Bangkitnya Si Bungsu Leonhart

Bangkitnya Si Bungsu Leonhart
Rubah Pecinta Uang


__ADS_3

"Aunty Shierly, kenapa Ken seperti itu. Kenapa dia berubah??"rengek Katty pada Oma Shierly.


"Mungkin dia kaget karena tidak melihatmu setelah sekian lama, Kat. Aunty yakin Ken akan menerimamu kembali. Bagaimana pun dulu dia sangat mencintaimu."bujuk Oma Shierly pada Katty.


"Kasihan, tidak diacuhkan sama sekali!!"ledek Clara.


"Kau hanya menumpang di sini jaga cara bicaramu!!"bentak Oma Shierly pada Clara.


"Kalau kami tidak dihargai karena menumpang di mansion ini mungkin tidak terlalu menyakitkan, tapi kau Nyonya Leonhart kau adalah orang tua dari seorang Kenneth dan kehadiranmu di sini tidak dianggap sama sekali lebih menyakitkan mana bukan??"ujar Aunty Anneth tersenyum sinis ke arah Oma Shierly.


"Aku pastikan Ken akan mengusirku!!"hardik Oma Shierly menunjuk wajah Aunty Anneth.


"Let's see!!"tantang Aunty Anneth.


"Mainan ketua BLUE BLOOD dan ketua FIRE DRACO sepertinya bertambah. Ini akan semakin seru!!"ucap seseorang yang memperhatikan sedari tadi dari balik dinding.


Jam makan malam pun tiba, ke empat wanita yang terbagi menjadi dua kubu itu pun telah duduk di meja makan. Mereka menunggu sang Tuan rumah, siapa lagi kalau bukan Daddy Kenneth dan anak-anaknya.


Jo kembali dipeluk posesif oleh Fabian. Mereka tidak memberikan akses sedikit pun pada Daddy Kenneth untuk mendekati sang adik.


"Baby, duduk di sini!!"kata Daddy Kenneth menepuk pahanya.


Katty yang salah paham dengan ucapan Daddy Kenneth, berjalan menuju Daddy Kenneth dan berniat duduk di pangkuannya. Jo yang melihat itu tersenyum smirk. Ketika akan mendudukkan pantatnya di pangkuan Daddy Kenneth, Katty terkejut karena secar tiba-tiba Daddy Kenneth mendorongnya dengan kasar.


"Jaga sopan santunmu!!"bentak Daddy Kenneth.


"Tapi bukankah tadi kau menyuruh Katty untuk duduk di pangkuanmu Ken??"tanya Oma Shierly heran.


"Yang boleh duduk di pangkuanku hanya putriku, Jonathan."bentak Daddy Kenneth.


Jo tersenyum smirk dan melangkah menuju Daddy Kenneth, namun dicekal oleh Earth.


"Nope, Adek duduk di sini!!'kata Earth mendudukkan Jo di atas pangkuannya.


"Earth........"geram Daddy Kenneth.


"Uncle aku saja yang duduk di pangkuan Uncle, ya??"manja Clara.


"Tidak tau diri!!"ketus Dazian.


"Tapi Clara juga ingin dimanja seorang ayah!!"rengek Clara.


"Bermanja saja dengan pengganti Daddyku di mansion utama. Bukan begitu Nyonya Leonhart??"sindir Jo pada Oma Shierly.


Oma Shierly tidak menyangka jika kebencian Jo sebegitu besar terhadapnya.


"Jo bisakah kau memanggilku, Oma?? Kau cucuku. Cucu perempuanku satu-satunya!!"ujar Oma Shierly lirih melihat tatapan kebencian yang dilayangkan oleh Jo.


"Jadikan saja rubah kecil itu menjadi cucumu, toh sifatnya sama dengan anak kesayanganmu si Alex bangsat!!"ujar Jo lagi.


"Kurang ajar kau Jo!!!!"bentak Aunty Anneth tidak terima Jo mengatai Alex bangsat.


"Kenapa kau marah Aunty?? Apa kau mengenal atau memiliki hubungan dengannya??"tanya Jo menyudutkan Aunty Anneth.


"Ah ..tidak...tidak...... Aunty hanya kaget tadi!!"elak Aunty Anneth pada Jo.


"Sekarang ngelak aja sesuka Lo, tunggu giliran Lo ntar!!"bathin Jo mengeluarkan seringai di wajahnya.


"Makan!!"titah Daddy Kenneth datar.


