
Seorang perempuan berpakaian kurang bahan datang melenggang lenggok menuju ruangan Daddy Kenneth. Banyak tatapan mencibir ke arah wanita itu dilayangkan oleh para karyawan di sana.
"Kalau Jo ada di sini, habis tu perempuan ganjen!!"ujar salah seorang karyawan wanita pada temannya.
"Iya, lagian kenapa sih Jo nggak stay di sini aja. Gue suka ama cara dia memperlakukan karyawannya."kata yang lainnya.
"Dia masih sekolah, baru juga kelas satu."sanggah yang lain.
"Masih sekolah aja pinternya udah overload apa kabar ntar kalau udah selesai kuliah. Tuan Ken bisa kalah telak dari putrinya itu!!"sahut yang lain.
Katty tidak menggubris setiap perkataan yang keluar dari mulut karyawan Daddy Kenneth, tujuan utamanya yaitu kembali mendapatkan simpati Daddy Kenneth.
Katty membuka pintu ruangan Daddy Kenneth tanpa mengetuknya terlebih dahulu sehingga membuat Daddy Kenneth murka.
"Keluar....!!"titah Daddy Kenneth pada Katty.
Namun lagi Katty tidak mengindahkan bentakan Daddy Kenneth.
Katty malah bergelayut manja di lengan Daddy Kenneth.
"Ayolah Ken, apa kau tidak ingin mengulang masa-masa indah kita dulu??"kata Katty mulai menggoda Daddy Kenneth.
"Tidak ada pengulangan, dan bagus bukan j*l*ng seperti mu yang menjadi istriku. Ntah sudah berapa orang laki-laki yang memakai tubuhmu itu. Menjijikkan."tutur Daddy Kenneth sarkas.
"Jangan munafik Ken, kau pasti membutuhkan belaianku bukan??"kata Katty semakin menjadi dengan godaannya.
Tidak bisa menahan emosinya lagi Daddy Kenneth menarik paksa tangan Katty untuk melemparnya keluar dari ruangan itu.
"Ken, jangan aku mohon. Ini sangat sakit."kata Katty memegang pergelangan tangannya yang memerah karena cengkraman Daddy Kenneth yang sangat kuat tadi.
"Baiklah aku tidak akan mendekatimu lagi, Ken. Tapi maukah makan siang terakhir denganku?? Anggap sebagai permintaan maaf ku karena kejadian kemarin di mansionmu. Setelah itu aku berjanji tidak akan mendekat lagi pada keluargamu apalagi padamu!!"bujuk Katty.
"Baik, saya pegang kata-kata mu. Ini terakhir kalinya kamu menampakkan diri di depan saya. Jangan sampai anak-anak saya melihat kamu lagi atau Fabian akan melakukan apa yang kemarin ia katakan."jawab Daddy Kenneth terpaksa mengiyakan permintaan Katty agar tidak mengganggunya lagi.
Keduanya pun menuju sebuah cafe untuk makan siang. Lalu mereka memesan makanan untuk makan siang. Tapi entah kenapa usai makan siang Daddy Kenneth merasakan kepalanya amat sangat pusing. Entah dari mana asalnya datang beberapa orang berpakaian serba hitam membawa paksa Daddy Kenneth ke sebuah hotel. Daddy Kenneth melawan sebisanya namun dia kalah tenaga orang-orang itu.
Kemudian........
Jo dan ke tiga kakaknya sampai secara bersamaan di cafe itu.
"Adek, ada apa??"tanya Dazian cemas.
"Katty menjebak Daddy, tadi kata mata-mata Jo mereka ada di sini. Ayo kita periksa ke dalam!"kata Jo dan diangguki ke tiganya termasuk Pak Edward.
Cafe itu terlihat kosong, tidak ada pengunjung sama sekali.
"Sial, sepertinya kita terlambat Bang!!"maki Fabian melihat cafe yang sudah kosong itu.
Jo menelpon seseorang.
"Hallo, di mana Lo??"
"........".
"Ok, pantau terus gue ke sana sekarang!!"
"Gimana Dek??"tanya Earth.
