
Mobil Daddy Kenneth memasuki halaman mansion. Jo segera keluar dari mobil karena ingin segera membersihkan diri karena badannya terasa sangat lengket karena keringat. Tak lupa Jo juga membawa tas tentengan belanjaan tadi. Ketika melewati ruang keluarga Jo dicecar banyak pertanyaan oleh si kembar.
"Adek tadi kenapa wajahnya merah-merah gitu, adek sakit??"tanya Fabian yang memutar-mutar tubuh sang adik.
"Boy adikmu bisa pusing jika kau berbuat seperti itu!!"tegur Daddy Kenneth pada Fabian.
"Aku cemas Dad, tadi saat melakukan panggilan video dengan adek, aku melihat wajahnya merah-merah aku kira adek sakit!!"kata Fabian menjelaskan.
"Itu karena adik kalian terkena cahaya matahari."jawab Daddy Kenneth.
Aunty Anneth dan Clara yang baru saja turun dari kamar ikut nimbrung melihat Jo yang membawa banyak paper belanjaan.
"Kau membeli apa Jo??"tanya Clara menaikan sebelah alisnya.
"Skin care dan beberapa kosmetik."jawab Jo singkat.
"Wah aku boleh meminta beberapa kosmetik yang kamu beli Jo??. Semua kosmetik yang beli itu kan terlalu banyak!!"kata Clara dengan nada imut.
"Heh, ****** Lo beli sendiri aja, Lo kan dikasih jajan Ama Daddy ngapain sih ngusik barang-barang adek gue!!"gerutu Dazian.
"Cukup!!!"bentak Daddy Kenneth.
"Baby, pergi ke kamar simpan barang belanjaanmu dan segera bersihkan badanmu!!"titah Daddy Kenneth pada Jo.
"Ayok Dek!!"ujar Fabian merangkul bahu sang adik dan Dazian yang membawa paper bag milik Jo.
Daddy Kenneth sendiri segera menuju kamarnya, lelah karena seharian mengurusi perusahaan dan juga melihat drama ketika baru sampai di mansion.
"Adek bersih-bersih dulu ya!!"ujar Dazian yang meletakan belanjaan Jo di ranjangnya.
"Ok Bang"jawab Jo tersenyum.
Si kembar meninggalkan kamar sang adik mereka pun ingin membersihkan diri karena tadi belum sempat melakukannya karena cemas terjadi sesuatu dengan Jo.
Waktu makan malam masih ada sekitar dua jam lagi. Jo yang sudah merasa cukup segar memasang skin Care yang disarankan oleh karyawan toko tadi untuk menghilangkan merah-merah yang ada di wajah dan lehernya. Setelah itu Jo membaringkan diri di ranjang, mencoba untuk beristirahat sejenak karena rasanya lumayan capek karena aktifitas tadi siang.
Si kembar kembali ke kamar sang adik, berniat untuk mengajak Jo untuk santai di gazebo samping mansion. Namun ternyata mereka mendapati Jo sedang tertidur pulas di ranjangnya. Karena bingung tidak tau mau melakukan apa, akhirnya si kembar memutuskan untuk ikut tidur bersama si bungsu.
Jam makan malam pun tiba namun ketiga Kakak beradik itu masih setia dengan dunia mimpinya. Earth sudah keluar dari kamarnya namun dia heran kenapa si kembar atau Jo belum terlihat sama sekali.
"Mereka ke mana ya??? Apa sudah turun duluan??"gumam Earth.
Earth pun melangkah menuju lift dan segera turun ke ruang makan. Lagi ia tidak mendapati ketiga adiknya di sana. Yang ada hanyalah Daddy Kenneth.
"Mana adik-adikmu boy??"tanya Daddy Kenneth melihat ke arah belakang Earth.
"Kukira mereka sudah turun Dad, tunggu aku akan melihat mereka lagi ke atas!"kata Earth pada Daddy Kenneth.
"Sudah biar Daddy saja yang melihat mereka,"ujar Daddy Kenneth berdiri kemudian melangkah menuju lift.
__ADS_1
"Aku ikut"ucap Earth mengekor di belakang sang Daddy.
Daddy Kenneth dan Earth memeriksa kamar si kembar namun ternyata kosong, kemudian mereka beralih ke kamar si bungsu dan benar saja ketiganya masih tertidur pulas.
"Heh... Twins bangun!!"kata Daddy Kenneth menepuk pelan pipi Dazian dan Fabian.
"Baby girl ......bangun!!"kata Daddy Kenneth pada Jo.
Daddy Kenneth dan Earth benar-benar dibuat geram oleh ketiga makhluk di depan mereka, karena sangat sulit membangunkan mereka bertiga. Tidak hilang akal Daddy Kenneth mengambil air dari wastafel dan menyiramkannya pada ketiga anaknya.
"Ahhhhhh hujan!!"teriak Dazian langsung terbangun ketika air menyentuh wajahnya.
"Apaan sih Daz??Berisik!!"gerutu Fabian kembali merebahkan badannya.
Daddy Kenneth kembali menyiram wajah Fabian dan Jo.
"Dingin!!"kata Jo yang segera duduk dan mengerjapkan matanya.
"Eh Daddy ngapain di sini??"tanya Jo dengan wajah tanpa dosa.
"Kalian tidak lihat ini sudah masuk jam makan malam??"tanya Daddy Kenneth.
Ketiganya saling melihat.
