Bangkitnya Si Bungsu Leonhart

Bangkitnya Si Bungsu Leonhart
Sayang......


__ADS_3

Saat ini ke empat singa itu tengah bersantai di ruang pribadi milik Earth di markas FIRE DRACO. Sedangkan Daddy Kenneth tengah berbincang dengan Opa William.


"Tuan Kenneth, apa semuanya baik-baik saja??"tanya Opa William.


"Semua baik, Tuan William hanya saja mengenai perjodohan putriku apa tidak bisa dibatalkan??"tanya Daddy Kenneth.


"Secara pribadi saya juga tidak menyukai perjodohan ini Tuan Kenneth, namun ini keputusan ketua terdahulu, jika kita melanggarnya sama saja kita memancing keributan antar klan."jawab Opa William.


"Aku takut putriku akan tersiksa dengan perjodohan itu. Aku tidak ingin melihatnya menangis lagi. Apa tidak ada jalan atau cara agar pertunangan itu batal, Tuan William!!"tutur Daddy Kenneth.


"Perjodohan itu akan batal jika salah satu pihak melakukan kecurangan, Tuan Kenneth. Dan pihak yang melakukan kecurangan akan dikenai pinalti oleh pihak satunya!!"jawab Opa William.


"Baiklah, terima kasih Tuan William!!"ujar Daddy Kenneth.


"Sama-sama, Tuan Kenneth. Saya permisi dulu!!"ujar Opa William.


"Baiklah, sampai ketemu lagi!!"kata Daddy Kenneth.


"Guys, it's time to go home!!"titah Daddy Kenneth pada ke empat singa itu.


"Jommmmm!!"teriak Dazian dan Jo bersamaan.


Daddy Kenneth menatap sendu ke arah putrinya, bagaimana jika laki-laki yang akan dijodohkan dengan Jo datang dalam waktu dekat apakah putrinya akan bisa menerima itu. Lalu bagaimana nanti dengan Xander, Daddy Kenneth tau Xander sangat menyayangi dan mencintai Jo.


"Maafkan Daddy Nak, tapi Daddy akan berusaha membuatmu selalu bahagia!!"bathin Daddy Kenneth.


"Dad, come on. Kau semakin tua ternyata semakin lelet, Pak Tua!!"ejek Dazian.


"Awas kau bocah kencur!!"sahut Daddy Kenneth kesal. Lalu masuk ke mobilnya dan bergegas memacunya menuju mansion.


Morning sunshine...........


Pagi ini seluruh keluarga telah berkumpul di meja makan. Jo sendiri sangat bersemangat untuk ke sekolah setelah melalui beberapa hari belakangan yang penuh dengan drama kolosal.


"Morning guys!!"sapa Daddy Kenneth pada ke empat anaknya.


"Morning Dad/Pak Tua!!"sahut mereka.


"Kalian terlihat senang sekali??"tanya Daddy Kenneth heran.


"Betapa tidak, akhirnya bebas dari hama dan pembunuh!!"ujar Fabian.


"But Dad, jika ada lagi yang ingin datang mengacau ke mansion maka itu tidak jadi masalah. Malah itu sangat bagus untuk perkembangan kami!!"tutur Jo tersenyum dengan salah satu sudut terangkat.


"Adek benar Dad, jika ada yang ingin cari masalah lagi itu bagus, anggap saja psikotes untuk jadi pemimpin dua klan mafia besar!!"tambah Fabian.


Earth hanya tersenyum mendengar ocehan adik-adiknya. Masih teringat dengan baik oleh Earth bagaimana dulu ketiga adiknya adalah anak-anak yang polos begitu pun dirinya, namun sekarang jangankan rasa kasihan mereka malah semakin haus darah apalagi Jo. Earth mendapat laporan dari bodyguard yang ia tugaskan khusus untuk menjaga sang adik bagaimana dengan brutalnya Jo memukuli orang yang telah mencelakai temannya. Tapi ya lambat lain ke empatnya akan menjalani semua itu berhubung mereka berempat adalah penerus dua klan besar.

__ADS_1


"Kalian psykopat!!"ujar Daddy Kenneth.


"Jangan lupa psykopat ini adalah bibitmu, Dad!!"timpal Dazian.


Yang lain terkekeh mendengar perdebatan kedua rival abadi itu.


"Sudah, ayo sarapan nanti kalian terlambat ke sekolah!!"tegur Daddy Kenneth.


Mereka pun mulai memakan sarapan masing-masing, dua puluh menit setelahnya mereka pun berangkat ke tujuan masing-masing. Jo mengendarai motornya dengan kecepatan sedang menuju sekolah. Baru saja ingin memasuki gerbang sekolah Jo dihadang oleh seorang remaja laki-laki yang memakai seragam sekolah penerbangan.