__ADS_1
"Daddy ada di hotel *****. Itu nggak jauh dari sini. Ayo Bang buruan!!"titah Jo berlari memasuki mobilnya diiringi Pak Edward.
Ke empat mobil itu melaju dengan kecepatan penuh menuju hotel tempat Katty membawa Daddy Kenneth. Sesampainya di hotel itu Jo disambut oleh Lucas. Mata-mata yang ia perintahkan mengawasi sang Daddy.
"Di mana mereka??"tanya Jo.
"Kamar 206, ini kuncinya!!"kata Lucas memberikan kunci itu pada Jo.
Mereka bergegas ke kamar yang tadi diberi tau oleh Lucas. Jo membuka kamar itu dan nampak Katty yang berusaha untuk menggerayangi Daddy Kenneth dan sang Daddy yang terlihat menghindar dari jangkauan Katty.
"Prooook"
"Prooook"
"Prooook"
"Wah, lihat j*l*ng ini beneran mau ngerasain ucapan gue kemarin!!"kata Fabian yang membuat Katty terkejut melihat keberadaan Jo dan ke tiga kakaknya.
Namun tidak berapa lama segerombolan laki-laki berbadan kekar masuk ke kamar itu dan berusaha untuk menghajar Jo bersaudara.
"Kalian urus mereka, saya akan urus Daddy kalian!!"titah Pak Edward memapah Daddy Kenneth yang berada di bawah pengaruh afrodisiak itu.
"Lo nyusahin anak Lo aja Ken!!"omel Pak Edward pada Daddy Kenneth.
"Tolongin gue, Bang. Gue udah nggak tahan!!"ujar Daddy Kenneth dengan tubuh yang sudah memerah.
Pak Edward membawa Daddy Kenneth ke mobil Jo. Lalu membawa Daddy Kenneth menuju mansionnya.
Sementara itu......
Aksi saling hajar sedang berlangsung di kamar yang di tempati oleh Katty tadi. Para pria berbaju hitam itu bukanlah tandingan para singa muda itu. Jo walaupun memiliki tubuh yang tidak sebesar dan setinggi kakak-kakaknya namun jangan pernah meragukan kekuatannya. Semua orang suruhan Katty telah tumbang. Ke empat anak Daddy Kenneth menyeringai ke arah Katty.
"Adek......"tegur ke tiga kakaknya.
"Maaf, tapi perempuan ini nggak bisa dibaikin Bang!!"kata Jo.
"Gue bakal lakuin apa aja buat ngedapetin Ken kembali!!"sahut Katty menantang keturunan Daddy Kenneth itu.
"Dek, libas!!"titah Dazian pada sang adik.
Jo mendekat dan memukul tengkuk Katty.
"Lucas, bawa perempuan laknat ini ke markas!!"titah Jo.
Lucas membawa Katty ke markas BLUE BLOOD. Jo bersaudara mengikuti mobil yang dikendarai oleh Lucas.
Setibanya di markas BLUE BLOOD, Katty dimasukkan ke sebuah kotak kaca. Dan diikat di sana dalam keadaan belum sadarkan diri.
"Dek, akan kita apakan wanita ini??"tanya Fabian penasaran dengan apa yang akan dilakukan oleh Jo.
"Kita tunggu sadar dulu, Bang!!"jawab Jo.
Tak lama Katty pun sadar dan mengerjakan matanya melihat ke sekeliling. Terlihat Jo dan tiga saudaranya tersenyum remeh ke arah Katty.
"Lo saking ganjennya pengen ngejebak Daddy gue pake cara kotor. Sekarang giliran kita pake cara kotor buat ngasih pelajaran buat j*l*ng gatal kayak Lo!!"ujar Jo.
"Buka sialan!!"bentak Katty pada Jo.
__ADS_1
"Buka pakaiannya!!"titah Jo pada bawahannya.
Mereka melakukan apa yang Jo suruh dengan cepat.
"Apa yang Lo lakuin, Bangs*t!!!!!!"teriak Katty lagi namun Jo acuh seolah tidak mendengar teriakan Katty.
