
Beberapa hari berlalu, hubungan Aydan dan Syafeera semakin baik, sangat baik malah, Syafeera juga sudah sangat memahami sikap dingin suami nya itu, Aydan punya cara tersendiri dalam mengungkapkan cinta nya, walau jauh dari kata romantis.
Bukan seperti pasangan di luar sana, rajin Chat tanya sudah makan atau sekedar tanya sedang apa, sedang dimana. itu buka seorang Aydan.
Seperti sore ini pulang dari kampus Syafeera menyusul Aydan ke Green. Yang kebetulan hari Sabtu dan jadwal Aydan di kampus tidak banyak jadi Aydan lebih dulu pulang.
Syafeera sudah berada di ruangan Aydan.. meyaksikan sang suami sibuk dengan laporan, kebetulan besok adalah tanggal gajian para pegawainya.
tok..tok..tok
"Masuk Ga..." titah Aydan
Arga membawa dua menu makanan dan minuman serta camilan, di letakan nya di atas meja dimana Syafeera duduk.
"Loh kak....Sya gak ad pesan kan..??" Arga tersenyum dan menunjuk ke arah Aydan dengan bibir nya
"owh..." jawab Syafeera sambil mangguk mangguk.
Aydan mensave data nya, lalu beranjak ke arah sofa dimana Syafeera duduk.
"mas lapar,. temenin mas makan ya" ujar nya datar, dan Syafeera hanya bisa mengangguk.
"mas selesai ujian semester mas ada agenda apa..??" tanya Syafeera di tengah-tengah saat mereka menikmati makannya
"mas udah booking tiket ke Pekanbaru, In Syaa Allah kita liburan di sana.." jawab nya masih dengan fokus pada makanan nya.
"Serius...??" tanya Syafeera tak percaya , dan Aydan hanya menjawab dengan anggukan
"makasih mas..." sambil merangkul sang suami dinginnya itu, jika Syafeera heboh di buat nya, berbeda Aydan, hanya senyum kecil yang terukir.
Setiap orang punya cara nya tersendiri dalam mengungkapkan cinta, sama seperti pasangan ini, apalagi pasangan yang mempunyai sikap bertolak belakang, tapi mungkin ini definisi kata Jodoh. Saling Melengkapi, Menyempurnakan.
"Mas kok bisa kepikiran untuk liburan ke Pekanbaru?"
"Hmmm... pengen aja" jawab nya daftar
"mas sesekali jawaban tu yang ngena di hati gitu..." manyun Syafeera
"mas harus jawab gimana?? liburan semester nanti bunda akan ke Surabaya, dan mas pikir kita juga perlu liburan kan? sejak nikah kita disibukan dengan urusan kuliah, dan mas rasa Pekanbaru tempat yang pas, jadi mas bisa lebih mengenal keluarga di sana..."
Syafeera tersebut mendengar penjelasan Aydan
"gimana, udah...?? jelas kan tujuan mas kesana??"
Syafeera mengangguk lalu mencium pipi Aydan singkat.
"Mas gak bisa setiap waktu harus menjabarkan semua nya, kamu harus lebih paham itu.." sambilan mencubit hidung Syafeera
"hehehe... Sya paham kok, mau tahu aja gimana respon suami dingin Sya ini, ternyata ada perkembangan nya.." Jawab Syafeera sambil tertawa puas.
🌠🌠ðŸŒ
"Sya pesen apa??" tanya Hanum
"gak, masih kenyang nich minum aja" jawab Syafeera sambil menuju showcase mengambil satu botol minuman Dengan rasa lemon.
Syafeera dan Hanum menuju meja yang masih Nampak kosong. Hanum menikmati menu makan siang nya, disusun kedatangan Heni, Risa,Bagas, Agung dan Hari yang sudah beberapa bulan ini nemplok seperti cicak dimanapun Syafeera berada.
Sejak beberapa bulan lalu karna mereka terlibat tugas kelompok membuat mereka jadi lebih dekat. ditambahkan Syafeera yang cerdas membuat mereka bisa banyak belajar dari nya.
__ADS_1
"diet Sya...??" tanya Hari
"Ngirit... hehehe" Jawab Syafeera
"awal bulan Sya, masa belum di transfer, wah berabe nich" timpa Bagas
"dia belum tau aja Sya, saldo ATM mu sya..." balas Hanum
"banyak Num...??" Tanya Risa
"saldo minimum...hahaha, hanya dapat di lihat tak dapat di sentuh.."
"walah udah kaya apa tuch..??" tanya Hari
"kaya Hantu Har....kaya kamu...hahaha" Jawab Heni
"kampriiit mu Hen... Kalau aku Hantu ,mu roh gentayangan..." balas Hari
"ia menggentayangi pikiran Mu..." balas Heni tak mau kalah
Mereka pun tertawa renyah, tak peduli akan penghuni kantin yang lain nya
"Wah asik banget nich...boleh gabung gak???" tanya Boy
"Boleh kak boleh..." Heni yang menjawab
membuat mereka pun merapat,.dan Adrian mengambil posisi duduk di samping Syafeera. Ada rasa tak nyaman untuk Syafeera, bagaimana pun dia tahu Adrian menaruh hati pada nya.
"ada yang kangen Sya...lama kita gak gabung" ujar Boy, dan Syafeera hanya bisa tersenyum kecut,. kenapa lelaki di sampingnya nya ini masih mengharapkan nya, padahal sudah berulang kali Syafeera menolak nya.
