Bismillah Cinta

Bismillah Cinta
bakso bakar


__ADS_3

Syafeera sampai di kelas nya, langsung di sambut oleh sahabat-sahabat... rasa nya ingin mencubit Syafeera habis-habisan, karna kabar dia sedang Hamidun malah Agung yang memberi tahu.


"Jahat... " Rajuk Hanum


"belum sempat ngabarin, kan Team Green tahu mungkin dari mas Aydan.."


"mabuk berat gak Sya..?? soalnya kakak ipar aku tuch pas hamil setiap pagi muntah-muntah..." tanya Risa


"Alhamdulillah Sya sampai detik ini sih gak ya, cuma agak mual aja sama aroma yang gak pas di penciuman.. parfum mas Aydan aja Sya minta ganti sama aroma kopi.."


"serius sya.. trus ada...??" tanya Heni


"Ada... muterin lebih dari 5 toko.." jawab nya jujur


"Aydan junior nya nanti suka kopi tuch..." balas Hanum


"kata mas Arga.. si Baby Cuan.." ujar Agung


"siapa tuch yang kasih gelar gitu...??" tanya Syafeera sewot


"mas Arga..."


"Sya pites nanti nanti tu orang ya.. enak aja kasih gelar aneh-aneh.." kesal Syafeera


Sedangkan Agung memilih membungkam mulut, seperti jika jiwa emak-emak nya sudah semakin keluar.


"lagian kalian kok ada aja sich kasih gelar, kesan nya kayak mata duitan gitu.." Hanum ikut sewot


"bukan aku loh.. kan itu kata mas Arga..."


Syafeera memilih fokus ke buku nya, semangat untuk bercerita tentang kehamilan runtuh. dan lebih banyak diam, sama seperti saat Aydan akan membawa Syafeera pulang.


"Sya mau ke Green.." ujar Syafeera


"istirahat aja Sya, green udah banyak kok yang bantu, dan kita juga udah dapat pegawai baru.."


"Sya mau ke green mas..Sya mau jewer kak Arga...."


"Arga kenapa??"


"masa dia kasih dedek julukan Baby Cuan"


"Astagfirullah,mas kira apaan....kan mereka cuma bercanda Sya.. bukan niat jelek kok.."


"tapi sya gak suka mas.." Jawab Syafeera dengan air mata yang hampir menetes


Aydan menepikan mobilnya, lalu meraih tangan Syafeera


"nanti mas yang tegur ya, kita pulang, ingat sya, usia kandungan kamu masih rentan, jangan sampai kelelahan, atau emosi gak menentu, kasihan kan dedek.." nasihat Aydan dengan lembut.


Mood Syafeera masih gak menentu, dan dia lah yang harus ekstra sabar.


mungkin ini yang dinamakan naluri emak-emak.. ibarat kata lain, jika anak nakal dia tidak akan terima jika orang lain sampai menghukum nya.

__ADS_1


Bahkan seorang ibu dia tidak akan terima saat anak nya di hukum oleh ayah nya, dia lah yang berhak menghukum nya.


Tapi ingat, semua itu ada ilmunya,jika sang anak melakukan kesalahan dan si ayah menghukum atau memarahinya dengan cara yang tidak dia Terima, jangan bela dia di depan si anak, melainkan ingatkan lah sia ayah di belakang si anak.


Karna apa?? dengan kita membela nya di depan dirinya, itu akan membentuk karakter anak yang keras, dia merasa di bela. jadi dia tidak akan takut berbuat kesalahan, karna ada ibu yang membelanya.


Bahkan marah kepada si kakak dan si adik pun ada caranya, dan itu semua adalah ilmu Parenting.


"Gimana?? kita pulang ya, nanti mas yang Tegur.." Syafeera mengangguk


🌠🌠🌠


Sore yang cerah secerah hati Mommy nya dedek... duduk di taman depan rumah dengan laptop di pangkuan, semangat nya tentang kuliah tak berkurang sedikit pun, hanya mood yang tak menentu saja yang sedikit mengganggu, kadang suka pengen marah, kadang tiba-tiba cengeng.


"Sibuk teh..." sapa Baim


"eh Baik.. lagi ngerjain tugas ni im..."


"baik boleh masuk....??"


