Bangkitnya Si Bungsu Leonhart

Bangkitnya Si Bungsu Leonhart
Panggil Gue Bos


__ADS_3

Morning sunshine.........


Pagi-pagi Daddy Kenneth sudah rusuh sendiri membangunkan sang putri. Pagi ini Daddy Kenneth sangat senang karena perkataan Jo padanya semalam terbukti saat ini. Dunia bisnis dihebohkan dengan adanya kabar Steven Comp dan RG Corp mengalami kerugian besar karena data-data mereka perusahaan mereka yang tersebar ke mana-mana dan juga investor besar di perusahaan mereka menarik kerja sama mereka dari kedua perusahaan itu. Saat ini mereka tengah mencari tau penyebab bocornya data-data perusahaan mereka.


"Baby wake up!!"kata Daddy Kenneth yang tidak sabar menunggu Jo untuk bangun.


"Hmmmmmm, Dad five minutes more please!!"kata Jo menyusupkan wajahnya ke dalam selimut.


"Nope, you just be wake up now!!"kata Daddy Kenneth membuka selimut Jo dan mendudukkan putri kebonya itu.


"Daddy kenapa sihhh, pagi-pagi udah heboh sendiri kayak orang habis menang lotre!!"gerutu Jo mengucek kedua matanya.


"Jangan dikucek Baby nanti matamu perih. Ini lebih dari sekedar memenangkan lotre sayang. Kamu lihat berita ini dulu!!"kata Daddy Kenneth memperlihatkan berita hangat seputar dunia bisnis pada Jo.


Jo menyimak berita itu dengan seksama dan tersenyum ke arah Daddy Kenneth.


"So, ini yang membuat Daddy merusuh pagi-pagi di kamar Jo!!"gerutu gadis itu.


Daddy Kenneth manggut-manggut dengan cengiran di wajahnya membuat Jo kesal atas ulah Daddy Kenneth. Tapi Jo sendiri pun senang melihat sang Daddy bisa tersenyum seperti ini.


"Jadi apa Daddy senang??"tanya Jo.


"Senang, mereka termakan jebakan sendiri."ujar Daddy Kenneth.


"Sekarang ayo bersiap Princess, bukannya kamu harus sekolah hari ini."kata Daddy Kenneth mengingatkan Jo.


"Ok, Dad!!"ujar Jo mencium pipi Daddy Kenneth dan berhamburan menuju kamar mandi.


"Watch your step, Baby!!"peringat Daddy Kenneth melihat sang putri yang melompat dari ranjang.

__ADS_1


Daddy Kenneth menggeleng-gelengkan kepala melihat ulah sang putri. Lalu berjalan keluar dari kamar Jo menuju kamarnya untuk bersiap pergi ke kantor.


Tak lama semuanya sudah duduk di meja makan. Tiga singa memperhatikan tingkah aneh Daddy Kenneth yang sedari tadi selalu tersenyum menatap Jo.


"Dad, kau tidak sedang merencanakan sesuatu untuk adikku bukan??"tanya Fabian curiga.


"Yeah, Daddy merencanakan liburan untuk adik kalian sebagai hadiah karena telah menyelematkan perusahaan kita kembali!"ujar Daddy Kenneth melihat ke arah Jo.


"Kalau itu aku setuju Dad, lalu kita akan ke mana??"tanya Dazian penasaran.


"Terserah adikmu mau ke mana, Daddy akan mengikutinya dengan senang hati!!"ujar Daddy Kenneth tersenyum sumringah.


"Nanti saja kita pikirkan Dad, kalau udah liburan sekolah!!"kata Jo pada Daddy Kenneth dan diangguki ke empat pria itu.


Clara menatap dengan penuh kemarahan pada Jo. Clara tidak menyukai semua kasih sayang dan perhatian yang diberikan secara penuh oleh ke empat singa itu pada Jo.


Jo menatap ke arah Clara, Jo yakin saat ini Clara tengah menyusun rencana buruk untuk dirinya.


"Uncle, Clara juga akan ikut dalam liburan itu, bukan??"tanya Clara manja.


"Ini khusus untuk keluarga orang luar nggak diajak."ketus Dazian.


"Tapi Clara juga ingin menjadi bagian dari keluarga ini, Clara juga ingin dimanja seperti Jo Bang Dazian!!"rengek Clara memelas.


