
Manusia hanya bisa berencana kan? Allah yang maha memutuskan. sama dengan rencana yang Aydan buat, ingin membawa orang-orang terdekat berlibur ke Surabaya Qadarullah ada agenda yang gak bisa Aydan tinggal, akhirnya mereka memutuskan berlibur di tempat wisata yang masih ada di jogjakarta..
Hutan Pinus Pengger menjadi pilihan mereka, tiga mobil melaju menempuh perjalanan satu jam lebih, Rombongan Green dan para si mahasiswa gesrek plus Somplak sahabat Syafeera tak mau ketinggalan, awalnya hanya agung yang akan ikut, karna dia masuk ke team Green, tapi kalau hiling hiling mana mungkin mereka akan tinggal diam.
Hutan Pinus Pengger selain memiliki alam yang sangat sejuk dan teduh dengan rindangnya pohon pinus. Di Hutan Pinus Pengger juga tersedia banyak spot foto yang Instagramable.
Banyak aktifitas yang bisa di lakukan, ada panjat tebing, dan juga sepeda hutan, bahkan di sediakan sewa tenda untuk menginap, jadi seperti suasana camping.
"mas itu akar kan..??" tanya Syafeera pada sebuah sport foto yang berbentuk tangan terbuka, yang di bentuk dari akar
"iya.. itu akar yang di bentuk, gak cuma itu masih banyak lagi"
"Sya yang gak update atau Sya yang gak pernah keluar rumah ya, ada tempat seperti ini Sya gak tahu..."
Aydan tak menjawab malah mengacak kepala Syafeera yang tertutup jilbab.
"Dek....kita baby moon nya disini aja ya, gak usah jauh-jauh" ujar Syafeera sambil mengelus perutnya
"Sya ikut foto di ayunan pohon yuk.." ajak Risa
"ya Allah Risa sayang, gak lihat ni perut..." tunjuk Syafeera pada perutnya..
"kamu yang di bawah Sya... seru loh, tuh ayunan nya sampai atas, formasi lengkap.." balas Hanum
Syafeera pun mengikuti langkah sahabatnya, yang pasti ada Aydan di samping nya, mereka pun mengambil pose, di ayunan paling bawah ada Syafeera dan Aydan, selanjutnya di isi oleh yang lain.
Tak hanya itu, semua fasilitas mereka pakai, tak akan mereka lewatkan, Syafeera dan Aydan berada di Sebuah jembatan di atas tebing, menampakkan suasana kota jogjakarta yang sangat indah. menikmati kebersamaan.
Berbeda hak dengan para kurcaci yang gak ada akur nya, tapi kok bisa satu komplotan ya??ckckckc
"Hari ngalah Donk sama cewek..." ujar Risa yang tak terima sudah ngantri untuk sewa sepeda tapi malah Hari yang mendapatkan nya
"Risa... gantian,. kan aku yang dapat giliran..."
"kita dulu lah Har..." pinta Heni
"ogah..." jawab hari sambil menggoes sepeda nya
"dasar kecebong darat..." omel Risa
"sejak kapan ada kecebong darat ya Ris...??" tanya Hanum
"sejak hari ini , tuh si Hari kecebong darat dia.." kesal Risa
"ya udah lah, kan kita bisa coba yang lain..." ujar Hanum
__ADS_1
"yang waras ngalah.." ujar Heni sambil menarik Risa ke tempat lain
Waktu makan pun tiba, agung memberi komando untuk semua berkumpul, dan saat ini mereka sudah berkumpul di tempat duduk yang di sediakan, sebuah balok-balok kayu.
"udah pada cuci tangan belum...??" tanya bunda
"Udah Donk Bun..." jawab semua kompak, pasukan Green dan Hari CS jika tak ribut gak afdhol.
Merekapun menyantap makanan yang memang sudah mereka bawa dari rumah. Aydan sengaja meminta untuk masing-masing bisa membawa menu makan siang, bukan menghemat, agar bisa lebih saling berbagi dan terasa camping nya, untuk makan malah tenang ada Aydan, karna di sini juga tersedia warung makan.
Risa menepuk tangan Hari yang akan mengambil ayam goreng yang kebetulan tinggal satu potong,ayam goreng masakan bunda.
"tuh badan kecil tapi ngabis ngabisin, aku aja belum kebagaian...."