Syafeera menyenggol pundak Hanum, Hanum paham akan kode yang Syafeera berikan, tapi Hanum pun bingung harus berbuat apa. mau gak mau menikmati obrolan demi obrolan walau ada rasa tak nyaman, Syafeera hanya membalas dengan jawaban ala kadarnya, berbeda dengan teman mereka lain nya, heboh tak ber arah.
"eh, Sya temenin ke toilet yuk..." ajak Hanum karna dari tadi Syafeera asik menyenggol kaki nya yang ada di bawah meja.
"Kami duluan ya..." ujar Hanum yang membuat
Heni dan Risa bergeser dari tempat duduknya agar mereka keluar.
🌠🌠ðŸŒ
Syafeera sedang duduk di sofa, sibuk dengan modul yang harus segera dia selesaikan, karna sepekan lagi ujian semester sudah di mulai. seperti biasa, target IP di atas 3.1 harus dia dapatkan.
Aydan masuk ke rumah, tak lupa mengucap salam, Syafeera mencium punggung tangan Aydan, lalu
Aydan mencium punggung tangan bunda.
"Mas ke atas ya, gerah,.mau mandi" Syafeera mengangguk
Dan tiga puluh menit kemudian Aydan turun dengan tubuh yang sudah fres, langsung Menuju dimana Syafeera duduk, dan Tampa izin Aydan merebahkan kepala nya di paha Syafeera.
"iih mas... Sya lagi nyelesai kan modul nich... besok harus udah di serahkan...."
Aydan tak merespon, dia malam memejamkan mata nya.
"mas awas dulu..." sambil menggoyangkan paha nya agar Aydan beranjak, tapi semua itu sia-sia, Aydan malam memeluk pinggang Syafeera dan membenamkan kepada di perut Syafeera
"mas geli nich... Sya gak bisa Fokus"
"tadi ngapain Adrian duduk di samping kamu??" tanya Aydan tiba-tiba, dan itu cukup membuat Syafeera kaget, lalu mensave data nya dan mengalihkan pandangannya ke arah Aydan yang wajah nya di Benamkan dalam perut nya.
__ADS_1
"Dia yang duduk di samping Sya...kok mas tahu, mas mata-matain Sya ya...??"
"mas lihat sendiri, dan mas gak suka.." jawab nya kali ini dengan menatap Syafeera tajam dan dingin
"jadi ceritanya suami Sya ini lagi cemburu??" goda Syafeera
"cemburu hanya untuk mereka yang tidak percaya diri..."
"Tuh mas Cemburu..."
"mas bukan cemburu, mas gak suka Istri mas di Pepet terus laki-laki lain.."
"itu juga cemburu mas..."
"besok makan siang di ruangan mas.."
"iih mas mah aneh, gak mungkin atuh, apa kata mahasiswa lain jika lihat...mas gak percaya ya sama Sya..."
"mas gak percaya sama laki-laki yang selalu coba deketin kamu Sya..."
"Bun...lihat ni anak nya cemburu" teriak Syafeera ke arah bunda yang sedang di dapur bersama si mbak,dengan nada menggoda
"Alhamdulillah normal berarti Sya..." balas bunda dengan sedikit terkekeh
"cinta berarti non" si mbak ikut nimbrung
"hahaha.....mas Bunda seneng lihat anak nya cemburu, apalagi Sya.." ujar Syafeera sambil terkekeh juga seperti bunda
Aydan malah menggelitik perut Syafeera dan itu membaut Syafeera semakin terkekeh.
"ampun mas... ampun... sakit perut Sya..." Aydan pun menghentikan aksi nya
"sakit tauk.." Rajuk Syafeera
"siapa suruh mahal bahagia di balik kekesalan mas, cari rekan lagi.."
"maaf dech maaf...abis mas Cemburu aja gengsi..."
Aydan merangkul Tubuh Syafeera dari samping, lalu mencium kepala Syafeera sebelah kiri.. "mas gak mau lihat kamu deket-deket lagi sama dia..."
Cup
Satu kecupan mendarat di pipi kanan Aydan.. "percaya dech, Sya gak mungkin macam-macam, dan Sya juga gak bisa berubah tiba-tiba mas..kan mereka gak tahu status Sya.."
"kita umumkan.."
"Sya belum siapa mas..."
"kapan Sya..?? yang ada nanti mereka berharap terlalu jauh..cepat atau lambat mereka juga akan tahu kan, kita tinggal di kota yang sama, bagaimana jika mereka melihat kita di luar kampus??"
Syafeera terdiam, memang benar statusnya cepat atau lambat harus mereka ketahui, jika tidak di buka secara langsung, bisa saja status mereka di ketahui dengan cara lain. dan kemungkinan terburuk bisa saja terjadi, karna netizen itu lebih suka mengambil kesimpulan sendiri, bahkan menyudutkan, tanpa tahu akan kebenaran nya.
🌠🌠ðŸŒ
Lanjut kita ??
Afwan Baru sempat Double Up, Author sedang di rumah Ayah, sedang bantuin di resto, karna pegawai pada mudik..
Makasih yang udah mampir di karya receh author... jangan lupa dukungan nya ya... Like ,Vote, koment dan gift nya..
__ADS_1
Jazaakumullah khairon..
Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah Al-Qur'an