Bangkitnya Si Bungsu Leonhart

Bangkitnya Si Bungsu Leonhart
Penerus Daddy Kenneth


__ADS_3

Morning sunshine .......


Pagi telah datang, semua penghuni mansion mulai melaksanakan aktifitas masing-masing. Para maid telah berkutat dengan pekerjaan mereka di dapur untuk mempersiapkan sarapan untuk majikan mereka.


Daddy Kenneth sendiri saat ini sedang menuju ke kamar si bungsu untuk membangunkannya. Putrinya adalah anak yang sangat pintar, kuat dan aktif namun satu sifat yang tidak bisa dirubah oleh sang putri, hobi tidur. Jika telah berurusan dengan yang namanya tidur Jo bisa kalap, lupa waktu.


"Babyy, bangun...!!"ujar Daddy Kenneth menoel-noel pipi tembem milik si bungsu


"Five minutes, please Dad??"ujar Jo sambil kembali menyusup ke dalam selimut.


"No, wake up!! Apa Baby tidak ingin ikut dengan Daddy??"tanya Daddy Kenneth pada Jo.


"Ke mana, Dad??"tanya Jo lagi masih dari dalam selimut.


"Daddy's office??"kata Daddy Kenneth.


Jo langsung tersentak dan bangun. Sudah lama ia ingin ikut ke kantor Daddy Kenneth.


"Yes, Jo ikut Dad!!"ujar Jo sambil melompat dari tempat tidurnya.


"Baby.....jangan melompat kakimu bisa cedera nanti!!"kata Daddy Kenneth yang berjalan meninggalkan kamar Jo sambil menggelengkan kepala melihat tingkah laku anak bungsunya itu.


"Heran, anak perempuan satu-satunya malah susah dibangunin, nah kakak lanangnya malah bisa bangun sendiri. Dasar bontot..."dumel Daddy Kenneth menuju lift.


Jo sangat bersemangat hari ini, karena bisa ngintilin Daddy Kenneth ke kantornya. Selama ini Jo ingin ikut namun selalu tidak bisa dikarenakan kesibukan Jo belajar di sekolah, ekskulnya, dan pelatihan bersama Papa Jacob dan Papi Dion. Sedangkan Mama Anne saat ini tengah mengunjungi orang tuanya.


Trio bujang sudah berada di meja makan, mereka maklum jika tidak melihat kesayangan mereka di meja makan karena hari ini Jo diliburkan.


"Loh, adik kalian mana??"tanya Daddy Kenneth pada ketiga putranya.


"Daddy amnesia ya, adek kan hari ini libur. Ya wajar kalau adek masih tidur!!"jawab Dazian pada Daddy Kenneth.


"Tadi udah Daddy bangunkan"sahut Daddy Kenneth.


"Kenapa Uncle???, kan Jo hari ini diliburkan kalau dibangunkan nanti malah bikin repot!!"ujar Clara.


"He Lo kenapa suka banget cari ribut ama adek gue, suka-suka Daddy guelah orang itu anaknya!!"ketus Dazian.

__ADS_1


"Maksudnya bukan seperti itu Dazian, Clara cuma nggak ingin nanti Jo malah marah-marah karena dibangunkan kan ini hari liburnya."kata Aunty Anneth mencoba menengahi.


"Guten Morgen, Dad, Abang!!!"sapa Jo pada Daddy Kenneth dan ketiga Abangnya.


"Guten Morgen, Schätzchen!!"sahut ke empatnya.


"Ada apa ini, kok pagi-pagi udah ngajak war???"tanya Jo.


"Tumben kamu bangun pagi pas libur Jo???"tanya Clara.


"Ohhh itu, gue mau ikut Daddy ke kantor."ujar Jo sambil mengambilkan sarapan untuk Daddy Kenneth.


Sontak Aunty Anneth dan Clara menatap tidak percaya dengan ucapan Jo.


"Napa liatin gue segitunya, nggak percaya tanya noh Ama Daddy!!!"ketus Jo.


"Jo kamu kalau bicara yang sopan sama aku dan juga Mommy!!"bentak Clara pada Jo.


Bentakan itu membuat emosi ketiga Kakak Jo membuncah.


"Dengerin gue!!! Tata Krama dan etika buat gue hanya berlaku pada orang yang tepat. Walau pun dia cuma maid di mansion ini akan gue hormati kalau dia juga punya atitude yang baik, paham!!!"ujar Jo yang membuat ketiga Kakaknya mengangkat sudut bibirnya sedangkan Daddy Kenneth melemparkan tatapan bangga pada Jo.