"masuk aja im....gak di kunci kan, si mamang lagi ke belakang.." Baim yang mendapat izin pun menghampiri Syafeera.


"Duduk im.. kuliah dimana sekarang.. udah lulus kan SMA nya??" tanya Syafeera


"di fakultas AB teh... mau ikut teteh Sya , tapi gak jebol.."


"berarti usahakan kurang, tapi gak papa yang penting kan serius jalanin nya.."


"eh nak baim... mana mama??" sapa Bunda yang baru keluar dengan membawa toples berisi Camilan


"ada keripik ubi nich, yuk di makan.." Bunda menawarkan


"jadi berapa tahun lagi teh kuliah nya ??"


"In Syaa Allah gak sampai satu setengah tahun lagi im.." jawab Syafeera lalu tangan nya memasukan keripik ke mulut nya


kriuk


kriuk


kriuk


Suara renyah nya keripik menghiasi obrolan mereka


"kok bisa cepet teh...??"


"hmm...kejar cumlaude Im..."


"wich hebat Donk, baim kalau ada tugas yang gak paham bisa Donk belajar sama teteh"


"boleh...."


"ya udah teh, baim balik dulu dech.. udah sore, selamat mengerjakan tugas.." pamit Baim

__ADS_1


Syafeera cukup di kenal di komplek perumahan nya, karna sikapnya yang humble (rendah hati) membuat dia mudah berbaur dimana pun dia berada.


"Sya kok bunda tiba-tiba kepikiran buka les ya.."


"les gimana Bun..??" tanya Aydan yang baru keluar


"iya.. nanti Syafeera kalau udah lulus, dari pada kerja keluar, lebih baik buka les aja di rumah,. jadi bisa menyalurkan ilmu nya, dan dedek juga tetap bisa dekat sama ibu nya.."


"boleh juga tuh Bun.." Jawa Syafeera semangat


"ya itu kan baru rencana sesaat.. kedepannya kita lihat nanti, tapi menurut Bunda ini baik, apalagi disini banyak anak-anak, jadi emak-emak karir rumahan" ujar bunda


"ide bagus sich Bun.. ya Aydan juga setuju sich.. waktu pun lebih fleksibel.."


"ya sudah masuk gih, di lanjut di dalam ngerjakan tugas nya.." ujar bunda dan Mereka pun manut


Entah kenapa sejak hamil kaki Syafeera mudah lelah, hampir setiap malam harus di urut oleh Aydan baru bisa terlelap, bersyukur Aydan tak pernah keberatan dengan semua keluhan sang istri


"mas.. Sya pengen bakso bakar dech.." ujar Syafeera saat berada dalam pelukan Aydan


Aydan melirik jam yang ada di dinding.. menujukan jam 10 malam lewat.


"Sya.. ini udah jam 10 malam, lewat malahan.."


"tapi sya pengen mas, laper.."


"mas ambilkan roti ya.."


"gak mau sya maunya bakso bakar.. pedes manis.."


Aydan menggaruk kepalanya, kemana dia harus mencari bakso bakar di jam 10 malam lewat.


"kruk.. kruk.." bunyi suara perut Syafeera


"tuh mas dengarkan, Sya laper, tapi Sya mau nya bakso bakar.."


"ya udah kamu tunggu ya, mas coba carikan.." ujar Aydan pasrah


Aydan teringat kata Arga... "harus jadi suami siaga, apalagi pas istri nyidam, hati-hati kalau gak di turutin, bisa ileran.." Aydan bergidik mengingat kata-kata Arga beberapa hari lalu


"pokok nya bakso bakar, pedas manis dan ada bumbu kacang nya.."


"Huuuftt... ok mas akan carikan.. " sambil beranjak dan mengganti celana nya yang tadi pendek menjadi panjang


"makasih mas... love you .." ujar Syafeera begitu manis sambil bersandar di dinding ranjang.


🌠🌠🌠


Lanjut ??


Sebelum lanjut author mau ucapin makasih buat semua dukungan Reader semua, dalam bentuk apapun di itu, komen,like, vote dan juga Gift nya 🌹..🥰🥰


Jazaakumullah khairon..

__ADS_1


Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah Al-Qur'an


__ADS_2