
NOTE : DOUBLE UPDATE. BUKAN KHILAF YA, TAPI DAH NIAT 😁☺️
JANGAN LUPA KOMENTAR & VOTE
M44 🥀 : GAMANG
Rasa lezat dan segar tercipta kala satu gigitan Quesadillas dikunyah dalam mulut. Makanan kha Meksiko yang terbuat dari tortilla jagung yang diisi keju, sayur-mayur dan ayam lalu dipanggang itu adalah buah tangan yang dibawa Dimi kala mengunjungi Ev. Pria gemulai itu sempat tidak dapat dihubungi karena sibuk menghandle beberapa schedule yang harus diundur.
“Makan lagi, Ev. Masih ada omelet zucchini sama casserole. Makan yang banyak, supaya you agak gemukan dikit.”
“Hm.”
“You gak boleh kelihatan kurus pas sidang nanti. You harus terlihat cetar membahana. Kalau mau, you bisa pake dress motif artikel Koran dari Dior yang dipake Sarah Jessica Parker.”
“Uhuk ….uhuk…”
Ev sampai tersedak karena mendengar ucapan Dimi. Dress motif artikel Koran yang dimaksud Dimi adalah dress sexy yang memamerkan seluruh bagian punggung. Dress itu digunakan oleh Sarah Jessica Parker di serial S*x and The City. Mana mungkin Ev menggunakan pakaian seperti itu saat hendak datang ke pengadilan. Yang ada dia malah mengundang krontoversi. Ev malah tidak terlalu memikirkan masalah pakaian. Dia cenderung lebih memikirkan masalah Darren. Apa benar pria itu sudah setuju untuk bercerai? Ev saja masih agak ragu.
Kemarin malam saat Diana Xander datang berkunjung, wanita itu datang-datang langsung memeluk Ev erat seraya mengatakan jika Darren telah setuju untuk bercerai. Entah bagaimana cara Diana membujuk putranya itu. Yang pasti, Ev juga masih tidak percaya. Ternyata semudah itu mendapatkan persetujuan Darren. Apa, karena Darren memang sudah sangat mencintai wanita simpanannya? Entahlah. Di satu sisi, Ev dibuat gamang. Di sisi lain, dia dibuat lega.
Diana juga kemarin sempat bercerita banyak. Wanita itu sepenuhnya mendukung keputusan Ev untuk bercerai dengan putranya. Sekalipun Ev sudah menjadi Ex-wife Darren nantinya, Diana berjanji tidak akan mengurangi sedikitpun rasa sayangnya terhadap Ev. Ev akan tetap dianggap sebagai putri di keluarga Xander. Jika nantinya Ev menikah dan melahirkan seorang bayi, maka bayi itu juga akan menjadi bagian dari keluarga Xander. Ada saham sebesar 10% yang akan diberikan atas namanya. Jika saja dari pernikahan Ev dan Darren menghasilkan keturunan, sudah dipastikan jika saham sebesar 45% akan jatuh kepadanya. Itu baru satu cabang perusahaan, belum cabang-cabang yang lain.
Namun, hal itu tidak berlaku bagi keturunan Darren pasca pernikahannya dengan wanita lain. Anak hasil pernikahan mereka tidak akan mendapatkan apa-apa, tidak pula mendapatkan titel Xander di belakang namanya. Hal itu adalah sebagai bentuk pelajaran bagi orang tuanya, karena berani membangun bahtera di atas bahtera yang sudah ada sejak awal.
“Ev, you melamun?”
Ev terhenyak, mendapati goncangan kecil di lengannya. “Maaf, barusan aku kepikiran sesuatu.”
“It’s okay, Ev. Lebih baik kita sekarang memikirkan masa depan.”
“Masa depan?”
Dimi mengangguk seraya membenahi posisi duduknya. “Cepat atau lambat, media bakal tahu perceraian kalian.”
__ADS_1
“Itu sudah pasti, Dim.”
“Nah, soal itu you gak terlalu pusing mikirin sih. Soalnya keluarga Xander juga pasti gak bakal tinggal diam. Mereka pasti gunakan power of money and network buat handle pemberitaan. Selama musim panas itu berlangsung, karir you juga pasti bakal terguncang, Ev. Walaupun sedikit.”
“Aku tahu, Dim. Oleh karena itu, aku berencana pindah ke luar negeri.”
“WHAT?!”