Semua memakan makan malam dengan tenang, Jo sesekali disuapi oleh Daddy Kenneth atau ke tiga kakaknya. Membuat ke empat wanita lainnya menatap Jo dengan beragam pemikiran.

__ADS_1


Usai makan malam, mereka semua berkumpul di ruang tamu. Katty masih mencari kesempatan untuk berdekatan dengan Daddy Kenneth.


"Heh, kau itu tamu jagalah sopan santunmu!!"ujar Aunty Anneth pada Katty yang seenak jidatnya mendudukkan diri di samping Daddy Kenneth.


"Mulutmu ternyata tidak bisa dijaga ya, dasar j*l*ng!!"ujar Oma Shierly pada Aunty Anneth


"Ken, usir wanita ini dari mansionmu!!"ujar Oma Shierly namun tidak digubris oleh Daddy Kenneth karena sedang sibuk mengurus masalah perusahaan yang tadi dikirim oleh Jack padanya.


Jo dan ketiga kakaknya pun sibuk dengan laptop masing-masing. Ke tiga kakak Jo sibuk dengan tugas sekolah mereka sedangkan Jo sibuk dengan laporan yang ia terima dari mata-mata yang ia selipkan di perusahaan Daddy Kenneth.


"Sudah mulai berani ternyata!!"gumam Jo.


"Dad,...."kata Jo berjalan menghampiri Daddy Kenneth dan dengan seenaknya mendorong kasar tubuh Katty hingga membentur sudut meja.


"Shhhhhhhh"


Katty meringis merasakan jika keningnya sakit dan sedikit bengkak.


"Kau anak kurang ajar!!"teriak Katty pada Jo.


Jo acuh dan meneruskan langkahnya menuju Daddy Kenneth. Namun tanpa ba bi bu ba Katty menampar Jo di hadapan Daddy Kenneth.


"Plaaaaak"


Wajah Jo tertoleh ke samping dan sudut bibirnya terluka. Earth seketika tersulut emosi melihat darah yang keluar dari sudut bibir sang adik. Dengan kasar Earth mencengkram kuat pipi Katty hingga menyebabkan luka dan mengeluarkan sedikit darah akibat terkena kuku Earth.


"Jangan berani menyentuh apalagi sampai melukai adikku j*l*ng!!"bentak Earth.


Sedangkan Dazian tanpa aba-aba menendang kuat perut Katty hingga Katty terlepas dari cengkraman Earth dan membentur dinding.


"Apa yang kalian lakukan??"teriak Oma Shierly pada Earth dan Dazian.


"Tapi dia adalah tunangan Daddy kalian!!"ujar Oma Shierly.


"Itu dulu, sekarang dia bukan siapa-siapaku!!"jawab Daddy Kenneth dingin dan meneruskan pekerjaannya.


"Jika bersikeras menggantikan Mommyku, kupastikan kulitmu menjadi hiasan di gerbang mansion ini!!"tukas Fabian.


"Sudahlah Bang, para rubah ini tidak akan pernah berhenti merongrong Daddy, siapa yang tidak tergoda sekarang dengan harta melimpah milik Daddy, ditambah sekarang Daddy single parent. Rubah ini akan melakukan segala cara untuk mendapatkan Daddy."ujar Jo.


"Lancang sekali mulutmu Jo!!"bentak Oma Shierly.


"Jangan membentakku, Daddy dan ketiga kakakku tidak pernah melakukan itu. Jika kau tidak senang bawa wanita murahan ini ke mansionmu dan jodohkan dengan si Alex kesayanganmu. Dasar keluarga serakah, saat Daddyku susah kalian meninggalkannya sekarang di saat ia berada di puncak kalian lakukan segala cara untuk mendapatkannya kembali. Termasuk trik murahan ini. Murahan!!"kata Jo mendudukkan diri di samping sang Daddy.


"Apa maksudmu dengan trik murahan Baby??"tanya Daddy Kenneth mendengar perkataan sang putri.


"Apa Uncle Jack telah memberikan laporan perusahaan pada Daddy??"tanya Jo pada Daddy Kenneth.


"Iya, baru saja Jack mengirimkan email pada Daddy, ada tikus!!"ujar Daddy Kenneth.


Jo menyerahkan laptopnya pada Daddy Kenneth, sang Daddy melihat, data dan bukti beberapa dewan direksi dan karyawan bekerja sama dengan perusahaan Opa Steven tanpa sepengetahuan Daddy Kenneth.


"See??"kata Jo pada Daddy Kenneth.