"Maaf Dad, kami ketiduran"jawab Dazian.
"Ayo turun!!"ajak Earth pada ketiga adiknya.
"Astaga kalian mau pinggang Daddy patah??"omel Daddy Kenneth pada si kembar.
"Daddy...."ujar si kembar dengan tatapan memelas dan membuat Earth terkekeh melihat mode manja si kembar.
"Baiklah kali ini saja ok!!"tegas Daddy Kenneth yang tidak tega melihat tatapan memelas si kembar, lagi pula ini jadi kesenangan tersendiri bagi Daddy Kenneth karena ia lupa bagaimana rasanya menggendong anak-anaknya.
"Yes!!"sahut si kembar senang.
"Tau begini Daddy akan menyuruh Abang kalian saja tadi yang membangunkan kalian!!"gerutu Daddy Kenneth.
Kelima orang itu segera turun menuju meja makan. Di sana terlihat Aunty Anneth dan Clara sudah menunggu dengan wajah yang dimanis-maniskan.
"Loh kok semua digendong seperti itu, apa sedang tidak enak badan??"tanya Aunty Anneth yang pura-pura terlihat cemas.
"Tidak hanya dalam mode manja!!"ujar Daddy Kenneth menurunkan si kembar kemudian duduk di kursinya.
"Ini pasti karena pengaruh Jo yang suka manja dan akhirnya menulari Bang Dazian dan Bang Fabian!!"kata Clara memancing keributan.
"Eh mau gue Ama saudara gue manja kenapa Lo yang sibuk, orang Daddy gue aja nggak keberatan!"kesal Fabian.
"Bukan begitu bang Fabian, kan kasihan Uncle Kenneth capek pulang dari kantor nyampe mansion malah harus gendong kalian!!"ucap Clara sok bijaksana.
__ADS_1
"Heh lampir sekali lagi Lo panggil gue Abang gue sulam mulut Lo!!"ujar Fabian sambil berdiri ingin menampar Clara.
"Fabian!!"peringat Daddy Kenneth.
Clara lagi merasa menang atas pembelaan Daddy Kenneth, sedangkan empat bersaudara itu memandang acuh pada dua rubah di depan mereka.
"Makan!!"titah Daddy Kenneth.
Semuanya mulai menyantap makanan masing-masing. Hingga 20 menit kemudian makan malam pun usai dan mereka berkumpul di ruang keluarga.
"Jo Clara boleh minta skin care yang kamu beli tadi ya??"tanya Clara menghiba pada Jo.
"Lo beli aja sendiri, uang jajan Lo kan ada. Ngga tau diri banget Lo!!"sarkas Dazian.
"Dazian skin care dan kosmetik yang Jo beli terlalu banyak, dari pada nanti tidak terpakai lebih baik dipakai berdua dengan Clara bukan??"tanya Aunty Anneth bicara dengan selemah lembut mungkin.
"Gimana Dad??"tanya Jo dengan wajah tidak suka dan itu bisa dibaca oleh Daddy Kenneth.
"Clara semua itu Uncle belikan untuk Jo, karena dia perlu untuk semua kegiatannya. Kalau kamu mau beli saja, uang jajanmu kan selalu Uncle berikan!!"tegas Daddy Kenneth yang membuat panas hati Aunty Anneth dan Clara.
"Tapi Uncle....."bantah Clara.
"Heh setan ganti juga handphone gue yang Lo bikin hancur tadi!!"ujar Fabian kesal karena handphonenya tidak bisa dipergunakan lagi.
"Apa maksudmu Fabian??"tanya Earth.
"Gadis setan ini tadi sengaja menyenggol handphone milikku Bang ketika aku sedang menelpon Jo."jawab Fabian dan membuat Earth menatap nyalang pada Clara.
"Kamu jangan terus membuat masalah di sini!! Atau silakan keluar dan satu lagi ganti handphone Fabian. Bertanggung jawablah dengan kesalahan yang kau perbuat!!"tegas Earth pada Clara.
"Tapi bagaimana Clara bisa menggantinya?"tanya Clara panik.
"Gampang, Lo kan punya uang jajan ya udah potong aja!!'usul Jo menatap pada Kakak kembarnya seolah memberi isyarat.
"Gimana Dad??"tanya si kembar.
"Hmmmm boleh!!"jawab Daddy Kenneth yang sibuk mengelus kepala Jo.
"Tapi Uncle bagaimana nanti Clara jajan di sekolah??"tanya Clara yang tidak rela uang jajannya akan dipotong.
"Bawa bekal saja, gue dulu kayak gitu ya kan Dad??"tanya Jo lagi namun pertanyaan Jo kali ini serasa memberi tamparan keras pada Daddy Kenneth mengingat dulu ia tidak pernah memberikan uang jajan pada bungsunya itu namun Jo tidak pernah mempermasalahkan semua itu.
"Benar, Jo dulu bawa bekal tanpa ada uang jajan!!"kata Daddy Kenneth.
"Tapi kalau terjadi sesuatu pada Clara bagaimana Ken??"tanya Aunty Anneth tidak terima dengan semua itu.
"Ya nggak usah sekolah!!"jawab Jo dan Twins bersamaan membuat Earth dan Daddy Kenneth terkekeh.
"Itu benar!!"sahut Earth membenarkan perkataan ketiga adiknya.
__ADS_1
"Awas kau Jo!!!"bathin Aunty Anneth.