“Aku berencana tinggal bersama El. Sampai pemberitaan di sini reda, aku mau menenangkan diri. Keputusan untuk rehat sejenak dari dunia show blitz juga sedang aku pertimbangkan. Sekolah fashion milikku juga butuh kontribusi ku.”
Dimi memilih bungkam. Membiarkan Ev mengutarakan planning yang sudah dia rancang secara matang. Bagaimanapun juga, Dimi akan menghargai setiap keputusan Ev. Dia tidak akan menuntut banyak. Sebagai seorang manager, sahabat, sekaligus seseorang yang dianggap keluarga oleh Ev, Dimi tidak mau egois. Dia malah akan mempertimbangkan keputusan untuk ikut hijrah bersama Ev. Dia akan mendampingi Ev. Dimi tahu jika hidup Ev tidak akan mudah pasca lepas dari cengkraman Darren Aryasatya Xander.
Ev memang memiliki sekolah fashion di Paris, Perancis. Sekolah itu adalah cita-cita Ev. Sebuah bentuk dedikasi Ev terhadap dunia fashion yang sangat dia cintai. Sekolah fashion itu Ev dirikan dengan keringatnya sendiri. Anak-anak dari berbagai kalangan, suku, hingga ras, diperbolehkan mengenyam pendidikan di sekolah Ev yang tidak memungut biaya sepeserpun. Sekarang Ev bahkan memiliki sekolah fashion khusus untuk para penyandang disabilitas. Dari sekolah itu, lahirlah para pecinta fashion yang berbakat dalam berbagai bidang.
“Selain itu, aku juga ingin memberikan Dean kesempatan, Dim.”
“Itu keputusan yang sudah benar, Ev. Dia pria yang baik. Kesetiannya juga tak perlu diragukan lagi.”
“Oleh karena itu aku ingin memberinya kesempatan. Ah, lebih tepatnya memberi diriku sendiri kesempatan untuk membuka hati.”
Ev mengangguk kecil seraya melanjutkan acara menggigit Quesadillas yang sempat tertunda. Semua rencana itu masih dalam tahap pertimbangan. Untuk hasil yang akan dia pilih nanti, biarlah waktu yang menjawab. Sekarang Ev memilih fokus pada perceraiannya dengan Darren. Bersamaan dengan itu, siang harinya kediaman Atmarendra kedatangan tamu yang sangat Ev rindukan. Salah satu dari dua Arjuna nya telah kembali. Dalam pelukan pria rupawan yang menjabat sebagai menteri muda itu, Ev tak kuasa menahan tangis. Semua tumpah ruah.
Ev menangis bak gadis kecil yang tengah mengadu pada sang kakak kala salah satu bagian dari kebahagiaanya tengah direnggut. Sedangkan sang kakak dengan telaten mengusap punggung Ev lembut, seraya menjatuhi pucuk kepalanya dengan ciuman kecil. Hatinya juga ikut terluka kala mendengar kabar kurang sedap yang datang dari sang adik. Siapa sangka, princess kesayangan keluarga Atmarendra selama ini begitu menderita.
Dengan kehadiran saudara laki-lakinya, bertambah satu lagi bala tentara Ev. Ketika sidang pertama telah jatuh tempo, kabar perceraian dua tokoh yang tersohor di tanah air itu tak luput dari sorotan media. Berbagai stasiun televisi berlomba-lomba mendapatkan informasi terkini soal pasangan dengan titel ‘couple goals’ tersebut. Hubungan mereka yang awalnya adem ayem kini muncul dengan berita mengejutkan, yaitu perceraian.
Publik dibuat bertanya-tanya, apakah alasan dibalik perceraian mereka. Bersamaan dengan itu, para paparazi tak henti-hentinya mencari tahu keberadaan Darren dan Ev untuk meminta krarifikasi. Namun, sejauh ini hanya juru bicara dari masing-masing pihak yang dapat ditemui. Baik Ev dan Darren memilih bersembunyi, bungkam, dan menutup diri.
Publik kian dibuat berspekulasi, kala sebuah stasiun televisi swasta menayangkan sebuah headline news dengan judul ‘DUGAAN PENYEBAB PERCERAIAN PASANGAN COUPLE GOALS DARREN XANDER & EVELYN ANGELISTA ADALAH ADANYA ORANG KETIGA’. Beberapa foto Darren yang tampak keluar dari sebuah rumah sakit dengan seorang wanita muda juga ikut tersebar di internet.
