
Assalamualaikum....
mau minta waktu sebentar nich... mengulas sedikit keluar dari pembahasan cerita ini.
ehmmm.....ada beberapa yang memberikan masukan.. Insya Allah semua kritik dan masukan saya terima dengan baik.
disini saya bukan ingin membenarkan, hanya ingin mengutarakan apa yang saya tahu.
saya di berikan masukan tentang tulisan Insya Allah...
Dimana saya di ingatkan bahwa tulisan yang benar nya adalah Insha Allah
Begini, bukan saya merasa sudah benar ataupun tepat... tapi seperti yang kita ketahui.. tulisan Arab dari Insya Allah itu adalah
إِنْ شَاءَ اللَّه
In Sya'a Allah (ini dalam penulisan Arab)
Disitu tertulis jelas huruf nya Sy bukan Sh
huruf ش dalam bahasa Indonesia dibaca Sy. Sedangkan ش dalam bahasa Inggris dibaca Sh. Dari sinilah terdapat kedua perbedaan dalam menyebutkan kata Insya Allah dan InShaa Allah.
Dengan demikian, penulisan kata إن شاء الله berbeda dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, dimana dalam bahasa Indonesia ditulis “insya Allah” dan dalam bahasa Inggris ditulis “insha Allah”.
Wallahu a'lam bishawab
"hanya Allah yang mengetahui kebenarannya"
🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃
Grup Chat para sahabat Syafeera sudah ribut dari pagi, tapi belum ada satu chat pun yang Syafeera balas sejak tadi malam memposting foto Baby Syahdan.. semua ribut seperti antrian BLT.
Siang ini Syafeera di bantu oleh orang-orang terkasih bersiap untuk back to home, setelah pemeriksaan pagi tadi, baik Syafeera dan baby Syahdan semua baik dan normal, baby Syahdan juga sudah BAK (Buang Air Kecil ) dan BAB (Buang Air Besar).
Baby Syahdan ada di gendongan sang nenek, sedangkan Syafeera duduk di kursi roda, Aydan lah yang mendorong nya.
Bunda Aydan memberikan ruang lebih untuk bunda Syafeera, karna bagaimana pun bunda Aydan punya waktu lebih banyak nanti nya bisa bersama sang cucu.
Dan begitu rumah di buka betapa kagetnya Syafeera,para sahabat yang kurang seperempat itu mengagetkan mereka, bahkan baby Syahdan hampir menangis.
"kalian ya...." geram Syafeera
"kejutan Sya..." balas Hari
"Habis chat kita gak ada balasan..." balas Risa
"sudah-sudah.... mendingan pada duduk, udah pada minum belum..??" tanya bunda
"sudah Bun, kami udah buat si mbak kerepotan..." jawab Hanum
"tuk nyadar..." timpa Syafeera sambil mengambil posisi duduk, di bantu Aydan.
__ADS_1
"yah..mereka teman-teman kuliah Sya, memang gitu, kurang SE ons..." ujar Syafeera dan merekapun memperkenalkan diri ke ayah dan ayah cukup geleng-geleng dengan tingkah mereka
"nanggung Sya Se Ons.. kita mah kurang nya sekilo..." balas Bagas
"kebanyakan nanti malah kalian jual..." balas Syafeera
saat bunda duduk, mereka langsung berhamburan mendekati baby Syahdan...
"iih keponakan onty ganteng benget... mirip siapa ya gusy..." ujar Heni
"Mirip emak nya tuch hidung nya..." ujar Risa
"Alisnya mirip Pak Aydan..." ujar Bagas
"eekk...." tiba-tiba baby Syahdan menggeliat, merasa terganggu seperti nya dengan suara mereka
"iih bangun tuh dia...suara Bagas mah keras banget..." ujar Hanum
Bunda hanya geleng-geleng
"suara kalian tuh berisik .. jangan di kerumunin gitu, dia kan gerah.." omel Syafeera
"gemes tahu Sya..." balas Hari
"Har ingat gak janji kamu?? baby boy loh..." tanya Risa
"Ingat lah.. Hari mah orang nya gak pernah ingkar janji ya..." balas Hari dengan narsisnya
Dari mereka semua Hari lah yang dari segi ekonomi dia berlebih, dan Agung yang sedikit berbeda, karna dia harus kuliah sambil kerja, tapi itu bukan suatu hambatan untuk mereka, malah mereka saling memahami satu sama lain, tidak ada yang mendominasi, semua sama-sama saling mengisi.
