
Malam Anugerah Prestasi Kemahasiswaan pun di gelas malam ini.
Pada malam penganugerahan berbagai pencapaian membanggakan mahasiswa apresiasi dalam bentuk pemberian piagam penghargaan dan bonus. Berbagai pencapaian mahasiswa tersebut diantaranya Program Kreatifitas Mahasiswa.
Pemberian penghargaan juga diberikan kepada sejumlah mahasiswa Kategori Mahasiswa Berprestasi baik itu bidang akademik dan non akademik baik ditingkat regional serta Nasional, serta Kelompok Mahasiswa KKS perintis. Di langsungkan di sebuah hotel mewah di jogjakarta.
Syafeera sudah jelas masuk ke dalam kategori nya, karna dia sudah berhasil membawa kampus biru di kejuaraan Lomba Debat Nasional beberapa bulan lalu, selain itu dia juga mahasiswa berprestasi.
Membuat nama nya semakin di kenal, dan tak dapat di tepis banyak nya kaum laki-laki yang terpesona, bagaimana tidak, selain cantik juga berprestasi.
Ayah dan Bunda pun hadir menyaksikan kesuksesan Putri Nakal nya itu... Bangga sudah pasti, membuat ayah tak menyesali keputusan nya. selain mendapatkan prestasi, sang putri banyak berubah ke arah yang lebih baik.
Syafeera, Azzam dan Galuh sedang berada di atas podium,. mengucapkan syukur dan rasa terimakasih atas kepercayaan yang di berikan. Ayah bunda tersenyum bangga, begitupun orang tua Azzam dan Galuh.
"Saya Hanum om, Tante, sahabat Sya..." Hanum memperkenalkan diri
"masyaallah... ia Hanum, Sya pernah cerita, Sya nakal gak sama kamu??" tanya bunda
"Sya baik Tante..."
"oh ya Sya punya pacar gak??" tanya Ayah
"boro-boro pacar om, yang ada semua pada di tolak, banyak yang patah hati dibuat sama Sya om..."
Mendengar jawaban Hanum ayah malah tertawa bahagia. bukan tak ingin sang anak memiliki pasangan, tapi belum saat nya, apalagi pacaran.no..no..no
Syafeera cukup lama di depan bergabung dengan mahasiswa lain, ayah dan bunda juga bergabung dengan orang tua mahasiswa yang lain...pembacaan Prestasi demi prestasi, foto bersama juga tak ketinggalan, mengabadikan moment ini.
"Hanum....." Panggi Syafeera
"kenapa Sya....kunci kamar kita mana?? bajuku kena minuman nih, mau ganti dulu.." tanya Syafeera, karna tidak sengaja baju nya terkenal tumpahan minuman oleh mahasiswa lain
"nich... kamar 66.." sambil memberikan kunci
"ayah sama bunda Sya mana..??"
"ada tadi,mungkin lagi sama yang lain..."
"ya udah nanti bilang kalo mereka cari Sya, Sya di kamar..."
"siiapp...." syafeera pun berlalu menuju lantai 4 menuju kamar yang di tuju, beberapa mahasiswa berprestasi mendapatkan fasilitas hotel, karna mereka akan sampai malam di acara penghargaan ini.
"iih..lengket banget ni minuman..." gerutu Syafeera sambil menuju lift, lalu menekan tombol angka 4
__ADS_1
Dan tak lama kemudian dia pun sampai di lantai 4 pintu lift terbuka,. dan Syafeera mencari nomor kamar nya, setelah cukup lama mencari, karna lorongnya nya cukup panjang, akhirnya dia menemukan nya, membuka kunci kamar, lalu bergegas mencari tas nya, karna ada beberapa tas milik mahasiswa lain juga.
Setelah ketemu Syafeera langsung Menuju kamar mandi, membersihkan diri, karna minuman itu membuat tubuhnya menjadi lengket.
🌠🌠ðŸŒ
Di tempat lain...
"Istirahat di kamar aja dulu..kalau pusing" ujar salah satu dosen ke Aydan yang sedari tadi menahan pusing di kepalanya.
"boleh dech... mana kunci kamar nya..??"
"nich..." sambil memberikan kunci kan nomer kamar nya.
Aydan pun menuju kamar yang akan dipakainya nya untuk istirahat...Menuju lift, menekan tombol nomer lantai yang di tuju, Sesampainya di lantai yang di tuju Aydan pun mencari kamar nya. Aydan pun sampai di kamar.
"Kok gak ke kunci?? apa ada dosen lain di dalam??" guman Aydan yang heran dengan kamar nya tak terkunci itu, tertutup tapi tak terkunci, seperti nya yang membuka pintu tadi belum benar-benar menutup dengan rapat.