Adanya rumor yang tersebar di internet semakin memberatkan pihak Darren sebagai tergugat. Hal itu tentu saja kian membuat si empunya nama kian frustasi. Hari-harinya hanya dihabiskan untuk bekerja dan memata-matai sang istri yang sebentar lagi akan segera berganti status menjadi mantan istri.
“Tuan.”
__ADS_1
“Hm, ada apa, Dam?”
Pria berkaca mata yang berdiri di depan meja kerja si empunya ruangan seraya memegang satu setel pakaian formal itu, tampak melihat sang atasan dengan tatapan iba. Pria itu sudah dua hari tidak pulang, bahkan tidak beranjak dari ruang kerjanya. Dia hanya menghabiskan waktunya di sekitar meja kerja, sofa, kemudian beranjak menuju kamar pribadi yang ada di ruang kerjanya jika ingin beristirahat.
“Hari ini jadwal sidang pertama Anda dan nyonya Ev.” Damian memberitahu. “Nyonya Diana juga sudah mewanti-wanti saya agar mengingatkan tuan untuk hadir. Takutnya Anda lupa.”
“Saya ingat, Dam,” jawab si empunya, datar. “Taruh saja pakaian saya di sofa. Saya akan segera bersiap.”
“Baik, tuan.”
Damian menuruti perintah. Menyimpan pakaian ganti sang atasan di atas sofa yang dimaksud. Kemudian dia kembali menghadap sang atasan.
“Ada yang Anda perlukan lagi, tuan?”
“Untuk saat ini tidak ada,” jawab suara datar itu sembari beranjak dari kursi kebanggaannya. “Saya akan bersiap, kamu bisa kembali ke ruangan.”
“Baik, tuan.” Damian membungkukkan sedikit tubuhnya. Membiarkan sang tuan mengambil pakaian gantinya, dan menghilang terlebih dahulu di balik pintu kamar mandi.
Sepeninggalan sang atasan, Damian menghela nafas lemah. Dia kemudian bergerak memunguti beberapa bekas cup coffe yang atasannya pesan dari Starbuck. Ada juga beberapa gumpalan tisu bekas pakai, tempat makan sekali pakai, jas kotor, hingga bekas noda kopi yang tercecer di lantai. Darren baru kali ini mendapati ruangan sang atasan seperti kapal pecah. Biasanya tidak pernah. Toh, Darren tidak pernah suka ruangannya berantakan. Darren tipikal orang yang cinta kebersihan.
Saat hendak membersihkan meja kerja sang atasan, Damian melihat sesuatu di layar MacBook yang masih menyala. Seulas senyum getir tercipta di bibirnya. Apa yang dia lihat di sana, menunjukkan bahwa sang atasan sebenarnya berat untuk menyetujui perceraian ini. Lihatlah, hingga detik-detik ini saja, wallpaper MacBook pria itu masih foto pernikahannya. Sekalipun di sana mereka tampak datar, namun Damian tahu jika sebenarnya ada cinta yang sudah lama bersemi.
Ketika beralih ke samping, Damian menemukan handphone sang atasan yang tampak berkedip. Sebuah panggilan atas nama Ella tampak menghiasi layar. Damian yang tidak memiliki hak untuk mengangkat panggilan tersebut, memilih membiarkannya. Kala panggilan itu berakhir, wallpaper lock screen handphone milik sang atas kembali menyentil hati nuraninya. Bukan, bukan wajah sang mistress alias wanita simpanan sang atasan yang terpasang di sana. Melainkan wajah polos seorang wanita yang tengah tidur. Sepertinya foto itu diambil tanpa sepengetahuan si objek. Mirisnya, wanita itu sebentar lagi akan menjadi Ex-wife sang atasan.
“Jika saja Anda tidak egois, dan memilih mendengarkan apa kata hati Anda. Kemungkinan besar Anda tidak akan kehilangan wanita yang sangat Anda cintai.”
🥀🥀
TBC
DAMIAN AJA NGEH, MASA DARREN ENGGAK?!
LANJUT? JANGAN LUPA FOLLOW AUTHOR, VOTE, LIKE, KOMENTAR & SHARE ❤️
__ADS_1
Follow IG Karisma022 juga supaya gak ketinggalan info ✌️
Sukabumi 14/03/22