
Syafeera bukan wanita yang tak paham rasanya jatuh cinta, karna bagaimana pun dulu dia pernah merasakan.. Cinta yang membuat patah Sepatan Patah nya, karna orang yang di harapkan melabuhkan cinta kepada sang kakak. belum jodoh.
Dan Syafeera yang selalu menjaga diri dari yang nama nya laki-laki, berusaha menutup rapat akan hati nya, dengan alasan cita-cita. Benarkah itu?? atau itu hanya alibinya karna takut di kecewakan lagi??
Siapa sangka saat ini dia telah berstatus menjadi istri dari sang dosen.
Malam ini terasa begitu panjang atau memang mereka yang ingin berlama pada posisi ini, Syafeera diam seribu bahasa dengan perlakuan Aydan, ingin protes tapi Syafeera meyakinkan bahwa itu percuma!!
Tanpa mereka sadari, mereka pun terlelap, masih dalam posisi yang sama, tangan Aydan menjadi bantal untuk Syafeera. Syafeera menggeliat kecil, pemandangan pertama yang dia lihat, wajah suami dingin nya, Syafeera tersenyum kecil, tapi tiba-tiba di berusaha melepaskan diri dari sang suami karna saat melihat jam yang tergantung di dinding sudah menunjukkan jam 4 lewat.
Syafeera bergegas mengambil wudhu, dan saat keluar dari kamar mandi, Nampak Aydan yang masih terlelap. Syafeera pun mendekati sang suami, berusaha membangun sang suami.
"Pak bangun pak, udah subuh...." tapi tak ada respons, Syafeera pun menggoyang goyangkan pundak Aydan "pak bangun Ayo subuhan..."
"hmm.... sebentar lagi" jawab Aydan masih terpejam dengan suara khas orang baru bangun tidur
"iih.. ya udah dech ya sholat sendiri aja..." omel Syafeera sembari membalik badannya, tapi apa?? tangan nya malah di tarik oleh Aydan,. alhasil membatu Syafeera sekarang ada di atas dada nya..
"Pak Aydan....Sya udah wudhu..." omel nya sambil berusaha melepaskan dekapan Aydan,.buka merenggangkan, Aydan malam mempererat dekapan nya
"diam,.5 menit aja..." jawabnya masih terpejam
"Hua... Sya harus wudhu ulang kan jadi nya" omel Syafeera, tapi Aydan tak peduli dia malah tertawa puas dalam hati.
Lima menit itu lama gak sich, kok kayak nya lama ya.. gak lepas lepas..
"pak...ayo nanti habis loh waktu subuh nya, mana Sya harus wudhu ulang ni.." Aydan pun merenggangkan dekapan nya.
"ya udah buruan wudhu ulang" jawab nya Tampa dosa
Syafeera pun beranjak, tapi sesaat kemudian satu bantal melayang tepat mengenai dada Aydan
Bugh...
Dan itu membuat Aydan langsung membuka mata nya lebar... "itu akibat karna bapak udah buat Sya harus wudhu lagi..." ujar nya melengos meninggalkan Aydan, Aydan hanya geleng-geleng dengan tingkah nakal istri nya itu
Setelah Syafeera keluar, Aydan pun berganti an mengambil wudhu, mereka pun melaksanakan sholat subuh berjamaah. Setelah salam di ucap, Syafeera mencium punggung tangan Aydan.
__ADS_1
Saat Syafeera akan melepas genggamannya malah di tahan oleh Aydan... entah apa yang merasuki Aydan mulai dari tadi malam begitu senang menggoda sang istri nakal nya itu.
"lepas..." ronta Syafeera
"Maaf...." ujar Aydan menatap Syafeera yang masih fokus Untuk melepas genggaman Aydan, lalu kata maaf yang terlintas dari mulut Aydan membuatnya melihat wajah Aydan, sang suami dingin nya itu
"Untuk...???" tanya Syafeera penuh selidik
"Mungkin menurut kamu saya suami yang dingin, datar , menurut kamu saya terlalu mengekang, banyak aturan dan banyak Lagi penilaian negatif kamu tentang saya..."