"janji apa ...??" tanya Aydan
"Hari janji mau belikan Mobil elektrik anak jika yang lahir baby boy pak.." jawab Heni
"Masyaallah... cucu kakek rezekinya berlimpah ya.." ayah ikut berkomentar
"Mas.. pegel pengen Sandara di ranjang dech.."
"ya udah kita kekamar aja, Syahdan juga lebih nyaman kalau di tiduran ke ranjang..."
"iya.. Syafeera masih butuh istirahat juga kan, kalian ikut ke kamar aja kalau mau lihat baby Syahdan nya..." ujar bunda
"hmm...kita besok lagi aja dech Bun, Syafeera juga lagi butuh istirahat kan.." ujar Hanum karna di antara mereka Hanum yang paling peka
"belum puas Num..." balas Heni
"besok aja lagi kan masih ada waktu, Kasian Syafeera, lagian baby Syahdan pasti lagi pengen sama Mommy nya.."
Akhirnya merekapun setuju,. dan akan datang lagi beberapa hari lagi
"baby boy nya uncle Hari, uncle tinggal dulu ya, siapa-siapa besok uncle ganggu..." ujar Hari sambil mencubit kecil hidung Baby Syahdan
__ADS_1
Syafeera dan Baby Syahdan menuju kamar dan mereka pun pulang setelah berpamitan.
"badan Sya kayak di gebukin Bun..." ujar Syafeera sembari bersandar di dinding ranjang dan baby Syahdan ada di sampingnya
"itu biasa Sya, kalau kata orang tua dulu, tulang-tulang kembali muda, kan proses mengejan itu kan benar-benar menguras tenaga, jadi beberapa hari ini pasti akan terasa pegal-pegal.. itu normal kok"
"ini bunda buatkan jamu wejah, bagus buat Asi dan kamu juga...." ujar bunda Aydan yang baru datang
"pait ah Bun..." tolak Syafeera
"gak pahit Sya, ini seger loh, semua bahan bunda racik trus bunda siram air panas bunda kasih madu, gak pahit, seger malahan.."
Syafeera menoleh ke arah Aydan, mau minta pertolongan, tapi tak sesuai harapannya.... "di coba dulu... sayang gak sama Syahdan..."
Syafeera tersenyum kecut, seumur umur baru ini yang namanya minum jamu, dan Aydan pun mengambil Posisi di samping Syafeera
"sini mas suapin ya..." Syafeera mengangguk
Aaa .... Syafeera membuka mulutnya tapi kecil, dengan dirinya yang sedang membayangkan jamu dengan rasa yang tak enak
"Bismillahirrahmanirrahim..." ujar Aydan sambil menyuapkan sesendok wejah yang Bunda buat
"Gimana...?? " tanya bunda Aydan,. dengan sedikit keragu-raguan Syafeera menelan nya
"eh.. kok gak pahit Bun.. seger rasa nya.." ujar nya saat sudah tertekan semua
"seger kan...hmm...."
"hehehe..." tawa Syafeera lalu megambil gelas yang Aydan genggaman "Sya minum sendiri aja"
"anak sekarang mah gitu ya Bu, kalau terdengar kata jamu, langsung nolak, tapi kalau minum minuman boba semua rasa dia coba..." ujar bunda Syafeera
"iya ya.. gak kayak kita dulu, jamu pahit pun di minum, kalau gak di minum siapa-siapa kena omel.." jawab Bunda Aydan sambil terkekeh mengingat masa nya dulu, bunda Syafeera pun ikut terkekeh, wanita satu generasi ini saling merangkul
"ya sudah, di habiskan.. besok bunda buatkan lagi, bunda mau Turun dulu.."
Syafeera pun menghabiskan wejah yang bunda buat, dan saat dia selesai minum wejah nya Baby Syahdan terbangun, minta di ASI in... dengan bantuan Aydan, Syafeera pun memberikan Syahdan ASI, dan selesai ASI dia kembali tidur, ya begitulah bayi, bangun nya saat harus, lapar, BAK dan BAB..
Waktunya hampir Seharian dia habiskan untuk tidur dan tidur.
🌠🌠🌠
Lanjut ??
Jazaakumullah khairon untuk semua dukungan nya, dalam bentuk apapun itu.,🥰
Like
Komen
Vote
__ADS_1
Gift
Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah Al-Qur'an