"Kayaknya Lo lupa ama perkataan Daddy gue kemaren, Lo kan maid di rumah ini jadi Lo harus panggil gue Tuan atau Bos!!"ujar Dazian.


"Benar, panggil Tuan atau Bos!!"tambah Fabian.


"Dan satu lagi jangan berharap masuk ke dalam keluarga ini karena asal usul Lo nggak jelas, jangan-jangan Lo anak musuh nyokap atau bokap gue lagi. Bisa berabe keluarga gue!!"sindir Dazian pada kedua rubah itu.

__ADS_1


Aunty Anneth dan Clara yang mendengar itu langsung terdiam, tidak mungkin kan kalau kedok keduanya sudah terbongkar.


"Jangan berlebihan begitu Dazian, apa salahnya Clara menganggapmu sebagai kakak. Clara adalah anak yang manis!!"timpal Aunty Anneth memuji Clara.


"Manis dari HongKong, definisi manis itu Adek gue. Nah anak Lo itu kayak nenek gerondong kalau Lo nggak make dempul nggak manis. Tapi kalau Adek gue nggak make dempul tetap aja manis bikin gemes. Paham Lo makanya pake mata yang benar. Jelek bilang jelek jangan dibagusin nggak sadar diri ntar."ejek Dazian.


"Bro Lo ngomong suka bener, dah!!"ujar Dazian dan disambut tawa lepas oleh Jo dan Earth.


"Jaga mulutmu Dazian!! Jangan lancang menghina putriku!!"bentak Aunty Anneth tidak terima dengan perkataan Dazian.


"Lo nggak terima hah?? Tu pintu Lo tinggal jalan keluar! Mungkin Lo udah nggak ada harga diri kali ya makanya diperlakukan seperti apapun Lo diam bae."kata Dazian.


"Cukup, makan!!"kata Daddy Kenneth.


Aunty Anneth dan Clara makan dengan menahan amarah yang begitu tinggi. Sedangkan yang lainnya makan dengan tenang karena mendengar berita tadi pagi.


Usai sarapan semuanya berangkat untuk mulai aktifitas masing-masing.


"Mom, aku beneran udah nggak tahan dengan semua ini. Makin hari kita semakin tidak memiliki harga diri jika kita terus bertahan di mansion ini. Kita keluar saja Mom, nanti kita pikirkan lagi cara untuk merebut semua yang mereka miliki!!"kata Clara terduduk lemah.


"Tidak bisa Clara, karena saat ini kita belum mendapat berita apa pun dari Daddymu. Jika sudah keluar dari sini maka akan sulit bagi kita untuk masuk kembali ke keluarga ini. Mommy masih belum puas jika belum bisa mendapatkan Kenneth dan seluruh harta kekayaannya."jawab Aunty Anneth.


"Mom, are you crazy?? Lalu apa yang akan kau lakukan dengan Daddy, tujuan kita ke sini hanya untuk mengambil harta dan kekuasaan mereka, Mom!!"kata Clara membantah keinginan Aunty Anneth.


"Kau tidak paham Clara, Kenneth adalah cinta pertama Mommy, tapi dia malah memilih Sarah j*l*ng sialan itu!! Sedangkan hubungan Mommy dan Daddymu hanya sekedar kebutuhan balas dendam. Mommy yang dendam pada Sarah dan Daddymu yang dendam pada Kenneth. Tapi Mommy akan melakukan semua cara agar Kenneth bertekuk lutut pada Mommy dan lagian apa kamu tidak ingin memiliki semua kemewahan ini. Jika bersama Daddymu, ia akan menikmati semua ini bersama j*l*ng-j*l*ng nanti. Dan akan menyingkirkan kita!!"ujar Aunty Anneth mempengaruhi pikiran Clara.


"Benar juga Mom, Daddy ingin merebut semua ini karena ia tidak mampu untuk mendirikannya sendiri sedangkan Uncle Ken bisa mendirikan semuanya sendiri hingga berada di puncak seperti saat sekarang ini. Yah, kita harus berusaha lebih kuat untuk merebut semua ini Mom!!"kata Clara bersemangat.


"Like mother, like daughter. 2*5. Lakukanlah apa pun yang ingin kalian lakukan agar para singa muda itu semakin puas bermain dengan kalian!!"ujar seseorang mengintip dari ruang keluarga.

__ADS_1


__ADS_2