Bismillah Cinta

Bismillah Cinta
prediksi Bunda


__ADS_3

Aydan dan Syafeera sudah pulang setelah berkeliling mencari Parfum aroma kopi yang dia mau, buka satu atau tiga toko parfum yang mereka datangi.


Aydan pasrah, heran sudah pasti, tapi tak berani protes, mood Syafeera bisa berubah dalam hitungan detik. Sejujurnya aroma Parfum yang Syafeera memang cukup membuat yang mencium aromanya akan merasa nyaman.


Syafeera merangkul paper bag yang berisi parfum pilihannya, seperti anak kecil yang baru dapat mainan baru, tak ingin dia lepas.


Sesampainya di rumah pun paper bag itu setia di genggaman nya, mereka pun langsung ke kamar, karna bunda seperti nya juga sedang di kamar.


"mas buruan mandi, trus pakai parfum nya yang ini ya, parfum itu buang aja..??"


"buang...😭itu parfum juga baru di beli beberapa hari lalu sya, baru di pakai dua hari, beli nya pakai uang, bukan pakai koran" dumel Aydan, namun sayang itu hanya di dalam hari🤭


Tak ingin menjawab, Aydan langsung Menuju kamar mandi. seperti yang Syafeera minta parfum pilihannya yang harus di pakai, sedangkan saat Syafeera di kamar mandi, Aydan dengan cepat menyimpan parfum lama nya, "mubazir jika di buang" batin Aydan


Syafeera keluar dari kamar mandi dan langsung menuju ke lemari, mengenakan baju santai nya, dengan rambut yang di sanggul ke atas.


Syafeera mendekati Aydan yang sedang fokus pada handphone, di hirup nya aroma parfum yang Aydan pakai, tak ada ucapan apapun, Syafeera malah merangkul tangan Aydan lalu menyandarkan kepalanya di bahu Aydan. Nyaman


"ngantuk lagi..??" tanya Aydan, dan Syafeera menggeleng


"tuh merem..."


"menikmati aroma kopi yang ada di baju mas, enak aromanya.."


"udah gak bauk lagi kan..??" Syafeera mengangguk


"mas, maaf ya hari ini mood sya naik turun,. gak menentu..nich"


"boleh jujur gak, tapi gak boleh marah atau nangis..."


"emang jujur soal apa..??"


"janji dulu gak marah dan gak nangis..!!"


"lihat nanti...udah mas mau jujur soal apa..??"


"gak jadi dech.."


"jujur aja, Sya marah nich..." sambil melepas rangkulan nya


"tuh kan mas belum jujur loh, kamu nya udah marah..." Syafeera mengalihkan pandangannya nya

__ADS_1


"jujur mas heran sama sikap kamu hari ini, tapi mas berusaha memahami aja, bingung juga, biasa kalau mau datang bulan kayak nya gak pernah gini kan?"


Syafeera mengangguk, karna sebenarnya dia juga heran, kadang merasa jengkel, kadang pengen nangis, seumur-umur baru kali ini dia seperti itu.


"ya sudah, udah mau magrib mas ke masjid dulu ya... Sya mau sholat di bawah atau di kamar aja??" tanya Aydan lembut


"Sya di kamar aja mas, nanti selesai isya Sya kebawah..." Aydan mencium puncak kepala Syafeera, lalu bergegas mengambil wudhu.


Saat selesai menjalani sholat isya dan sebelumnya Syafeera menyempatkan untuk melantunkan ayat ayat Allah, dan itu memberikan nya ketenangan.


"Sya kenapa gak Semangat gitu..??" tanya Bunda


"gak tau nich Bun, mood sya gak nentu, tapi udah membaik kok.."


"kelelahan...?? atau banyak tugas..??" Syafeera menggeleng, Syafeera pun menceritakan apa yang dia alami mulai tadi siang.


"Kami udah periksa..??" tanya bunda penuh semangat sembari menangkup wajah Syafeera


"periksa apa Bun, suhu badan Sya norma kok."


