Bismillah Cinta

Bismillah Cinta
kekuasan tertinggi di green


__ADS_3

...Jazaakumullah Khairan untuk semua dukungan semua Reader dalam bentuk apapun...🥰🙏...


...Syukron Koreksinya dari semua reader.. In Syaa Allah semua kritik dan saran Saya baca, dan dalam proses memperbaiki. dan kadang masih saja ada yang kelewat...🙏...


...Untuk pengguna Kata atau Typo silahkan di komen ya di bagian yang salah, karna itu juga bisa membantu saya dalam memperbaiki....


🌠🌠🌠🌠🌠🌠


Usia kandungan yang sudah menginjak empat bulan, perut Syafeera belum terlihat begitu besar,bahkan yang hanya melihat sekilas tak akan tahu jika dia sedang hamil. Bukan karna baby nya kecil, pemeriksaan beberapa hari yang lalu menunjukkan perkembangan yang baik, dan berat nya juga normal pada usia empat bulan, kalau kata bunda ,Syafeera itu tipe ibu hamil yang perut nya kecil. mungkin karna postur tubuhnya yang Kutilang (Kurus Tinggi Langsing) bukan (Kurus Tinggi tinggal tuLang ya....🤭🤭)


Syafeera yang baru keluar dari masjid berencana menyusul para sahabat nya, namun ada suara yang memanggil nya.


"Sya... Syafeera...." Panggil seseorang dan Syafeera pun menoleh ke sumber suara


"Kak Tiara..." ujar nya sambil mengerutkan Kening nya


"Sya aku bisa minta bantuan kamu gak....??"


"apa tuh kak..??" tanya Syafeera.


Sejak kejadian sebelum resepsi itu,. Tiara mulai berubah sikapnya, tak sewenang-wenang seperti dulu. diapun sering konsultasi mengenai tugas nya kepada Syafeera, ya sekali pun melalui chat atau telfon.


"Sya aku ada tugas, udah coba cari materi, tapi pembahasan di tolak Mulu.."


"Sabtu atau Ahad besok ke green aja kak.. gimana?? rencana Sya mau ke green"


"Coffeshop punya pak Aydan itu kan...??" Syafeera mengangguk


"ok... Sabtu aku ke sana ya.." tambah Tiara dengan semangat, tapi tiba-tiba matanya terfokus pada perut Syafeera, nampak sekilas sedikit buncit. ada rasa ingin bertanya tapi tidak berani.


"udah empat bulan kak..." ujar Syafeera tiba-tiba dengan senyum mengembang, menjawab keheranan Tiara.


"Serius Sya... gak nampak loh.. selamat ya.."


"iya kak, kata bunda Sya tipe perut kecil, jadi gak terlalu nampak.."


"sekali lagi selamat ya Sya..ikut seneng.."


"makasih kak...Sya mau ke kantin kak Tiara mau sekalian..??"


"mau ke pustaka sya, pinjam referensi buku dulu.."


"ok kak, Sya duluan.."


🌠🌠🌠


Pagi ini Syafeera sudah bersiap untuk menuju Green.


"Yakin gak di rumah aja..??" tanya Aydan


"bosen mas, lagian udah janji sama yang lain, dan kak Tiara juga mau datang"

__ADS_1


Syafeera sudah pernah menceritakan sikap Tiara kepadanya saat ini, selama itu tidak menggangu Syafeera, bagi nya tidak masalah. Bukankah membawa perubahan ke arah yang lebih baik untuk orang lain itu bagus.


"Assalamu'alaikum..." salam Syafeera dan Aydan


"waalaikumusalam..." jawab mereka kompak


"wich... udah rame aja ya.." ujar Syafeera yang melihat sahabatnya udah berkumpul lengkap, jika yang lain sibuk dengan handphone nya, Agung sedang gagah dengan Apron barista nya.


"kalau sama yang gratis udah pasti on time Sya..." balas Hari


Syafeera bergabung dengan CS nya, Aydan Menuju ruangan nya untuk menaruh laptopnya, lalu keluar lagi membuka laci dan memakai Apron milik nya.


"Mumpung belum terlalu ramai, kalau mau gabung gak papa Gung..." ujar Aydan sambil menakar kopi


"aman pak, saya bisa nimbrung sambil kerja, hehe..."


"Gung, ini Pesanan meja nomer 10 udah siap.." ujar Nina


"siap kak Nin..."


"Agung...kayak nya kamu cocok pakai Apron dech ketimbang pakai kemeja kantor..." ujar Bagas


"yah dia belum tahu ya kan Gung... lulus dari Almamater Coklat dia kan mau langsung buka cabang Green..." balas Syafeera


"aamiin...." balas Agung


"serius Gung...??" tanya Hari


"ya doain aja, biasa nya doa dari emak Sholihah itu mujarab..." balas Agung


Ting...