"Lucas bawa mereka kemari!!"kata Jo pada Lucas.
Lucas membawa sebuah kotak besi besar dan meletakkannya di samping Jo.
"Jadi Lo pengen ***-*** kan??"tanya Jo lagi pada Katty.
"Gue kabulin!!"ujar Jo.
"Lucas masukkan semuanya ke dalam sana dan naikkan suhu kotak kaca itu!!"kata Jo mendudukkan diri diantara kakak-kakaknya.
"Adek sebenarnya perempuan itu mau diapain sih??"tanya Fabian penasaran.
"Abang lihat saja!!"kata Jo.
Semua yang ada di ruangan itu kaget melihat puluhan ekor tikus dengan ukuran sebesar anak kucing di masukkan ke kotak kaca tersebut.
"Apa yang Lo lakuin, keluarin gue ini menjijikkan!!"kata Katty yang meronta berusaha melepaskan ikatan tangan dan kakinya.
"Udah nikmatin aja, ini lebih seru apalagi mereka rame begitu!!"ejek Dazian.
Karena suhu di dalam kotak kaca yang semakin panas membuat tikus itu makin agresif kemudian menggigit apa saja yang ada di dekat mereka. Keagresifan tikus-tikus itu membuat Katty berteriak histeris karena kawanan tikus itu menggigitnya secara brutal.
"Aghhhhhhhhh"
"Sakiiiiiiit lepasin gue.......ampuuuun."teriak Katty meminta ampun.
"Permintaan ampun Lo nggak berguna lagi!!"ujar Jo.
"Gue mohon ampun gue....aghhhhhhh.......sakiiiiiiit."
"Gini aja minta ampun, tadi adu bacot ama gue semangat 45 Lo!!"kata Jo tidak peduli dengan kerasnya teriakan Katty.
"Gue nggak nyangka ketua kita masih muda sifatnya udah sadis gitu, lebih parah ternyata dari ketua Sarah!!"bisik para anggota blue BLUE BLOOD.
"Lebih baik gue langsung ditembak atau ditusuk pisau deh, nggak kuat gue kalau digerogotin kawanan tikus lapar kayak gitu!!"sahut yang lainnya.
Mereka melihat ngeri ke arah tubuh Sarah yang tercabik-cabik dan mengalirkan darah segar akibat gigitan tikus di sekujur tubuhnya, kawanan tikus itu pun sudah mandi darah.
"Ampuuuuun lepasin gue, gue nggak bak.......al deket........in keluarga kalian la.....gi."ujar Katty dengan suara mulai lirih karena rasa sakit sudah menjalari seluruh tubuhnya.
"Nggak ada ada ampun untuk hama di keluargaku, dan tidak akan ada kesempatan kedua!!!"kini Earth yang bersuara dengan suara bariton miliknya.
Lama kelamaan tidak ada lagi pergerakan dari tubuh Katty, mungkin karena kehilangan tenaga mungkin juga karena kehilangan banyak darah karena telah digigiti tikus lapar selama satu jam.
"Masukkan tubuhnya ke penggilingan daging, jadikan pupuk untuk bunga-bunga Mommy di taman belakang!!"perintah Jo dan disetujui ketiga kakaknya.
"Kirim video itu pada Nyonya Leonhart, Daz.!!"titah Earth pada sang adik.
"Siap, Bang!!"semangat Dazian.
"Kalian ingat tidak ada tempat untuk yang namanya pengkhianat dalam sebuah keluarga seperti kita. Jika kalian melakukannya padaku ataupun keluargaku kalian akan mendapatkan hal yang sama begitu pun dengan keluarga kalian. Pahamm!!!"kata Jo pada semua anggotanya.
__ADS_1
"Paham, Jo!!"jawab mereka serempak.
Para bawahan Jo segera mengeluarkan tubuh Katty dari kotak kaca itu dan memasukkannya ke dalam mesin penggilingan daging. Terdengar suara remukan tulang dari dalam mesin penggilingan daging itu. Kalau begini masih ada yang mau main-main sama singa mudanya Tuan Kenneth??