Tampa pikir panjang karna merasa kamar yang di tuju sudah sesuai dengan nomer yang tertera, Aydan pun masuk,.dan tepat di saat Aydan masuk, seorang perempuan keluar dengan hanya menggunakan handuk berwarna putih di bawah lutut...
cekrek..
bunyi pintu kamar mandi...
"Kamu.... Astagfirullah..." ucap Aydan saat melihat Syafeera ada di kamar itu dan hanya mengenakan handuk,.dan betapa kagetnya juga Syafeera di buat nya.
"kamu yang kenapa bisa masuk...??" tanya Aydan dengan membalikkan badannya
"ini kamar saya pak..."
"ini kamar saya..." mereka saling memperdebatkan kepemilikan kamar ini. Tampa mereka sadari, ada dua insan yang sedang berjalan di koridor lantai 4 dimana mereka berada
"kamar nomer berapa yah...??"
"Nomer 66.. katanya" ada satu sosok wanita dan pria itu sambil mencari nomer kamar yang di tuju.
kembali ke kamar dimana Aydan dan Syafeera berada
"Terserah bapak dech...sekarang lebih baik bapak keluar dulu..." ujar Syafeera yang sedikit emosi plus takut
Aydan mengusap wajahnya kasar, rasa pusing nya meningkat, dan Aydan pun membuka pintu kamar untuk segera keluar, dan entah ini kebetulan atau apalah nama nya, di saat Aydan membuka pintu, ada seorang pria dan wanita sudah berdiri di depan pintu itu. mereka sama-sama terkejut. bagaimana tidak, menurut info ini kamar putri nya berada, tapi ada sosok pria yang keluar, ada apa ini???
"Kamu ngapain di kamar anak saya...??" tanya pria itu, Aydan bingung harus menjawab apa, kejadian di dalam barusan saja sudah membuat nya pusing, di tambah ini lagi.. andai ada pintu ajaib, dia memilih menghilang
__ADS_1
Pria paruh baya itu pun menggeser tubuh Aydan dan membuka pintu, dan betapa kaget nya dia, melihat sang putri masih mengenakan handuk....dimana sang putri baru akan mengenakan pakaiannya. mata nya melotot dan merah, kemarahannya memuncak. Bunda pun tak kalah kaget nya..bingung harus berucap apa
"Syafeera..." bentak sang Ayah
Mendengar namanya di panggil oleh suara yang tak asing baginya, Syafeera pun menoleh...
"Ayah..." ucap Syafeera kaget dan bergegas memakai pakaiannya.
"Apa yang kalian lakukan di kamar ini??" tanya Ayah kepada Syafeera dan Aydan secara bergantian
"Yah... Sya bisa jelasin, ini gak seperti yang ayah lihat..."
"Tidak seperti yang ayah lihat?? Kamu sudah merusak kepercayaan ayah Sya" marah Ayah
"Tapi pak... kami benar tidak melakukan apa-apa.. saya gak tau ini kamar anak bapak" ujar Aydan
"Ikut ayah pulang ke Pekanbaru..."
"Yah beneran gak seperti yang ayah lihat, Bun tolongin Sya..." mohon Sya
"bapak tenang dulu, begini seperti saya salah kamar,.kamar ini no 66 , dan no kamar Saya 99,. seperti nya salah salah baca, dan pas pula kamar ini tidak terkunci, jadi saya membuka, saya berani bersumpah tidak terjadi apapun dengan kami" ujar Aydan berusa tenang,.setelah memperhatikan nomer kamar dan kartu kamar nya, seperti dia terbalik dalam membaca nomer kamar nya.
Bunda pun menghampiri Syafeera, memeluk sang putri..
"Bun.. beneran, Sya gak angpa-ngapain, baju Sya kena minuman, jadi sya ganti, dan saat keluar kamar mandi, pak Aydan pas masuk ke kamar. kami gak ngapain Bun..."
"Bagaimana ayah mau percaya, kamu hanya mengenal handuk, ikut Ayah pulang..." bentak Ayah
"Yah...." mohon Syafeera
"Sudah ikuti saja dulu kata ayah ya..." ujar bunda berusaha menenangkan sang Putri nya
"Dan kamu... siapa nama kamu??"
"nama saya Aydan pak"
"Temui kami di hotel XX no 24, besok pagi jam 8, jangan terlambat" ujar ayah sambil berlalu dan penuh penekanan. dan diikuti oleh bunda dan Syafeera, yang pastinya Syafeera sudah berpakaian lengkap dan jilbab nya.
saat melewati sang dosen wajah Syafeera nampak frustasi, dan saat mereka sudah menjauh Aydan menjambak rambutnya frustasi
🌠🌠ðŸŒ
Makasih yang udah mampir di karya receh author... jangan lupa dukungan nya ya...
__ADS_1
Jazaakumullah khairon..
Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah Al-Qur'an