Bismillah Cinta

Bismillah Cinta
ngambek


__ADS_3

Jengkel boleh kali ya?? ngambek juga boleh kan?? walau sedikit itulah kira-kira yang Syafeera rasakan, berusaha izin seperti yang Aydan sampaikan,


"pernikahan ini bukan ajang permainan, atau sebatas surat perjanjian atau apalah yang kamu pikirkan, ini semua janji saya kepada Allah... saya menjadikan ini untuk ibadah terpanjang saya dan juga kamu... Allah maha membolak-balikkan hati"


"____saya adalah suami kamu dan kamu istri saya"


"Kisah kita bukan kisah novel____"


Lebih tepatnya Syafeera sedang belajar menerima walau belum sepenuhnya, jika berbicara cinta bagi Syafeera ini masih terlalu dini, tapi saat dirinya seperti di kekang, ingin main bersama teman-temannya saja tidak di izinkan.. jiwa berontak nya pun muncul.


Tapi Syafeera ingat pesan-pesan bunda sebelum pulang ke Pekanbaru..


"Patuh, keridhoan suami adalah keridhoan Allah, selama apa yang di ajarkan tidak keluar dari syari'at, wajib kamu patuh"


Syafeera memasuki rumah dengan perasaan kesal nya. tapi harus dia sembunyikan, ada bunda dirumah, mana akan berani dia.


Saat masuk rumah Syafeera berusaha tersenyum, membuang semua kejengkelan, tapi Syafeera langsung izin ke kamar dengan alasan tugas dan tugas. itulah alasan mutlak yang bisa dia berikan, tidak mungkin dia jujur dengan bunda jika marah dengan Aydan.


Meletakkan tas nya di dekat meja kerja Aydan plus meja belajar untuk nya sekarang. lalu membanting tubuhnya ke atas ranjang. entah karna marah atau karna lelah, rasa kantuk menyelimuti mata nya, tak butuh waktu lama dia sudah terpejam.


Cukup lama Syafeera terlelap jam sudah menunjukan sesaat lagi waktu Magrib saat matanya terbuka dan melihat jam yang ada di dinding kamar, melihat sekeliling, belum ada tanda-tanda Aydan pulang, Syafeera pun memutuskan untuk mandi, lalu melaksanakan sholat magrib.


Sudah lewat magrib Syafeera belum ada keinginan untuk turun.. bunda bisa merasakan ada yang syafeera sembunyikan.


"mbak..coba Syafeera di panggil, sejak pulang selalu di kamar"


"baik Bu.."


Si mbak pun memanggil Syafeera, sebenernya enggan untuk turun, tapi lagi-lagi tidak enak dengan bunda, menjaga perasaan bunda. Beberapa menit kemudian Syafeera sudah ada di bawah.


"gak lapar Sya...??" tanya bunda

__ADS_1


"belum Bun..." jawabnya sambil berusaha tersenyum seperti biasa,.mata Syafeera melihat ke sekeliling... seperti mencari keberadaan seseorang.


"Pak Aydan belum pulang ya Bun??"


"loh dia gak ngabarin kamu,.dia masih ada kerjaan di luar..."


"lagi-lagi kerjaan di luar,.apasih sebenarnya pekerjaan nya selain jadi dosen?? jangan bilang dia mafia??" batin Syafeera


"Gak tahu Bun, mungkin ada ngabarin, tapi Sya dari pulang belum ada cek handphone..." jawab nya "males..." lanjut nya dalam hati


"ya sudah makan aja duluan gak usah nunggu Aydan..."


Baru ingin menyendok nasi ke dalam piring,.orang yang di bicarakan datang, Aydan mencium tangan bunda.. meletakkan tas kerjanya di atas meja makan,.lalu berjalan ke arah Syafeera, memberi aba-aba agar Syafeera mencium tangan nya istri baik istilahnya, menyambut suami pulang kerja.