"ambil yang lain.."jawab Hari tak mau mengalah
"enak aja, kamu tuh yang lain, jadi cowok gak mau ngalah.." sewot Risa
"Astagfirullah...kenapa malah pada berebut makanan,.kan masih ada yang lain.." ujar bunda
"Hari nih Bun, dari tadi gak ada mau ngalah nya.." jawab Risa yang masih kesal soal sepeda
"Hari ambil lauk lain aja, tuh ada ikan kan.." Ujar Nina
"lagian kamu tuh ya Har, udah bawa makan pas papas.. kurang ngerecokin yang lain" timpa Heni
"masih banyak loh, santai aja gak perlu rebutan.." ujar Angga
"kalau kalian ribut Mulu, ni semua makanan mati saya loh yang ngabisin.." ujar Arga
"Yee ..itu mah mau nya Mas Arga.." balas Nina
"habis ribut Mulu, gak lihat tu yang makan sepiring berdua aja anteng, gak rebutan tuch.." balas Arga sambil melihat ke Aydan dan Syafeera
"berarti Risa sama Hari makan nya seperti berdua aja.. biar gak ribut.." ujar Bagas
"yang ada tu piring yang mereka makan..." balas Agung
Bunda dan si mbak malah terkekeh melihat kelakuan mereka, Bener-bener dah...
Malam pun datang, dingin sudah pasti, tapi Waktu terbaik ketika mengunjungi Hutan Pinus Pengger Jogja ini ialah ketika malam hari, dimana pemandangan yang tersaji sangat eksotik dengan hadirnya lampu kota yang terlihat dengan jelas. Sehingga menghasilkan foto yang kece badai.
Momen ini tak mereka lewatkan, mengabadikan indahnya kota Jogja dari atas tebing.
Syafeera duduk di sebuah akar yang berbentuk lingkaran... dan Aydan mengabadikan itu Tampa Syafeera sadari, tampak dari belakang, Syafeera yang begitu menikmati indahnya malam ini.
__ADS_1
Tak sampai disitu, Aydan meminta Arga mengabadikan momen mereka, dengan Duduk bersila saling berhadapan, tatapan mata yang saling memancarkan cinta, dan juga ada moments Aydan mengecup kening Syafeera dan juga mencium perut buncit Syafeera.
Arga hanya bisa mengelus dada, nasib jomblo.
Bagitu indah nya alam semesta ini,. tak kurang sedikitpun, atak bercela sedikitpun, begitu sempurna, karna yang maha sempurna lah yang menciptakan nya.
"makasih ya mas,udah bawa saya kesini.. makasih udah selalu ada buat Sya, makasih selalu sabar sama Sya.. makasih untuk cinta yang mas beri buat Sya..." ujar Syafeera sambil merangkul pinggang Aydan
Aydan menyelimuti tubuh mereka, saling menghangatkan,duduk berdua dengan selimut tebal.
"Mas yang makasih, Sya udah sabar dengan sikap dingin mas, Sya yang selalu bisa membuat mas menghangat, Sya yang mau membuka hati, menerima pernikahan ini,.bahkan sekarang sudah ada dedek disini" mengelus perut Syafeera
"definisi ucapan adalah Doa.. bunda yang selalu bilang awas nanti kecantol dosen ganteng..." ujar Syafeera
"dan Sya selalu jawab, iya dosen nya ganteng, baik Sholeh,tajir lagi...." tambah Syafeera sambil terkekeh
Aydan tersenyum mendengar apa yang Syafeera ucapkan, karna Tampa Syafeera tahu, dulu dia pernah mendengar penuturan itu saat Syafeera melakukan video call dengan bunda di masjid kampus.
🌠🌠🌠
Lanjut...??
Thor mau kasih saran...
Thor jangan tersinggung ya..
Thor mau kasih masukan...
Thor ini salah...
Thor banyak yang harus di perbaiki..
Alhamdulillah Jazaakumullah khairon untuk semua koreksinya, In Syaa Allah saya gak baperan kok.. semua masukan, saran, koreksi, semua saya terima dengan tangan terbuka.
Karna tulisan saya ini tidak akan arti nya Tampa kalian semua...🥰
Semoga kedepannya bisa lebih baik lagi.
Dan semua dalam proses perbaikan, walau kadang masih ada yang terlewat kan. berhubung aktifitas yang gak menentu, jadi membutuhkan waktu..
Semoga apa yang saya tulis mampu membawa manfaat..
Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah Al-Qur'an
__ADS_1