Tak lama kemudian pintu green terbuka.


"Assalamualaikum.. selamat datang kak, mau pesan apa??" sapa Nina ramah


"Waallaikumusallam.. saya cari Syafeera kak, Ada...??"


"oh teman Syafeera, ada tuh kak .." sambil menunjuk ke arah Syafeera


"makasih kak..." Tiara lah yang baru datang dan langsung menghampiri Syafeera


"hai Sya..." sapa Tiara


"eh kak Tiara, udah datang..." balas Syafeera ramah, tapi tidak dengan para sahabatnya, sorot mata mereka menunjukkan pertanyaan besar


"hai..." sapa Tiara ke yang lain sambil melambaikan tangan


"ngapain dia Sya...??" tanya Risa


"ohw..kak Tiara lagi ada yang mau didiskusikan.. kalian pesen aja ya mau makan atau minum apa.." ujar Syafeera

__ADS_1


"ayo kak, ke kursi itu saja" tambah nya


para sahabat Syafeera saling tanya dengan main mata, dan di jawab dengan saling mengangkat kedua pundak nya.


"Kak Tiara mau minum apa??" tanya Syafeera saat mereka sudah duduk


"nanti aja Sya....oh ya kayaknya mereka gak suka ya sama kehadiranku...?"


"gak papa kak, mungkin heran aja.. mana yang mau di bahas..??"


"Ini Sya..." tunjuk Tiara, Tiara harus segera mengejar SKS nya yang banyak tertinggal, dan bersyukur Syafeera dengan senang hati membantu.


Aydan tersenyum kecil melihat Syafeera menjelaskan beberapa materi, batin nya berkata mungkin benar kata bunda, Syafeera bisa buka les di rumah.


Satu jam setengah pun belalu, dan Tiara sudah selesai dengan modul nya, dan Nina juga sudah mengantar minuman untuk Tiara.


"mau langsung balik atau gabung dulu kak..??"


"gak enak Sya sama yang lain, takut ganggu.."


"mereka baik-baik kok kak. yuk gabung dulu.." Tiara pun mengikuti Syafeera, biasa dia tak akan peduli dengan pandangan orang lain, bahkan suka buat onar di kantin, tapi di hadapan Syafeera nyali nya menciut .


"duduk kak..." Tiara duduk dengan rasa canggung


"kok pada diem....biasa kayak beo belum makan lima hari" ujar Syafeera


"wah Sya , aku baru tahu kamu pernah pelihara beo, sampai gak di kasih makan lima hari lagi..." balas Bagas


"nih beo nya di hadapan sya semua, sejam gak makan udah kayak puasa lima hari" balas Syafeera


"sebelumnya saya minta maaf ya, kalau selama ini uda banyak salah, saya tahu kalian merasa aneh kan lihat saya sekarang, dan kalian pasti mikir nya aneh-aneh, saya gak ada niat jahat kok sama Syafeera, saya sedang belajar berubah.." ujar Tiara tiba-tiba dan Syafeera tersenyum sambil mengangguk kan kepalanya, meyakinkan sahabat nya


"Ya bagus lah kak kalau mau berubah lebih baik, dan itu kan memang harus, kita ikut seneng kok kak.. ya kan Guys..." balas Hanum, dan yang lain ikut mengangguk walau ada sedikit keraguan


"udah pada makan belum..." tanya Aydan tiba-tiba yang sekarang sudah ada di belakang punggung Syafeera


"pak Aydan tahu aja lambung kita udah berdisko..." balas Hari


"pesan aja, mumpung si kasir belum berubah pikiran, nanti kalian siap pulang di tagih loh kalau lewat waktu jam pemesanan nya" timpa Arga yang baru selesai mengantar pesanan


"wah jadi ini tergantung kasir nya??" balas Bagas


"kalian belum tahu aja gimana berkuasa kasir disini.." jawab Arga dan benar saja mereka langsung berhamburan ke depan Nina, memesan makanan, udah kayak antri sembako, gak ada yang mau ngalah


"kalian ya.. percaya sama mas Arga?? Musyrik..."


"kekuasaan tertinggi saat ini ada pada Nyonya Atthallah... nah nanti kalau baby nya udah lahir, pindah ke Baby Atthallah..." Ujar Angga


"baik-baik kalian nanti sama keponakan... kalau gak siap-siap ngerogoh isi dompet" tambah Nina, sedangkan Aydan dan Syafeera hanya bisa geleng-geleng


🌠🌠🌠

__ADS_1


Lanjut ??


Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah Al-Qur'an


__ADS_2