dan cucunya.
"Suamiku, sekarang kita harus bagaimana??? Bagaimana cara kita meminta maaf pada Ken, dengan segala kesalahan yang tidak akan dapat ia maafkan. Apalagi Earth dan ketiga adiknya tidak mengakui kita sebagai keluarganya lagi??"ujar Oma Sherly dengan tangis yang telah pecah.
Opa Steven pun terdiam, puluhan tahun ia telah menyakiti putra bungsunya demi orang lain, apa mungkin masih ada maaf untuknya dan juga ketiga kakak Daddy Kenneth yang lain. Pikirnya.
"Pa, Alex sudah melarikan diri."lapor Uncle Reagan pada Opa Steven.
Semua anggota keluarga kembali berkumpul di ruang keluarga minus Daddy Kenneth sekeluarga dan juga Uncle Alex.
"Pa, ini semua salahmu. Sekarang kita harus bagaimana meminta maaf pada Ken. Apalagi ke empat anaknya telah mengibarkan bendera perang dengan keluarga kita??"kata Uncle Rocky frustasi dengan kenyataan yang baru saja ia lihat.
"Papa pun tidak tau, cucu perempuan satu-satunya keluarga ini pun sekarang sangat membenci kita. Ini semua karena bedebah sialan itu!!"ucap Opa Steven menundukkan kepalanya.
Mereka terdiam, semua yang mereka lihat hari ini sangat menyesakkan dada mereka. Adik bungsu yang dulu sangat mereka sayangi sebelum kehadiran Uncle Alex sekarang membenci mereka. Akankah sang adik masih mau memaafkan kesalahan mereka yang sangat fatal itu???
__ADS_1