Jo hanya diam di atas motornya, ingin melihat apa yang remaja laki-laki di depannya ingin lakukan.


Remaja laki-laki itu mendekat ke arah Jo, Jo hanya membuka sedikit kaca helmnya lalu melihat ke arah laki-laki yang berdiri tepat di depan motornya.


"Kamu Jonathan bukan??"tanya remaja laki-laki itu pada Jo.


Jo hanya mengangguk mengiyakan.


"Boleh kita kenalan?? Nama gue Sultan!!"ujarnya sambil mengulurkan tangan untuk berkenalan dengan Jo. Jo masih diam tak bergeming namun tiba-tiba saja ukuran tangan remaja bernama Sultan itu disambut oleh Xander. Jo sedikit kaget karena tidak mengetahui kedatangan Xander.


"Gue Xander, tunangan Jonathan!!"kata Xander dengan penuh penekanan pada tiap kata yang ia ucapkan.


"Hmmmmm."Jo menggumam sendiri mendengar pernyataan Xander.


"Bee ayo masuk, nanti keburu bel!!"ujar Xander sambil duduk di boncengan motor Jo lalu memeluk perut Jo.


"Astaga orang satu ini senang banget bikin jantung gue cenat cenut!!"gumam Jo dari balik helmnya lalu segera membawa motornya ke parkiran sekolah.


"Bang turun!!"kata Jo pada Xander yang masih nemplok di punggung Jo.


Bukannya bergerak Xander semakin mengeratkan pelukannya di perut Jo.


"Bang Xander ayo turun!!!"ujar Jo geram bukan main.


"Tidak mau!!"rengeknya.


"Aishhh kenapa lagi dengan Hazelnut Prince ini!!"gumam Jo.


"Hazelnut Prince, ayo kita turun bentar lagi bel, sayang!!"kata Jo sedang menahan gemas ingin ngunyeng-ngunyeng wajah Xander.


Tubuh Xander langsung tegak lalu turun dari motor Jo dan membukakan helm Jo.


Kemudian Xander memegang kedua bahu Jo dan menatap mata Jo intens.


"Ulang lagi!!"ujar Xander.


"Ulang apa, Abang jangan aneh-aneh pagi-pagi begini!!"kata Jo tidak paham.

__ADS_1


"Ck, yang tadi, kata-kata yang tadi!!"rengut Xander.


"Alamak ku kopuk niku Bang Xander.......(kupukul kau Bang Xander)."geram Jo.


"Bee.......!!"rengek Xander terus menempeli Jo hingga membuat Jo jengah.


"Itu benar Xander??"tanya beberapa anggota korps.


"Ternyata virus bucin memang sangat berbahaya!!"timpal yang lainnya.


"Astaga ulang bagian mana, sayang!!"ujar Joenahan emosi.


Xander yang kembali mendengar kata "sayang" merangkul pinggang sang kekasih dengan mesra sembari tersenyum.


"Ni orang tadi merengek-rengek sekarang senyum-senyum sendiri, kenapa juga gue bisa sayang ama ni orang??"keluh Jo dalam hati.


Sesampai di kelas dua pasangan bucin lainnya sibuk mengumbar kemesraan masing-masing.


"Nah....satu lagi!!"teriak Ryu saat melihat Jo dan Xander masuk ke kelas Jo.


"Cie....cie....nggak sarapan pun kenyang dah makan kemesraan!!"goda Rasyid.


"Diem nggak Lo!!"kata Jo melotot ke arah Rasyid.


"Udah jangan marah, eh Little Sis Lo udah tau belom kalau Levia digebukin ampe tempurung lututnya hancur?"tanya Nando pada Jo.


"Nggak tau, bodo amat!!"ketus Jo.


"Nggak bakal bisa jalan lagi tu orang!!"celetuk Sandra.


"Karma kali!!"timpal Jo.


"Bee, apakah puas bermain-main kemarin??"tanya Xander.


"Hmmmm tidak terlalu dia nggak ngelawan sedikit pun!!"jawab Jo


"Kapan-kapan kita akan cari yang ngasih perlawanan biar seru!!"kata Xander.


"Hmmm boleh!"sahut Jo.


"Guys, ntar kita jengukin Al ya!!"ajak Jo pada teman-temannya.


"Boleh, keadaannya udah gimana Jo??"tanya Dwi.


"Udah 60 persen, moga aja cepat back to school!!"sahut Jo.


"Bee, Abang ke kelas dulu. Nanti istirahat Abang jemput!!"kata Xander mencium puncak kepala Jo.

__ADS_1


"Hareudang euy.......!!"kata Arnold.


"Berisik Lo!!"ketus Jo.


__ADS_2