"tu tahu..." balas Syafeera sambil mengalihkan pandangannya
"Ya udah ikut saya ya, ajak Hanum juga.."
"mau kemana?? nanti kalau udah sampai kamu share log aja lokasinya ke Hanum.."
"oh ya kirim no rek kamu, saya mau transfer uang jajan kamu..." tambah Aydan sambil melepas genggaman tangannya.
"kenapa bapak harus tanggung semua nya, biar ayah aja..."
" Syafeera Hadibah Putri, saya itu suami kamu, maka semua Keperluan kamu sudah jadi tanggung jawab saya... biasa ayah transfer berapa??" tanya Aydan, bukan Aydan tidak tahu nominal yang bisa sang ayah mertua transfer,. hanya ingin tahu saja tingkah kejujuran Syafeera
"ya sudah nanti saya transfer..." sambil beranjak melipat sajadah nya
"pekan depan ada kegiatan BanSos,. Sya boleh ikutan kan, dan sya juga mau ikut berpartisipasi dalam bentuk rupiah..."
"ya sudah...nanti saya tambahkan untuk BanSos..." jawabnya meletakkan sajadah di atas meja lalu beralih menuju lemari
"Sya boleh ikutan kan...??" izin Syafeera
"kalau gak saya izinkan...??" tanyanya datar sambil mengeluarkan baju koas dan celana training nya
"tauk ah..." jawab nya dengan nada ngambek plus jengkel "baru juga tadi minta maaf karna udah ngekang Sya..."
"iya... saya izinkan, kan saya nanyak, gak perlu dikit-dikit ngambek kan...??" sambil mengacak rambut Syafeera "tapi ingat, kamu itu udah punya suami...jangan-----" kata-kata di potong oleh Syafeera
"Sya tahu batasan pak, kalaupun Sya senyum atau bersikap ramah itu gak pernah melampaui batasan, sewajarnya, lagian kan mereka yang perhatian sama Sya, bukan Sya yang kasih perhatian ke mereka kan..??"
__ADS_1
"nah itu juga masalah, mereka begitu Suka tebar pesona ke kamu..."
"sekarang yang penting tu tindakan saya apa mereka...??" tanya Syafeera agak kesal
"dua dua nya..." jawab Aydan sambil berlalu ke kamar mandi untuk mengganti pakaiannya
"bapak mah egois... bapak juga sering dapat perhatian dari Mahasiswi lain..." balas nya
"kamu cemburu...??" tanya Aydan yang berhenti di ambang pintu kamar mandi
"iiih gak banget cemburu, bapak tu yang cemburu kan..??" bantah Syafeera
Aydan tak jadi masuk ke kamar mandi, dia malah menghampiri Syafeera yang tengah merapikan seprai ranjang mereka.
"gak ada larangan cemburu ke istri kan..??" tanya Aydan tepat di samping telinga Syafeera dan membuat Syafeera bergidik
bugh....
satu pukulan bantal reflek mendarat di wajah Aydan...
"kok malah di pukul sich, udah 2 kali loh ni bantal nimpuk saya...."
"yang pertama sengaja, yang ke dua berusaha reflek, abis bapak ngagetin..." jawab Syafeera "plus geli" tambahan membatin
"siap-siap ikut saya lari pagi..." titah Aydan sambil menuju kamar mandi untuk mengganti pakaian nya
"Sya mau masak sarapan pak...."
"Biar si mbak aja" teriak Aydan dari kamar mandi
"suka nya maksa... tapi kenapa ya pak Aydan dari tadi malam agak berubah, aneh..." oceh Syafeera sembari menuju lemari untuk mengambil pakaian untuk nya ikut joging.
🌠🌠ðŸŒ
Lanjut??
Makasih yang udah mampir di karya receh author... jangan lupa dukungan nya ya... Like ,Vote, koment dan gift nya..
__ADS_1
Jazaakumullah khairon..
Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah Al-Qur'an