Tapi sayang bukan itu yang Syafeera lakukan, Syafeera malah berdiri "Bun Sya masih kenyang, sya naik aja ya..." pamitnya sambil berlalu lewati Aydan


"loh Sya, tapi kan belum makan....??"


Mendengar jawaban dan tingkah Syafeera bunda melihat ke arah Aydan... "kamu apain Menantu bunda, dari pulang dia di kamar, dan saat mau makan lihat kamu malah kenyang??" tanya bunda penuh selidik


"kok jadi Aydan?? Aydan aja baru pulang..." tapi sesaat kemudian Aydan teringat soal dia melarang Syafeera pergi nonton bola, dan Aydan pun menceritakan semua nya


"kamu juga gak bisa terlalu mengurung nya.. kan kamu tahu ini gak mudah untuk nya, biarkan dia bersama teman-temanya selama tidak menyalahi aturan, dan tahu batasannya"


"sebenarnya Aydan gak ada maksud mengekang atau mengurung nya Bun, Aydan cuma ngetes aja, patuh gak dia, gimana reaksi dia, malah Aydan udah chat Sya jika mau pergi,Aydan izinkan dan Aydan juga kasih kabar Aydan pulang telat" Aydan menjelaskan


"dia gak ada pegang handphone seperti nya,karna tadi dia juga pas turun nanyain kamu"


"ya udah Aydan makan di atas aja sama Sya.." sambil menyiapkan satu piring berisi makanan, dan bunda membalas dengan anggukan


Saat pintu terbuka nampak Syafeera yang tengah melaksanakan sholat isya, Tampa menunggu Aydan,Aydan menggeleng

__ADS_1


Aydan meletakkan makanan yang dia bawa di atas meja di dekat sofa, lalu dia menuju kamar mandi,. untuk segera membersihkan diri lalu melaksanakan sholat isya.


Saat keluar dari kamar mandi Syafeera sudah selesai dengan sholat nya, malah sudah berbaring di atas dengan selimut di atas dada. "sepertinya dia benar benar marah" batin Aydan


Selesai dengan ibadah sholat isya nya, Aydan menuju meja untuk mengambil makanan yang dia bawa, lalu mendekati dimana posisi Syafeera.


duduk di tepi ranjang dengan tangan kiri menggenggam piring yang berisi menu makan malam.


"Sya.... bangun.." menggoyang pundak Syafeera, tapi tak ada jawaban "Sya.. kamu belum makan kan...??" masih tak ada jawaban


Aydan meletakkan makanan nya di atas nakas.kali ini Aydan membalikkan badan Syafeera, sebenarnya Syafeera belum tidur,. bagaimana pun dia sudah tidur tadi sore, tak mudah jika harus tiba-tiba terlelap lagi.


"bangun saya tahu kamu belum tidur.. ayo makan.." Syafeera masyoh dengan memejamkan mata nya,rasa kesal dan jengkelnya dengan Aydan benar-benar membuat malas melihat pria itu, pria yang telah menjadi suami nya.


"masih mau pura-pura tidur juga, kalau kamu gak bangun juga saya cium nich sekarang" ancam nya sambil mendekatkan wajah nya ke wajah Syafeera perlahan.


Dan benar saja ancaman itu membuat mata Syafeera terbuka lebar seketika..dan melihat mata Syafeera terbuka, Aydan memainkan alisnya, merasa puas.


"nyebelin..." oceh Syafeera sembari mendorong dada bidang Aydan agar bisa segera menjauh dari nya


🌠🌠🌠


Mudik siapa yang Mudik...??? trus mudik nya kemana nih para reader..?? Yang mudik semoga diberikan kelancaran selamat sampai tujuan..aamiin


lanjut lagi kita???


Makasih yang udah mampir di karya receh author... jangan lupa dukungan nya ya...


Dukungan dan komen reader semua sangat memacu semangat Author....


Jazaakumullah khairon..

__ADS_1


Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah Al-Qur'an


__ADS_2