"Dad, kenapa Daddy membawa adek ke kantor??"tanya Dazian penasaran.


"Untuk mengajari calon penerus Daddy, jadi nanti Daddy bisa pensiun muda dan menikmati masa tua dengan tenang."jawab Daddy Kenneth mengusap kepala Jo.


"Tapi Uncle, Jo itu kan masih kecil bahkan Clara saja lebih tua dari Jo. Mana bisa dia belajar mengenai bisnis. Lagi pula lebih pantas Bang Earth atau Abang kembar yang berada di posisi itu!!"sela Clara yang tidak rela jika Jo yang menjadi penerus perusahaan no.1di Asia itu.


"Betulkah Dad???"tanya Dazian dan Fabian bersamaan.


"Iya, Jo sudah lama ingin belajar bisnis. Dan kebetulan hari ini libur ya tidak ada salahnya bukan memperkenalkan calon penerus Daddy pada dewan direksi dan pada para karyawan di kantor??"tanya Daddy Kenneth.


"Apa tidak terlalu berlebihan Ken?? Apa nanti mereka akan menerima Jo??"tanya Aunty Anneth yang memperlihatkan ketidak relaannya karena Jo akan diperkenalkan pada dewan direksi perusahaan terbesar itu.


"Ahhh adek Abang tersayang terima kasih, kamu sudah menyelamatkan kami Baby, akhirnya Abang dan bang Dazian bisa fokus dengan dunia IT dan Otomotif kami"ujar Dazian sumringah.


"Dan Abang bisa fokus untuk kuliah kedokteran Abang nanti. Terima kasih sayang!!"sahut Earth dengan senyum mengembang di bibir.

__ADS_1


"See, makanya Daddy harus menggembleng adik kalian dari sekarang."papar Daddy Kenneth.


Aunty Anneth merenggut kesal perkataannya tidak ditanggapi sama sekali oleh Daddy Kenneth.


"Uncle Clara juga ingin ikut ke kantor Uncle boleh tidak??"tanya Clara dengan wajah memelas.


"Lo nggak usah ikut, Lo bukan siapa-siapa. Jangan ganggu adek gue mau belajar!!"sarkas Fabian mendelik tidak suka.


"Tapi Clara juga ingin belajar..."rengek Clara.


"Cukup, ayo sarapan!!"kata Daddy Kenneth.


Mereka mulai memakan sarapan masing-masing, dua puluh menit kemudian semuanya selesai. Dan Clara kembali merengek agar bisa ikut ke kantor Daddy Kenneth. Aunty Anneth pun memohon agar Daddy Kenneth membawa Clara. Dan akhirnya disetujui oleh Daddy Kenneth namun membuat ketiga bujangnya menggeram kesal.


"Easy boys!!"ucap Daddy Kenneth dengan demond smilenya dan tentu saja ketiga bujang itu paham dari maksud senyuman itu.


Clara lagi-lagi bersorak heboh karena merasa bahwa Daddy Kenneth berpihak padanya.


"Liat aja Jo, gue bakal bikin Lo malu ntar!!"bathin Clara.


Lalu mereka masing-masing naik pada kendaraan masing-masing. Clara yang ingin duduk di bangku penumpang diusir oleh Jo.


"Lo duduk depan samping supir!!"titah Jo mulai mengeluarkan aura dominannya.


"Uncle.....!"rengek Clara.


Daddy Kenneth hanya diam dan mendudukkan diri di bangku penumpang bersama Jo. Tapi Clara tidak kehilangan akal, ia tetap menerobos untuk duduk di bangku penumpang bersama Daddy Kenneth. Habis kesabaran seorang Jo. Dengan kasar Jo menarik lengan Clara dan mendorongnya duduk di samping supir dengan mata nyalang menatap Clara.


"Ini belom seberapa dengan apa yang Lo perbuat sama gue di kehidupan yang dulu!!"bathin Jo.


"Duduk di sini, anj*ng!!"ujar Jo.


Daddy Kenneth menatap perubahan aura putri nya dengan sudut bibir terangkat, sedangkan supir mereka tidak tahan dengan aura dominan yang Jo keluarkan.


"Baby....Ayo nanti terlambat!!"ujar Daddy Kenneth.


Jo segera menuruti perkataan Daddy Kenneth dan mulai mengatur kembali emosinya.

__ADS_1


"Sial.....sial....sakit banget awas Lo Jo!!"geram Clara membathin.


__ADS_2