BILA AKU JATUH CINTA

BILA AKU JATUH CINTA
82. Penyesalan Dave


__ADS_3

Ezra dan Almaira dalam perjalan ke bandara mengantarkan Mama Rahma, Papa Dhani dan Dion pulang ke Palembang. Dia mengajak yang lain yang saat itu masih menikmati keindahan danau untuk kembali kekediaman orang tua Bunda Aisyah setelah pembicaraannya dengan Almaira yang akan menentukan tanggal pernikahan mereka terganggu oleh panggilan telepon dari Dave.


Sepupunya itu dalam masalah besar saat ini dan Ezralah satu-satunya yang di hubungi Dave untuk membantu menyelesaikan masalahnya. Ini menyangkut nama baik keluarga Harley yang selalu mereka junjung dan Dave merusaknya.


Semua keturunan Harley dikenal dengan sifat dan tingkah laku mereka yang memiliki etika yang sopan dan santun serta tidak pernah berbuat asusila. Tapi kini Dave tersangkut masalah yang tabu bagi keluarga mereka dan dikecam keras.


Satu-satunya pria breng sek dikeluarga Harley hanyalah dirinya, itulah yang Dave sadari. Hanya dia yang gila dan berani berhubungan badan diluar ikatan pernikahan. Dave sadar itu salah dan untuk menjauhi perbuatan gilanya Dave rela mengambil tugas berat yang diberikan Kak Heru dengan pergi ke Jerman mengurus perusahaan mereka disana.


Kepergiannya ke Jerman bukan berarti dia tidak meninggalkan jejak apa yang pernah dia lakukan. Ketenangan Dave terusik saat Viola mengabarinya sedang mengandung buah hati mereka. Saat Dave mencoba menghubunginya dan ingin bicara langsung dengan wanita itu, dia tidak pernah menjawab panggilan telepon dari Dave.


Tanpa berpikir panjang Dave terbang ke tanah air untuk bertemu dan bicara dengan Ezra. Tanpa Dave ketahui jika sang sepupu saat dia tiba ditanah air sedang berada di Bandung dan sedang menikmati hari bahagianya karena Almaira bersedia menikah dengan sepupunya.


Dave iri dengan nasib baik Ezra, dijodohkan dengan gadis secantik dan sebaik Almaira, andai-andai yang selama ini dia hayalkan dalam otaknya tetaplah hanya angan-angan. Selalu Ezra yang akan jadi pemenangnya, bahkan urusan otakpun dia kalah saat disandingkan dengan Ezra, karena itu juga saat antara dia dan Ezra bersanding siapa yang akan memimipin Harley kedepanya, Ezralah yang terpilih dan dianggap paling mampu dibanding dirinya.


Bahkan dalam waktu empat tahun sepupunya sudah bisa meraih gelar S2, sementara dia hanya sibuk mementingkan nafsunya dari pada pendidikannya. Dia sadar kesalahannya, bukan dia tidak mampu bersaing dengan Ezra tapi dia yang terlalu santai dan terus bermain-main.


"Shiit" Dave mengerang kesal diapartemen milik Ezra.


Dia menununggu sepupunya itu datang dan membantunya, dia bahkan tidak bisa berpikir panjang apa yang harus dia lakukan. Aibnya akan terbongkar dan tentu saja dia harus menghadapi sidang dari keluarga besarnya. Wajah Ayah Dimas yang kecewa terlitas di hadapanya, pemimpin keluarga Harley dan paling dihormati di keluarga mereka pasti akan memadang rendah dirinya walau dia tahu bukan sifat Ayah Dimas yang seperti itu.


Eza mengirim pesan pada Dave kalau dia sudah dalam perjalanan ke Jakarta.


Ezra [Gue udah otw Jakarta. Tunggu gue dan jangan melakukan apapun dulu. Ada hal penting yang harus gue bicarain sama lo]


"Kirim pesan dengan siapa Bi?" tanya Almaira saat melihat wajah tunangannya tampak serius.


"Dave"


"Ada masalah? Sejak Kak Dave telpon, Bimbi seperti orang yang banyak berpikir" tanya Almaira lagi.


Ezra mendesah, saat ini mereka hanya berdua didalam mobil setelah mengantar Mama Rahma, Papa Dhani dan Danu, sementara Rendy dan Rendra satu mobil bersama Selena, Ayu dan Anindya. Sedangkan Rangga ikut pulang ke Jakarta bersama Jevan dan Gevin.


"Dave sedang dalam masalah Ai" jawab Ezra sambil melirik kekasihnya sekilas.

__ADS_1


"Viola hamil" lanjut Ezra ucapannya lalu menyalakan mesin kendaraanya. Mereka baru saja berhenti di rest area.


Almaira menutup mulutnya tidak percaya, dia tahu Dave pernah melakukannya dari cerita Ezra saat video yang dikirim Cecilia ke smartphone milik kekasihnya, tapi dia tetap tidak bisa percaya kalau Viola harus hamil diluar nikah.


"Bi, apa Kak Dave sudah tahu berapa usia kandunganya?" seketika Almaira ingat cerita Rangga tentang Viola.