"kapan kamu terakhir mentruasi..??" tanya bunda sambil membawa Syafeera duduk di kursi


"baru telat 5 hari Bun, dan itu biasa kok, kadang suka lebih kalau Sya lagi banyak pikiran atau kelelahan.." jawab nya santai


"bunda mah bercanda..." sambil nyengir kuda, membuat rasa kaget nya


"bunda serius sayang, itu tanda-tanda wanita hamil..." lagi-lagi bunda berkata penuh keyakinan, ada harapan besar terpancar, tapi Syafeera malah bingung, karna takut apa yang yang bunda harapan belum bisa dia penuhi, beberapa bulan lalu Syafeera juga pernah telat, tapi coba di cek negatif.


"siapa yang hamil Bun..??" tanya Aydan yang baru masuk


"besok bawa Syafeera cek ya, kalau perlu malam ini kamu cek pakai testpack"


Aydan bingung dan melihat ke arah Syafeera, bertanya apa yang sang bunda maksud dari ekspresi mata, Syafeera tahu sang suami bingung.


"Kamu ini gimana sih Aydan kok malah bengong, apa yang istri kamu alami hari ini tanda-tanda wanita hamil..dia juga udah telat" geram bunda


"Bun.. Sya bulan lalu juga telat, lebih dari 5 hari, Sya coba cek, tapi negatif.. dan Sya juga gak ada mual-mual, Bukankah biasanya wanita hamil itu mual-mual"


"kita coba tes aja dulu ya, kalau memang belum ya gak papa Sya.. jangan trauma untuk tahu hasil nya hanya karna pernah tidak sesuai harapan" bunda meyakinkan


Aydan merangkul pundak Syafeera, menatap lekat manik Syafeera, lalu mengangguk kan kepala mendadak setuju dengan ucapan bunda.

__ADS_1


"ya sudah kita makan aja dulu ya.." ujar bunda dan mereka Mengangguk


Selesai makan Syafeera langsung naik ke atas, merebahkan tubuhnya, kaki nya terasa pegal karna lama berjalan mencari Parfum yang dia mau.


Mengambil handphone yang ada di atas nakas, lalu membuka aplikasi goo*le, mencari tahu ciri-ciri wanita hamil, dan benar saja setiap wanita Hamil itu berbeda-beda mood nya ataupun ciri-ciri nya.


Tapi Sekali lagi dia ragu, karna dia tidak mengalami yang namanya mual-mual, bahkan nafsu makanya malah naik.


Di bukanya laci nakas, di tatap lekat pada alat pengecek kehamilan itu, tiba-tiba Aydan sudah ada di hadapan.


Aydan meraih alat itu dan menaruhnya di genggaman Syafeera.. "gak ada salahnya di coba, kalau belum berhasil kita coba lagi.."


"emang jajanan yang ada undian nya, Anda belum beruntung, silahkan coba lagi.." Aydan terkekeh


"kan memang seperti itu, anak itukan rezeki dari Allah.. Undian langsung dari Allah..kalau Allah belum kasih ya kita usaha lagi.. yang penting jangan berhenti Berusaha.."


"mas gak kecewa kalau cuma satu garis..??" tanya Syafeera meyakinkan


Aydan menggeleng sembari menutup mata nya dengan senyuman.


"itu arti nya Allah mau mas menanam benih nya lebih banyak,. biar cepat tumbuh..."


"mulai tuch mesum nya..."


"udah coba dulu sana..."


"sekarang...??" Syafeera meyakinkan


"iya... kan disini tertera bisa kapan saja, berarti sekarang juga bisa kan..??"


"atau mau mas temani...??" tambah Aydan


"enggak lah.. Sya bisa sendiri ya.., awas ngintip" ujar Syafeera sembari beranjak dari posisi rebahan nya, menuju kamar mandi dengan menggenggam erat testpack yang Aydan berikan. sedangkan Aydan menggeser posisi duduk nya


Berusaha tenang walau sejujurnya dia juga tak kalah takut.. karna memang mereka berdua pernah mencoba cek, hasilnya negatif, dan dua hari kemudian Syafeera pun datang bulan.


🌠🌠🌠


Lanjut ??


Sebelum lanjut author mau ucapin makasih buat semua dukungan Reader semua, dalam bentuk apapun di itu, komen,like, vote dan juga Gift nya 🌹..🥰🥰

__ADS_1


Jazaakumullah khairon..


Sebaik-baik nya Bacaan itu adalah Al-Qur'an


__ADS_2