"Jika suaminya merongrong Daddy melalui perusahaan, maka istrinya mencoba menjebak Daddy dengan wanita murahan ini!!"kata Jo.


Amarah Daddy Kenneth benar-benar berada di puncak ubun-ubun. Begitu pula dengan ketiga kakaknya yang sudah seperti singa siap menerkam mangsanya.


Tanpa ba bi bu ba, Fabian menarik kasar rambut Katty dan menyeretnya keluar mansion tanpa perasaan.


"Aghhhh.......sakit lepaskan aku......"teriak Katty namun Fabian hanya memberikan senyuman smirknya.

__ADS_1


"Jangan coba dekati Daddy gue lagi, atau Lo nggak bakalan bisa ngeliat matahari esok pagi!!"ujar Dazian.


"Pergi!!"bentak Daddy Kenneth pada Oma Shierly.


"Ken, Mama tidak mengetahui mengenai rencana Papa di perusahaanmu. Mama mohon biarkan Mama di sini!!"mohon Oma Shierly pada Daddy Kenneth.


"Keluar......"teriak Daddy Kenneth dengan dada kembang kempis menahan emosi, seandainya Oma Shierly bukan ibunya maka Daddy Kenneth akan memukuli Oma Shierly bertubi-tubi.


Dengan terpaksa Oma Shierly menyeret langkahnya meninggalkan mansion Daddy Kenneth, namun sebelum pergi Jo mengatakan sesuatu padanya.


"Nyonya Leonhart yang terhormat, katakan pada suami dan anak-anakmu berhenti mengganggu perusahaan Daddyku atau aku akan menghancurkan perusahaan mereka dalam hitungan detik!!"ancam Jo dengan tatapan nyalang.


Daddy Kenneth memijit pelan pelipisnya. Dia tidak menyangka jika Opa Steven akan bertindak sejauh itu padanya.


"What's wrong Dad??"tanya Dazian melihat wajah Daddy Kenneth yang terlihat antara sedih dan marah.


"Ada yang menggelapkan dana perusahaan dan orang itu bekerja sama dengan perusahaan Opa kalian!!"jawab Daddy Kenneth menghembuskan nafas panjang.


"So......"sambung Earth.


"Berkemungkinan perusahaan kita akan mengalami kerugian yang besar"jawab Daddy Kenneth menunduk.


"Dad,......."panggil Jo.


"Yes, Baby!!"jawab Daddy Kenneth lemah.


"Oh come on Dad, don't be like that. Don't be a sad!!"kata Jo menghibur Daddy Kenneth.


"Kamu bilang jangan bersedih, kamu nggak dengar perusahaan Uncle Ken sedang mengalami kerugian. Kamu emang nggak punya perasaan Jo. Anak nggak tau diri."Clara kembali mencoba memancing di air keruh.


"Plaaaaak"


"Keep your mouth, bastard!!"ujar Jo menampar Clara.


"Jo......"bentak Aunty Anneth.


"Shut up both of you!!"bentak Jo.


"Dad, Daddy, calm down, I've taken care of everything"ujar Jo menenangkan Daddy Kenneth.


"What do you mean, Baby??"tanya Daddy Kenneth.


"Jauh sebelumnya Jo sudah mengamankan data perusahaan, yang mereka bobol sekarang adalah virus yang sengaja Jo tanam di software perusahaan kita. Daddy dengarkan saja nanti mereka akan kalang kabut karena data perusahaan mereka akan tersebar ke mana-mana!!"kata Jo menatap lekat kedua netra Daddy Kenneth yang sudah mulai dibasahi air mata.


Daddy Kenneth memeluk sang putri dengan erat.


"Thanks, Baby you have saved us again!!"ujar Daddy Kenneth bangga pada sang putri.


"I will do anything to protect all your hard work Daddy"sahut Jo.


"Adek Abang emang nggak ada duanya!!"kata Dazian menggendong sang adik dan membuat momen melow Daddy Kenneth jadi terganggu.


"Ck, pengacau!!"decak Daddy Kenneth.


"Ingat Dad, kau dalam masa hukuman."ujar Dazian membopong sang adik meninggalkan Daddy Kenneth.


Earth dan Fabian mendekat pada Daddy Kenneth.


"We are lucky mommy left us Jonathan!!"ujar Fabian.


Earth dan Daddy Kenneth mengangguk mengiyakan, yah Jo adalah simbol kabahagiaan dan keberuntungan milik mereka.

__ADS_1


__ADS_2