"Sepertinya belum, dia langsung pulang ke Indonesia setelah Viola memberi kabar. Kenapa?" jawab Ezra lalu bertanya.


"Bimbi ingat cerita Rangga tentang Viola?" Almaira balik bertanya.


"Ingat, karena itu Bimbi ingin menyelidikinya terlebih dahulu. Dave sudah lama pergi ke Jerman lalu kenapa baru sekarang Viola memberi tahu Dave"


"Karena itu juga Al tanya berapa usia kandungan Viola. Sebulan yang lalu waktu Al bertemu di kampus, sepertinya tidak ada yang berubah di fisik Viola"


"Kalau dia hamil sebelum kepergian Kak Dave ke Jerman, seharusnya perutnya sudah terlihat besar, kehamilanya mungkin sudah memasuki usia lima atau enam bulan" jelas Almaira.


Ezra hanya diam, dalam hatinya dia membenarkan apa yang dikatakan Almaira tunangannya. Mereka akan tahu Viola hamil anak siapa saat tahu berapa usia kandungannya.


Dave memang breng sek, tapi dia tidak ingin aib sepupunya terkuak dengan cara seperti ini, terlebih lagi Dave sudah sadar dan rela hidup jauh dari keluarga dan sahabat untuk memperbaiki kesalahannya. Ezra tidak ingin usaha Dave sia-sia, karena itu dia memutuskan untuk segera pulang ke Jakarta dan membantu Dave sebelum keluarga mereka tahu.


Pria itu bangun dengan wajah kusut, hilang sudah ketampanan seorang Dave saat ini.


"Kau sudah datang" ucap Dave sambil membenarkan posisi tidurnya.


"Iya aku bersama Al" jawab Ezra.


Mata Dave mencari keberadaan Almaira setelah Ezra memberitahunya. Tapi dia tidak menemukan gadis itu.


"Al ada dikamar melanjutkan tidurnya, dia kelelahan dan tertidur di mobil"


"Lalu lo gendong dia sampai kamar" sahut Dave.


"Dia calon istriku, tidak mungkin aku membiarkan dia tidur dimobil atau aku membangunkannya" jawab Ezra sambil terkekeh.

__ADS_1


"Kenapa kamu melarang aku menemui Viola?" tanya Dave setelah dia mendenkus kesal mendengar jawaban Ezra tentang hubungan sepupunya itu dengan Almaira.


"Viola akhir-akhir ini sedang dekat dengan seseorang"


Dave menatap Ezra untuk meyakinkan apa yang diucapkan sepupunya itu benar, dan dia tahu Ezra tidak mungkin bebohong dan bermain-main dengan masalahnya.


"Lalu?" tanya Dave setelah meyakini ucapan Ezra.


"Sebaiknya kamu diam-diam ajak dia periksa kandungannya untuk mengetahui berapa bulan kehamilannya" saran Ezra.


Dave mengerti maksud Ezra, sepupunya itu tidak yakin anak yang di kandung Viola adalah anaknya setelah tahu Viola akhir-akhir ini dekat dengan seorang pria dan Dave sangat tahu wanita itu maniak setelah tahu nikmatnya bercinta dan selalu meminta Dave melayaninya.


"Bagaimana membawanya diam-diam, sementara dia pasti tahu kalau berada di tempat praktik dokter?" tanya Dave binggung.


"Apa kamu lupa punya ipar seorang dokter kandungan?" Ezra balik bertanya.


"Mbak Mery" jawab Dave dan mendapat senyuman dari Ezra.


"Aku dan Alma akan membantumu membawa Viola sampai dihadapan Mbak Mery"


"Alma tahu?" bukan berterima kasih dengan dukungan yang diberikan Ezra, Dave malah bertanya.


"Bukankah aku sudah bilang jangan sampai ada yang tahu tapi..." Dave tidak bisa meneruskan ucapanya. Sungguh dia malu dengan Almaira yang harus tahu dengan ke breng sek annya.


"Dan sekarang kita juga harus melibatkan Mbak Mer?" Dave menggerang prustasi.


"Mbak Mer bisa jaga rahasia, tadi aku dan Alma tepatnya lagi Alma sudah menceritakan kecurigaan kami pada Mbak Mery dan dia mau membantu demi menjaga nana baik keluarga kita"


Ezra dan Almaira langsung menghubungi Mery saat mereka menyadari ada sesuatu yang janggal.


"Za, aku menyesal, benar-benar menyesal dengan apa yang pernah aku lakukan" ucap Dave tulus, dia benar-benar merasa malu dan perasaan yang tidak bisa dia ungkapkan dengan kata-kata.


Sementara itu di tempat lain, seseorang sedang tertawa senang sambil menatap wanita yang tertidur karena obat yang diberikannya. Dia sebentar lagi akan berhasil membuat nama keluarga Harley rusak dan malu. Rasa sakit hatinya dipermalukan didepan orang bayak membuatnya rela melakukan ini. Dia tidak peduli jika kelak akan menanggung akibat perbuatanya yang penting dia ingin membalaskan dendamnya.

__ADS_1


...Bila Aku Jatuh Cinta...


...💐💐💐🌹🌹💐💐💐...


__ADS_2